cover
Contact Name
RIVALRI KRISTIANTO HONDRO
Contact Email
rivalryjurnal@gmail.com
Phone
+6281375255171
Journal Mail Official
likuid@faatuatua.com
Editorial Address
Desa Ujung Labuhen, Perumahan New Pratama Asri Blok E No. 11, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia.
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ekonomi
Published by FAATUATUA MEDIA KARYA
ISSN : -     EISSN : 31097995     DOI : 10.70404
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi yang diterbit Faatuatua Media Karya diberi nama "LIKUID" diterbitkan mulai dari april 2025. Tujuan dari publikasi artikel pada jurnal LIKUID adalah untuk menyebarluaskan ide atau pemikiran konseptual yang berhubungan dengan bidang ilmu ekonomi yang bersumber dari hasil riset dan opini penulis atau peneliti. Jurnal LIKUID terbit 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan april, agustus dan desember.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 03 (2025): Desember" : 40 Documents clear
Talent Management Development & Reskilling/Upskilling Waruwu, Berkat Setiawan; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.334

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi strategis antara pengembangan manajemen talenta dengan program reskilling dan upskilling sebagai respons terhadap disrupsi teknologi dan perubahan kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Pengembangan talenta menjadi semakin penting ketika organisasi menghadapi pergeseran keterampilan yang dipicu oleh digitalisasi, otomatisasi, serta model bisnis baru yang menuntut adaptasi cepat. Dengan pendekatan mixed-methods yang menggabungkan kajian literatur, survei kuantitatif, dan analisis kasus kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen kunci yang memungkinkan organisasi merancang dan menerapkan sistem pengembangan talenta dan pembelajaran yang efektif. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan program ditentukan oleh komitmen kepemimpinan, infrastruktur pembelajaran digital, pemetaan kompetensi yang berkelanjutan, serta jalur pembelajaran terpersonalisasi yang selaras dengan tujuan bisnis. Upaya reskilling dan upskilling terbukti berpengaruh signifikan terhadap ketangkasan tenaga kerja, mobilitas internal, dan peningkatan produktivitas ketika diintegrasikan ke dalam kerangka manajemen talenta yang terstruktur. Penelitian ini juga menyoroti hambatan utama, seperti resistensi perubahan, keterbatasan waktu belajar, dan ketidaksesuaian antara materi pelatihan dan kompetensi pekerjaan. Implikasi praktis menekankan pentingnya penguatan budaya belajar, penggunaan analitik SDM berbasis data, serta pengukuran dampak pembelajaran dengan indikator yang jelas untuk memaksimalkan nilai investasi talenta. Secara keseluruhan, integrasi pengembangan talenta dengan reskilling dan upskilling memberikan jalur berkelanjutan bagi organisasi untuk tetap kompetitif dan siap menghadapi masa depan.
Analisis Lingkungan Kerja terhadap Employee Engagement: Literature Review Zebua, Ardika Immanuel; Forman Halawa; Eliyunus Waruwu
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.451

Abstract

Lingkungan kerja merupakan faktor penting yang menentukan tingkat kenyamanan, motivasi, dan keterlibatan karyawan dalam organisasi. Banyak organisasi masih menghadapi rendahnya employee engagement akibat kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung, baik dari aspek fisik maupun psikososial. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengaruh lingkungan kerja terhadap employee engagement melalui kajian literature review sistematis. Metode yang digunakan mencakup identifikasi topik, pencarian dan seleksi artikel full-text periode 2019–2025, analisis konten, serta sintesis temuan untuk mengungkap pola hubungan antarvariabel. Sebanyak sejumlah artikel nasional yang relevan dianalisis berdasarkan dimensi lingkungan kerja, instrumen pengukuran, dan hasil empirisnya. Hasil sementara menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik, seperti ergonomi, fasilitas, dan kebersihan ruang, berkontribusi meningkatkan fokus dan kenyamanan kerja. Sementara itu, lingkungan kerja non-fisik terbukti menjadi prediktor paling kuat bagi engagement melalui dukungan atasan, komunikasi, hubungan kerja, dan budaya organisasi. Temuan sintesis juga mengindikasikan bahwa kepemimpinan berperan sebagai mediator yang memperkuat pengaruh lingkungan kerja terhadap keterlibatan karyawan. Secara keseluruhan, sekitar 70–80% studi yang ditelaah menunjukkan hubungan positif signifikan antara kualitas lingkungan kerja dan tingkat engagement karyawan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi organisasi untuk merancang strategi perbaikan lingkungan kerja sebagai upaya meningkatkan keterlibatan dan produktivitas karyawan.
Digital HR Practices dan HR Analytics di Indonesia Pasca Pandemi Hura, Elvin Sriniat; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.454

Abstract

Percepatan digitalisasi dalam fungsi manajemen sumber daya manusia (SDM) di Indonesia semakin pesat pascapandemi COVID-19. Krisis kesehatan global ini telah memicu perubahan mendasar dalam model kerja, struktur interaksi organisasi, dan desain proses SDM. Literatur dari lima tahun terakhir menunjukkan bahwa SDM digital di Indonesia tidak lagi dianggap semata-mata sebagai mekanisme otomatisasi administratif, tetapi mulai berorientasi pada infrastruktur strategis yang mendukung kelincahan organisasi, pengalaman karyawan, dan pengambilan keputusan SDM berbasis bukti. Platform seperti sistem informasi SDM dan sistem manajemen pembelajaran telah menjadi tulang punggung utama implementasi karena kemampuannya untuk memusatkan data, mempercepat pelaporan, menyediakan kapabilitas swalayan, dan memfasilitasi analitik deskriptif-prediktif yang tepat waktu melalui dasbor dan algoritma pengelompokan dasar. Dengan menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berbasis kerangka kerja PRISMA, artikel ini secara sistematis memetakan arah pengembangan SDM digital dan analitik SDM di Indonesia pascapandemi, mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat, serta menyoroti urgensi penyelarasan tata kelola teknologi dengan desain pengalaman karyawan yang tepercaya, adil, dan secara strategis sesuai konteks negara berkembang.
Dampak Implementasi Human Resource Information System (HRIS) terhadap Efisiensi Pengelolaan SDM di Era Digital Lase, Falestina; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.456

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi untuk mengadopsi Human Resource Information System (HRIS) guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan sumber daya manusia di era digital. Implementasi HRIS tidak hanya mempermudah pengolahan data kepegawaian, tetapi juga menyediakan informasi yang lebih cepat dan berkualitas sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan HRIS berkontribusi pada peningkatan kinerja pegawai, efektivitas proses administrasi, serta integrasi fungsi-fungsi SDM secara lebih terstruktur. Namun demikian, pemanfaatan HRIS masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kesiapan organisasi, kompetensi pengguna, dan dukungan infrastruktur teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi HRIS terhadap efisiensi pengelolaan SDM dengan meninjau aspek kecepatan proses, ketepatan data, dan kualitas layanan administrasi kepegawaian. Pendekatan yang digunakan berupa kajian pustaka terhadap berbagai hasil penelitian terkini yang relevan dengan topik HRIS dan manajemen SDM di era digital. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai peran strategis HRIS bagi organisasi, serta menjadi dasar pertimbangan dalam merancang kebijakan dan langkah implementasi sistem yang lebih optimal.
Strategi Talent Management Development untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan di Era Transformasi Digital Zebua, Melki Setiawan; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan menganalisis strategi Pengembangan Manajemen Talenta yang paling efektif dalam meningkatkan kinerja karyawan di tengah tantangan dan peluang yang ada dalam Era Transformasi Digital. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana perusahaan bisa menjaga dan meningkatkan kualitas talenta inti agar tetap relevan dan tetap produktif meski menghadapi perubahan teknologi yang pesat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui studi kasus dan wawancara terhadap manager sumber daya manusia serta karyawan berkualitas di beberapa perusahaan yang sudah menerapkan transformasi digital. Pendekatan ini membantu peneliti mendapatkan gambaran yang jelas mengenai praktik manajemen talenta saat ini serta mengenali kekurangan yang ada. Hasil sementara menunjukkan bahwa strategi yang menekankan pada pembelajaran terus menerus (reskilling dan upskilling), penggunaan platform digital untuk pelatihan dan kerja sama, serta sistem insentif yang bisa beradaptasi dengan perubahan digital, berhubungan erat dengan peningkatan produktivitas karyawan sebesar sekitar 15% pada tim yang diteliti. Temuan ini menunjukkan betapa pentingnya mengintegrasikan teknologi dalam setiap bagian pengembangan talenta. Penelitian ini juga memberikan saran nyata bagi organisasi dalam merancang program pengembangan talenta yang cepat bereaksi, bisa diukur, dan mampu mempersiapkan tenaga kerja untuk masa depan digital.
Sustainable Human Resource Management Sebagai Strategi Penguatan Keberlanjutan Organisasi Halawa, Mentalisman; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.471

Abstract

Sustainable Human Resource Management (SHRM) merupakan pendekatan pengelolaan sumber daya manusia yang mengintegrasikan tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan ke dalam kebijakan serta praktik SDM secara berkelanjutan. Dalam pendekatan ini, Green Human Resource Management (Green HRM) menjadi salah satu instrumen utama untuk mendorong perilaku hijau karyawan dan membangun budaya organisasi yang peduli lingkungan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran SHRM, khususnya melalui praktik Green HRM, sebagai strategi penguatan keberlanjutan organisasi dengan menelaah berbagai hasil penelitian empiris pada beragam sektor seperti perbankan, pariwisata, industri manufaktur, dan jasa lainnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan meninjau artikel ilmiah yang membahas hubungan praktik Green HRM, budaya organisasi hijau, kinerja lingkungan, dan kinerja berkelanjutan organisasi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik Green HRM, antara lain rekrutmen dan seleksi hijau, pelatihan dan pengembangan kompetensi hijau, integrasi indikator lingkungan dalam penilaian kinerja, serta sistem penghargaan yang mendorong perilaku pro-lingkungan, berkontribusi terhadap peningkatan perilaku hijau karyawan, kinerja lingkungan, dan keberlanjutan perusahaan. Selain itu, penerapan manajemen SDM berkelanjutan membantu organisasi menyelaraskan tujuan bisnis dengan tuntutan keberlanjutan sehingga memperkuat kinerja organisasi secara menyeluruh dan mendukung keunggulan bersaing jangka panjang. Temuan tersebut menegaskan bahwa SHRM dapat dimanfaatkan sebagai strategi penting untuk memperkuat keberlanjutan organisasi dengan menempatkan SDM sebagai aktor utama dalam transformasi hijau.
Peran Sustainable Human Resource Management dalam Mewujudkan Kinerja Organisasi Berkelanjutan (Industri Manufaktur Ramah Lingkungan) Yunisa Halawa; Eliyunus Waruwu; Forman Halawa
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi peran strategis Sustainable Human Resource Management (SHRM) dalam mendorong tercapainya kinerja organisasi yang berkelanjutan, terutama di bidang industri manufaktur yang ramah lingkungan. Masalah keberlanjutan semakin menjadi perhatian utama, karena tekanan dari aturan pemerintah, harapan konsumen, serta kelangkaan sumber daya memaksa perusahaan manufaktur untuk mengintegrasikan aspek lingkungan dalam kegiatan operasional mereka. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana praktik SHRM seperti perekrutan yang ramah lingkungan, pelatihan berkelanjutan, penilaian kinerja yang memperhatikan lingkungan, serta sistem pengupahan berdasarkan triple bottom line dapat secara efektif membantu dan meningkatkan kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan perusahaan secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebar kuesioner kepada 250 orang karyawan dan manajer di berbagai perusahaan manufaktur yang telah memiliki sertifikasi ISO 14001 di wilayah Jawa Barat. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk memeriksa hubungan sebab-akibat antara variabel SHRM dan kinerja berkelanjutan. Hasil awal menunjukkan bahwa penerapan berbagai dimensi SHRM memiliki dampak positif signifikan (p-value < 0.05), terutama terhadap kinerja lingkungan (koefisien jalur 0.48) dan kinerja sosial (koefisien jalur 0.35). Selain itu, kinerja yang baik di bidang lingkungan dan sosial juga berkontribusi secara bersamaan terhadap peningkatan kinerja ekonomi. Kesimpulan sementara menunjukkan bahwa SHRM merupakan hal penting yang harus diterapkan oleh industri manufaktur dalam mencapai keunggulan kompetitif jangka panjang serta berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan melalui praktik kerja yang lebih tanggung jawab.
Peran Budaya Organisasi dalam Mengimplementasikan Praktik HR yang Berkelanjutan Mendrofa, Arini Rahmi; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.475

Abstract

Praktik Human Resource Management (HRM) berkelanjutan menjadi perhatian penting dalam organisasi modern karena tuntutan global terhadap keberlanjutan. Budaya organisasi terbukti berperan sebagai faktor penguat yang memfasilitasi penerapan praktik HR yang mendukung keberlanjutan, seperti green recruitment, pelatihan berbasis keberlanjutan, penilaian kinerja ramah lingkungan, serta insentif berbasis perilaku pro-lingkungan. Penelitian ini mengkaji bagaimana budaya organisasi mendorong internalisasi nilai keberlanjutan dalam praktik HR melalui pendekatan studi literatur terhadap publikasi 5 tahun terakhir. Temuan menunjukkan bahwa budaya organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi inovasi berkontribusi signifikan dalam mendorongketerlibatan karyawan serta efektivitas implementasi Sustainable HRM. Hasil kajian menegaskan bahwa keberhasilan HR berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi sangat ditopang oleh budaya organisasi yang mampu memfasilitasi perubahan perilaku dan komitmen jangka panjang.
Sustainable Human Resource Management: Analisis Komprehensif terhadap Konsep, Praktik, dan Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia yang Berkelanjutan dalam Organisasi Modern Hulu, Paul Hesed; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.476

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia yang berkelanjutan atau Sustainable Human Resource Management (Sustainable HRM) merupakan pendekatan strategis dalam manajemen modern yang mengintegrasikan aspek keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan ke dalam seluruh fungsi HR. Pendekatan ini lahir sebagai respon terhadap tantangan organisasi di era global yang dihadapkan pada tuntutan efisiensi, produktivitas, kesejahteraan karyawan, serta tanggung jawab jangka panjang terhadap masyarakat. Sustainable HRM berupaya menciptakan praktik HR yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi, tetapi juga mempertimbangkan keberlangsungan hubungan industrial, perlindungan hak karyawan, pengurangan dampak lingkungan, serta stabilitas operasional jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar Sustainable HRM, mengidentifikasi praktik-praktik HR berkelanjutan yang umum diterapkan di organisasi modern, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap kinerja karyawan dan keberlanjutan organisasi. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis pada referensi primer lima tahun terakhir yang relevan dengan tema keberlanjutan HR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sustainable HRM berdampak signifikan terhadap peningkatan employee well-being, retensi karyawan, produktivitas, dan reputasi perusahaan. Selain itu, keberhasilan implementasi Sustainable HRM sangat dipengaruhi oleh komitmen kepemimpinan, budaya organisasi yang adaptif, serta integrasi strategi keberlanjutan dalam kebijakan HR. Penelitian ini juga menegaskan perlunya organisasi di Indonesia memperkuat kebijakan HR berkelanjutan agar mampu bersaing secara global.
Pengembangan Talent Management melalui Strategi Reskilling dan Upskilling: Tinjauan Literatur dalam Perspektif Manajemen Sumber Daya Manusia Tanjung , Rian Hidayat Zaen; Halawa, Forman; Waruwu, Eliyunus
Jurnal Ekonomi (LIKUID) Vol. 1 No. 03 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/likuid.v1i03.477

Abstract

Perkembangan teknologi, disrupsi digital, dan dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompleks menuntut organisasi untuk memiliki sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Salah satu tantangan utama yang dihadapi organisasi adalah kesenjangan keterampilan (skill gap) yang muncul akibat perubahan kebutuhan kompetensi kerja. Dalam konteks tersebut, pengembangan talent management yang terintegrasi dengan strategi reskilling dan upskilling menjadi pendekatan penting dalam manajemen sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis konsep, peran, serta penerapan Talent Management Development melalui strategi reskilling dan upskilling berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang dipublikasikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi talent management yang efektif, didukung oleh program reskilling dan upskilling yang berkelanjutan, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi karyawan, kinerja organisasi, serta kesiapan menghadapi perubahan teknologi dan pasar kerja. Selain itu, integrasi strategi pengembangan talenta dengan kebutuhan organisasi mampu meningkatkan retensi karyawan dan memperkuat keberlanjutan organisasi dalam jangka panjang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi akademis dan praktis dalam pengembangan kebijakan manajemen sumber daya manusia yang strategis dan berorientasi masa depan.

Page 1 of 4 | Total Record : 40