cover
Contact Name
Ika Puspa Sari
Contact Email
ikapuspasari967@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
journal.perkivisdm@gmail.com
Editorial Address
Jl Brigjen Sudiarto No.304 RT.02 RW.08 Desa/Kelurahan Pelabon, Kec,Pedurungan, Kota.Semarang 50246
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
ISSN : 30904927     EISSN : 30904927     DOI : https://doi.org/10.51903/msdm
Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Misi dari Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia adalah untuk menyebarluaskan, mengembangkan dan menfasilitasi hasil penelitian mengenai Ilmu bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, sebagai media bagi para dosen, guru, peneliti dan para praktisi dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia dari seluruh Indonesia, dalam melakukan pertukaran informasi tentang hasil-hasil penelitian terbaru yang telah dilakukan.
Articles 19 Documents
Analisis Perbandingan Metoda SAW dan AHP-MOORA                                                 pada Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Silvia Anggraini; Ika Puspa Sari
Manajemen SDM Vol 2 No 1 (2025): Juni: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian karyawan dilakukan secara periodik melalui form penilaian kepada Pengawas untuk menilai setiap karyawan. Setelah data penilaian terkumpul kemudian direkap menggunakan excel oleh bagian Entry Data Processing (EDP), tetapi cara ini belum efektif karena proses ini masih lama dan rumit. Untuk memperoleh informasi yang cepat dan akurat dari hasil penilaian karyawan maka dibutuhkan  proses otomatisasi dengan menggunakan sistem pendukung keputusan. Terdapat 2 sistem pendukung keputusan: 1) metode Simple Additive Weighting (SAW) yaitu penilaian karyawan dengan kriteria yang telah ditentukan, 2) metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) yaitu penilaian karyawan dengan pembobotan kriteria. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan efektifitas penilaian karyawan antara menggunakan metode SAW dan AHP. Pembobotan kriteria dalam penilaian karyawan menggunakan pendekatan metode SAW dinilai lebih mudah untuk diimplementasikan
Analisis Kesenjangan Keterampilan Tenaga Kerja Vokasi di Era Revolusi Industri 5 Muharrom Fatihaturrizqi; Yaser Galuh; Zalfa Gita Salsabila
Manajemen SDM Vol 2 No 1 (2025): Juni: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan keterampilan tenaga kerja vokasi dalam menghadapi tuntutan Era Revolusi Industri 5.0 (RI 5.0). Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi keterampilan teknis dan non-teknis yang krusial serta mengevaluasi keselarasan kurikulum pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan dalam keterampilan adaptabilitas, pemikiran kritis, pemecahan masalah kompleks, dan literasi digital canggih di kalangan lulusan vokasi. Kesimpulan utama adalah perlunya reformasi kurikulum yang berorientasi pada pengembangan soft skills dan peningkatan kolaborasi antara institusi pendidikan vokasi dan industri untuk memastikan kesiapan tenaga kerja menghadapi tantangan RI 5.0.
Work-Life Balance Sebagai Strategi Retensi Karyawan Milenial Dan Gen Z Fadhilah Rafli Muhammad; Muhammad Yusril Siregar; Muharrom Fatihaturrizqi
Manajemen SDM Vol 2 No 1 (2025): Juni: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas work-life balance sebagai strategi penting untuk retensi karyawan dari generasi Milenial dan Gen Z. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis urgensi work-life balance bagi generasi ini, mengidentifikasi faktor-faktor penunjang work-life balance, dan mengevaluasi bagaimana work-life balance dapat secara efektif meningkatkan loyalitas serta mengurangi tingkat turnover karyawan. Hasil utama menunjukkan bahwa Milenial dan Gen Z sangat memprioritaskan work-life balance, seringkali lebih dari sekadar gaji, karena mereka mencari makna, fleksibilitas, dan kesejahteraan holistik dalam karier mereka. Implementasi kebijakan work-life balance yang fleksibel, dukungan manajemen, lingkungan kerja yang positif, dan pengakuan terhadap kebutuhan pribadi karyawan terbukti secara signifikan meningkatkan kepuasan kerja dan komitmen. Kesimpulannya, perusahaan yang mengadopsi work-life balance bukan hanya meningkatkan kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat daya saing mereka dalam menarik dan mempertahankan talenta muda yang krusial bagi masa depan organisasi
Analisis Implementasi Metode AHP dan SAW pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Berprestasi                                            pada Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Berprestasi Yaser Galuh; Muhammad Yusril Siregar
Manajemen SDM Vol 2 No 1 (2025): Juni: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan siswa berprestasi merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, namun dalam praktiknya masih banyak sekolah yang hanya mengandalkan satu aspek penilaian seperti nilai akademik. Untuk membantu pengambilan keputusan yang lebih akurat dan menyeluruh, dibutuhkan penerapan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Dalam penelitian ini diterapkan dua metode, yaitu Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kriteria berdasarkan tingkat prioritas secara hierarkis, sementara metode SAW dimanfaatkan untuk melakukan perhitungan nilai preferensi terhadap alternatif yang dinilai berdasarkan bobot tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan serta menentukan efektivitas metode AHP dan SAW dalam sistem pendukung keputusan pemilihan siswa berprestasi, sehingga dapat diperoleh metode yang paling tepat dan efisien dalam menghasilkan keputusan yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dalam Menstimulasi Kemampuan Kognitif untuk Anak Usia Dini Aulia Nur Sya'bani
Manajemen SDM Vol 1 No 02 (2024): Desember: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis digital untuk menstimulasi kemampuan kognitif anak usia dini. Pengembangan media ini mengacu pada teori perkembangan kognitif Jean Piaget, khususnya tahap praoperasional yang sesuai dengan karakteristik anak usia 4–6 tahun. Tema media adalah “anggota tubuh”, dengan pendekatan game-based learning melalui mini game membaca yang interaktif dan menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil validasi dari ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sangat layak digunakan. Uji coba terbatas kepada anak usia dini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif, khususnya dalam mengenal huruf dan menyebutkan anggota tubuh. Media ini juga dinilai menarik, mudah digunakan, serta mampu meningkatkan minat belajar anak. Dengan demikian, media ini dapat menjadi alternatif pembelajaran inovatif yang sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.
Peran Coaching dalam Mengatasi Stres Kerja akibat Penambahan Job Description pada Karyawan HRD: Studi Kasus di Perusahaan Kuliner Semarang Dewani Dama Shinta
Manajemen SDM Vol 2 No 2 (2025): Desember: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/msdm.v2i2.57

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika stres kerja yang dialami oleh karyawan Human Resource Development (HRD) akibat penambahan job description di luar tanggung jawab utamanya, serta menganalisis peran coaching sebagai intervensi psikologis dalam membantu individu mengelola tekanan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, yang dilakukan terhadap seorang karyawan HRD di salah satu perusahaan kuliner di Semarang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi selama empat sesi coaching, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan teori Job Demands–Resources (JD-R) dan Coping Stress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja muncul akibat ketidakseimbangan antara tuntutan pekerjaan (job demands) dan sumber daya kerja (job resources), yang menyebabkan role overload dan kelelahan emosional. Melalui proses coaching, coachee mampu mengenali sumber stres, menata ulang prioritas kerja, serta mengembangkan strategi coping adaptif yang berfokus pada pemecahan masalah dan pengelolaan emosi. Proses ini juga meningkatkan kesadaran diri, efikasi diri, dan kemampuan regulasi emosi coachee. Secara praktis, penelitian ini menegaskan bahwa coaching dapat menjadi intervensi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan kerja karyawan dan memperkuat implementasi model JD-R 3.0 di lingkungan organisasi.   Abstract This study aims to explore the dynamics of work stress experienced by a Human Resource Development (HRD) employee due to the addition of responsibilities beyond her primary job description, and to analyze the role of coaching as a psychological intervention in helping individuals manage work pressure. This research employed a qualitative descriptive approach using the case study method, conducted on an HRD employee at a culinary company in Semarang, Indonesia. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation over four coaching sessions and analyzed thematically using the Job Demands–Resources (JD-R) and Coping Stress theoretical frameworks. The findings revealed that work stress emerged as a result of imbalances between job demands and job resources, leading to role overload and emotional exhaustion. Through the coaching process, the coachee was able to identify the sources of stress, reorganize work priorities, and develop adaptive coping strategies focused on both problem-solving and emotional regulation. The process also enhanced the coachee’s self-awareness, self-efficacy, and emotional regulation abilities. Practically, this study highlights coaching as an effective psychological intervention to improve employee well-being and reinforces the implementation of the JD-R 3.0 model within organizational settings.
Peran Strategis Manajemen Sumber Daya Manusia  dalam Mengelola Perubahan Organisasi untuk Mencapai Fit Amar Mutiara Ahsin Manikam; Tyas Ayu Septi Astuti; Mila Dyah Nur; Rauly Sijabat
Manajemen SDM Vol 2 No 2 (2025): Desember: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis yang dinamis menuntut organisasi untuk beradaptasi secara cepat dan berkelanjutan. Strategic Human Resource Management (SHRM) berperan strategis dalam mendorong inovasi, ketahanan organisasi, dan kesiapan menghadapi perubahan. Kajian terhadap 20 jurnal nasional dan internasional menunjukkan bahwa SHRM tidak hanya meningkatkan pengelolaan SDM, tetapi juga membentuk budaya kerja adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pembelajaran melalui mekanisme organizational learning dan organizational resilience. Faktor seperti kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan dinamika lingkungan turut menentukan keberhasilan SHRM. Dalam konteks Indonesia, khususnya sektor UKM, tantangan utama meliputi keterbatasan sumber daya dan rendahnya budaya inovasi. Studi kasus pada PT Telkom Indonesia menegaskan bahwa implementasi SHRM yang konsisten mampu mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kinerja inovasi. Secara keseluruhan, SHRM yang selaras dengan strategi bisnis menjadi kunci bagi organisasi untuk lebih adaptif, tangguh, dan inovatif di tengah perubahan lingkungan yang cepat. 
PERAN STRATEGIS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGELOLAH PERUBAHAN ORGANISASI UNTUK MENCAPAI FIT ine ratna; Eka Auliyah Rahma Sari; Rauly Sijabat
Manajemen SDM Vol 2 No 2 (2025): Desember: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/msdm.v2i2.64

Abstract

Perubahan lingkungan bisnis yang cepat akibat globalisasi, kemajuan teknologi, dan dinamika sosial ekonomi menuntut organisasi untuk beradaptasi secara strategis. Dalam konteks ini, Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran krusial melalui penerapan Strategic Human Resource Management (SHRM). Tulisan ini membahas bagaimana SHRM berkontribusi dalam membangun pembelajaran organisasi (organizational learning) dan ketahanan organisasi (organizational resilience), serta pentingnya keselarasan (alignment) antara strategi SDM dan strategi bisnis untuk mencapai strategic fit. Budaya organisasi, kepemimpinan transformasional, serta dinamika lingkungan menjadi faktor yang memoderasi efektivitas SHRM dalam meningkatkan kinerja organisasi. Melalui studi kasus pada PT Unilever Indonesia dan PT Telkom Indonesia, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan SHRM secara integratif dapat meningkatkan inovasi, produktivitas, dan daya saing perusahaan. Dengan demikian, SHRM tidak hanya berfungsi sebagai pengelolaan administratif, tetapi juga sebagai fondasi strategis dalam menghadapi perubahan dan mencapai keberlanjutan organisasi.
Analisis Metode Waterfall dan Rapid Application Development dalam Perancangan Sistem Informasi Manajemen Karyawan Berbasis Web Yaser Galuh; Maulina Meisa Anggreani
Manajemen SDM Vol 2 No 2 (2025): Desember: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia
Publisher : PT Bisnis Digital Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/msdm.v2i2.69

Abstract

Di era transformasi digital yang semakin cepat, sistem informasi telah memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional organisasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Sistem Informasi Manajemen Karyawan (EMIS) menggunakan metode Waterfall dan Rapid Application Development (RAD). Kedua metode menggunakan pendekatan Research & Development digunakan untuk menganalisis kebutuhan dan rancang bangun prototype sistem berbasis web. Hasil pengujian menggunakan metode black box menunjukkan bahwa EMIS yang dirancang memenuhi kriteria untuk mengakses dan memperoleh dokumen administratif yang diperlukan secara mandiri dan cepat. Metode Waterfall dianggap sebagai metode yang lebih efektif untuk mengimplementasikan EMIS.

Page 2 of 2 | Total Record : 19