cover
Contact Name
Anditania Sari Dwi Putri
Contact Email
litbang.bappedakrw@gmail.com
Phone
+6285795340338
Journal Mail Official
adm_litbang@karawangkab.go.id
Editorial Address
BAPPERIDA Kabupaten Karawang - Bidang Riset dan Inovasi Daerah Gd. Rubaya Lt. 2 Kompleks Kantor Bupati Karawang, Jl. A. Yani No. 1, Kec. Karawang Barat, Kab. Karawang, Jawa Barat 41314
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik
ISSN : -     EISSN : 31237258     DOI : -
JURNAL ILMIAH DAN KAJIAN AKADEMIK (JIKA), merupakan Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengembangan pada BAPPEDA Kabupaten Karawang untuk memfasilitasi khususnya para pegawai yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang dan umumnya bagi pemangku kepentingan lainnya seperti peneliti, praktisi, dosen, mahasiswa dan unsur masyarakat lainnya untuk mempublikasikan hasil karya tulis ilmiahnya. Jurnal ini dikelola dengan melibatkan para ahli dibidangnya yang berasal dari internal maupun eksternal Pemerintah Kabupaten Karawang. Hadirnya Jurnal Ilmiah Kabupaten Karawang yang dikelola dengan baik dan profesional diharapkan akan semakin meningkatkan minat menulis dan minat mempublikasikan hasil tulisan dan penelitian ASN Kabupaten Karawang, khususnya dengan semakin banyaknya Jabatan Fungsional yang ada dan memerlukan wadah untuk publikasi yang bersifat peer-review.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Analisis Kesesuaian Lokasi Kawasan Peruntukan Industri Berdasarkan Kelas Kemampuan Lahannya di Kabupaten Karawang Muhammad Ihsan Akbar
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan Kawasan industri di Kabupaten Karawang terus mengalami peningkatan yang signifikan selama tahun berjalan. Hal ini dapat ditandai dengan meningkatnya jumlah unit industri yang telah beroperasi, dimana selama tahun 2015 hingga 2021 telah terjadi peningkatan sebesar 5% atau dari semula 10.113 menjadi 10.569 unit industri berdasarkan publikasi dari Open Data Jabar. Kondisi ini tentu akan membawa dampak yang positif bagi perekonomian daerah, terlebih lagi sektor industri merupakan diantara sektor yang diandalkan kontribusinya terhadap PDRB Kabupaten Karawang. Namun disisi lain, kondisi ini justru dapat menjadi ancaman bagi kondisi lingkungan Kabupaten Karawang karena ketidakakuratan dalam berlokasi akan berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana lokasi Kawasan peruntukan industri di Kabupaten Karawang telah sesuai dengan kelas kemampuan lahannya, melalui pendekatan metode analisis deksriptif dan spatial berupa analisis satuan kemampuan lahan yang berpatokan pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 20 Tahun 2007. Hasil yang diperoleh berupa sembilan peta Satuan Kemampuan Lahan (SKL) yang kemudian dijumlahkan sehingga menghasilkan peta kemampuan lahan. Setelah itu, dilakukan overlay terhadap peta kawasan peruntukan industri, sehingga diketahui kesesuaian lokasinya. Berdasarkan hasil analisis, diketahui 99% lokasi Kawasan peruntukan industri berada di kelas pengembangan d dan e (Kawasan Pengembangan) dan 1% sisanya berada di kelas pengembangan C (Kawasan Penyangga) yang artinya secara mayoritas telah sesuai.
Membangun Budaya Kerja ASN di Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang Melalui Implementasi Konsep GEULIS Solehudin
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi konsep GEULIS (Gesit, Enerjik, Ulet, Loyal, Integritas, Santun) dalam membangun budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. ASN memiliki peran sentral dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan kualitas kinerja mereka yang berdampak langsung pada efisiensi dan efektivitas pemerintahan. Konsep GEULIS, yang mengedepankan nilai-nilai integritas dan pelayanan yang santun, diharapkan dapat membentuk lingkungan kerja yang kondusif bagi pelayanan publik yang unggul. Penelitian ini mengidentifikasi pemahaman ASN tentang konsep GEULIS, hambatan-hambatan dalam implementasinya, serta dampaknya pada kinerja ASN dan pelayanan publik. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam pemahaman konsep GEULIS di kalangan ASN, dengan tantangan dalam perubahan budaya kerja. Meskipun demikian, implementasi konsep GEULIS memiliki dampak positif pada kinerja ASN dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat sosialisasi, pelatihan, dan perubahan budaya kerja guna mendukung keberlanjutan implementasi konsep GEULIS.
Identifikasi Bahasa Pedagang Kaki Lima dalam Transaksi Jual Beli di SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang Sulthan; Bina Bani Muttaqin; Nabila Khansa Azzahra
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati proses interaksi jual beli yag dilakukan oleh para pedagang kaki lima di SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. untuk mengetahui bahasa yang digunakan pedagang ketika melakukan interaksi jual beli.. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Obyek penelitian ini adalah para pedagang kaki lima di SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, lembar angket, dan dokumentasi. Hasil analisis berdasarkan observasi, wawancara, dan angket menunjukkan penggunaan Bahasa pedagang kaki lima di SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang menggunakan ragam bahasa santai. Faktor yang mempengaruhi ragam bahasa pada pedagang kaki lima dalam transaksi jual beli di SMPIT AL Irsyad Al Islamiyyah Karawang adalah faktor usia dan faktor sosiokultural. Kata kunci: Bahasa, Pedagang, Jual beli The purpose of this research is to observe the buying and selling interaction process carried out by street vendors at SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. to find out the language used by traders when carrying out buying and selling interactions. The research method used is qualitative research with a descriptive approach. The objects of this research are street vendors at SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang. The research instruments used include observation sheets, interview guides, questionnaires and documentation. The results of the analysis based on observations, interviews and questionnaires show that the language used by street vendors at SMPIT Al Irsyad Al Islamiyyah Karawang uses a variety of casual languages. Factors that influence the language variety of street vendors in buying and selling transactions at SMPIT AL Irsyad Al Islamiyyah Karawang are age and sociocultural factors. Keywords: Language, Traders, Buying and selling
Penerapan Media Permainan Puzzle Berbasis IT untuk Meningkatkan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun di Masa Pandemi Yulia Alawiyah
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bermain adalah salah satu ciri khas dari anak usia dini sehingga pembelajaranpun harus dilakukan dengan cara bermain. Pandemic covid 19 yang melanda dunia tidak menghalangi mereka untuk belajar sambil bermain. Dengan menggunakan media IT guru harus mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan menarik bagi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kognisi anak usia dini dengan menggunakan media permainan puzzle berbasis IT di masa pandemic. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis metode deskriftif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 22 siswa yang diambil secara purposive sampling. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa permainan puzzle berbasis IT ini dapat meningkatkan kemampuan kognisi anak usia 5-6 tahun. Ada peningkatan kemampuan dalam memecahkan masalah sederhana, mengenal angka 1 s.d. 8, serta menghubungkan antara angka dengan huruf membentuk sebuah gambar.
Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong: Tonggak Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Tyas Nurmaya Dewi; Krisdiantoro Alfani Bramantio; Albert Try Wibowo; Warsito
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong yang berada di Jl. Perintis Kemerdekaan Nomor 33, Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat merupakan tempat bersejarah pada masa pra kemerdekaan. Tempat ini merupakan tempat bersejarah yang patut dipelihara keberadaannya. Rumah sejarah sebagai pusat informasi wisata sejarah memberikan kontribusi nyata secara ekonomi bagi masyarakat setempat. Namun, dikarenakan belum adanya kegiatan pembinaan dan dukungan dari pemerintah daerah setempat, maka manfaat yang dirasakan masyarakat belum cukup besar. Selain belum adanya pembinaan dari pemerintah daerah setempat untuk meningkatkan pendapatan masyarakat setempat, belum ada pula dukungan pemerintah daerah dalam hal perawatan rumah sejarah yang merupakan aset sejarah bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengenal jejak sejarah Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong pada masa pra kemerdekaan, menganalisis dan mendeskripsikan secara umum mengenai Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong, serta merefleksikan Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong sebagai warisan budaya bangsa Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang merupakan usaha untuk memahami arti dari sebuah peristiwa dan hubungannya dengan pelaku, mengungkapkan interpretasi yang unik dari hasil wawancara tanpa adanya asumsi sebelum melakukan penelitian, memberikan gambaran arti pengalaman-pengalaman hidup pelaku secara mendalam. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa pengenalan jejak sejarah Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong pada masa pra kemerdekaan sangat penting sebagai warisan budaya bangsa Indonesia dan tonggak sejarah proklamasi kemerdekaan
Perkembangan Sektor Ekonomi di Kabupaten Karawang dalam Perspektif Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ) Arini Ratnasari; Eka Setiawati; Dwi Sukamto
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perekonomian dapat menjadi salah satu indikator dalam keberhasilan pembangunan suatu daerah. Untuk mengukur sejauh mana kinerja perekonomian Kabupaten Karawang digunakan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Karawang. Agar perekonomian berkembang dengan pesat pembangunan perlu difokuskan pada sektor basis dan prospektif yang ada di Kabupaten Karawang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor basis dan prospektif yang ada di Kabupaten Karawang menggunakan data time series PDRB periode 2010-2022. Metode yang digunakan yaitu Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Berdasarkan hasil penelitian, sektor basis dan prospektif Kabupaten Karawang adalah sektor Industri Pengolahan dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.
Analisis Potensi dan Upaya Pengembangan Desa Wisata Tambaksari, Kabupaten Karawang Aruma Hamida; Ravido Sakti Muryanto; Rika Fauziah
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa wisata merupakan salah satu objek wisata yang sedang berkembang pada sektor pariwisata serta dikembangkan pada kawasan pedesaan yang didalamnya masih memiliki karakteristik khusus. Desa Tambaksari merupakan salah satu desa di Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang yang memiliki potensi objek daya tarik wisata yang dapat dikembangkan sebagai Desa Wisata Alam. Terdapat potensi lanskap dan vegetasi pantai yang bisa menjadi daya tarik. Adanya potensi objek daya tarik wisata di Desa Tambaksari dapat dijadikan kajian untuk mengembangkan sebuah Desa Wisata dengan strategi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi objek daya tarik wisata dan upaya pengembangan desa wisata yang ada di Desa Tambaksari. Pengambilan data dilakukan dengan observasi secara langsung, Focus Group Discussion (FGD) dengan metode Six Thinking Hats dan data sekunder. Hasil data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan menggunakan analisis SWOT dan Analisis Community Based Tourism (CBT). Desa Tambaksari memiliki potensi daya tarik wisata yaitu ekowisata mangrove, wisata pantai dan kawasan sungai yang belum dikembangkan. Berdasarkan perhitungan IFAS dan EFAS, diperoleh nilai faktor internal sebesar 0.5 dan faktor eksternal sebesar -0.6. Hasil analisis SWOT menunjukkan Desa Tambaksari berada pada kuadran II, sehingga strategi terpilih adalah strategi W-O. Strategi yang dapat menjadi masukan dalam upaya pengembangan ekowisata diantaranya peningkatan SDM dan pelatihan penguatan organisasi pengelolaan desa wisata, pengembangan kerjasama dan publikasi pemerintah daerah, pihak swasta dengan masyarakat desa wisata, pembuatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tambaksari.
Analisis Permasalahan Genangan di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang Navis Bustiawan
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 1 No 02 (2023): Desember 2023
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Karangligar merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang yang sejak satu dekade terakhir mengalami permasalahan terkait genangan di sejumlah wilayahnya. Genangan yang terjadi tidak hanya muncul Ketika musim penghujan tiba namun tetap bertahan dalam waktu yang sangat lama. Penelitian ini difokuskan pada Sungai Kedunghurang, dimana Sebagian besar wilayah Desa Karangligar adalah bagian dari Catchment Area Sungai tersebut. Penelitian dilakukan dengan menganalisis hasil pengukuran topografi Sungai Kedunghurang serta melakukan simulasi aliran air dengan bantuan aplikasi HEC RAS untuk mengetahui kemampuan Sungai eksisting dalam mengalirkan debit banjir rencana. Analisis Hidrologi dilakukan untuk mencari Debit Banjir Rencana periode Ulang 10 tahun (Q10). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan elevasi dasar Sungai yang cukup signifikan pada STA 1+600 hingga STA 3+100 dibandingkan dengan elevasi dasar lahan yang mengalami genangan di hulu Sungai Kedunghurang. Debit banjir rencana Q10 didapatkan nilai sebesar 23.86 m3/s. dari simulasi diketahui bahwa kapasitas eksisting Sungai Kedunghurang terutama pada STA 0+000 s.d. STA 1+800 tidak mampu mengakomodir debit banjir tersebut. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa kondisi Sungai Kedunghurang saat ini tidak maksimal dalam mengalirkan limpasan air yang berasal dari hulu maupun catchment area-nya.
Implementasi Program Sosialisasi PHBS Untuk Meningkatkan Kesadaran Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan Sekolah Dasar Satap 2 Desa Cemarajaya Sofianti Hidayat; Arline Rahmadianti Kusumawardhani; Joshua Kevin Panjaitan; Marsheyla Magdalena Amung; Amalia Rizka Sugiarto
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 2 No 01 (2024): Agustus 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam masyarakat dan lingkungan sekolah menjadi bagian faktor terpenting terhadap kesehatan dan kualitas hidup. Sebagaimana dalam Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 tahun 2011 tentang Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak ditetapkan bahwa sekolah harus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini di lingkungan sekolah, PHBS mencakup mencuci tangan, menjaga kebersihan toilet, dan mengelola limbah dengan benar. Tentu dalam praktiknya hal tersebut mudah dilakukan sehari-hari. Dalam sosialisasi PHBS di Sekolah Dasar Satap 2 Desa Cemarajaya memiliki tujuan untuk membangun perubahan positif pada sikap serta kesadaran peserta didik, guru, dan staf sekolah terhadap praktik hidup bersih dan sehat. Disamping itu program ini bertujuan mengurangi risiko penyakit dampak dari kurangnya kesadaran akan PHBS, khususnya pada wilayah yang rentan bencana alam. Wilayah Desa Cemarajaya yang terletak pada Kecamatan Cibuaya pesisir pantai Karawang merupakan sebuah daerah yang penduduknya rentan terhadap ancaman serius dari perubahan iklim dan ketidakstabilan lingkungan. Salah satu contohnya rumah warga sering menjadi sasaran utama terkena banjir dan abrasi, hal ini menjadi dampak yang serius terhadap kesehatan penduduk. Dalam penulisan ini menggunakan metode penelitian dengan mengadopsi pendekatan studi kasus dan analisis kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dengan mengidentifikasi perubahan signifikan dalam pengetahuan partisipan sebelum dan setelah sosialisasi, sehingga data yang diperoleh dalam bentuk deskripsi dengan pernyataan yang mudah dipahami
Perencanaan Ruang Terbuka Hijau Berupa Taman pada Kota Karawang di Tengah Perkembangan Industri Bayu Aji Wicaksono Suhada; Fikri Nur Rahman Syah; Amalia Rizka Sugiarto
Jurnal Ilmiah dan Kajian Akademik Vol 2 No 01 (2024): Agustus 2024
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan industri di Kabupaten Karawang telah menghadirkan dampak yang signifikan terhadap lingkungan, terutama dalam hal perubahan tata guna lahan dan kualitas lingkungan hidup. Taman sebagai ruang terbuka hijau memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan dan kualitas hidup warganya. Tujuan penelitian ini yaitu: 1.) Meningkatkan keserasian lingkungan perkotaan sebagai sarana pengaman lingkungan perkotaan yang nyaman, indah, segar, bersih dan aman, 2.) Menjaga ketersediaan lahan sebagai kawasan resapan air. Menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Pedoman Penyediaan Ruang Terbuka Hijau, ruang terbuka hijau dibagi menjadi ruang terbuka publik dan ruang terbuka pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur untuk memahami dampak perkembangan industri terhadap lingkungan dan kualitas hidup manusia, serta analisis spasial untuk menentukan lokasi strategis pengembangan taman. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketersediaan luas RTH publik di Kota Karawang hanya seluas 295.861 hektar, sedangkan ketersediaan RTH swasta sebesar 94.749.207 hektar. Total persentase RTH  di Kota Karawang adalah 0,169%  RTH publik dan 53,93%  RTH privat. Akibat minimnya ruang terbuka publik, Pemerintah Kabupaten Karawang tertantang untuk memberikan lebih banyak ruang publik kepada masyarakat. Contoh ruang publik yang dapat diterapkan adalah taman kota. Rencana perancangan taman hijau menggunakan metode kurva S, yaitu grafik yang digunakan dari awal hingga akhir suatu proyek berdasarkan serangkaian pengamat  proyek