cover
Contact Name
Dedi Purwanto Indra Kusuma
Contact Email
murej.kalibra@gmail.com
Phone
+6281803690231
Journal Mail Official
murej.kalibra@gmail.com
Editorial Address
Jl. Swadaya No. 28 Kekalik Kijang, Kel. Kekalik Jaya, Kec. Sekarbela, Kota Mataram - NTB 83116
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Multidisciplinary Research Journal
ISSN : -     EISSN : 31101860     DOI : https://doi.org/10.70716/murej
Multidisciplinary Research Journal (MUREJ) is a scientific, peer-reviewed, and open-access journal managed and published by Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra with registered number of e-ISSN 3110-1860. MUREJ journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, including humanities and social sciences, education, religious sciences, philosophy, economics, engineering sciences, and health sciences. The editors accept scholarly articles and research results relevant to the field of Multidisciplinary Studies various disciplines, encouraging collaboration among researchers from diverse backgrounds, and focusing on complex issues that require a broad and diverse approach. MUREJ journal provides open access to anyone so that the information and findings in these articles are useful for everyone. This journal articles content can be accessed and downloaded for free, free of charge, following the creative commons license used.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Analisis Unsur Pembentuk dan Klasifikasi Cerita Anak dalam Perspektif Pendidikan Bahasa Annisa Salimatul Ulya; Istiqomah; Nurrafika; Hilmiati
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.151

Abstract

Karya sastra, khususnya cerita anak, memiliki peran penting dalam mengembangkan imajinasi, karakter, dan wawasan moral peserta didik. Namun, pemahaman terhadap unsur-unsur pembentuk cerita serta klasifikasinya masih sering terbatas, sehingga diperlukan kajian yang mampu menjelaskan kedua aspek tersebut secara sistematis. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis unsur-unsur intrinsik yang membangun cerita anak seperti tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, dan amanat serta menguraikan klasifikasi cerita anak berdasarkan karakteristik isi dan bentuk penyajiannya. Kajian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap unsur intrinsik membantu pembaca dan pendidik mengidentifikasi struktur cerita secara lebih komprehensif, sedangkan pengenalan klasifikasi meliputi buku bergambar, fabel, dongeng, legenda, fiksi realistik, fiksi ilmiah, cerita fantasi, hingga biografi memberikan alternatif pembelajaran yang variatif sesuai kebutuhan perkembangan anak. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka yaitu dengan menelaah berbagai sumber. Dengan demikian, artikel ini menegaskan bahwa analisis unsur pembentuk dan klasifikasi cerita anak menjadi landasan penting dalam pembelajaran sastra di sekolah, sehingga pendidik dapat memilih bahan ajar yang tepat dan mampu menumbuhkan minat baca siswa
Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerita Anak Melalui Pelatihan Menulis yang Terarah Dan Sistematis di Sekolah Dasar Il Sabandi; Dina Nisa’ul Wahidah; Savina; Akmaluddin
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita anak pada siswa sekolah dasar melalui pelatihan menulis yang terarah dan sistematis. Penelitian menggunakan metode library research dengan menelaah berbagai literatur berupa buku, jurnal, dan artikel terkait kegiatan membaca, menulis, strategi bercerita, serta pengembangan keterampilan berbahasa pada anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa membaca dan menulis cerita anak berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kemampuan berbahasa, berpikir kreatif, imajinasi, dan karakter moral siswa. Strategi bercerita melalui media visual, cerita interaktif, penanaman nilai moral, hingga pengulangan cerita terbukti efektif meningkatkan pemahaman, minat baca, dan penguasaan kosakata. Selain itu, tahap-tahap menulis cerita seperti penggalian ide, pramenulis, penulisan, dan editing dapat membantu siswa mengorganisasi gagasan secara runtut dan komunikatif. Dengan demikian, pelatihan menulis yang sistematis mampu mendukung perkembangan literasi, kreativitas, serta pembentukan karakter positif pada siswa sekolah dasar.
Pengembangan Instrumen Evaluasi Literasi Membaca untuk Siswa Sekolah Dasar Berbasis Konteks Budaya NTB Munawir Gazali; Dewi Puspita Ningsih; Suratman Ardi
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.157

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen evaluasi literasi membaca untuk siswa sekolah dasar yang berbasis konteks budaya Nusa Tenggara Barat (NTB) dan menguji validitas serta reliabilitas instrumen tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya capaian literasi membaca siswa SD di Indonesia berdasarkan asesmen nasional dan studi internasional, serta keterbatasan instrumen literasi yang ada, seperti EGRA, yang belum responsif terhadap konteks budaya lokal. Penelitian ini juga mempertimbangkan keberagaman budaya Sasak, Samawa, dan Mbojo, sehingga membutuhkan instrumen yang kontekstual dan sensitif budaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan R&D multimetode, meliputi eksplorasi budaya, pengembangan butir soal, validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji coba luas. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3–5 dari tiga kabupaten/kota di NTB, serta guru, ahli budaya, dan akademisi literasi sebagai informan kualitatif. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, FGD budaya lokal, dokumentasi budaya, penyusunan teks bacaan lokal, uji pembacaan lisan, dan penerapan lembar tes literasi. Analisis data dilakukan melalui validitas isi oleh pakar, analisis validitas konstruk menggunakan CFA, reliabilitas dengan Cronbach’s Alpha, dan uji sensitivitas budaya berbasis perbandingan regional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan valid secara isi dan konstruk (CVI tinggi; model fit terpenuhi), serta reliabel pada seluruh subskala literasi, termasuk pemahaman literal, inferensial, kritis, dan literasi visual. Integrasi nilai dan narasi budaya NTB, seperti Presean, beleq, bau nyale, tenun, dan nilai gotong royong, terbukti meningkatkan relevansi instrumen, keterlibatan siswa, dan motivasi membaca. Instrumen ini juga mudah digunakan oleh guru dan dapat diaplikasikan pada asesmen awal maupun kelas menengah. Kesimpulannya, instrumen literasi membaca berbasis budaya NTB berhasil dikembangkan, terbukti valid, reliabel, dan responsif budaya, sehingga dapat menjadi model pengembangan asesmen literasi berbasis konteks lokal. Rekomendasi penelitian meliputi pemanfaatan instrumen oleh sekolah dan dinas pendidikan NTB, pengembangan versi digital, adaptasi bahasa daerah, serta diseminasi sebagai referensi pengembangan asesmen nasional berbasis budaya lokal.
Penerapan Pendekatan Apresiatif dalam Pembelajaran Membaca Puisi: Fokus pada Lafal, Intonasi, dan Ekspresi Siswa Mirah Rizki Wulandari; Ilma Hidayah; Salsabila Maulida; Muhammad Lael Mubarok; Hilmiati
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.164

Abstract

Pembelajaran apresiatif dalam pengajaran puisi merupakan upaya penting untuk meningkatkan kemampuan literasi sastra, kepekaan estetika, dan pembentukan karakter peserta didik. Fenomena rendahnya minat serta kemampuan siswa dalam mengapresiasi puisi disebabkan oleh metode konvensional yang kurang menyentuh ranah emosional dan pengalaman pribadi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan efektivitas pendekatan apresiasi sastra berbasis teori konstruktivisme dalam pembelajaran puisi di sekolah. Kajian ini menggunakan analisis teoritik terhadap konsep apresiasi sastra, teori konstruktivisme, dan teori estetika pendidikan Bahasa Indonesia, dengan mengacu pada hasil penelitian terkini tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan apresiatif mendorong keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan reflektif, kreatif, dan kolaboratif seperti deklamasi, visualisasi, serta musikalisasi puisi. Integrasi media pembelajaran digital seperti micro video dan Canva terbukti meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa terhadap makna puitik secara signifikan. Dengan demikian, pembelajaran apresiatif tidak hanya memperkuat kemampuan interpretasi puisi, tetapi juga menumbuhkan empati, imajinasi, dan kesadaran moral siswa. Pendekatan ini relevan diterapkan sebagai model pembelajaran sastra yang adaptif, humanistik, dan selaras dengan tuntutan pendidikan abad ke-21
Pengembangan Kemampuan Membaca dan Menulis Cerita Anak Dengan Intonasi dan Kaidah Bahasa Yang Benar Lale Amanda Fairuz; Firda Sholihan; Cici Sifazulfami
Multidisciplinary Research Journal Vol. 1 No. 2: Multidisciplinary Research Journal, November 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v1i2.165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari konsep pengembangan kemampuan membaca dan menulis cerita anak dengan memperhatikan intonasi dan aturan bahasa yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan hasil penelitian sebelumnya yang membahas kemampuan berbahasa, terutama dalam membaca dan menulis cerita anak. Dari hasil penelitian tersebut, terlihat bahwa kemampuan membaca dengan intonasi yang benar membantu siswa lebih memahami isi cerita. Sementara itu, kemampuan menulis cerita anak dengan memperhatikan aturan bahasa yang tepat dapat meningkatkan kreativitas dan ketepatan dalam menggunakan bahasa. Kedua kemampuan ini sangat penting dalam meningkatkan literasi anak usia sekolah dasar. Selain itu kedua kemampuan ini dapat meningkatkan kemapuan berfikir kritis,empati dan kreativitas siswa di sekolah dasar
Analisis Puisi Berdasarkan Diksi Penyimpangan Bahasa Gaya Bahasa dan Bunyi Laysha Nuzzilla; Anggia Putri Andriyani; Azima Rohatullayali; Harkatul Hasani; Akmaluddin
Multidisciplinary Research Journal Vol. 2 No. 1: Multidisciplinary Research Journal, February 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/murej.v2i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis puisi "Ku Lihat Mayat-mayat Berjaan" melalui perspektif diksi, penyimpangan bahasa, gaya bahasa, dan bunyi. Analisis dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap makna yang terkandung dalam setiap unsur bahasa yang digunakan penyair. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana penyimpangan bahasa dan pilihan diksi membentuk pengalaman estetis serta menekankan tema kematian, kesedihan, dan absurditas dalam puisi. Gaya bahasa, termasuk majas dan repetisi, serta bunyi, seperti aliterasi dan asonansi, diperiksa untuk melihat kontribusinya terhadap ritme, irama, dan efek emosional. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyair menggunakan diksi yang kontras dan penyimpangan bahasa secara strategis untuk menciptakan suasana horor sekaligus refleksi filosofis, sementara gaya bahasa dan bunyi memperkuat kesan dramatis dan musikalitas puisi. Temuan ini menegaskan pentingnya analisis unsur kebahasaan dalam memahami pesan dan nilai estetik sebuah puisi

Page 2 of 2 | Total Record : 16