cover
Contact Name
Indrawan
Contact Email
abankbima@gmail.com
Phone
+6281342306447
Journal Mail Official
mahmud@stieyapisdompu.ac.id
Editorial Address
Jln. Syech Muhammad Lingkar Utara Sawete Bali 1, Dompu Nusa Tenggara Barat, Indonesia, 84219
Location
Kab. dompu,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis
ISSN : -     EISSN : 31097715     DOI : https://doi.org/10.69666/yefxnm76
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB) merupakan media ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel hasil penelitian dan kajian teoritis di bidang strategi bisnis jangka panjang, inovasi pemasaran, akuntansi, dan sumber daya manusia dalam konteks kewirausahaan. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, dan peneliti dalam mengembangkan gagasan dan solusi strategis yang inovatif untuk menghadapi dinamika dunia bisnis modern.
Articles 10 Documents
Analisis Strategi Koperasi Samakai Dompu Dalam Meraih Keunggulan Bersaing Suparman
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Koperasi Simpan Pinjam Samakai Dompu dalam meraih keunggulan bersaing di tengah persaingan ketat antar koperasi dan pelaku usaha non-koperasi. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama pengurus koperasi serta observasi aktivitas operasional. Data dianalisis secara deskriptif untuk memahami berbagai strategi yang diterapkan koperasi dalam menghadapi persaingan. Hasil & Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Samakai Dompu memanfaatkan kekuatan internal seperti skala ekonomi dan posisi tawar strategis untuk menghadapi persaingan pasar. Strategi utama yang diterapkan meliputi peningkatan kualitas pelayanan, penguatan tata kelola organisasi, pemanfaatan teknologi informasi untuk efisiensi dan transparansi, serta pembangunan jaringan kerja antar koperasi guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan produktivitas. Selain itu, koperasi ini aktif memperluas daerah kerja melalui integrasi vertikal dan jaringan kerjasama antar koperasi sejenis. Namun, tantangan signifikan muncul dari rendahnya kesadaran anggota dalam memenuhi kewajiban serta persaingan dari koperasi dan usaha non-koperasi lain yang menawarkan produk serupa. Koperasi perlu terus memperkuat kapasitas koperasi primer dan mengoptimalkan hubungan antar tingkat organisasi agar struktur koperasi lebih efisien dan responsif. Implikasi: Strategi yang diterapkan oleh Koperasi Samakai Dompu dapat dijadikan model bagi koperasi lain dalam upaya meraih keunggulan bersaing melalui inovasi pelayanan, tata kelola transparan, dan pengembangan jaringan kerja. Peningkatan kesadaran anggota serta penguatan koperasi primer menjadi kunci keberhasilan yang harus terus dikembangkan untuk menghadapi persaingan yang semakin kompleks dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi anggota dan masyarakat luas.
Analisis Peran UD. Cambera Beton sebagai Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam Meningkatkan Pendapatan Karyawan Jordan Setiawan
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Usaha Kecil Menengah (UKM) UD. Cambera Beton dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kabupaten Dompu, serta menganalisis bagaimana pemberdayaan yang dilakukan oleh perusahaan terhadap tenaga kerja lokal. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung dengan 19 orang karyawan, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, dan data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil & Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan mengalami peningkatan pendapatan yang signifikan setelah bekerja di UD. Cambera Beton. Pendapatan karyawan meningkat dari sebelumnya di bawah Rp1.000.000 menjadi antara Rp. 3.000.000 hingga Rp. 6.200.000 per bulan, melampaui standar UMK Kabupaten Dompu sebesar Rp1.850.000. Selain itu, hubungan kerja yang harmonis serta pengelolaan limbah yang baik menjadi indikator keberhasilan usaha ini dalam menjalankan fungsi sosial dan ekonominya secara berkelanjutan. Implikasi:. Penelitian ini menunjukkan bahwa UKM memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal, terutama dalam hal pengurangan pengangguran dan peningkatan pendapatan masyarakat. Model pemberdayaan yang dilakukan UD. Cambera Beton dapat dijadikan contoh dalam pengembangan UKM lainnya di daerah dengan karakteristik serupa.
Optimalisasi Kredit Angsuran Fidusia (KREASI) Pegadaian dalam Mendorong Pengembangan Usaha Nasabah Devi Arianti Lestari
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam peranan Kredit Angsuran Sistem Fidusia (KREASI) yang diselenggarakan oleh PT Pegadaian dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode: Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan, staf, dan nasabah di Kantor Cabang Pegadaian Bali I Dompu, serta melalui studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan temuan Hasil & Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredit KREASI memainkan peranan yang sangat penting dan efektif dalam pengembangan usaha nasabah. Keberhasilan peran ini didorong oleh tiga faktor utama: (1) proses pengajuan yang dinilai sangat cepat dan mudah dengan persyaratan yang jelas; (2) skema bunga dan angsuran yang dianggap ringan dan terjangkau bagi pelaku UMKM; serta (3) penggunaan sistem fidusia yang memungkinkan agunan (kendaraan) tetap produktif untuk menunjang kegiatan usaha. Implikasi: Bahwa model kredit KREASI merupakan instrumen keuangan mikro yang berhasil. Bagi PT Pegadaian, temuan ini dapat memperkuat strategi pemasaran dengan menonjolkan keunggulan pada kecepatan dan kemudahan proses. Secara lebih luas, penelitian ini menegaskan bahwa skema pembiayaan yang dirancang dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan spesifik UMKM dapat menjadi akselerator efektif untuk inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Efektivitas Strategi Promosi dalam Pertumbuhan Bisnis: Studi Kasus UD. Babussalam, Depot Air Isi Ulang Muhammad Ikbal
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas strategi promosi yang diterapkan oleh sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor depot air minum isi ulang dalam mendorong pertumbuhan bisnis di tengah persaingan yang hiper-kompetitif. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal pada UD. Babussalam, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik, karyawan, dan pelanggan, serta observasi partisipatif di lokasi penelitian. Analisis data dilakukan secara interaktif mengikuti model dari Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil & Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi UD. Babussalam didominasi oleh pendekatan tradisional yang berbasis hubungan personal, seperti penjualan personal dan pemasaran dari mulut ke mulut, dengan pemanfaatan kanal digital yang sangat minim. Strategi ini terbukti sangat efektif dalam membangun loyalitas dan mempertahankan pelanggan lama (customer retention), namun memiliki keterbatasan signifikan dalam mengakuisisi pasar baru, sehingga pertumbuhan bisnis cenderung lambat. Pembahasan lebih lanjut, dengan menggunakan kerangka Resource-Based View (RBV), mengonfirmasi bahwa keunggulan kompetitif utama usaha ini tidak terletak pada harga, melainkan pada kapabilitas internal yang sulit ditiru seperti kepercayaan komunitas dan hubungan personal yang kuat. Implikasi: Implikasi praktis dari penelitian ini adalah sebuah model strategi bagi UMKM untuk mengintegrasikan kekuatan relasional mereka dengan adopsi digital yang sederhana guna menyeimbangkan retensi dan akuisisi pelanggan. Secara teoretis, studi ini memperkaya penerapan teori RBV pada konteks usaha mikro, membuktikan bahwa kapabilitas tak berwujud dapat menjadi sumber keunggulan kompetitif yang paling vital.
Analisis Penerapan SAK EMKM pada UMKM Sektor Ekonomi Kreatif di Kabupaten Dompu Nurwahdania
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian: Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) dirancang untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan UMKM, namun implementasinya di lapangan masih menghadapi berbagai kendala. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam praktik penerapan SAK EMKM dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya pada UMKM sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Dompu, dengan mengambil studi kasus pada IKM Mart Dompu Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan landasan Teori Perilaku Terencana (TPB) dan Teori Legitimasi. Hasil & Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pencatatan keuangan di IKM Mart Dompu masih bersifat sederhana, berbasis kas, dan belum mampu menghasilkan laporan keuangan sesuai SAK EMKM. Ditemukan bahwa hambatan utama penerapan bukanlah pada kurangnya kesadaran atau kemauan (sikap dan norma subjektif yang positif), melainkan pada ‘kesenjangan kapabilitas’ yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh rendahnya persepsi kontrol perilaku akibat keterbatasan pengetahuan akuntansi, keterampilan, dan sumber daya waktu. Implikasi: Bahwa upaya untuk mendorong adopsi SAK EMKM harus bergeser dari sekadar sosialisasi menjadi program pendampingan teknis yang fokus pada peningkatan kapasitas dan keterampilan riil pelaku UMKM.
Pengaruh Brand Image dan Inovasi Pelayanan Terhadap Loyalitas Konsumen Pada UMKM Kuliner Roti Bakery Kembar Kabupaten Dompu Wini Mustika; M. Ikhwan Mansyuri; Desi Rubiyanti
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/ghdhsx05

Abstract

Tujuan Penelitian: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, dengan sektor kuliner menjadi salah satu pendorong ekonomi lokal yang signifikan di Kabupaten Dompu. Seiring berkembangnya industri roti yang kian diminati masyarakat, produk ini telah bertransformasi menjadi bernilai tambah tinggi melalui inovasi rasa, tekstur, dan tampilan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Image (Citra Merek) dan Inovasi Pelayanan terhadap Loyalitas Konsumen pada UMKM Roti Bakery Kembar Dompu. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah populasi sebanyak 100 Konsumen, dan Teknik pengambilan sampel menggunakan Slovin dengan tingkat error 5% atau 0,05. Teknik pengumpulan data melalui Observasi, Kuesioner, dan Dokumentasi. Teknik analisis data dibantu perangkat lunak SPSS 23 melalui uji Keabsahan data, Uji asumsi klasik, dan uji hipoteisis. Hasil & Pembahasan: Bahwa uji t variabel Brand Image berpengaruh signifikan secara statistik terhadap Loyalitas Konsumen, sedangkan Inovasi Pelayanan berpengaruh signifikan secara statistik terhadap Loyalitas Konsumen, dan uji f menunjukan bahwa variabel Brand Image dan Inovasi Pelayanan berpengaruh secara bersama-sama terhadap Loyalitas Konsumen.  Implikasi: UMKM Roti Bakery Kembar harus secara strategis memprioritaskan dua hal utama untuk mempertahankan loyalitas konsumen dan memenangkan persaingan. Pertama, mereka wajib secara aktif membangun dan mengelola Brand Image (citra merek) yang positif agar tertanam kuat di benak pelanggan. Kedua, UMKM tidak boleh stagnan dan harus terus melakukan Inovasi Pelayanan untuk beradaptasi dengan kebutuhan konsumen (seperti kemudahan pemesanan, kecepatan layanan, atau variasi produk baru). Temuan ini menegaskan bahwa fokus pada produk saja tidak cukup; loyalitas pelanggan hanya dapat dicapai dan dipertahankan melalui kombinasi strategis antara citra merek yang kuat dan pelayanan yang inovatif secara berkelanjutan.
Pengaruh Promosi Sosial Media dan Electronic Word of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Luxury (Studi pada Mahasiswa STIE Yapis Dompu) Fitriningsih; Yeye Suhaety; Asmawati
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/mpnhqj14

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Promosi Sosial Media Dan Electronic Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Luxury (Studi Mahasiswa STIE Yapis Dompu). Metode: Penelitian Kuantitatif dengan Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 137 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner/angket dengan skala likert. Analisi data dilakukan menggunakan program SPSS (Statistical package for the Social Sciences) versi 21, dan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian di uji dengan menggunakan uji regresi berganda. Hasil & Pembahasan: Bahwa secara parsial Promosi Media Sosial (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian skincare luxury (Y) pada mahasiswa STIE Yapis Dompu, dan e-WoM (X2) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan pembelian skincare luxury (Y) pada mahasiswa STIE YAPIS Dompu. Variabel promosi media sosial dan e-WOM berpengaruh secara simultan terhadap Keputusan pembelian skincare luxury pada mahasiswa STIE Yapis Dompu. Implikasi: Implikasi temuan ini bersifat praktis dan teoretis. Secara praktis, pelaku bisnis skincare luxury disarankan menerapkan strategi dua pilar: gencar melakukan promosi media sosial untuk membangun kesadaran (H1) sekaligus proaktif mengelola e-WOM positif untuk membangun kepercayaan (H2). Secara teoretis, temuan Adjusted R Square sebesar 45,2% (H3) menunjukkan bahwa 54,8% faktor lain di luar penelitian ini turut memengaruhi keputusan pembelian, sehingga membuka peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi variabel lain seperti harga, citra merek, atau kualitas produk.
Pengaruh Orientasi Pasar dan Orientasi Kewirausahaan Terhadap Kinerja Pemasaran Dimediasi oleh Competitive Advantage Nursulfiati; Ega Saiful Subhan; Risca Ariska Ramadhan
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/909v9832

Abstract

Tujuan Penelitian: Persaingan ketat antar UMKM di Kecamatan Dompu menuntut pemahaman mendalam mengenai faktor pendorong kinerja pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Orientasi Pasar dan Orientasi Kewirausahaan terhadap Kinerja Pemasaran, dengan menguji peran mediasi dari Competitive Advantage. Metode: Kuantitatif eksplanatif dengan sampel 66 pelaku UMKM kuliner di Kecamatan Dompu yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis PLS. Hasil & Pembahasan: Menunjukkan bahwa kelima hipotesis pengaruh langsung (H1-H5) diterima; Orientasi Pasar, Orientasi Kewirausahaan, dan Competitive Advantage terbukti secara signifikan meningkatkan Kinerja Pemasaran. Temuan utama penelitian ini terletak pada peran mediasi yang berbeda: (1) Competitive Advantage (H6) terbukti berhasil memediasi secara parsial hubungan antara Orientasi Pasar dan Kinerja Pemasaran. (2) Competitive Advantage (H7) terbukti gagal memediasi hubungan antara Orientasi Kewirausahaan dan Kinerja Pemasaran.  Implikasi: Dari temuan ini menunjukkan adanya dua mekanisme kinerja yang berbeda: Orientasi Pasar adalah strategi jangka panjang yang membutuhkan Competitive Advantage untuk berdampak maksimal, sedangkan Orientasi Kewirausahaan adalah strategi taktis yang berdampak instan dan langsung pada Kinerja Pemasaran.
Analisis Strategi Branding Digital Pada Institusi Pendidikan Tinggi Baru: Studi Kasus Politeknik AMA Faisal Sa'ban; Indrawan
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/fp3vex66

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital telah mendorong lembaga pendidikan tinggi untuk menggunakan strategi branding adaptif dengan memanfaatkan media digital. Bagi institusi pendidikan tinggi atau institusi pendidikan tinggi yang baru berdiri, branding digital merupakan alat strategis untuk membangun identitas institusional, meningkatkan visibilitas, dan membangun kepercayaan publik. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding digital yang diterapkan oleh Politeknik AMA, sebuah lembaga pendidikan tinggi profesional yang baru berdiri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data termasuk pemantauan digital media sosial dan situs web resmi lembaga, wawancara mendalam dengan manajer branding digital, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan triangulasi untuk memastikan validitas, reduksi data, visualisasi data, dan peringkasan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa branding digital Politeknik AMA masih dalam tahap awal pengembangan. Facebook merupakan platform yang paling aktif dan efektif untuk menjangkau audiens, terutama melalui konten video pendek. Konten branding didominasi oleh dokumen aktivitas institusional, sementara perencanaan konten masih bersifat situasional dan tidak standar. Keterbatasan sumber daya manusia merupakan kendala utama dalam branding digital yang efektif dan telah menyebabkan penyalahgunaan platform dan situs web digital lain sebagai media branding eksternal. Kesimpulan: Studi ini menunjukkan bahwa pengembangan branding digital di institusi pendidikan tinggi baru memerlukan strategi yang terencana, penguatan sumber daya manusia, dan optimalisasi penggunaan media digital secara berkelanjutan.
Analisis Pengaruh Brand Awareness Dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Produk Skincare Loka Khairunnisah; Yayan Aanggriani
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/a9cxye08

Abstract

Latar Belakang: Industri kosmetik dan perawatan kulit di Indonesia menunjukkan perkembangan yang pesat, terutama pada produk skincare lokal. Hal ini didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan kulit serta dukungan terhadap produk dalam negeri. Produk skincare lokal kini tidak hanya bersaing dari segi harga, tetapi juga dari segi kualitas dan citra merek Tujuan: Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Apakah brand awareness berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan produk skincare local dan Untuk mengetahui Apakah kualitas produk berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas pelanggan produk skincare local. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Pendekatan kuantitatif dipilih untuk menguji hubungan dan pengaruh antara variabel Brand Awareness dan Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan secara objektif dan terukur.  Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara brand awareness yang kuat dan kualitas produk yang unggul sangat penting dalam menciptakan loyalitas pelanggan produk skincare lokal. Oleh karena itu, perusahaan skincare lokal perlu secara simultan memperkuat strategi pemasaran untuk meningkatkan brand awareness serta menjaga dan meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing dan mempertahankan pelanggan dalam jangka panjang. Kesimpulan: brand awareness merupakan tahap awal dalam pembentukan hubungan jangka panjang antara konsumen dan merek. Ketika merek berada pada posisi top of mind, konsumen akan lebih loyal karena merasa familiar dan nyaman dengan merek tersebut. Dengan demikian, peningkatan brand awareness melalui strategi pemasaran yang konsisten dan tepat sasaran berperan penting dalam membangun loyalitas pelanggan produk skincare lokal.

Page 1 of 1 | Total Record : 10