cover
Contact Name
Indrawan
Contact Email
abankbima@gmail.com
Phone
+6281342306447
Journal Mail Official
mahmud@stieyapisdompu.ac.id
Editorial Address
Jln. Syech Muhammad Lingkar Utara Sawete Bali 1, Dompu Nusa Tenggara Barat, Indonesia, 84219
Location
Kab. dompu,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis
ISSN : -     EISSN : 31097715     DOI : https://doi.org/10.69666/yefxnm76
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB) merupakan media ilmiah yang mempublikasikan artikel-artikel hasil penelitian dan kajian teoritis di bidang strategi bisnis jangka panjang, inovasi pemasaran, akuntansi, dan sumber daya manusia dalam konteks kewirausahaan. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, dan peneliti dalam mengembangkan gagasan dan solusi strategis yang inovatif untuk menghadapi dinamika dunia bisnis modern.
Articles 24 Documents
Orientasi Pasar, Jejaring Bisnis, dan Kinerja: Studi Empiris UMKM Kuliner Kecamatan Woja Amelia Ayu
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/16k2dw45

Abstract

Tujuan Penelitian: Menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh market orientation (orientasi pasar) dan networking (jejaring bisnis) terhadap kinerja usaha UMKM kuliner di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.   Metode: Kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner berskala Likert. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM kuliner yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dompu di Kecamatan Woja sejumlah 35 unit usaha, di mana keseluruhan populasi tersebut dijadikan sampel penelitian melalui teknik sampling jenuh (sensus). Data primer yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik Regresi Linier Berganda berbantuan perangkat lunak SPSS setelah lolos uji instrumen dan asumsi klasik.    Hasil & Pembahasan: Hipotesis (Uji t) membuktikan bahwa market orientation dan networking secara parsial memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja usaha. Selanjutnya, hasil Uji F menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut secara simultan (bersama-sama) juga berpengaruh signifikan dalam mendongkrak penjualan dan pangsa pasar UMKM kuliner. Sinergi antara kecerdasan menangkap peluang tren konsumen dan pemanfaatan relasi eksternal (seperti media sosial dan kemitraan pemasok) terbukti menjadi katalisator kinerja yang krusial.   Implikasi: Merekomendasikan perlunya pelaku UMKM untuk beralih dari operasional konvensional menuju strategi bisnis yang proaktif terhadap pelanggan dan adaptif dalam membangun jejaring digital, serta perlunya fasilitasi dari pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem rantai pasok industri kreatif lokal.
Optimalisasi Kualitas SDM sebagai Strategi Pengembangan UMKM Binaan BTPN Syariah Ardiansyah; Risca Ariska Ramadhan
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/dmxnbs50

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis optimalisasi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai strategi pengembangan UMKM binaan BTPN Syariah di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima Metode: Menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan observasi dan wawancara mendalam, data dianalisis melalui kerangka Resource-Based View (RBV) dan Human Capital Theory.  Hasil & Pembahasan: Program pendampingan BESTEE secara signifikan mentransformasi kapabilitas internal nasabah. Edukasi literasi manajerial, analisis SWOT, dan etika bisnis syariah berhasil meningkatkan orientasi kewirausahaan pelaku UMKM, terbukti dari kemampuan mereka melakukan diversifikasi produk dan perluasan pasar. Pembahasan menegaskan bahwa integrasi akses permodalan dan peningkatan kapasitas kognitif (sesuai prinsip Maqashid Syariah) menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Implikasi: Menyoroti urgensi lembaga intermediasi keuangan untuk tidak sekadar menyalurkan dana, melainkan bertindak sebagai inkubator bisnis yang holistik guna mengakselerasi kemandirian dan daya saing aktivitas UMKM di era disrupsi.
Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Non-Fisik terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Kurir Dompu Naila Amanda
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/tdjkdy68

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Lingkungan Kerja Non-Fisik terhadap Produktivitas Tenaga Kerja pada Kurir Dompu, baik secara parsial maupun simultan   Metode: Pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Kurir Dompu yang berjumlah 75 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh), di mana seluruh anggota populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan uji instrumen (validitas & reliabilitas), uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda melalui program SPSS versi 21   Hasil & Pembahasan: Lingkungan Kerja Fisik dan Lingkungan Kerja Non-Fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Tenaga Kerja dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan (uji F), kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 33,946. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,485 menunjukkan lingkungan kerja berkontribusi sebesar 48,5% terhadap produktivitas, di mana variabel non-fisik ditemukan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan variabel fisik   Implikasi: Pentingnya manajemen Kurir Dompu untuk terus mempertahankan keharmonisan hubungan interpersonal dan komunikasi internal di samping pemeliharaan fasilitas kerja. Upaya menjaga iklim kerja yang kondusif terbukti secara empiris menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan hasil kerja karyawan di industri jasa logistik lokal.
Pengaruh Elemen New Fraud Diamond terhadap Financial Statement Fraud: Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Dita Aryanti
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/m0va3x69

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk menguji pengaruh elemen New Fraud Diamond (motivasi, opportunity, personal integrity, dan capability) terhadap financial statement fraud. Metode: Menggunakan pendekatan kuantitatif, data sekunder dikumpulkan dari 10 perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2022 melalui purposive sampling, menghasilkan 50 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil & Pembahasan: Secara simultan, seluruh elemen New Fraud Diamond berpengaruh signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan. Namun, secara parsial, hanya personal integrity yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan motivasi, opportunity, dan capability tidak memiliki pengaruh. Pembahasan mengindikasikan bahwa ketatnya pengawasan pada BUMN efektif menekan tekanan finansial dan celah operasional, sehingga kecurangan sangat bergantung pada rendahnya integritas etis manajemen. Implikasi: Penelitian ini menyoroti urgensi bagi pemangku kepentingan untuk memprioritaskan rekam jejak etika dalam seleksi kepemimpinan guna memitigasi manipulasi pelaporan keuangan.
Apakah Teori Kecurangan Hexagon Efektif Mendeteksi Manipulasi Laporan Keuangan Perusahaan BUMN? Atam Adeandra
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/bd7jcs45

Abstract

Tujuan Penelitian: Menguji efektivitas Teori Fraud Hexagon dalam mendeteksi manipulasi laporan keuangan pada perusahaan BUMN periode 2018–2022. Metode: Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan sampel 85 observasi dari 17 BUMN yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Manipulasi diukur menggunakan model F-Score, sementara pengujian hipotesis dilakukan melalui analisis regresi linier berganda.  Hasil & Pembahasan: Secara parsial, hanya kapabilitas (pergantian direksi) yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap probabilitas kecurangan laporan keuangan. Sebaliknya, tekanan eksternal, pengawasan tidak efektif, dan pergantian auditor tidak terbukti berpengaruh. Secara simultan, keempat elemen tersebut gagal memprediksi kecurangan secara signifikan, membuktikan bahwa ketatnya regulasi dan pengawasan berlapis di BUMN mampu meredam faktor pemicu fraud lainnya. Implikasi: Temuan ini menjadi red flag bagi BPK dan auditor independen untuk memperketat pemeriksaan khusus saat terjadi transisi direksi. Secara teoretis, penelitian ini menggarisbawahi perlunya memasukkan elemen ego dan kolusi guna pemodelan kecurangan yang lebih utuh di masa depan.
The Influence of Brand Image and Perceived Value on Purchase Intention (A Case Study on Sensodyne Toothpaste Brand in Sanggar District) Asmul Fauzi; Yeye Suhaety; Fahrul Mauzu
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/hg52j846

Abstract

Background: Despite Sensodyne's claim as the number one sensitive toothpaste brand globally and in Indonesia, its purchase intention in Sanggar District remains relatively low. This phenomenon highlights an empirical gap between Sensodyne's global market leadership and the local market reality, which is heavily dominated by conventional brands. Furthermore, a theoretical gap exists due to inconsistencies in previous studies regarding the significance of brand image and perceived value on purchase intention. Purpose: This study aims to examine and explain the partial and simultaneous effects of brand image and perceived value on the purchase intention of Sensodyne toothpaste in Sanggar District. Methods: The research utilized a quantitative design with a causal associative approach. Data were gathered through questionnaires distributed to a sample of 100 respondents, selected via non-probability accidental sampling. The data were then analyzed using multiple linear regression. Results: The analysis revealed that brand image and perceived value partially have a positive and significant effect on purchase intention, with significance values of 0.000 and 0.025 respectively. Simultaneously, both variables significantly influence purchase intention with a significance value of 0.000. The coefficient of determination indicates that these two variables explain 69.6% of the variance in purchase intention. Conclusion: Brand image and perceived value are proven to positively and significantly influence consumer purchase intention both partially and simultaneously. The synergy between a strong brand reputation and the calculation of functional benefits effectively breaks the dominance of conventional brands, firmly supporting the Theory of Reasoned Action. Keywords: Brand Image; Perceived Value; Purchase Intention.
Analisis Dampak Penggunaan Dompet Digital (DANA) pada Generasi Milenial dan Gen Z Muhammad Kurniawan; Lilis Marlina
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/2f4d9j39

Abstract

Background: Digital wallets are now massively adopted by Millennials and Gen Z. However, there is a research gap as previous studies have tended to focus on positive impacts in urban areas, ignoring semi-urban infrastructure constraints and the 'dark side' of transaction convenience, such as deviant behavior and online gambling. Purpose: This study aims to deeply analyze the impact of using the DANA digital wallet on Millennials and Gen Z, both in terms of economic functionality and its social behavioral impacts. Methods: Using a descriptive qualitative method in Dompu Regency, primary data were gathered via observation and semi-structured interviews, then analyzed using an interactive model and validated through triangulation. Results: Functionally, the DANA digital wallet provides positive impacts in the form of transaction practicality and expenditure history transparency that facilitates financial recording. However, behaviorally, this ease of access triggers negative impacts such as consumptive behavior tendencies and impulsive buying, which are also driven by promotional exposure and strong social pressure from peers. Conclusion: The impact of digital wallet usage is dualistic. Although this technology provides transaction efficiency and helps monitor expenses, such convenience can trigger consumptive habits if not balanced with self-control and strong financial literacy.
Analisis Strategi Pemasaran Agribisnis Bawang Goreng dalam Meningkatkan Volume Penjualan (Studi Kasus Rumah Produksi Raka La Rangga di Kabupaten Dompu) Dudy Achdiat Katamsih; Chairul Adhim; Fahrul Mauzu
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/v23jbg52

Abstract

Background: The Raka La Rangga fried onion MSME in Dompu Regency has high-quality products, yet its sales remain unstable due to weather-induced supply fluctuations, fierce competition, limited local distribution, and minimal digital promotion. This phenomenon highlights an integration gap in upstream-downstream studies on agribusiness MSMEs within production center areas. Purpose: This study aims to analyze the current marketing strategy and identify the determining factors influencing it. Methods: A descriptive qualitative approach was used with purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, then analyzed interactively covering data reduction, data display, and drawing conclusions. Results: The marketing strategy remains traditional, based on the 4P mix (local retail consignment and cost-based pricing) as well as personal online promotion. Challenges such as external competitors, high shipping costs, and unstable shallot prices are mitigated through a bulk stocking system. Conclusion: The implementation of the 4P strategy is not yet optimal in boosting sales due to distribution isolation and minimal digitalization. The determining factors include market competition, e-commerce competency gaps, and upstream supply chain vulnerabilities.
Innovating to Survive: The Mediating Role of Innovation Capability on the Sustainable Performance of Culinary MSMEs Edi Edi; Nayla Amanda
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/f9g37h69

Abstract

Background: Culinary MSMEs face a structural paradox in developing regions where rapid growth is met with asymmetric and fluctuating government infrastructure support. Previous studies often overlook the holistic integration of psychological and structural factors in driving innovation and business resilience.   Purpose: This study aims to empirically examine the mediating role of innovation capability in the relationship between infrastructure support, capacity building, and self-efficacy on the sustainable performance of culinary MSMEs.   Methods: An explanatory quantitative approach was employed using a saturated sample of 180 culinary MSMEs receiving government interventions in Dompu Regency. Primary data were collected via structured questionnaires and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) through SmartPLS.   Results: The analysis reveals that capacity building and self-efficacy significantly enhance sustainable performance through the mediation of innovation capability. However, infrastructure support directly impacts sustainable performance but fails to trigger innovation capability, thus negating its mediation effect. Furthermore, self-efficacy emerged as the most dominant driver of innovation capability among MSME owners.   Conclusion: Innovation capability is a crucial mediator that translates managerial capacity and psychological resilience into sustainable performance. Meanwhile, physical infrastructure serves merely as a passive structural resource that ensures direct operational stability without stimulating adaptive innovation.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Produk Budaya Lokal di Kota dan Kabupaten Bima: Strategi Digital dalam Mendukung Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif Yayan Anggriani
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/w0vwk990

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi telah mempercepat tranformasi penting dalam pendekatan pemasaran untuk produk budaya lokal menggunakan platform digital. Aplikasi Media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, serta WhatsApp berfungsi sebagai alat pemasaran yang sangat efisien bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengenalkan produk budaya lokal kepada audiens yang lebih luas. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi platform media sosial sebagai alat untuk mempromosikan produk budaya lokal di Kota dan Kabupaten Bima, mengkaji pengaruhnya terhadap pertumbuhan pemasaran dan konservasi budaya, serta merumuskan pendekatan untuk pengembangan promosi digital yang berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kategori penelitian Deskriptif. Informasi dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara secara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur terhadap pelaku UMKM, Pengrajin Tembe Nggoli, Pelaku Industri Kreatif Pemerintah Daerah, serta Masyarakat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform media sosial dapat memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat identitas produk budaya lokal, meningkatkan keterlibatan dengan pelanggan, dan mendorong pertumbuhan penjualan. Selain berfungsi sebagai alat pemasaran, platform ini juga menjadi sarana edukasi budaya melalui distribusi informasi tentang sejarah, filosofi motif tembe nggoli, budaya rimpu, kuliner khas Bima, dan berbagai produk ekonomi kreatif lainnya. Kesimpulan: penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial, terutama Instagram, Fecebook, TikTok, dan WhatsApp Business, telah menjadi metode yang berhasil untuk memasarkan produk budaya lokal wilayah Kota dan Kabupaten Bima. 

Page 2 of 3 | Total Record : 24