cover
Contact Name
Muhamad Yusuf Amin
Contact Email
jusufan@gmail.com
Phone
+6285230373555
Journal Mail Official
padhangmanahsibyan@gmail.com
Editorial Address
YAYASAN PADHANG MANAH SIBYAN Alamat: Mirombo-Jentrek RT 002 RW 002 Rojoimo Wonosobo, Jawa Tengah
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : 30642035     DOI : -
Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a scientific journal published by Padhang Manah Sibyah Foundation. Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan publishes articles sourced from the results of field study research, literature reviews, theoretical studies, and research dissemination. The focus and scope ofReflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan relates to the themes of education which include learning activities, curriculum, evaluation, management, quality of education, and information technology, in various types, both formal and non-formal education levels. . Articles are published 5 times a year, January-April-July-September-November.
Articles 82 Documents
REGIONALISME KONSTITUSIONAL KALIMANTAN TENGAH Damai Alam Usop
Jurnal Reflektif Vol 2 No 4 (2026): Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : YAYASAN PADHANG MANAH SIBYAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyusun dan menguji kerangka 'regionalisme konstitusional' untuk Kalimantan Tengah, yaitu artikulasi kepentingan daerah yang tetap berada di dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, negara hukum, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kajian berangkat dari hipotesis politik bahwa daerah penghasil telah lebih banyak memberi daripada menerima. Hipotesis tersebut tidak diterima sebagai kesimpulan awal, tetapi diperiksa melalui studi pustaka, analisis hukum-normatif, serta data sekunder resmi. Pada 2025 PDRB Kalimantan Tengah mencapai Rp241,1 triliun dan tumbuh 4,80 persen, sedangkan ekspor Januari-Desember 2025 mencapai US$3,54 miliar. Di sisi lain, realisasi pendapatan APBD konsolidasian per 30 April 2026 masih didominasi transfer pemerintah pusat sebesar 79,10 persen. Indikator sosial menunjukkan kemiskinan Maret 2026 sebesar 5,09 persen, Gini Ratio 0,278, Tingkat Pengangguran Terbuka Februari 2026 sebesar 3,44 persen, dan IPM 2025 sebesar 74,86. Hasil kajian menunjukkan bahwa data tersebut belum cukup untuk menyatakan Kalimantan Tengah sebagai pemberi bersih atau penerima bersih dalam hubungan fiskal pusat-daerah. PDRB dan ekspor bukan setoran fiskal, sedangkan transfer juga bukan satu-satunya manfaat negara. Artikel mengusulkan neraca kontribusi-manfaat yang mencakup pajak, PNBP, transfer, belanja pusat, nilai tambah lokal, serta beban ekologis. Kerangka kebijakannya menekankan pembagian kewenangan, tata kelola bottom-up, kapasitas manusia, inovasi, pengawasan kekuasaan, penghormatan terhadap masyarakat adat, dan indikator terukur menuju Masa Keemasan Kalimantan Tengah.
MANAJEMEN TAHFIDZ AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN TAHFIZH AL-QUR’AN RABI’UL QULUB DARUNNAJAH 13 CIDOKOM Piya Piya
Jurnal Reflektif Vol 2 No 4 (2026): Reflektif: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : YAYASAN PADHANG MANAH SIBYAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen tahfidz Al-Qur'an dalam upaya meningkatkan minat siswa membaca Al-Qur'an. Penelitian ini mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat serta mendeskripsikan dampak penerapannya di Pondok Pesantren Tahfizh Rabi’ul Qulub Darunnajah 13 Cidokom. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diverifikasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program tahfidz dilaksanakan melalui empat fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian. Perencanaan mencakup penetapan target hafalan, pengaturan, Halaqah (kelompok belajar), penjadwalan kegiatan, dan pembentukan kebiasaan membaca. Pengorganisasian melibatkan asisten pembimbing, Lembaga Ilmu Al-Qur'an (LIQ), Musyrif/Musyrifah (pembimbing putra dan putri), serta para siswa itu sendiri. Kepemimpinan dijalankan melalui bimbingan Talaqqi  (pengajaran/pembacaan langsung), *Muraja’ah* (pengulangan hafalan), pemberian motivasi, keteladanan, dan berbagai kegiatan membaca. Pengendalian dilakukan melalui Muttaba’ah (pemantauan/tindak lanjut), buku kendali TADAQU, laporan pembimbing, kunjungan Halaqah, dan evaluasi berkala. Faktor pendukung meliputi lingkungan pondok pesantren yang kondusif, pembimbing yang konsisten, dan dukungan orang tua; sedangkan faktor penghambat meliputi beban kerja yang berlebihan, jadwal kegiatan yang sangat padat, jumlah pembimbing yang terbatas, dan motivasi siswa yang tidak konsisten. Dampak program ini menunjukkan tren positif pada frekuensi, inisiatif, dan konsistensi membaca Al-Qur’an, meskipun peningkatannya belum merata pada seluruh santri.