cover
Contact Name
Mia Kusmiati
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6285641386859
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Jl. Sonokeling 1, no.B30, Plamongan Indah, Plamongansari, Pedurungan, Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Published by CV. Muara Edukasi
ISSN : 30905729     EISSN : 30909473     DOI : https://doi.org/10.64365/muradik.v2i1
Core Subject : Education,
MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Hummaniora, diterbitkan untuk mengembangkan dan memperkaya diskusi ilmiah bagi para sarjana dan penulis yang menaruh minat pada isu-isu sosial-budaya di Indonesia. Redaksi menerima artikel berbasis teori dan penelitian. Cakupan keilmuan Jurnal ini meliputi Pendidikan, Antropologi Sosial budaya, Sastra, Linguistik Terapan, Sejarah, Seni, Arsitektur dan Perencanaan Kota dan Wilayah, Agama dan Filsafat. Artikel dapat berasal dari salah satu bidang berikut: Linguistik: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, sosiolinguistik, analisis percakapan, analisis wacana kritis Sastra: sastra kontemporer, sastra komparatif, pendekatan interdisipliner dalam sastra, kritik sastra, sastra dan sejarah, sastra dan media, sastra dan seni lainnya, puisi dan prosa Filsafat: epistemologi, metafisika, etika, estetika, teologi Psikologi: psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi konseling. Pendidikan: instruksi, pengajaran dan pelatihan, bimbingan dan konseling, studi pembelajaran. Hukum Studi budaya, Sosial Studi Agama
Articles 94 Documents
Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Kepercayaan di Kelas VI SD Frengky Maramba Djawa; Sony Junaedi
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i4.639

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan pembelajaran yang tidak menarik dan menyenangkan, sehingga membuat murid merasa bosan, lelah, serta kurang berminat atau antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Hal ini terjadi karena seorang Penyuluh kepercayaan saat mengajar hanya menerapkan metode ceramah yang monoton. Akibatnya, kegiatan pembelajaran yang berlangsung belum berjalan optimal dan berpengaruh terhadap hasil belajar murid yang masih di bawah KKM. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis motivasi belajar murid di SDN Tamburi sebelum penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning, (2) mengetahui peningkatan motivasi belajar murid di SDN Tamburi setelah penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning, dan (3) menggambarkan tantangan dan dukungan dalam penerapan Problem-Based Learning di SD Negeri Tamburi. Penelitian ini berlandaskan pada teori motivasi dari Maslow, yang mengungkapkan bahwa seseorang termotivasi untuk belajar ketika kebutuhan dasarnya, seperti kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, penghargaan, dan aktualisasi diri, terpenuhi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pengumpulan data kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta data kuantitatif melalui Persentasi hasil observasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar murid dari pra-siklus sebesar 41,67%, siklus I meningkat menjadi 66,67%, dan pada siklus II mengalami peningkatan signifikan menjadi 91,67%; sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan Problem-Based Learning efektif dalam meningkatkan motivasi belajar murid untuk mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti kelas VI di SD Negeri Tamburi tahun ajaran 2025/2026
Efektivitas LENTERA AKSARA (Literasi dan Numerasi Untuk Aksi Nyata) terhadap Kompetensi Warga Belajar PKBM Al Fattah Isep Saepumilah
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i4.649

Abstract

Literacy and numeracy are essential competencies for enabling learners to understand information, solve problems, and apply knowledge in daily life. This study aimed to examine the effectiveness of LENTERA AKSARA (Literacy and Numeracy for Real Action) in improving the competencies of learners at PKBM AL FATTAH, Tasikmalaya Regency. A quantitative approach was employed involving 50 learners, with competency measured through pretest and posttest assessments. Data were analyzed using descriptive statistics, normalized gain (N-Gain), normality and homogeneity tests, and hypothesis testing. The findings showed that the mean score increased from 62.7961 in the pretest to 90.8606 in the posttest, with an improvement of 28.0645 points. The N-Gain score was 0.75, categorized as high, while hypothesis testing indicated a significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.001). These findings indicate that LENTERA AKSARA is effective in strengthening learners’ literacy and numeracy competencies through meaningful, contextual, and active learning experiences.
Literasi Digital dan Kesehatan Mental: Dampak Cyberbullying terhadap Motivasi Belajar Remaja di Media Sosial Dedi Mulyana Saputra; Nia Kurniawati Dewi
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i4.583

Abstract

Penggunaan media sosial yang masif di kalangan remaja membawa konsekuensi ganda: di satu sisi membuka akses informasi dan interaksi sosial, di sisi lain meningkatkan risiko cyberbullying yang mengancam kesehatan mental dan motivasi belajar. Penelitian ini mengkaji dampak cyberbullying terhadap motivasi belajar remaja serta peran literasi digital sebagai faktor protektif. Menggunakan pendekatan studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis berbagai temuan empiris tentang hubungan antara cyberbullying, kesehatan mental, dan performa akademik remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying berkorelasi signifikan dengan peningkatan tingkat kecemasan dan depresi pada remaja korban, yang selanjutnya menjadi mediator penting dalam penurunan motivasi belajar, gangguan konsentrasi, dan peningkatan ketidakhadiran sekolah . Dampak psikologis seperti stres kronis, rasa takut akan penghinaan publik, dan perasaan tidak berdaya secara langsung mengikis harga diri dan kesejahteraan psikologis korban . Studi juga mengungkap bahwa bentuk-bentuk cyberbullying yang umum terjadi di kalangan remaja meliputi pelecehan, kritik, impersonasi, penyebaran rumor, dan pengabaian sosial, yang semuanya memberikan tekanan psikologis nyata . Penelitian ini menemukan bahwa literasi digital berperan krusial dalam pencegahan cyberbullying, dengan program-program berbasis literasi digital terbukti efektif meningkatkan pemahaman remaja tentang bentuk-bentuk cyberbullying, dampak negatifnya, serta pentingnya etika dan saling menghormati dalam bermedia sosial . Intervensi yang mengintegrasikan edukasi literasi digital, dukungan kesehatan mental di sekolah, dan keterlibatan orang tua direkomendasikan sebagai pendekatan holistik untuk melindungi kesejahteraan remaja di era digital .
Reproduksi Ketimpangan Sosial dalam Sistem Pendidikan: Analisis Sosiologi Kritis terhadap Akses dan Modal Budaya Eko Prasetyo Wibowo; Lina Marlina Siregar
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 2 No. 4 (2026): MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v2i4.595

Abstract

Sistem pendidikan sering dipandang sebagai institusi netral yang menjanjikan mobilitas sosial dan kesetaraan akses bagi semua lapisan masyarakat. Namun, realitas menunjukkan bahwa pendidikan justru berperan sebagai mekanisme reproduksi ketimpangan sosial, di mana akses dan keberhasilan akademik sangat ditentukan oleh latar belakang sosial-ekonomi dan modal budaya yang dimiliki siswa. Penelitian ini mengkaji bagaimana ketimpangan sosial direproduksi dalam sistem pendidikan melalui analisis sosiologi kritis dengan menggunakan kerangka teoritis Pierre Bourdieu, khususnya konsep habitus, modal budaya, modal sosial, dan kekuasaan simbolik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur sistematis, penelitian ini menganalisis bagaimana mekanisme-mekanisme tersebut secara halus dan terstruktur mendukung kelompok sosial tertentu sekaligus meminggirkan kelompok lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dari latar belakang sosial-ekonomi tinggi cenderung memiliki modal budaya dan habitus yang selaras dengan ekspektasi institusi pendidikan, memberikan keunggulan signifikan dalam pencapaian akademik. Sebaliknya, siswa dari latar belakang rendah menghadapi hambatan struktural dan simbolis yang membatasi peluang mereka. Praktik pendidikan, termasuk metode pengajaran dan sistem evaluasi, secara implisit menguntungkan kelompok dominan, sehingga mereproduksi ketimpangan di bawah narasi meritokrasi. Sistem pendidikan, dengan demikian, bukanlah alat mobilitas sosial yang netral, melainkan arena di mana ketimpangan sosial dilegitimasi dan dilanggengkan.

Page 10 of 10 | Total Record : 94