cover
Contact Name
Mia Kusmiati
Contact Email
indexsasi@apji.org
Phone
+6285641386859
Journal Mail Official
indexsasi@apji.org
Editorial Address
Jl. Sonokeling 1, no.B30, Plamongan Indah, Plamongansari, Pedurungan, Kota Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora
Published by CV. Muara Edukasi
ISSN : 30905729     EISSN : 30909473     DOI : https://doi.org/10.64365/muradik.v2i1
Core Subject : Education,
MURADIK : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Hummaniora, diterbitkan untuk mengembangkan dan memperkaya diskusi ilmiah bagi para sarjana dan penulis yang menaruh minat pada isu-isu sosial-budaya di Indonesia. Redaksi menerima artikel berbasis teori dan penelitian. Cakupan keilmuan Jurnal ini meliputi Pendidikan, Antropologi Sosial budaya, Sastra, Linguistik Terapan, Sejarah, Seni, Arsitektur dan Perencanaan Kota dan Wilayah, Agama dan Filsafat. Artikel dapat berasal dari salah satu bidang berikut: Linguistik: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, pragmatik, sosiolinguistik, analisis percakapan, analisis wacana kritis Sastra: sastra kontemporer, sastra komparatif, pendekatan interdisipliner dalam sastra, kritik sastra, sastra dan sejarah, sastra dan media, sastra dan seni lainnya, puisi dan prosa Filsafat: epistemologi, metafisika, etika, estetika, teologi Psikologi: psikologi pendidikan, psikologi sosial, psikologi konseling. Pendidikan: instruksi, pengajaran dan pelatihan, bimbingan dan konseling, studi pembelajaran. Hukum Studi budaya, Sosial Studi Agama
Articles 62 Documents
Pemanfaatan ChatGPT Sebagai Alat Pembelajaran di Era Digital Sebagai Wujud Pemenuhan Kodrat Zaman Bagi Peserta Didik di Kelas IX-A SMP NEGERI 5 Samarinda Andrianus Ongko Wijaya Hingan; Jawatir Pardosi; Darwis Setia Budi
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.121

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan seperti ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana peserta didik kelas IX-A SMP Negeri 5 Samarinda memanfaatkan ChatGPT dalam proses belajar serta implikasinya terhadap efektivitas pembelajaran yang adaptif dan sesuai kodrat zaman menurut Ki Hadjar Dewantara. Metode yang digunakan adalah mix method, menggabungkan data kualitatif (observasi, wawancara, dokumentasi) dan kuantitatif (angket Likert kepada 32 peserta didik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT membantu peserta didik dalam mengakses informasi, memahami materi pembelajaran dengan lebih mudah, menjawab soal dan merancang tugas dengan lebih cepat, serta menyusun teks/argumentasi, dan meningkatkan motivasi belajar, namun juga menimbulkan tantangan seperti potensi menurunnya kemampuan berpikir kritis dan risiko plagiarisme. Kesimpulannya, pemanfaatan ChatGPT dapat menjadi inovasi pembelajaran yang efektif dan relevan dengan tuntutan abad ke-21, asalkan didampingi bimbingan guru yang memadai untuk menjaga sikap kritis dan etika penggunaan teknologi.
Mewujudkan Lingkungan yang Bebas Bullying melalui Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter di SD Negeri Sekip Surakarta Okthia Maharani; Rifqi Faris Azzaki; Endrise Septina Rawanoko
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.122

Abstract

Bullying masih menjadi permasalahan serius di sekolah dasar karena dapat mengganggu perkembangan sosial, emosional, dan akademik siswa. Lingkungan belajar yang belum sepenuhnya aman membuat sebagian siswa rentan mengalami perundungan, terutama dalam bentuk verbal seperti ejekan fisik yang menurunkan rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk bullying yang terjadi di SD Negeri Sekip Surakarta serta menjelaskan upaya pencegahannya melalui penanaman nilai-nilai pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying yang paling dominan adalah bullying verbal berupa pemberian julukan negatif terkait fisik. Faktor penyebabnya meliputi kurangnya pengawasan, perbedaan latar belakang keluarga, dan rendahnya empati siswa. Upaya pencegahan dilakukan melalui penanaman nilai empati, toleransi, kepedulian, dan disiplin melalui pembelajaran, pembiasaan, keteladanan guru, serta kerja sama dengan orang tua. Penanaman nilai karakter terbukti membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan kondusif bagi perkembangan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan karakter sebagai strategi berkelanjutan dalam mencegah bullying di sekolah dasar.
Efektivitas Problem Based Learning dalam Membentuk Keterampilan Berpikir Kritis Siswa di SMA Negeri 16 Samarinda Pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Naufal Arfiqih Hibaturrahman; Fernanto Hafidz Faridzki
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.123

Abstract

Pendidikan nasional dapat membangun karakter dan kepribadian bangsa. Model pengajaran konvensional biasanya menimbulkan kebosanan. Oleh karena itu, diperlukan model yang lebih dinamis dan berfokus pada pembelajaran: Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki efektivitas model PBL dalam mengembangkan pemikiran kritis di kalangan siswa di SMA Negeri 16 Samarinda pada pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas XI-2. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk pengujian, penilaian, dan evaluasi, seta tanya jawab. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL efektif dalam mengembangkan siswa yang berpikir kritis. Ketika siswa mengajukan pertanyaan, biasanya untuk mengetahui apa yang paling jelas dan apa yang paling jelas. Namun di tengah masalah yang mereka hadapi, para siswa diam dan malu untuk berbicara. Secara umum PBL telah banyak membantu, tetapi ada beberapa tantangan. Tetapi terdapat beberapa tantangan yan perlu diselesaikan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala Sekolah SD Kristen Feruni Kecamatan Aru Selatan dalam Penerapan Kurikulum 2013 Hediaty La Sitiman; Sumarah Suryaningrum; Nova Niniwi Benamen
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.124

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kepala sekolah SD Kristen Feruni di Kecamatan Aru Selatan menerapkan supervisi akademik selama penerapan kurikulum 2013. Studi deskriptif kualitatif menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk pengumpulan data. Kepala sekolah dan guru adalah subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi adalah tiga langkah penting dalam penerapan supervisi akademik. Kepala sekolah berpartisipasi secara aktif dalam pembuatan jadwal supervisi, menggunakan pendekatan individu dan kelompok, dan memberikan tindak lanjut melalui pelatihan dan refleksi. Supervisi meningkatkan akademik kedisiplinan sekolah dan kualitas pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi akademik di SD Kristen Feruni cukup efektif dalam mendukung penerapan kurikulum 2013 meskipun masih memerlukan penguatan dari segi perencanaan yang lebih sistematis dan tindak lanjut yang berkelanjutan agar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran secara menyeluruh. 
Analisis Implementasi Nilai Disiplin Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Melalui Budaya Sekolah Dan Program Makan Bergizi Gratis Muhammad Shendi Rahmadani; Nizham Hafidz Baihaqi; Endrise Septina Rawanoko
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai disiplin dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui budaya sekolah dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu SD Negeri di Kota Surakarta. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai disiplin diinternalisasikan melalui strategi Pembelajaran Pendidikan Pancasila yang meliputi penerapan aturan kelas, pengelolaan diskusi, dan pembiasaan tertib selama proses belajar. Budaya sekolah yang diterapkan setiap hari seperti Senin Nasionalis, Rabu Literasi, Kamis Religi, dan Jumat Bersih turut memperkuat pembiasaan perilaku disiplin siswa dalam aspek ketepatan waktu, kebersihan, dan tanggung jawab. Selain itu, program MBG berkontribusi dalam membentuk disiplin melalui kegiatan antre, mengatur porsi makan, serta menjaga kebersihan lingkungan makan, meskipun masih ditemukan beberapa tantangan seperti sisa makanan dan penggunaan bumbu tambahan. Secara keseluruhan, integrasi antara pembelajaran PPKn, budaya sekolah, dan program MBG menciptakan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter disiplin secara konsisten pada peserta didik sekolah dasar.
Implementasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menumbuhkan Identitas Bangsa pada Era Globalisasi: Studi Kasus di SDN Bratan 2 Diva Anang Prasetyo; Pratiwi Uswanas; Theodore Ekyan Prasetyo; Endrise Septina Rawanoko
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) diterapkan dalam upaya menumbuhkan identitas bangsa pada siswa sekolah dasar di era globalisasi, dengan fokus pada studi kasus di SDN Bratan 2. Di tengah masuknya berbagai budaya dan informasi dari luar, siswa sekolah dasar perlu dibekali nilai kebangsaan agar tetap mengenal jati diri sebagai bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi kegiatan belajar, wawancara dengan guru dan siswa, serta telaah dokumen pembelajaran PKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan nilai-nilai kebangsaan melalui pembelajaran yang dekat dengan kehidupan siswa, diskusi tentang keberagaman, contoh kontekstual, serta keteladanan dalam perilaku. Selain itu, kegiatan sekolah seperti upacara bendera, lagu nasional, dan program berbasis budaya lokal ikut memperkuat identitas bangsa pada siswa. Implementasi PKn ini membantu siswa menumbuhkan cinta tanah air, sikap menghargai perbedaan, dan kesadaran berbangsa.
Implementasi Manajemen Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah Menengah Imaniar Apriliani; Amellia Fitri Nafidhatus Sholickhah; Regita Nova Adetyan Dini
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.129

Abstract

Artikel ini membahas Implementasi manajemen layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah menengah berdasarkan kajian literatr dari berbagai sumber ilmiah. Pembahasan ini fokus pada bagaimana layanan BK direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi di sekolah,  serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Berdasarka hasil telaah Pustaka, perencanaan layanan BK umumnya disusun mengacu pada kebutuhan perkembangan peserta didik, namun pelaksanaannya sering terkendala keterbatasan sarana, beban administrasi, dan jumlah konselor atau guru BK yang tidak sebanding dengan jumlah siswa. Evaluasi layanan sudah dilakukan oleh Sebagian sekolah, tetapi tindak lanjutnya masih perlu diperkuat agar program BK dapat berjalan lebih efektif. Secara keseluruhan, literatur menujukan bahwa layanan BK di sekolah menengah sudah memiliki dasar yang baik, namun masih membutuhkan pengembangan terutama dalam aspek koordinasi, profesionalitas konselor, dan pemanfaatan teknologi Pendidikan.  
Manajemen dan Organisasi BK: Fondasi Pelaksanaan Layanan yang Efektif di Sekolah Adhelea Satsabhila; Syakira Zahira Shofa; Riska Dwi Maretta
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.135

Abstract

Pengelolaan dan struktur layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah merupakan elemen krusial untuk memastikan bahwa layanan tersebut berjalan dengan baik, terencana, dan berkesinambungan. Artikel ini membahas peran dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam manajemen program Bimbingan dan Konseling, serta bagaimana struktur organisasi, sarana yang tersedia, dan kerja sama antar pegawai di sekolah berpengaruh pada pencapaian tujuan layanan, seperti peningkatan kemampuan konseling, disiplin siswa, dan integrasi layanan dalam sistem pendidikan di sekolah. Hasil dari studi literatur menunjukkan bahwa kesuksesan layanan Bimbingan dan Konseling sangat tergantung pada: (1) keberadaan perencanaan program yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan siswa; (2) struktur organisasi dan distribusi tugas yang mendukung konsistensi dalam pelaksanaan; (3) dukungan dari fasilitas dan kebijakan sekolah; serta (4) adanya pemantauan dan evaluasi yang terus menerus untuk perbaikan program. Saran yang diberikan antara lain adalah memperkuat kemampuan profesional guru Bimbingan dan Konseling, menyamakan standar format program layanan, dan meningkatkan kerja sama antara semua pihak terkait di sekolah untuk memastikan bahwa layanan Bimbingan dan Konseling responsif dan berdampak positif pada perkembangan siswa.
Implementasi Jurnal Elektronik sebagai Strategi Human Capital Digital dalam Pendidikan Vokasi Dwi Supriono; Andi Kristanto; Mohammad Syahidul Haq
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.144

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan vokasi menuntut pemanfaatan teknologi yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi administrasi, tetapi juga berdampak pada pengembangan profesional guru sebagai modal manusia strategis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi jurnal elektronik terhadap praktik pembelajaran profesional guru dengan kesiapan digital guru sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei pada 46 guru SMKN 1 Slahung. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–4 dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, serta analisis regresi non-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi jurnal elektronik berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik pembelajaran profesional guru. Selain itu, implementasi jurnal elektronik juga berpengaruh signifikan terhadap kesiapan digital guru. Kesiapan digital guru terbukti berperan sebagai mediator parsial yang memperkuat pengaruh implementasi jurnal elektronik terhadap praktik pembelajaran profesional. Temuan ini menegaskan bahwa jurnal elektronik dapat diposisikan sebagai instrumen human capital digital yang mendukung profesionalisme guru, apabila diintegrasikan dengan penguatan kesiapan digital. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelolaan pendidikan vokasi dalam merancang strategi digitalisasi yang berorientasi pada pengembangan modal manusia guru.
Evaluasi Kebijakan Praktik Kerja Lapangan Berbasis Model Dunn pada Siswa SMK di Era Revolusi Industri 4.0 Dwi Supriono; Budi Purwoko; Mufarrihul Hazin
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 4 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i4.145

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu strategi pengembangan human capital dalam pendidikan vokasi yang berperan penting dalam menyiapkan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menghadapi tuntutan dunia kerja di era Revolusi Industri 4.0. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan PKL perlu dievaluasi secara sistematis agar selaras dengan tujuan kebijakan pendidikan vokasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan PKL berdasarkan persepsi siswa SMK dengan menggunakan model evaluasi kebijakan William N. Dunn yang meliputi enam dimensi, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-evaluatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 224 siswa kelas XII yang telah melaksanakan PKL di SMK Negeri 1 Slahung Ponorogo. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berskala Likert 1–4 yang dikembangkan berdasarkan indikator evaluasi kebijakan Dunn, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan PKL berada pada kategori baik, dengan dimensi efektivitas dan ketepatan sebagai aspek terkuat menurut persepsi siswa. Sementara itu, dimensi responsivitas dan pemerataan masih menunjukkan capaian yang relatif lebih rendah dibandingkan dimensi lainnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa PKL telah berkontribusi positif terhadap peningkatan kesiapan kerja siswa, namun masih memerlukan penguatan dalam hal penyesuaian terhadap dinamika kebutuhan industri serta pemerataan kesempatan dan layanan PKL. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola pendidikan vokasi dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pelaksanaan PKL sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia di era Revolusi Industri 4.0.