cover
Contact Name
Muh. Sulaiman Dadiono
Contact Email
sdadiono@gmail.com
Phone
+6289518550810
Journal Mail Official
gyandharmagmedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lavender Perumahan Shamara Sumbang 2 Blok J5, Kel. Ciberem, Kec. Sumbang, Kab. Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdi Jaya: Jurnal Pengabdian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30897475     DOI : -
Abdi Jaya: Jurnal Pengabdian Indonesia adalah jurnal yang berfokus pada publikasi artikel mengenai pengabdian masyarakat di Indonesia. Jurnal ini memuat berbagai macam topik yang berkaitan dengan pengabdian kepada masyarakat, seperti pengembangan masyarakat, kesehatan masyarakat, pendidikan, social, sains, olahraga, Bahasa, ekonomi, bisnis dan lingkungan. Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempromosikan dan mendiskusikan hasil-hasil penelitian yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal di Indonesia. Abdi Jaya: Jurnal Pengabdian Indonesia diterbitkan secara berkala (3 terbitan setiap tahun, April, Agustus dan Desember) dan merupakan sumber yang bermanfaat bagi para peneliti, akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan yang tertarik dalam bidang pengabdian kepada masyarakat di Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Penerapan Teknologi Jerami Padi Amoniasi sebagai Pakan Ternak bagi Domba dan Kambing melalui Program Kuliah Kerja Nyata di Desa Besuki, Kabupaten Wonosobo Muhamad Baedowi; Putri, Anindya Iftina; Dewi Kusumawati; Dharma Putra Abri Pamungkas; Aroara Tresnaning Pamudi; Apriliani Hayu Kinasih; Syamsul Arifin; Tsania Nurqonitat; Elizabeth Nadinne; Hindun Aster Yuliani; Nata Salsa Nabilla; Muhammad Farhan Yanuar
Abdi Jaya : Jurnal Pengabdian Indonesia Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Livestock feed availability in Besuki Village is limited during the dry season, while rice farming generates abundant rice straw that is underutilized due to its low nutritional value. This community service program aimed to enhance farmers’ capacity to process rice straw using ammoniation technology as an alternative feed for goats and sheep. The program was implemented through socialization, demonstration, hands-on practice, and evaluation of the fermentation process. The results indicated that ammoniated rice straw showed improved physical characteristics, including a softer texture and a non-pungent odor, suggesting successful fermentation. Participants also demonstrated increased knowledge and skills in utilizing agricultural by-products. In conclusion, rice straw ammoniation is a feasible and sustainable approach to improving feed availability, optimizing agricultural waste utilization, and supporting self-reliant small ruminant farming in Besuki Village.
Pemanfaatan Potensi Sumber Daya Lokal melalui Produksi Biopestisida Nabati dalam Mewujudkan Kemandirian Petani dan Pertanian Ramah Lingkungan di Desa Gumelar Muhamad Baedowi; Afik Solihudin; Bagja; Shakiyah Alfaizah; Muhamad Wildan Zein; Indah Hayati Ayatillah; Anindya Kartika Putri; Khoerul Amalia Ramadhani; Balqis Salsabila Shafa; Najwa Keisya Rachman; Ferissa Annida Ramadhini; Adeyunita Rachmadhani; Maulana, Bagja
Abdi Jaya : Jurnal Pengabdian Indonesia Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The agricultural sector in Indonesia heavily relies on chemical pesticides, causing environmental degradation, ecosystem imbalance, and health risks for farmers. Gumelar Village in Wonosobo Regency faces similar challenges, where farmers depend on synthetic pesticides due to limited knowledge of safer alternatives. This community service activity aimed to provide education and training on botanical biopesticide production using local resources. The activity was conducted through three systematic stages: socialization, training, and application. Socialization was held on January 18, 2026, with 25 participants including local farmers, youth representatives, and women's farmer groups. Participants learned about organic farming systems and the potential of local resources such as soursop leaves, garlic, and tobacco as biopesticide materials. The training involved hands-on demonstrations where participants actively produced biopesticides from soursop leaves and tobacco under student supervision. The application stage demonstrated biopesticide effectiveness using mealworms (Tenebrio molitor) as test insects at concentrations of 15%, 25%, and 50%. Results showed soursop-based biopesticide achieved mortality rates of 90%, 100%, and 100% respectively, while tobacco-based biopesticide achieved 100%, 100%, and 95%. This activity successfully enhanced community knowledge and practical skills in producing eco-friendly biopesticides independently. The use of easily accessible local materials helps reduce production costs and dependence on synthetic pesticides, promoting farmer independence and sustainable agricultural practices in Gumelar Village.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Petani Mangga Melalui Inovasi Produk Fruit Leather di Desa Wisata Kampung Mangga, Pasuruan Arrufitasari , Putri Nur; Hidayatullah , Careca Sepdihan Rahmat Hidayatullah; Simanjuntak, Rich Gemilang Simanjuntak; Handini , Aline Sisi Handini
Abdi Jaya : Jurnal Pengabdian Indonesia Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wisata Kampung Mangga di Pasuruan merupakan salah satu sentra produksi mangga gadung dengan potensi hasil panen yang melimpah. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengolahan pascapanen menyebabkan sebagian hasil panen belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi mengalami kerugian. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mangga melalui inovasi pengolahan mangga gadung menjadi produk fruit leather sebagai alternatif produk bernilai tambah. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, penyuluhan, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan wawancara untuk menilai perubahan tingkat pengetahuan, keterampilan, dan persepsi petani terhadap produk fruit leather. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan petani setelah mengikuti pelatihan. Petani juga memberikan respons positif terhadap kualitas rasa, penggunaan bahan alami, serta potensi fruit leather sebagai produk olahan yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran petani terhadap pentingnya diversifikasi produk pascapanen dan membuka peluang pengembangan usaha berbasis komoditas lokal yang berkelanjutan
Edukasi Pemilahan Sampah dan Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Tempat Sampah di Desa Sukorejo Prayitno, Sutrisno Adi; Rohmat; Dina, Atikah Aulia; hidayat
Abdi Jaya : Jurnal Pengabdian Indonesia Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste management remains an environmental challenge faced by communities in both urban and rural areas. Low public awareness in sorting and disposing of waste properly causes environmental cleanliness problems, unhealthy conditions, and potential pollution. This community service activity aimed to improve community knowledge regarding the importance of sorting organic and inorganic waste and to encourage the utilization of used goods as trash bins. The activity was carried out in Sukorejo Village, Sidayu District, Gresik Regency, with PKK women as the main target group. The methods used were counseling, demonstration, and direct practice. The implementation stages included preparation, execution, and evaluation. The results showed high community enthusiasm in participating in the socialization and practice of making trash bins from used paint buckets. The outputs of the activity were 14 trash bins consisting of 7 organic and 7 inorganic bins distributed to several public points in Sukorejo Village. This activity had a positive impact on increasing community understanding of waste management while supporting the creation of a cleaner and healthier environment.
BANTUAN ALAT TANGKAP DAN SOSIALISASI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN TENTANG ALAT TANGKAP RAMAH LINGKUNGAN BAGI NELAYAN KECAMATAN UJUNGPANGKAH, GRESIK Muh. Sulaiman Dadiono; Suhaili, Suhaili; Andi Rahmad Rahim; Aminin, Aminin
Abdi Jaya : Jurnal Pengabdian Indonesia Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ujungpangkah District, Gresik Regency, is one of the strategic coastal areas in East Java with significant potential for capture fisheries. However, fishermen's productivity still faces various obstacles, including limited fishing gear that complies with the principles of sustainability and fishermen's low understanding of maritime and fisheries laws and regulations. This community service program was implemented on March 1, 2018, through a collaboration between the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries (KKP), Commission VI of the Indonesian House of Representatives (DPR RI) for the 2014–2019 period, and the Gresik Regency Fisheries Office, targeting 150 fishermen in Ujungpangkah District. The activity aims to increase catch productivity by providing assistance with environmentally friendly fishing gear while strengthening fishermen's legal knowledge regarding the use of fishing gear that does not damage the marine ecosystem. Implementation methods include socialization, lectures, interactive discussions, distribution of fishing gear, and participatory evaluation. The results of the activity show an increase in fishermen's understanding of the importance of environmentally friendly fishing gear, increased access to legal and productive fishing equipment, and the emergence of hopes for increasing catches without damaging fishery resources. The main obstacles were the absence of several fishing groups and protests from fishermen who had not yet received assistance. Overall, the program had a positive impact on strengthening the fishing economy and conserving the coastal environment.

Page 3 of 3 | Total Record : 25