cover
Contact Name
Adri Yanto
Contact Email
360derajat@ikta.ac.id
Phone
+6281361956222
Journal Mail Official
360derajat@ikta.ac.id
Editorial Address
Jl. Parit Indah No. 38, Tengkerang Labuai, Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau 28289
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
PM360 Derajat
ISSN : 3109368X     EISSN : 31091555     DOI : https://doi.org/10.35328
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat (PM360) adalah sebuah jurnal yang berfokus pada upaya pengabdian masyarakat yang melibatkan kolaborasi dan keterlibatan komunitas secara menyeluruh. Tagline "Kolaborasi dan Keterlibatan Komunitas" menunjukkan bahwa jurnal ini menekankan dua elemen utama. Kolaborasi: Jurnal ini menyoroti peran penting kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk akademisi, lembaga swadaya masyarakat, pemerintah, sektor swasta dan masyarakat lokal dalam upaya pengabdian masyarakat. Artikel membahas bagaimana kolaborasi ini dapat meningkatkan efektivitas proyek dan inisiatif pengabdian. Keterlibatan Komunitas: Jurnal ini menekankan pentingnya melibatkan komunitas lokal dalam perencanaan, implementasi dan evaluasi proyek pengabdian. Ini mencakup upaya untuk memahami kebutuhan dan aspirasi komunitas serta memastikan bahwa solusi yang diusulkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan lokal. Topik-topik yang dibahas dalam jurnal ini mencakup berbagai aspek pengabdian masyarakat, termasuk pembangunan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, perubahan sosial, pemberdayaan komunitas, inovasi sosial dan banyak lagi.
Articles 34 Documents
EDUKASI BREAST CARE (PERAWATAN PAYUDARA) PADA IBU MENYUSUI DI DESA KULIM JL. BUDI LUHUR RT 01 RW 18 alya andini andini; Dwi Elka Fitri; Dewi Rukmaningsih; Nurfitri Manda Sari; Rafika Kartika Indriani; Ramlah Ramlah
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 2 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/jr9psc80

Abstract

Perawatan payudara, atau breast care, merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan menyusui. Ibu menyusui sering menghadapi berbagai masalah seperti bengkak, puting lecet, dan mastitis yang dapat mengganggu proses menyusui. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 50% ibu menyusui mengalami masalah payudara dalam enam minggu pertama setelah melahirkan (Kumar et al., 2020). Oleh karena itu, penyuluhan tentang breast care bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui dalam merawat payudara mereka. Metode penyuluhan yang digunakan meliputi edukasi kelompok, demonstrasi langsung, dan diskusi interaktif. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui mengenai perawatan payudara. Kesimpulannya, edukasi yang tepat dapat membantu mencegah masalah payudara dan mendukung keberhasilan menyusui.
EKSPLORASI PERSEPSI DAN TANTANGAN KADER DALAM MELAKUKAN TES BISIK SEBAGAI DETEKSI DINI GANGGUAN PENDENGARAN DI POSYANDU PADEMANGAN Tira Kurniati
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 2 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/ctwyqv79

Abstract

Gangguan pendengaran merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sering tidak terdeteksi dini, terutama pada lansia, dan berdampak pada kualitas hidup serta fungsi sosial. Keterbatasan fasilitas THT di layanan primer mendorong perlunya metode skrining sederhana yang dapat dilakukan kader kesehatan. Tes bisik dipandang sebagai metode praktis, murah, dan berpotensi digunakan dalam skrining berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman kader Posyandu dalam melaksanakan tes bisik serta mengidentifikasi hambatan dan persepsi yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan desain kualitatif di Posyandu Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, pada Juni–Juli 2025. Subjek penelitian adalah kader Posyandu yang telah mendapatkan pelatihan pelaksanaan tes bisik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non- partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan kader menilai tes bisik mudah dilakukan dan dapat diterima oleh lansia, namun pelaksanaan sering terhambat oleh keterbatasan ruang, kondisi lingkungan yang bising, belum adanya daftar kata bisik baku, serta keterbatasan sarana. Observasi juga memperlihatkan adanya adaptasi kader, seperti mengintegrasikan tes bisik dengan pemeriksaan lansia meski tidak sepenuhnya sesuai standar WHO. Kader menekankan pentingnya pelatihan ulang dan dukungan teknis untuk meningkatkan keterampilan. Temuan ini menunjukkan bahwa tes bisik berpotensi menjadi metode skrining gangguan pendengaran yang layak diterapkan di komunitas. Keberhasilan implementasi membutuhkan dukungan berupa standar operasional, ruang khusus, sarana prasarana yang memadai, serta supervisi berkelanjutan.
EDUKASI TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP NYERI DISMINORE  PADA REMA JA DI SMP 48 PEKANBARU surya pirmadani; Dwi Elka Fitri; Kasmalini Kasmalini; Dhiya Atika Dhiya Atika; Muhammad Farhan; Rosmaida Septiana Br Pohan
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 2 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/968cnq36

Abstract

Dismenore merupakan salah satu keluhan ginekologis yang paling sering dialami perempuan di seluruh dunia, dengan prevalensi lebih dari 50% dan dapat mencapai 90% pada beberapa negara. Di Indonesia, sekitar 55% perempuan mengalami dismenore, Salah satu penanganan non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid adalah terapi relaksasi Benson. Relaksasi Benson adalah teknik relaksasi pernapasan yang dipadukan dengan pengulangan kata-kata keyakinan sehingga mampu menciptakan ketenangan, menurunkan kecemasan, dan memicu respons relaksasi yang lebih mendalam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswi SMP 48 Pekanbaru mengenai penanganan nyeri dismenore melalui metode nonfarmakologi, khususnya terapi relaksasi Benson. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi edukatif, diskusi interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung teknik relaksasi Benson. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswi mengenai penyebab, gejala, dan penatalaksanaan dismenore tanpa obat. Partisipasi peserta sangat aktif, ditandai dengan antusiasme dalam bertanya, mencoba teknik relaksasi, serta keinginan untuk mempraktikkannya secara mandiri. Kegiatan ini juga memperoleh dukungan dari guru pendamping dan menghasilkan usulan pembentukan kegiatan relaksasi berkelanjutan di sekolah. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam meningkatkan kemampuan siswi mengelola nyeri haid secara mandiri melalui teknik relaksasi Benson.
Digital Health Literacy Training: Penguatan Kompetensi Administrasi Kesehatan di Rumah Sakit Era Transformasi Digital Desy Eliana; Fauzia Liesly Anindya; Putri Isriyatil Jannah; Awaludin Awaludin; Ruri Trisasri
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 2 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/mfsb4684

Abstract

Transformasi digital dalam sektor kesehatan menuntut tenaga kesehatan masa depan memiliki kemampuan literasi kesehatan digital yang kuat. Namun, masih banyak mahasiswa administrasi kesehatan yang belum optimal dalam memahami, menilai, dan memanfaatkan teknologi digital di lingkungan rumah sakit. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan digital melalui pelatihan Penguatan Kompetensi Administrasi Kesehatan di Rumah. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 20 mahasiswa Administrasi Kesehatan Universitas Siber Muhammadiyah yang dipilih menggunakan non-probability sampling dengan teknik accidental sampling, yaitu peserta yang hadir secara sukarela dalam webinar dan bersedia mengikuti pengukuran sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata literasi kesehatan digital dari 67,8 pada pre-test menjadi 83,9 pada post-test, dengan hasil uji t berpasangan p = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan peningkatan signifikan. Pelatihan berbentuk webinar efektif meningkatkan literasi kesehatan digital mahasiswa. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dan dikembangkan dalam format e-learning interaktif untuk menjangkau lebih banyak peserta.
EDUKASI TERAPI STRETCHING TERHADAP NYERI SENDI PENDERITA GOUT ARTHRITIS PADA LANSIA DI PSTW HUSNUL KHOTIMAH DINAS SOSIAL PROVINSI RIAU Destria Efliani; Epu Margi Astuti; Ika Permanasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 2 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/2nd7fb58

Abstract

Gout arthritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia dan ditandai dengan nyeri sendi yang dapat mengganggu mobilitas serta kualitas hidup. Penatalaksanaan gout arthritis tidak hanya bergantung pada terapi farmakologis, tetapi juga memerlukan pendekatan non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian lansia dalam mengelola nyeri sendi melalui edukasi dan penerapan terapi stretching. Kegiatan dilaksanakan di PSTW Husnul Khotimah Dinas Sosial Provinsi Riau dengan sasaran lansia penderita gout arthritis. Metode yang digunakan adalah edukatif dan partisipatif, meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung terapi stretching. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan dan observasi kemampuan lansia dalam melakukan stretching serta penilaian nyeri sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia serta kemampuan melakukan terapi stretching secara mandiri, disertai penurunan keluhan nyeri sendi. Edukasi terapi stretching terbukti bermanfaat sebagai upaya promotif dan preventif dalam pengelolaan nyeri sendi gout arthritis pada lansia serta berpotensi meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN PERAWAT MELALUI ASUHAN KEPERAWATAN SPIRITUAL ISLAM BERBASIS KOLCABA PADA PASIEN KRONIS Aris Citra Wisuda; Citra Suraya; Atma Deviliawati; Santi Rosalina; Hz Hz
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/xpykn185

Abstract

Penyakit kronis tidak hanya menimbulkan gangguan fisik, tetapi juga berdampak pada aspek psikologis dan spiritual pasien sehingga diperlukan pelayanan keperawatan yang komprehensif. Asuhan keperawatan spiritual Islam berbasis Teori Kenyamanan Kolcaba menjadi pendekatan yang potensial dalam meningkatkan kenyamanan, ketenangan batin, dan kualitas pelayanan pasien penyakit kronis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan perawat melalui pengembangan dan penerapan asuhan keperawatan spiritual Islam berbasis Teori Kenyamanan Kolcaba pada pasien penyakit kronis. Program dilaksanakan pada Februari–Maret 2026 di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang dengan melibatkan 30 perawat dari berbagai unit pelayanan. Metode kegiatan meliputi pelatihan, edukasi interaktif, demonstrasi, role play, diskusi kasus, dan pendampingan praktik klinik. Materi mencakup konsep comfort theory Kolcaba, spiritual care Islam, komunikasi terapeutik, dzikir dan doa terapeutik, serta penyusunan intervensi spiritual berbasis kebutuhan pasien. Evaluasi dilakukan melalui pre–post test pengetahuan dan observasi keterampilan perawat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan perawat dalam memberikan asuhan spiritual Islam secara sistematis, empatik, dan berorientasi pada kenyamanan pasien. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan yang komprehensif pada pasien penyakit kronis.
INOVASI PENGABDIAN KEPERAWATAN MELALUI MODEL CARDIO-GROWTH UNTUK SKRINING RISIKO KARDIOVASKULAR ANAK STUNTING Citra Suraya; Aris Citra Wisuda; Dian Emiliasari; Isrizal Isrizal; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/djrjc766

Abstract

Stunting pada anak tidak hanya menyebabkan gangguan pertumbuhan, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sejak dini sehingga diperlukan deteksi dini berbasis keperawatan komunitas. Model Cardio-Growth merupakan inovasi pengabdian keperawatan yang berfokus pada penguatan kapasitas perawat dalam melakukan skrining risiko kardiovaskular pada anak stunting secara komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam penerapan model Cardio-Growth untuk deteksi dini risiko kardiovaskular pada anak stunting. Program dilaksanakan pada Februari–April 2026 di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang dengan melibatkan 33 perawat dari unit pelayanan anak dan komunitas. Metode kegiatan menggunakan pendekatan community empowerment dan pelatihan partisipatif melalui edukasi interaktif, demonstrasi, role play, diskusi kasus, serta pendampingan praktik skrining. Implementasi model dilakukan melalui pengkajian status pertumbuhan, pengukuran antropometri, identifikasi faktor risiko kardiovaskular, dan edukasi keluarga. Evaluasi menggunakan desain pretest–posttest melalui penilaian pengetahuan dan observasi keterampilan perawat sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan perawat dalam melakukan skrining risiko kardiovaskular secara sistematis, promotif, dan preventif pada anak stunting.
PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL OLEH BIDAN DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN IMUNISASI BAYI DAN BALITA Nurrahmaton; Novy Ramini Harahap; Mila Syari
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/v4nywq10

Abstract

Kepatuhan imunisasi bayi dan balita merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan derajat kesehatan anak dan mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Rendahnya pengetahuan orang tua mengenai pemanfaatan media digital serta maraknya disinformasi terkait vaksin menjadi faktor yang menyebabkan keterlambatan dan ketidakpatuhan imunisasi. Bidan sebagai tenaga kesehatan terdepan memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kesehatan melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana komunikasi dan pemantauan imunisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua dan kemampuan bidan dalam memanfaatkan media digital untuk mendukung kepatuhan imunisasi bayi dan balita. Kegiatan dilaksanakan di Klinik Pratama Hanum pada 31 Januari 2026 dengan melibatkan 20 orang tua bayi dan balita. Metode kegiatan meliputi penyuluhan tentang pentingnya imunisasi, penggunaan media pengingat otomatis jadwal imunisasi, serta edukasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana informasi kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan 60% peserta memiliki pengetahuan rendah, 25% sedang, dan 15% baik terkait pemanfaatan media digital untuk imunisasi. Setelah edukasi, terjadi peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya imunisasi tepat waktu dan penggunaan media digital dalam pemantauan jadwal imunisasi anak. Pemanfaatan media digital terbukti efektif meningkatkan komunikasi antara bidan dan orang tua.
SOSIALISASI TENTANG BAHAYA ROKOK BAGI PESERTA DIDIK DI SEKOLAH Dewi Sayati; Atma Deviliawati; Putinah Putinah; Asnilawati Asnilawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/xx039b16

Abstract

Asap rokok adalah masalah serius yang telah lama mengancam generasi muda di berbagai belahan dunia, karena mengandung lebih dari 7.000 bahan kimia berbahaya dan sekitar 250 dapat merugikan kesehatan manusia. Anak-anak yang terpapar asap rokok secara pasif di lingkungan sekolah memiliki risiko tinggi terkena penyakit pernapasan terutama bagi anak-anak yang rentan dan jenis penyakitnya beragam seperti bronkitis dan pneumonia, sehingga dapat mengganggu proses pembelajaran dan mengancam masa depan kesehatan generasi bangsa. Kegiatan sosialisasi atau penyuluhan terhadap siswa dan siswi terkait dengan Bahaya Rokok Bagi Peserta Didik Di Sekolah, dilaksanakan di dalam ruangan kelas SMP Puja Handayani dengan tahapan kegiatan melakukan persiapan PkM dengan melakukan kordinasi dengan lokasi PkM dan mempersiapkan perlengkapan kegiatan berupa : leaflet, dilanjutkan dengan pelaksanaan, kemudian dilaksanakan evaluasi dan terakhir dituangkan dalam bentuk laporan kegiatan PkM. Target luaran PkM yaitu melakukan publikasi pada Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 360 Derajat
OPTIMALISASI PERAN PERAWAT DALAM PENERAPAN MASSAGE EFFLEURAGE DAN PETRISSAGE PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN NYERI KEPALA Risdayanti Raharjeng; Aris Citra Wisuda; Raden Surahmat; Citra Suraya; Ayu Devita Citra Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/07css281

Abstract

Nyeri kepala menjadi salah satu keluhan yang paling sering dialami pasien hipertensi dan dapat mengganggu aktivitas serta kualitas hidup penderita. Upaya penatalaksanaan nonfarmakologis diperlukan untuk membantu mengurangi keluhan nyeri secara aman dan efektif, salah satunya melalui massage therapy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas teknik massage effleurage dan petrissage terhadap skala nyeri kepala pasien hipertensi di Puskesmas Sumaja Makmur Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest two group design. Sampel penelitian berjumlah 170 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 85 responden kelompok effleurage dan 85 responden kelompok petrissage menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skala nyeri kepala setelah pemberian intervensi pada kedua kelompok. Teknik petrissage menunjukkan penurunan nyeri yang lebih besar dibandingkan teknik effleurage dengan nilai p-value <0,05. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan efektivitas teknik massage effleurage dan petrissage terhadap penurunan skala nyeri kepala pasien hipertensi, dimana teknik petrissage lebih efektif dibandingkan effleurage.

Page 3 of 4 | Total Record : 34