cover
Contact Name
Adri Yanto
Contact Email
360derajat@ikta.ac.id
Phone
+6281361956222
Journal Mail Official
360derajat@ikta.ac.id
Editorial Address
Jl. Parit Indah No. 38, Tengkerang Labuai, Kec. Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau 28289
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
PM360 Derajat
ISSN : 3109368X     EISSN : 31091555     DOI : https://doi.org/10.35328
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat (PM360) adalah sebuah jurnal yang berfokus pada upaya pengabdian masyarakat yang melibatkan kolaborasi dan keterlibatan komunitas secara menyeluruh. Tagline "Kolaborasi dan Keterlibatan Komunitas" menunjukkan bahwa jurnal ini menekankan dua elemen utama. Kolaborasi: Jurnal ini menyoroti peran penting kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk akademisi, lembaga swadaya masyarakat, pemerintah, sektor swasta dan masyarakat lokal dalam upaya pengabdian masyarakat. Artikel membahas bagaimana kolaborasi ini dapat meningkatkan efektivitas proyek dan inisiatif pengabdian. Keterlibatan Komunitas: Jurnal ini menekankan pentingnya melibatkan komunitas lokal dalam perencanaan, implementasi dan evaluasi proyek pengabdian. Ini mencakup upaya untuk memahami kebutuhan dan aspirasi komunitas serta memastikan bahwa solusi yang diusulkan sesuai dengan konteks dan kebutuhan lokal. Topik-topik yang dibahas dalam jurnal ini mencakup berbagai aspek pengabdian masyarakat, termasuk pembangunan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, perubahan sosial, pemberdayaan komunitas, inovasi sosial dan banyak lagi.
Articles 19 Documents
KETERAMPILAN SADARI DAN PERAWATAN PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI Rika Ruspita; Rifa Rahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 1 No 2 (2024): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/1qv5s363

Abstract

Masa remaja adalah fase penting dalam proses tumbuh kembang individu, proses perubahan yang signifikan ini membuat remaja rentan terhadap berbagai masalah psikososial, yaitu tantangan dalam aspek kejiwaan yang muncul akibat perubahan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Salah satu masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi remaja adalah kanker payudara, yang meskipun sering dianggap sebagai masalah bagi perempuan dewasa, juga perlu mendapat perhatian sejak dini. Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan, dengan lebih dari 1,7 juta perempuan terdiagnosis kanker payudara dalam lima tahun terakhir. Ini menjadikannya sebagai penyebab kematian paling umum di kalangan perempuan, dengan sekitar 522.000 kematian setiap tahunnya. Keterampilan SADARI sangat penting sebagai langkah deteksi dini kanker payudara. Melalui pemeriksaan SADARI dapat mengenali perubahan yang terjadi pada payudaranya sehingga dapat mengambil tindakan lebih awal jika ditemukan gejala yang mencurigakan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Pebatun, Kecamatan Tenayan Raya Kulim, bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para remaja tentang pentingnya keterampilan SADARI dan perawatan payudara. Dalam kegiatan ini menggunakan berbagai metode untuk memaksimalkan pemahaman peserta, seperti penyuluhan, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif. Hasil menunjukkan bahwa para peserta remaja putri di desa tersebut, mampu memahami dengan baik tentang keterampilan SADARI dan cara-cara merawat payudara dengan benar dimana sebelum diberikan edukasi keterampilan SADARI serta cara merawat payudara sebanyak 67,3%, setelah diberikan edukasi dan praktik tentang keterampilan SADARI serta cara merawat payudara dengan baik, terjadi peningkatan sebanyak 87,7%. Pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara, serta memotivasi mereka untuk menjaga kesehatan payudara mereka sejak usia muda. Dengan demikian, diharapkan bahwa pengetahuan ini dapat membantu menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara di masa depan.
Peningkatan Kesadaran Penggunaan Teknologi yang Positif dan Bertanggung Jawab Dalam Masyarakat Muhamad Yusuf; Yogi Pratama; Adri Yanto; Ramdhani Syahputra; Albirruni Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 1 No 2 (2024): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/mtrffc50

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Di satu sisi, teknologi memudahkan berbagai aktivitas, tetapi di sisi lain, penyalahgunaannya dapat menimbulkan dampak negatif, seperti kecanduan digital, penyebaran hoaks, dan pelanggaran privasi. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan teknologi yang positif dan bertanggung jawab melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Metode yang digunakan melibatkan sosialisasi berbasis komunitas, pelatihan literasi digital, dan pengembangan kebijakan lokal yang mendukung etika penggunaan teknologi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat terhadap penggunaan teknologi yang lebih bijak. Sebanyak 85% peserta sosialisasi menyatakan pemahaman mereka tentang penggunaan teknologi yang positif dan bertanggung jawab meningkat. 60% dari peserta mulai mengadopsi kebiasaan menggunakan teknologi dengan lebih hati-hati dan bertanggung jawab. Hasil dari sosialisasi ini juga menunjukkan antusiasme yang tinggi Masyarakat dan memberikan masukan positif terhadap kegiatan sosialisasi. Artikel ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan, pendidik, dan komunitas dalam membangun masyarakat yang melek teknologi dan bertanggung jawab.
SOSIALISASI KESADARAN SISWA/I DALAMPENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DAN NON ORGANIK DI SMA IT FADILLAH romi mulyadi -; Albirruni siregar; Yona Ramadika; Abu Bakar
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/tbq99d04

Abstract

Masalah pengelolaan sampah di lingkungan sekolah merupakan isu penting yang memerlukan perhatian serius, terutama akibat rendahnya pemahaman dan kesadaran siswa dalam membedakan sampah organik dan non-organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa/i SMA IT Fadillah dalam pengelolaan sampah secara bijak dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi edukatif, diskusi interaktif, simulasi pemilahan sampah, serta praktik langsung pembuatan komposter sederhana dari ember bekas.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap jenis-jenis sampah dan teknik pengelolaannya, yang ditunjukkan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, yakni dari 40% menjadi 85% pemahaman yang benar. Selain itu, observasi selama kegiatan mencatat adanya perubahan perilaku siswa, khususnya dalam hal kesadaran pribadi dan kolektif terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Dalam praktik simulasi, siswa mulai terbiasa memilah sampah dengan benar dan menyadari bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya berada di tangan petugas kebersihan, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.Partisipasi aktif siswa juga tercermin dalam usulan penyediaan tempat sampah terpilah di setiap kelas dan dukungan guru terhadap pembentukan tim peduli lingkungan. Pembuatan komposter mini menjadi salah satu kegiatan favorit siswa karena memberikan pengalaman langsung dalam mengubah sampah organik menjadi pupuk alami, sekaligus memperkenalkan konsep ekonomi sirkular. Secara keseluruhan, pendekatan partisipatif yang diterapkan dalam kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus keterampilan praktis di kalangan siswa.
CEGAH STUNTING SEJAK DINI: EDUKASI PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL Eva Ratna Dewi; Ingka Kristina Pangaribuan; Nur Azizah; Eka Purnamasari; Siska Suci Triana Ginting; Kiki Miftasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/c9qa0988

Abstract

Latar Belakang: Ibu hamil merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah gizi, khususnya Kekurangan Energi Kronis (KEK). Pada tahun 2020 tercatat ibu hamil yang mengalami KEK sebanyak 1.200 orang, kemudian menurun menjadi 1.000 orang pada tahun 2021 dan turun lagi menjadi 800 orang pada tahun 2022. Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di wilayah tersebut. Namun demikian, prevalensi KEK di wilayah kerja Puskesmas Atu Lintang masih tergolong tinggi. Metode: Peralatan utama yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain leaflet untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil terkait Kekurangan Energi Kronik. Kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pencegahan KEK yang dapat berdampak  Stunting Pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Atu Lintang, Aceh. Hasil: Sebelum pelaksanaan edukasi, mayoritas ibu hamil masih memiliki tingkat pemahaman yang rendah sebesar 31 responden(56,7%) serta kesadaran yang minim terhadap pentingnya pemantauan status gizi selama masa kehamilan. Namun, setelah dilakukan penyuluhan secara interaktif dengan metode yang mudah dipahami, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan sebesar 41 Responden (68,3%), yang tercermin dari pergeseran kategori pengetahuan ke tingkat yang lebih baik. Kesimpulan: Kegiatan ini menegaskan pentingnya intervensi promotif dan preventif di wilayah yang rentan terhadap masalah gizi. Pelaksanaan edukasi secara langsung dan partisipatif dengan melibatkan kader dan tenaga kesehatan terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran serta membentuk perilaku hidup sehat pada ibu hamil. Oleh karena itu, program edukasi serupa perlu dijalankan secara berkelanjutan untuk menurunkan angka KEK dan mencegah stunting sejak masa kehamilan.  
PELAYANAN KELUARGA BERENCANA SERENTAK DALAM RANGKA HUT IBI KE-74 DAN INTERNATIONAL DAY Of THE MIDWIFE 2025: KOLABORASI STRATEGIS IBI DAN BKKBN DALAM MENINGKATKAN AKSES KONTRASEPSI DI KOTA PEKANBARU Karmina; Ary Oktora Sri Rahayu; Fatma Nadia; Yesi Septina Wati; Meirita Herawati; Nia Desriva; Yeni Susilawati; Yanti Nida
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/jf8vvs20

Abstract

Pelayanan Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya penting dalam menurunkan angka kehamilan tidak direncanakan dan mendukung program pembangunan keluarga.  Keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, tujuannya yaitu meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera nelalui pengendalian kelahiran dan pengendalian pertumbuhan penduduk Indonesia (Anggraini, dkk, 2021). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan pemanfaatan layanan KB melalui kegiatan pelayanan serentak yang dilakukan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bekerja sama dengan BKKBN. Metode yang digunakan adalah kegiatan pelayanan langsung dan penyuluhan kepada Wanita Usia Subur (WUS) di wilayah kerja Puskesmas Tenayan Raya, Pekanbaru yang dimulai pada tanggal 5  Mei sampai 31 Mei  2025. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan jumlah akseptor baru, khususnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Tantangan berupa keraguan peserta terhadap kontrasepsi berhasil diatasi melalui konseling interpersonal oleh bidan. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan kolaboratif dalam penguatan program KB nasional.
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PERAWATAN LUKA DIABETES DENGAN TERAPI SULFUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPUNG BARU Martaulina Sinaga; Adriana Bangun; Eka Ristin Tarigan; Putri Yolanda Situmorang; Putri Nadila
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/em0ntd93

Abstract

Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi kronis dari Diabetes Melitus yang sering menimbulkan kecacatan bahkan amputasi apabila tidak dirawat dengan baik. Perawatan luka di rumah memerlukan peran aktif keluarga, namun keterbatasan pengetahuan sering menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa terapi sulfur memiliki potensi sebagai agen penyembuh luka yang efektif, aman, dan mudah diaplikasikan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan keluarga dalam perawatan luka diabetes melalui edukasi dan pelatihan penggunaan terapi sulfur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan 40 keluarga pasien diabetes di wilayah kerja Puskesmas Kampung Baru. Kegiatan terdiri dari penyuluhan, pelatihan praktik, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan keluarga terkait perawatan luka diabetes. Sebanyak 80% peserta mencapai kategori pengetahuan tinggi setelah intervensi edukasi. Program ini membuktikan bahwa pemberdayaan keluarga melalui pendekatan berbasis penelitian dapat meningkatkan kualitas perawatan luka secara mandiri di rumah dan menjadi model edukasi yang dapat direplikasi pada komunitas lain.
PEMERIKSAAN PMS IBU HAMIL: UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI DESA BANDAR SETIA KABUPATEN DELI SERDANG Riska Susanti Pasaribu; Lasria Simamora; Ridesman Ridesman; Juliana Munthe; Marlina Simbolon
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/a65k4a29

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) masih menjadi tantangan kesehatan global dengan dampak yang signifikan, khususnya pada ibu hamil dan janin. Penularan dari ibu ke anak dapat menimbulkan berbagai komplikasi kehamilan, antara lain keguguran, persalinan prematur, infeksi bawaan, hingga kematian bayi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai PMS dan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan triple eliminasi terhadap HIV, sifilis, dan hepatitis B. Kegiatan ini berlangsung di Desa Bandar Setia, wilayah kerja Puskesmas Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dan melibatkan 46 ibu hamil. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan dengan media leaflet, pengukuran tingkat pengetahuan melalui pre-test dan post-test, serta pemeriksaan menggunakan rapid diagnostic test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan. Sebelum diberikan penyuluhan, sebanyak 21 peserta (45,6%) memiliki pengetahuan yang kurang, setelah dilakukan edukasi, terdapat 2 orang (4,3%) yang masih berpengetahuan kurang. Pemeriksaan triple eliminasi mendeteksi 2 orang (4,4%) menunjukkan hasil yang diduga reaktif terhadap HIV. Selain itu, ditemukan pula 4 ibu hamil (8,6%) dengan indikasi positif sifilis, serta 1 orang (2,2%) yang diduga terinfeksi hepatitis B. Adapun 39 responden lainnya (84,8%)  dengan hasil non-reaktif. Temuan ini menegaskan pentingnya pelaksanaan skrining rutin bagi ibu hamil serta peran edukasi dalam mencegah penularan vertikal PMS. Kegiatan ini memberikan bukti bahwa penyuluhan kesehatan reproduksi dan pemeriksaan triple eliminasi sangat efektif dalam mendukung upaya eliminasi penularan PMS dari ibu ke anak. Diperlukan sinergi berkelanjutan antara petugas kesehatan, kader masyarakat, dan lembaga pendidikan guna memperluas cakupan kegiatan serta menjamin keberlanjutan program di tingkat komunitas.
PEMBERDAYAAN REMAJA: EDUKASI TRIAD KRR UPAYA PENCEGAHAN MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI" Ingka Kristina Pangaribuan; Eva Ratna Dewi; Rosmani Sinaga; Dewi Sartika Hutabarat; Feny Febrianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/e4k93z73

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok usia yang sedang berada dalam fase perkembangan fisik, psikologis, dan sosial yang kompleks. Dalam masa transisi ini, mereka sangat rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, terutama yang dikenal sebagai Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (Triad KRR), yaitu seksualitas pranikah, infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS, dan penyalahgunaan Napza. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang kurang tepat terhadap isu-isu tersebut dapat meningkatkan risiko perilaku yang membahayakan masa depan remaja. Metode: kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap terhadap Triad KRR. Hasil: Sebelum pelaksanaan edukasi, mayoritas remaja masih memiliki tingkat pemahaman yang rendah sebesar 34 responden(41,0%) dan pengetahun baik sebesar 49 (59,0%). Setelah dilakukan edukasi secara interaktif dengan metode yang mudah dipahami, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan sebesar 77 Responden (92,7%), yang tercermin dari pergeseran kategori pengetahuan ke tingkat yang lebih baik. Kesimpulan: Kegiatan edukasi kesehatan reproduksi dengan pendekatan partisipatif terbukti efektif meningkatkan pengetahuan remaja terhadap Triad KRR. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman, dari 59,0% menjadi 92,7%. Metode penyuluhan interaktif dan diskusi kelompok terbukti relevan untuk membentuk pengetahuan dan sikap remaja yang lebih positif terhadap isu kesehatan reproduksi.
OPTIMALISASI PERAN FASILITATOR DALAM KELAS IBU HAMIL UNTUK MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI PERDARAHAN POSTPARTUM DI DESA BANGUN REJO TAHUN 2025 Nur Azizah; Ester Simanullang Ester; Eva Ratna Dewi Eva; Silvina Irawan Tarigan Silvina; Aprilia Tarigan; Mastari mastari
Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat Vol 2 No 1 (2025): Pengabdian Masyarakat 360 Derajat
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/b19jpd27

Abstract

Perdarahan postpartum (postpartum hemorrhage/PPH) merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia, menyumbang sekitar 25% kasus kematian maternal (WHO, 2023). Rendahnya pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil serta keluarga dalam mengenali tanda bahaya perdarahan postpartum menjadi faktor risiko yang perlu ditangani. Kelas Ibu Hamil (KIH) memiliki potensi strategis untuk meningkatkan pemahaman ibu, namun materi tentang pencegahan dan penanganan PPH masih jarang disampaikan secara komprehensif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran fasilitator KIH dalam meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil menghadapi risiko perdarahan postpartum. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bangun Rejo, wilayah kerja Puskesmas Bangun Rejo pada Juni 2025. Kegiatan terdiri atas pelatihan fasilitator KIH, penyuluhan kepada 55 ibu hamil trimester III mengenai tanda bahaya dan pencegahan PPH, diskusi interaktif, serta simulasi rencana persalinan aman (BPCR). Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil. Hasil pre-test menunjukkan 54,5% ibu hamil berada pada kategori kesiapsiagaan rendah, 27,3% sedang, dan 18,2% tinggi. Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan pada kategori kesiapsiagaan tinggi menjadi 70,9%, kategori sedang 21,8%, dan hanya 7,3% yang masih rendah. Optimalisasi peran fasilitator melalui pelatihan dan metode pembelajaran interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil menghadapi risiko perdarahan postpartum. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan komplikasi obstetri dan menurunkan angka kematian maternal di wilayah tersebut

Page 2 of 2 | Total Record : 19