cover
Contact Name
Nurain Suryadinata
Contact Email
jurnal.ruangpengabdian@gmail.com
Phone
+6285269017688
Journal Mail Official
jurnal.ruangpengabdian@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28072251     EISSN : 27989453     DOI : https://doi.org/10.23960/rp
Core Subject : Education,
RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan humaniora (IPTEKS-SH) untuk meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan kualitas hidup masyarakat. Fokus jurnal ini adalah pada diseminasi praktik terbaik (best practices), model, metode, dan hasil pengabdian kepada masyarakat yang inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan, baik yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, maupun praktisi. Artikel yang diterbitkan diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap pemecahan masalah sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan budaya di tingkat lokal, nasional, maupun regional. Ruang lingkup RUANG PENGABDIAN mencakup, tetapi tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: 1. Pendidikan dan Literasi 2. Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kreatif 3. Kesehatan Masyarakat dan Gizi 4. Teknologi Tepat Guna dan Inovasi 5. Lingkungan Hidup dan Keberlanjutan 6. Sosial, Budaya, dan Kearifan Lokal 7. Hukum, Tata Kelola, dan Kebijakan Publik
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Penyusunan Instrumen Assessment for Learning Berbasis Problem Based Learning untuk Mengukur Kemampuan Numerasi dan Literasi Sains Nurhanurawati, Nurhanurawati; Viyanti, Viyanti; Suryadinata, Nurain; Priadi, Median Agus
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v5i1.hal.56-62

Abstract

The results of observations conducted in senior high schools across South Lampung Regency indicate that teachers still require adequate training and support in implementing learning assessments, particularly assessments that promote numeracy skills, scientific literacy, and problem-based learning. This Community Service Program (PkM) involved 30 teachers of Mathematics and Science subjects (Biology, Chemistry, and Physics). The implementation methods consisted of in-service training and on-the-job training. During the in-service training phase, participants received materials on Assessment for Learning, Problem-Based Learning, and the enhancement of numeracy and scientific literacy skills. Subsequently, in the on-the-job training phase, participants completed a project involving the development of Assessment for Learning instruments based on Problem-Based Learning. The evaluation results showed an increase in teachers’ knowledge and understanding of these concepts, as indicated by the N-Gain scores: 56.67% of participants achieved a moderate level of improvement, while 43.33% achieved a high level of improvement. In addition, there was an improvement in teachers’ skills in designing assessment instruments, as reflected in the quality of the final products, which included complete components ranging from test blueprints and contextual questions to assessment rubrics. These findings indicate that the implemented training model was effective in enhancing teachers’ competencies in learning assessment based on Assessment for Learning and Problem-Based Learning.
Penguatan Literasi Bahasa dan Digitalisasi Dakwah Berbasis Pesantren Nurul Aini; Siti Amsariah; Eny Maulita Purnama Sari; Ariyani Etik Kurniasari; Cholida Nur Fajri; Fatoni Dwi Atmoko; Dwi Utami; Hadziq Qulubi
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v5i2.hal.119-132

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly changed communication patterns in society, including Islamic da'wah practices. Islamic boarding schools, as centers of Islamic literacy, play a strategic role in responding to these changes to ensure that da'wah remains relevant, ethical, and rooted in Islamic values. This community service activity aims to strengthen language literacy and improve students' understanding of digital da'wah based on Islamic boarding schools. This activity was carried out in the form of academic discussions at the Minhajur Rufaqo Islamic Boarding School, Taman Fajar, East Lampung, involving students and university students. The methods used included interactive lectures, discussions, and individual brainstorming. The results showed an increase in participants' understanding of the characteristics of digital da'wah, the importance of using polite and persuasive language, and the role of students as responsible agents of digital da'wah. In addition, participants came up with creative ideas for utilizing digital media as a means of pesantren da'wah. This activity contributed to the development of an adaptive, ethical, and sustainable pesantren-based digital da'wah model.
Pengaruh Pelatihan Terhadap Pemahaman Guru MGMP Tentang Aplikasi Assemblr Studio Pramudiyanti Pramudiyanti; Margareta K Sagala; Daniel Rinaldi; Putut Aji Nalendro; Rafiqa Rizalita
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v6i1.hal.101-108

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara, diperoleh informasi bahwa guru-guru MGMP kabupaten Lampung Selatan mengalami kendala dalam pembuatan media pembelajaran digital. Media pembelajaran yang dimaksud adalah media pembelajaran materi Biologi. Materi pembelajaran Sel merupakan salah satu materi yang bersifat abstrak dan sulit digambarkan dalam benak siswa. Meskipun siswa telah memasuki usia perkembangan kognitif merujuk pada teori perkembangan kognitif Piaget, usia 15-17 memiliki kemampuan kognitif yang bersifat abstrak namun dalam belajar Sel siswa masih perlu penggambaran materi menjadi lebih konkret dalam bentuk gambar atau skema. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan bukanlah hal yang mudah bagi banyak siswa. Materi ini sering kali dianggap abstrak karena tidak dapat dilihat secara langsung dengan mata telanjang, sementara gambar-gambar dua dimensi yang umum digunakan di buku teks tidak cukup menggambarkan kompleksitas struktur sel secara menyeluruh. Dalam konteks ini, media pembelajaran berbasis animasi 3D hadir sebagai solusi yang menjembatani kesenjangan antara konsep teoritis dan pemahaman visual siswa. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan aplikasi Assemblr studio untuk pembuatan media 3D pada materi sel. Hasil pretest aspek pemahaman diperoleh nilai 98,33 dan postest 96,67. Hasil penilaian aspek psikomotor terdapat tiga peserta belum menjawab benar 100 persen dan 9 peserrta telah berhasil menjawab benar 100 persen. Hasil penilaian keterampilan peserta pelatihan berdasarkan produk sebanyak 75% peserta telah sangat baik dalam menghasilkan produk pelatihan.
Optimalisasi Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Teknologi Digital untuk Guru SMP di Kota Bandar Lampung Sri Hastuti Noer; Mella Triana; Desrina Hardianti; Lintang Fitra Utami; Agung Putra Wijaya
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v6i1.hal.1-9

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru matematika SMP di Kota Bandar Lampung dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran. Target khusus kegiatan meliputi: (1) penguatan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke pembelajaran adaptif dan interaktif; (2) peningkatan literasi digital guru; dan (3) pengembangan produk pembelajaran berbasis teknologi digital. Sasaran kegiatan adalah guru-guru matematika di Kota Bandar Lampung, dengan pelaksanaan utama di wilayah tersebut. Metode yang digunakan berupa strategi kontekstual yang mengaitkan teori dengan praktik melalui metode praktik terbimbing. Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu: (1) sosialisasi dan identifikasi kebutuhan guru terkait integrasi teknologi digital; (2) pelatihan dasar penggunaan aplikasi pembelajaran seperti Desmos, Teachy AI dan Magic School; (3) workshop pemanfaatan teknologi digital untuk penyampaian materi dan perancangan pembelajaran interaktif; (4) bimbingan implementasi di kelas dan layanan konsultasi; serta (5) evaluasi dan refleksi hasil kegiatan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada 21–23 Agustus 2025. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru dengan rerata peningkatan 0,7 (kategori sedang) serta peningkatan keterampilan penggunaan teknologi digital, ditunjukkan oleh kemampuan menyelesaikan tugas mandiri. Rekomendasi kegiatan berikutnya adalah memberikan waktu lebih bagi peserta untuk eksplorasi mandiri dalam penerapan teknologi digital di pembelajaran matematika
Diseminasi Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Isu Local Wisdom Berorientasi Deep Learning Bagi Guru-guru IPA Chansyanah Diawati; Abdurahman Abdurahman; Noor Fadiawati; Kartini Herlina
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v6i1.hal.87-92

Abstract

Penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) berbasis isu local wisdom berorientasi deep learning membekali keterampilan-keterampilan berpikir tingkat tinggi (kritis, kreatif, dan pemecahan masalah) yang diperlukan untuk sukses pada Era Globalisasi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk: (1) meningkatkan pengetahuan guru-guru IPA tentang model PBP berbasis isu local wisdom berorientasi deep learning, (2) meningkatkan wawasan guru-guru IPA tentang penggunaan isu local wisdom dalam pembelajaran IPA, dan (3) mendeskripsikan aktivitas guru-guru IPA dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Metode kegiatan pengabdian ini adalah (1) ceramah pemberian materi, (2) diskusi interaktif. Instrumen untuk mengukur ketercapaian tujuan PkM Adalah (1) soal-soal pretes dan postes, (2) Lembar Observasi Aktivitas. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru IPA SMP yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran IPA (MGMP) Kota Metro. Kegiatan PkM telah dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2025. Lokasi kegiatan dilaksanakan di SMPN I Kota Metro. Kegiatan PkM berjalan dengan baik yang ditunjukkan oleh nilai N-gain rata-rata sebesar 0,71 (kategori tinggi), dan aktivitas guru-guru IPA sebesar 81,40%.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kerja Mahasiswa KKN Di Desa Bah Butong II Simalungun Nur Santri Yanti; Dasril Adiafari; Humam Habibul Haq Sirait; Rahdia Nia; Siti Aisyatul Hasanah
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v5i2.hal.133-141

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan manifestasi pengabdian mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab persoalan di masyarakat. Permasalahan di Desa Bah Butong II meliputi rendahnya kesadaran sanitasi lingkungan, kurangnya literasi moderasi beragama di sekolah, tingginya risiko stunting, serta keterbatasan pelaku UMKM dalam digitalisasi pemasaran dan branding produk. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pemberdayaan masyarakat melalui program kerja mahasiswa KKN di Desa Bah Butong II, Kecamatan Sidamanik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan indikator capaian konkret berupa: terlaksananya penghijauan di lahan kosong desa, penguatan nilai toleransi pada siswa SDN 091422, peningkatan pemahaman ibu balita mengenai gizi melalui inovasi pangan lokal cookies daun kelor, serta modernisasi identitas visual dan sistem pemasaran digital pada UMKM "Keripik Keladi 3 Putri Bersaudara". Program ini terbukti efektif meningkatkan partisipasi masyarakat serta memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam memecahkan masalah sosial secara berkelanjutan.
Penerapan Metode Design Thinking dalam Pelatihan Kewirausahaan Digital bagi Siswa SMK TKJ untuk Meningkatkan Jiwa Teknopreneur Putut Aji Nalendra; Diah Anindita
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v6i1.hal.10-21

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan metode Design Thinking dalam pelatihan kewirausahaan digital bagi siswa SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) guna meningkatkan jiwa Teknopreneur. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode Participatory Action Research (PAR), dengan keterlibatan langsung tim pelaksana dalam proses pelatihan. Subjek kegiatan berjumlah 20 siswa kelas XI TKJ di SMK Yapema Gading Rejo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi hasil karya siswa, dan refleksi kelompok. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, rubrik penilaian tahapan Design Thinking, serta dokumentasi kegiatan. Pelatihan dilaksanakan melalui lima tahapan Design Thinking, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang diadaptasi dalam pembelajaran berbasis pendekatan sederhana (low-cost learning). Hasil menunjukkan bahwa 85% siswa mampu mengidentifikasi permasalahan, 80% menghasilkan ide usaha digital, 78% menyusun Prototype usaha, dan 88% aktif dalam diskusi serta presentasi. Pelatihan ini juga meningkatkan kreativitas, pola pikir inovatif, dan minat berwirausaha. Metode Design Thinking efektif sebagai pendekatan edukatif dalam menumbuhkan jiwa teknopreneur pada siswa SMK, termasuk dalam kondisi keterbatasan sarana.
Menghitung dengan Cermat, Menjual dengan Tepat: Pelatihan HPP bagi Kelompok Dasawisma Desa Sidodadi Yeni Rahmawati ES; Rina Agustina; Ana Septiani; Tiara Anggia Dewi
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v6i1.hal.93-100

Abstract

Produk lampu hias dari botol kaca bekas memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha kreatif rumah tangga bagi Kelompok Dasawisma Desa Sidodadi. Namun, keterbatasan pemahaman dalam menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dapat menyebabkan penentuan harga jual produk menjadi kurang tepat dan berdampak pada keberlanjutan usaha. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini penting dilakukan untuk membekali anggota Dasawisma dengan kemampuan menghitung HPP sebagai dasar dalam menetapkan harga jual yang wajar, kompetitif, dan menguntungkan. Metode kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi program, penyuluhan materi, praktik langsung perhitungan HPP, serta evaluasi melalui kuesioner pemahaman peserta. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pemahaman peserta terhadap konsep dan penerapan HPP mengalami peningkatan setelah mengikuti pelatihan. Sebanyak 90% peserta menyatakan memahami komponen biaya produksi, 80%  peserta mampu memahami cara menghitung HPP, dan75% peserta menyatakan mampu menggunakan hasil perhitungan HPP sebagai dasar penentuan harga jual produk. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan perhitungan HPP dapat meningkatkan pemahaman anggota Dasawisma dalam mengelola biaya produksi dan menentukan harga jual secara lebih rasional. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha produk lampu hias dari botol kaca bekas serta berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi keluarga.
Penguatan Kompetensi Penelitian Pendidikan pada Mahasiswa Calon Guru dan Dosen melalui Workshop SPSS Zul Jalali Wal Ikram; Bambang Avip Priatna Martadiputra; Kurnia Putri Sepdikasari Dirgantoro; Hastri Rosiyanti; Dewi Nurmalitasari; Widyastuti Widyastuti; Riki Andriatna; Ikbal Pauji; Ma'ulfi Kharis Abadi
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v6i1.hal.46-66

Abstract

Penelitian pendidikan sebagai salah satu sarana untuk melakukan inovasi dan mengevaluasi proses pembelajaran memerlukan dukungan kompetensi dalam mengolah dan menganalisis data, salah satunya melalui penggunaan SPSS. Namun, hasil analisis kebutuhan pada mitra menunjukkan bahwa mahasiswa calon guru dan dosen masih memerlukan penguatan kompetensi dalam penggunaan perangkat lunak statistik, khususnya SPSS, untuk mendukung pelaksanaan penelitian pendidikan. Untuk itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru dan dosen dalam mengolah serta menganalisis data hasil penelitian menggunakan SPSS. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop yang melibatkan 461 peserta dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan desain pretest-posttest untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta, sedangkan respons peserta dikumpulkan melalui angket dan pertanyaan terbuka. Data dianalisis secara deskriptif dan menggunakan gain ternormalisasi (n-gain). Hasil workshop menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pada kategori rendah dalam mengolah dan menganalisis data menggunakan SPSS. Meskipun demikian, mahasiwa calon guru menunjukkan respons positif terhadap workshop berupa adanya penguatan keterampilan praktis, peningkatan pemahaman dan kepercayaan diri, dan pengalaman serta wawasan baru dalam melakukan analisis data. Temuan ini menunjukkan bahwa workshop SPSS berpotensi menjadi alternatif program penguatan kompetensi penelitian bagi mahasiswa calon guru dan dosen.
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Deep Learning Approach bagi Siswa Kelas III SDN 4 Menteng Ni Made Anggi Arlina Putri; Muthia Farida
Ruang Pengabdian: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): RUANG PENGABDIAN: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rp/v6i1.hal.77-86

Abstract

Kemampuan speaking dan vocabulary merupakan fondasi penting dalam pembelajaran bahasa Inggris pada tingkat sekolah dasar. Namun, siswa sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan kosakata, rendahnya kepercayaan diri dalam berbicara, serta metode pembelajaran yang masih berorientasi pada hafalan. Kegiatan   ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan speaking dan vocabulary siswa kelas 3 di SDN 4 Menteng melalui penerapan deep learning approach. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu observasi awal dan pelaksanaan pelatihan interaktif. Metode yang digunakan meliputi vocabulary building, speaking practice, storytelling, role play, language games, dan penggunaan multimedia sederhana. Peserta kegiatan berjumlah 61 siswa kelas 3. Data dalam kegiatan ini dikumpulkan melalui beberapa teknik yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, serta pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan penguasaan kosakata, keberanian berbicara, serta motivasi belajar bahasa Inggris. Mayoritas siswa kelas 3 diketahui mampu mengenali dan menggunakan 15–20 kosakata baru dalam percakapan sederhana. Selain itu, lebih dari 80% siswa aktif berpartisipasi dalam praktik speaking selama kegiatan berlangsung. Pendekatan deep learning terbukti mampu membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna, interaktif, dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.

Page 2 of 3 | Total Record : 25