cover
Contact Name
Annisa Retno Utami
Contact Email
annisa_utami@usahid.ac.id
Phone
+6281297435966
Journal Mail Official
snpk@usahid.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Soepomo No 84, Tebet, Jakarta Selatan
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK)
ISSN : -     EISSN : 28292006     DOI : https://doi.org/10.36441/snpk.vol1.2022
Tujuan: Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) bertujuan menjadi wadah ilmiah nasional yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, mahasiswa, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan untuk mendiseminasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan praktik terbaik di bidang pariwisata dan kewirausahaan. SNPK mendorong pertukaran gagasan inovatif yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, penguatan UMKM, ekonomi kreatif, transformasi digital, serta peningkatan daya saing destinasi dan bisnis, khususnya dalam konteks Indonesia dan kawasan berkembang. Selain itu, SNPK bertujuan memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan lintas sektor guna menghasilkan rekomendasi kebijakan, model pemberdayaan masyarakat, serta solusi aplikatif yang relevan dengan tantangan aktual industri pariwisata dan kewirausahaan di era digital dan ekonomi berkelanjutan. Scope: Proceeding SNPK menerima artikel hasil penelitian empiris, kajian konseptual, studi kasus, maupun laporan pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan tema besar pariwisata dan kewirausahaan, meliputi namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: 1. Bidang Pariwisata (Pariwisata berkelanjutan dan pengembangan destinasi, Pariwisata budaya, heritage, dan berbasis komunitas, Pariwisata gastronomi dan kuliner lokal, Ekonomi kreatif berbasis pariwisata, Smart tourism dan transformasi digital pariwisata, Pengalaman wisata, kepuasan, dan loyalitas wisatawan, Branding destinasi dan komunikasi pemasaran pariwisata, Kebijakan pariwisata dan tata kelola destinasi, Pariwisata halal dan pariwisata inklusif) 2. Bidang Kewirausahaan dan UMKM (Kewirausahaan dan inovasi bisnis, Literasi keuangan dan manajemen keuangan UMKM, Digital marketing, e-commerce, dan adopsi teknologi UMKM, Inovasi produk dan pengembangan model bisnis, Pemberdayaan UMKM dan ekonomi lokal, Green entrepreneurship dan ekonomi berkelanjutan, Keuangan inklusif dan akses pembiayaan usaha, Perilaku konsumen dan keputusan pembelian. Kolaborasi multipihak dalam penguatan ekosistem wirausaha 3. Bidang Pendukung (Komunikasi bisnis dan pemasaran, Manajemen sumber daya manusia, Akuntansi dan keuangan bisnis) 4. Bidang Hukum (Hukum bisnis dan perlindungan konsumen, Regulasi UMKM dan pariwisata, Hak kekayaan intelektual produk kreatif, Legalitas usaha dan perizinan, Hukum lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, Kebijakan publik terkait pariwisata dan kewirausahaan) 5. Bidang Teknik dan Rekayasa (Teknologi tepat guna untuk UMKM dan pariwisata, Rekayasa infrastruktur pariwisata, Sistem informasi dan aplikasi digital bisnis, Smart city/smart village pendukung destinasi wisata, Teknologi pangan dan pengolahan hasil lokal, Rekayasa lingkungan dan pengelolaan limbah usaha) 6. Bidang Kesehatan (Kesehatan masyarakat dalam kawasan wisata, Keamanan pangan dan higienitas produk UMKM, Wellness tourism dan health tourism, Sanitasi lingkungan destinasi, Edukasi kesehatan berbasis komunitas, Kesiapsiagaan kesehatan dalam industri pariwisata) dan lain lain
Articles 376 Documents
PERAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU Hayu Lusianawati; Titi Widaningsih; Nurul Haniza
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.318

Abstract

Pariwisata di Kepulauan Seribu memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta pelestarian budaya dan lingkungan. Dalam pengembangannya, peran perempuan semakin signifikan, baik sebagai pengelola homestay, pemandu wisata, pelaku usaha kuliner, maupun pengrajin suvenir. Tujuan penelitian untuk menganalisis kontribusi perempuan dalam pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu serta mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif serta analisis dokumen terkait peran perempuan dalam pariwisata. Hasil penelitian bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan daya tarik pariwisata melalui inovasi produk lokal, pelayanan wisata yang berkualitas, serta pelestarian budaya setempat. Namun, menghadapi berbagai kendala, seperti akses terbatas terhadap pelatihan dan modal usaha, keterbatasan jaringan pemasaran, serta norma sosial yang membatasi ruang gerak mereka dalam dunia kerja. Oleh karena itu, perlu dukungan dari semua elemen penta helix, yaitu pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta, untuk meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam industri pariwisata di Kepulauan Seribu. Penguatan peran perempuan dalam sektor ini, diharapkan terciptanya ekosistem pariwisata yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesejahteraan sosial masyarakat setempat. Rekomendasi kebijakan berupa program pemberdayaan perempuan, peningkatan akses pelatihan keterampilan, serta penguatan jaringan pemasaran berbasis digital guna mendukung kemandirian perempuan dalam industri pariwisata Kepulauan Seribu.
KEBERADAAN KOMPONEN DESTINASI WISATA DAN KEPUASAN PENGUNJUNG KE TEMPAT WISATA DI INDONESIA Rachmaniar
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.319

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji keberadaan komponen destinasi wisata dalam kaitannya dengan kepuasan pengunjung ke tempat wisata di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Objek penelitian ini adalah empat kajian empiris yang memaparkan komponen destinasi wisata pada tempat wisata Pantai Gemah Tulungagung Jawa Timur, Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat, Taman Bunga Celosia Semarang Jawa Tengah, dan Stone Garden Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui editing, organizing, dan finding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) attraction, accessibility, amenity, ancillary mengalami perkembangan hingga mencapai enam komponen (6A), yaitu attraction, accessibility, amenity, ancillary, activities, dan available packages; 2) keempat kajian empiris menunjukkan bahwa komponen destinasi wisata terkait dengan kepuasan pengunjung pada suatu tempat wisata tertentu; 3) kajian empiris umumnya menggunakan komponen destinasi wisata 4A (attraction, accessibility, amenity, ancillary) guna melihat pengaruhnya dengan kepuasan pengunjung pada suatu tempat wisata tertentu; dan 4) kajian empiris umumnya menunjukkan ada faktor lain yang mempengaruhi kepuasan pengunjung atas suatu tempat wisata tertentu, dan ini dapat diuji dengan menambah komponen destinasi wisata menjadi 6A, atau dengan megukur faktor lain seperti kualitas pelayanan wisata dan kualitas produk wisata.
SUSTAINABLE IP-TOURISM SEBAGAI LANGKAH INOVATIF DALAM MENGAKSELERASI PERTUMBUHAN EKONOMI PARIWISATA INDONESIA Muh. Syah Quddus; Muhammad Adimas Haryanto; Rafid Althaf Fadhila
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.320

Abstract

diperlukan transformasi untuk kembali bersaing di kancah global. Salah satu solusi inovatif adalah pengembangan Sustainable Intellectual Property Tourism (IP-Tourism), yang menggabungkan kekayaan budaya lokal dan kekayaan intelektual sebagai produk wisata unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran IP-Tourism dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata Indonesia sekaligus melestarikan kekayaan budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis-normatif, dengan menganalisis data sekunder dari bahan-bahan hukum primer, sekunder, dan tersier.Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa IP-Tourism menawarkan potensi besar dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Indonesia dengan memanfaatkan kekayaan intelektual, seperti batik dan wayang kulit, untuk menarik wisatawan sekaligus melestarikan budaya lokal. Strategi pengembangan pariwisata berbasis IP mencakup perlindungan kekayaan intelektual lokal, kolaborasi antar sektor, penerapan teknologi digital, dan pemberdayaan masyarakat, sehingga menciptakan ekosistem yang berkelanjutan. Penerapan prinsip keberlanjutan dalam IP-Tourism memastikan pelestarian lingkungan dan budaya, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang inklusif bagi masyarakat lokal.
PERANAN PUSAT INFOMASI PARIWISATA (TOURISM INFROMATION CENTER) DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN WISATAWAN DI KOTA SURABAYA Nur Asyiah Jamil
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.321

Abstract

Pelayanan merupakan elemen penting dalam keberhasilan kegiatan pariwisata, dengan memberikan pelayanan optimal dapat membentuk citra yang baik sehingga mempengaruhi keputusan wisatawan untuk datang kembali. Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, pemerintahan Kota Surabaya memiliki langkah strategis yaitu menyediakan pelayanan Pusat Informasi Wisata (Tourism Information Center). Pusat Informasi Wisata merupakan sebuah fasilitas yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya. Pusat Informasi Wisata ini berfungsi sebagai pusat informasi yang menyediakan layanan terkait kepariwisataan di Surabaya. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis peranan dan sistem pelayanan Pusat Informasi Wisata Kota Surabaya dalam memberikan pelayanan kepada wisatawan. Metode yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Sumber informan dalam penelitian ini adalah petugas frontliner Pusat Informasi Wisata Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pusat Informasi Wisata memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi terkait pariwisata dengan cara yang efektif dan mudah dimengerti oleh pengunjung. Selain itu, diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan atau memberikan solusi atas kebutuhan wisatawan. Dengan pelayanan yang ramah, responsif, dan informatif, diharapkan Pusat Informasi Wisata dapat menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi wisatawan, serta memastikan setiap kunjungan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan pengunjung.
INOVASI KEWIRAUSAHAAN DI SEKTOR PARIWISATA: MENINGKATKAN DAYA TARIK DESTINASI WISATA Putri Ananda; Rahmadani; Muhammad Nabawi
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.322

Abstract

Industri pariwisata terus berkembang seiring dengan meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman perjalanan yang unik dan berkesan. Dalam konteks ini, kewirausahaan memainkan peran penting dalam menciptakan inovasi yang dapat meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Penciptaan barang-barang wisata budaya berbasis lokal, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran, dan gagasan pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan hanyalah beberapa taktik kewirausahaan yang dapat digunakan dalam industri pariwisata. Artikel ini juga membahas kesulitan yang dihadapi oleh pemilik bisnis di sektor perjalanan, termasuk persaingan pasar, pergeseran preferensi perjalanan, pertimbangan hukum dan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pelaku industri pariwisata menciptakan inovasi yang akan meningkatkan daya saing dan daya pikat lokasi wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber seperti jurnal akademik, laporan industri pariwisata, serta artikel terkait kewirausahaan dan inovasi dalam sektor pariwisata. Penelitian ini menemukan bahwa inovasi dalam kewirausahaan pariwisata berperan penting dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Beberapa strategi yang efektif meliputi pengembangan produk wisata kreatif berbasis budaya lokal, pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran dan layanan, serta penerapan konsep pariwisata berkelanjutan Namun, terdapat tantangan yang harus diatasi, seperti keterbatasan modal dan kebijakan regulasi.
PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK: PENDEKATAN 3R DAN KEBIJAKAN BERKELANJUTAN Adnan Aulia Mutaqien; Devita Anggraini; Shaffa Bryna; Fahmi Mufadhol; Ikhsan Solihin; Amien Arif; Muhammad Fakhri Rizq; Muhammad Fanhash Afif Alwin; Ilal Izha Mahendra; Hery Basari
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.323

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar yang ada di dunia, indonesia memiliki potensi pariwisata yang besar dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya. Namun, peningkatan jumlah wisatawan dari tahun ke tahun juga menimbulkan permasalahan lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah anorganik di destinasi wisata. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, merusak daya tarik wisata, dan berdampak negatif pada ekosistem serta pengalaman wisatawan. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan guna menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sektor pariwisata dalam upaya pengelolaan sampah anorganik di destinasi wisata Indonesia serta mengevaluasi dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas pariwisata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus pada beberapa destinasi wisata utama. Data diperoleh dari analisis laporan pemerintah, organisasi lingkungan, serta kajian literatur terkait. Salah satu pendekatan yang diterapkan dalam pengelolaan sampah adalah konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), yang berfokus pada pengurangan sampah, pemanfaatan kembali, dan daur ulang guna mengurangi beban pembuangan akhir. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya pengelolaan sampah di kawasan wisata dan mendorong implementasi sistem yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri pariwisata, solusi inovatif dan berkelanjutan dapat diterapkan untuk mengurangi dampak negatif pariwisata terhadap lingkungan. Dengan demikian, sektor pariwisata tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga turut menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
IDENTIFIKASI PEMETAAN POTENSI PADA WISATA HERITAGE SITUS MACAN PUTIH DI KABUPATEN BANYUWANGI Ichwan Prastowo; Agung Wibiyanto; Jahid Syaifullah
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol3.2024.324

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengulas identifikasi pemetaan potensi pada wisata heritage situs Macan Putih di kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini ialah kualitatif dengan analisis dekriptif dengan pengamatan dan analisis dari data data yang didapatkan dari pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identifikasi pemetaan potensi didasarkan pada permasalahan yang ada. Pertama, belum terlaksananya konservasi pada situs Macan Putih dan hasilnya bisa diketahui situs tersebut masih terbengkalai sehingga dampak yang ditimbulkan kurangnya atraksi wisata yang akan ditawarkan pada para wisatawan. Kedua, pengelolaan wilayah yang dirasa kurang optimal, mengingat potensi wilayah yang dibangun dari semua kawasan di kabupaten Banyuwangi beraneka ragam baik yang menawarkan jenis wisata lain di luar wisata budaya. Ketiga, belum ada sinergitas antara wisata wisata budaya lainnya. Maka hasil pemetaan yang ada didasarkan pada hasil analiis variabel internal yang melingkupi potensi kekuatan dan kelemahan dari obyek dan juga hasil analisis eksternal yang melingkupi potensi dan ancaman yang dimiliki obyek situs Macan Putih.
PERAN EKONOMI KREATIF DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA PARIWISATA Muhammad Arief Munandar; Muhammad Ichsan; Rahmatul Husnaini
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.325

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kegiatan ekonomi kreatif sebagai nilai tambah yang mendukung industri pariwisata. Di Indonesia, industri kreatif yang mencakup bidang seperti desain, seni, dan fashion, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Untuk berkembang, ekonomi kreatif membutuhkan kreativitas, inovasi, dan keterampilan, dan UMKM adalah salah satu cara untuk mengembangkan bisnis ekonomi kreatif. Kedua sektor ini saling mempengaruhi dan saling mempengaruhi satu sama lain, dan jika keduanya dikelola dengan baik, mereka dapat bekerja sama untuk memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan untuk melakukan analisis deskriptif adalah menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk menganalisis berbagai data berdasarkan referensi yang terkait dengan masalah yang diteliti.Peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan daya saing usaha pariwisata dan kontribusi ekonomi kreatif dalam pengembangan dan keberlanjutan usaha.
ANALISIS SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI: STUDI EMPIRIS PADA KOTA MALANG (2014-2023) Anggela Setiya Putri
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.326

Abstract

Kota Malang mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Provinsi Jawa Timur, menempati posisi ketiga pada tahun 2023. Pencapaian ini tidak terlepas dari kontribusi berbagai sektor ekonomi yang mendorong pertumbuhan tersebut. Salah satu sektor utama yang berperan signifikan adalah sektor pariwisata, yang didukung oleh keberagaman destinasi wisata alam. Selain itu, sektor pariwisata di Kota Malang juga diperkuat oleh industri pendukung seperti perhotelan, kuliner, serta wisatawan yang berkunjung sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Malang periode tahun 2014-2023. Menggunakan data sekunder yang didapat dari Badan Pusat Statistik Kota Malang. Variabel yang digunakan adalah jumlah wisatawan, jumlah akomodasi hotel, jumlah restoran, dan pertumbuhan ekonomi di Kota Malang. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan dibantu software SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel jumlah wisatawan dan jumlah restoran berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Malang, namun jumlah akomodasi hotel tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Malang. Sedangkan secara simultan variabel jumlah wisatawan, jumlah akomodasi hotel dan jumlah restoran berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Malang periode tahun 2014-2023.
ANALISIS PENERAPAN STANDAR GROOMING PADA CUSTOMER SERVICE IMPROVEMENT DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUANDA Awara Aleyda Ardhana; Ety Dwi Susanti
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.327

Abstract

Bandar Udara Internasional Juanda merupakan sebuah bandar udara yang berada di Kota Surabaya dan dikatakan sebagai bandara tersibuk ketiga di Indonesia. Oleh karena itu, keberhasilan pelayanan yang diberikan oleh bandara tergantung pada kepuasan pelanggan sehingga dalam pengelolaan bandara membutuhkan peran penting dari customer service yang menerapkan standar grooming. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai grooming diterapkan oleh Customer Service Improvement. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di Bandar Udara Internasional Juanda yang berlokasi di Jl. Ir. Haji Juanda, Betro, kec. Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data seperti observasi secara langsung dan tidak langsung, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Key informan dalam penelitian ini yaitu Ibu Lulu Palupi Mewal selaku Supervisor Customer Service Improvement, Ibu Adinda selaku Staff Airport Operation and Services Department, dan Anggota Staff Customer Service Improvement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian antara indikator mengenai standar grooming dengan kondisi yang terjadi di lapangan dapat dinilai telah sesuai. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang membahas mengenai standar grooming bagi seluruh staff, termasuk Customer Service Improvement.