cover
Contact Name
Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Pd.
Contact Email
jpms@uny.ac.id
Phone
+62 822-2095-3934
Journal Mail Official
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains)
ISSN : 14101866     EISSN : 25491458     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas MIPA UNY, yang berisi tentang artikel hasil kajian dan penelitian di bidang Matematika dan Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
Keefektifan metode penemuan terbimbing dan metode pemberian tugas pada pembelajaran bangun ruang sisi lengkung Dian Sriwidiarti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.929 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v4i1.12938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) keefektifan metode penemuan terbimbing dan metode pemberian tugas ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar matematika dan (2) membandingkan metode penemuan terbimbing dengan metode pemberian tugas ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar matematika. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian mencakup semua siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta tahun pelajaran 2014 -2015. Sampel dipilih secara acak dua kelas dari populasi, yaitu kelas IX Bilingual dan kelas IX IT. Kelas IX Bilingual diberi perlakuan dengan metode penemuan terbimbing dan kelas IX IT dengan metode pemberian tugas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan non tes. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) metode penemuan terbimbing dan metode pemberian tugas efektif ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar matematika dan( 2)  metode penemuan terbimbing sama efektif dengan metode pemberian tugas  ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar matematika.Kata Kunci: metode penemuan terbimbing, metode pemberian tugas, prestasi, motivasi The Effectiviness of The Guided Discovery Method and Recitation Method in Learning Curved Surface Solids AbstractThis study aimed to describe: (1) the effectiveness  guided discovery method and recitation method in terms of achievement and mathematics learning motivation; and (2) comparing the guided discovery method  with recitation method in terms of achievement and mathematics learning motivation. This research was a quasi-experiment. The research population are all students in grade IX of SMP Muhammdiyah 3 Yogyakarta in the academic year of 2014-2015. From the population two classes are randomly selected as the sample, those classes are IX Bilingual and IX IT. IX Bilingual received the treatment of the guided discovery method and class IX IT received the treatment recitation method. The data collection techniques were tests and non tests. The result of research shows that: (1) the guided discovery method and recitation method are effective in terms of achievement and mathematics learning motivation; and (2) the guided discovery method is as effective as the recitation method in terms of mathematics achievement and learning motivation.Keywords: one guided discovery method, recitation method, achievement,  motivation.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Melalui Pembelajaran Model Treffinger Bambang Priyo Darminto
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.647 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v2i2.2476

Abstract

Salah satu kompetensi profesional guru matematika adalah kemampuan memecahkan masalah mate-matis. Di tingkat sekolah menengah, peningkatan kemampuan ini dipengaruhi oleh kreativitas. Artinya, jika kreativitas siswa semakin tinggi, maka kemampuan memecahkan masalah matematisnya pun semakin baik, dan sebaliknya. Penerapan model Treffinger dalam pembelajaran matematika di sekolah menengah telah terbukti dapat mengembangkan kreativitas siswa. Dalam penelitian ini, model Treffinger diterapkan pada mahasiswa calon guru matematika dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan matematis. Sampel sebanyak 32 mahasiswa dari program studi pendidikan matematika diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes kemampuan memecahkan masalah matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Treffinger signifikan mempengaruhi peningkatan kemampuan memecahkan masalah matematis. Hal ini disebabkan karena mahasiswa telah memiliki variasi, kreativitas, dan pengalaman sehingga dapat dikembangkan dengan cepat dalam memecahkan masalah matematis.Kata kunci: treffinger, kreativitas, pemecahan masalah matematis
Keefektifan metode eksperimen terhadap keterampilan proses dan hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMP Anik Purwanti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.461 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v5i1.13458

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keefektifan pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen ditinjau dari keterampilan proses dan hasil belajar IPA, dan (2) mengetahui perbedaan keefektifan antara pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen dengan demonstrasi ditinjau dari keterampilan proses dan hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasinya adalah siswa kelas VIII SMP Diponegoro Depok Sleman pada tahun ajaran 2013/2014. Sampelnya adalah satu kelompok eksperimen yang proses pembelajarannya menggunakan metode eksperimen dan satu kelompok kontrol yang proses pembelajarannya menggunakan metode demonstrasi. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk hasil belajar sedangkan untuk keterampilan proses diambil dari data kemampuan awal dan kemampuan akhir yang merupakan hasil observasi pada LKS. Untuk mengetahui efektif tidaknya metode eksperimen dilakukan uji one sample t-test. Kemudian untuk mengetahui perbedaan keefektifan metode eksperimen dan demonstrasi dilakukan uji multivariat dengan uji T2 Hotelling dan dilanjutkan analisis univariat dengan uji independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen efektif ditinjau dari keterampilan proses dan hasil belajar IPA, dan (2) pembelajaran IPA menggunakan metode eksperimen lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar IPA dibandingkan dengan metode demonstrasi.Kata kunci: Keefektifan, metode eksperimen, keterampilan proses, hasil belajar IPA. THE EFFECTIVENESS OF EXPERIMENT METHOD ON PROCESS SKILLS AND THE SCIENCE LEARNING ACHIEVEMENT OF GRADE VIII STUDENTS IN SMPAbstractThis study aimed to (1) find out the effectiveness of science teaching-learning using experiment method on the process skills and science learning achievement, and (2) find out the difference of effectiveness between science teaching-learning using experiment method with demonstration method on process skills and science learning achievement. This research was a quasi experiment research. The population of the research was all of students of SMP Diponegoro Depok Sleman grade VIII in the academic year of 2013/2014. The sample consisted of the experiment group that the teaching-learning process used experiment method and the control group that the teaching-learning process used demonstration method. A pretest and posttest were used to collect the data of the learning achievement, while the process skill was taken from the prior ability and the final ability which were the result of observation on the LKS (Students Worksheet). To obtain the effectiveness of the experiment method on each variable, the data were analyzed with one sample t-test. Then, to find the difference between the effectiveness of the experiment and demonstration method on all variables used multivariate technique with T2 Hotelling and followed by univariate analysis with independent sample t test. The results of the research showed that (1) the teaching-learning process of science using the experiment method was effective in terms of process skills and science learning achievement of the students, and (2) the teaching-learning process of science using experiment method was more effective in improving the process skills and science learning achievement than that using the demonstration method. Keywords: Effectiveness, experiment method, science process skills, science learning achievement
Efektivitas Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Aktivitas dan Motivasi Belajar Mahasiswa pada Perkuliahan Filsafat Ilmu Sutiman Sutiman; Antuni Wiyarsi; Erfan Priyambodo
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 2, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.102 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v3i1.3892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pembelajaran kooperatif yang paling efektif dalam meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa pada perkuliahan Filsafat Ilmu serta mengetahui profil hasil belajar kognitif mahasiswa. Penelitian dilaksanakan sebagai penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus, dengan subjek penelitian sebanyak 38 mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Filsafat Ilmu. Siklus pertama dengan penerapan metode STAD dan siklus kedua dengan metode Jigsaw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kooperatif metode Jigsaw pada perkuliahan Filsafat Ilmu lebih efektif dalam meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar mahasiswa dibandingkan dengan penerapan metode STAD. Profil hasil belajar kognitif mahasiswa pada perkuliahan Filsafat Ilmu dengan penerapan metode STAD untuk kriteria baik sebanyak 18,42%, kriteria cukup 23,68% dan kriteria kurang sebanyak 62,86%. Adapun dengan penerapan metode Jigsaw untuk kriteria sangat baik 2,63%, baik 18,42%, dan cukup sebanyak 78,94%.Kata kunci: pembelajaran kooperatif, STAD, jigsaw, aktivitas belajar, motivasi
Pengaruh Penyediaan Bacaan Berbentuk Refutation Text untuk Meremediasi Miskonsepsi Siswa Tentang Konsep Asam Basa di Kelas XI IPA SMA Negeri 4 Pontianak Firman Shantya Budi; Hairida Hairida; Rini Muharini
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 2, No 2 (2014): December 2014
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.809 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v4i2.7166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas remediasi menggunakan bacaan berbentuk refutation text untuk mereduksi miskonsepsi siswa tentang konsep asam basa di kelas XI IPA SMA Negeri 4 Pontianak tahun ajaran 2010/2011. Bentuk penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Pre-Eksperimental Design) dengan rancangan One-Group Pre-Test Post-test. Data diambil dari seluruh siswa kelas XI IPA yang berjumlah 114 siswa dengan teknik sampling jenuh. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes diagnostik berupa pilihan ganda dengan tiga alternatif jawaban dan tiga alternatif alasan yang terdiri atas 10 butir soal. Berdasarkan analisis data, terjadi penurunan rata-rata persentase miskonsepsi siswa untuk ketiga kelas yaitu 31,7% (XI IPA1), 43,7% (XI IPA2), dan 35,9% (XI IPA3). Rata-rata penurunan persentase miskonsepsi siswa tersebut tersebar pada 10 konsep. Perubahan konseptual dianalisis dengan menggunakan uji statistik Mc Nemar (db=1, α=5%) dan uji Binomial (α=1%). Terdapat penurunan miskonsepsi siswa secara signifikan sebanyak 5 konsep (XI IPA1) dan 7 konsep (XI IPA2 dan XI IPA3) setelah remediasi. Nilai effect size diperoleh sebesar 2,03 (XI IPA1), 4,74 (XI IPA2), dan 3,17 (XI IPA3) sehingga remediasi memberikan kontribusi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 47,88% (XI IPA1), 50% (XI IPA2), dan 49,92% (XI IPA3). Remediasi miskonsepsi siswa menggunakan bacaan berbentuk refutation text, efektif untuk mereduksi miskonsepsi siswa pada konsep asam basa.Kata kunci: efektifitas, remediasi, miskonsepsi, refutation text, konsep asam basa
Karakteristik Butir Tes Pengantar Statistika Sosial Berdasarkan Teori Respon Butir Agus Santoso
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 6, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.052 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v6i2.23959

Abstract

Analisis karakteristik butir tes dilakukan untuk menghasilkan buti-butir tes yang berkualitas (terstandar). Analisis karakteristik butir tes dapat dilakukan menggunakan pendekatan klasik maupun pendekatan modern (Teori Respon Butir). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik butir tes pengantar statistika sosial yang dikembangkan oleh Universitas Terbuka menggunakan pendekatan teori respon butir. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi 269 butir tes Pengantar Statistik Sosial dan respon 82966 mahasiswa UT yang mengerjakan tes tersebut. Analisis karakteristik butir dilakukan melalui tahapan organisasi data, uji asumsi, uji kecocokan model, estimasi parameter butir. Estimasi parameter dilakukan menggunakan bantuan software Bilog MG. Hasil analisis kecocokan model menunjukkan bahwa tes cocok diestimasi menggunakan model 3 Parameter Logistik (3 PL). Hasil estimasi parameter butir menunjukkan bahwa dari 269 butir hanya terdapat 81 butir yang memiliki kualitas baik dengan rerata indeks kesukaran (b) yaitu 2,149 dengan standar deviasi 2,451; rerata daya pembeda (a) yaitu 0,852 dengan standar deviasi 0,491; dan rerata tebakan semu (c) yaitu 0,288 dengan standar deviasi 0,093.Kata kunci: Analisis karakteristik butir, teori respon butir, model 3 parameter logistik.
Keefektifan Pendekatan PBL dan Discovery Setting TPS Ditinjau dari Prestasi, Kemampuan Berpikir Kritis, dan Kepercayaan Diri Siswa Berta Apriza; Ali Mahmudi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015): December 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.305 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v6i2.10937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan dan perbedaan keefektifan antara pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan setting pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dengan pendekatan discovery dengan setting Think Pair Share (TPS) ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri siswa SMK Negeri 1 Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent groups pretest-posttest group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK N 1 Cangkringan, Sleman, Yogyakarta yang terdiri atas enam kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X TKR-1 dan X TKR-2. Untuk mengetahui keefektifan masing-masing pendekatan pembelajaran digunakan uji one sample t-test dan untuk mengetahui perbedaan keefektifan kedua pendekatan tersebut digunakan analisis multivariat menggunakan uji T2 Hotteling’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan PBL dengan setting TPS efektif ditinjau dari kemampuan berpikir kritis, tetapi tidak efektif ditinjau dari prestasi belajar dan kepercayaan diri siswa; pendekatan discovery dengan setting TPS efektif ditinjau dari kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa, tetapi tidak efektif ditinjau dari kepercayaan diri siswa; dan tidak terdapat perbedaan keefektifan antara pendekatan PBL dengan setting TPS dan pendekatan discovery dengan setting TPS ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan berpikir kritis, dan kepercayaan diri siswa.Kata kunci: problem based learning, PBL, think pair share, TPS, discovery, prestasi belajar, kemampuan berpikir kritis, kepercayaan diri siswa
Program Pembelajaran Biologi dengan "MIVI" untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Tuna-Rungu Mia Nurkanti; Nuryani Rustaman; Zaenal Alimin; Suroso AY
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.135 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v15i2.12189

Abstract

Penelitian ini tentang pengembangan program pembelajaran biologi dengan "MIVI" (Monopolies Multi Interactive Visual" untuk siswa tuna rungu dengan tujuan meningkatkan hasil belajar mereka. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan pendidikan. Data kuantitatif digunakan untuk melihat perubahan penguasaan konsep biologi yang dilihat dari perbedaan nilai pretes dan postes pada tiga siswa tuna rungu. Data diperoleh dengan metode SSR (Single Subject Research) dan dianalisis menggunakan analisis data visual berdasarkan kondisi awal (A) dan intervensi (B) dan melihat hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Data kualitatif diperoleh dengan kuisioner, observasi, dan jurnal peneliti. Kuesioner digunakan untuk mempelajari lebih dalam dan didukung dengan wawancara dengan kepala sekolah untuk mengetahui ketahanan dan pendapat untuk keputusan hasil belajar subjek penelitian.Kata kunci: program pembelajaran biologi, tuna rungu
Kandungan Protein dan Lemak Belut Sawah (Monopterus albus, Zuieuw) Pada Berbagai Ukuran Dari Desa Sayegan Sleman Yoni Suryani
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.597 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v11i1.12267

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan protein dan lemak ikan belut sawah (Monopterus albus) ada berbagai ukuran. Penelitian ini menggunakan 15 ekor belut sawah, yang dibedakan dalam tiga kelompok, yaitu panjang ≤ 29 cm (betina), antara 29-35 cm (intersek) dan ≥ 36 cm (jantan). Tiap kelompok terdiri dari lima ekor belut sawah. Variabel bebas adalah belut sawah (X1) dan berat tubuh belut sawah (X2); sedangkan variabel tergayutnya adalah kadar protein belut (Y1) dan kadar lemak (Y11). Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara kandungan protein daging belut sawah terhadap panjang dan berat tubuhnya; tetapi ada hubungan antara kandungan lemak daging belut sawah dengan ukuran panjang dan berat tubuh dengan persamaan regresi Y = 0,964 + 0,02727 X1 + 0,03665 X2Kata kunci: belut sawah (monopterus albus, zuieuw), protein, lemak
Hubungan Motivasi Kerja dan Kesejahteraan Terhadap Kinerja Guru Matematika Sekolah Menengah Pertama di Kota Pekanbaru Zetriuslita Zetriuslita; Reni Wahyuni
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.714 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v1i1.12471

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan antara motivasi kerja dan kesejahte-raan terhadap kinerja guru matematika SMP di Kota Pekanbaru Riau. Penelitian dilaksanakan pada Sep-tember 2011 sampai dengan September 2012. Populasi dan sampel penelitian berturut-turut terdiri atas 334 guru dan 117 guru. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner berbentuk skala Likert untuk mengukur motivasi kerja, kesejahteraan, dan kinerja guru matematika SMP di Kota Pekanbaru. Data dianalisis seca-ra deskriptif dan inferensial, yaitu analisis regresi linear, analisis korelasi sederhana, analisis regresi linier berganda, dan analisis korelasi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja, ke-sejahteraan, dan kinerja guru matematika masing-masing dikategorikan tinggi, berturut-turut dengan persentase 81,13%; 72,60%; dan 78,60%. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan antara motivasi kerja dan kesejahteraan terhadap kinerja guru matematika sebesar 66%. Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru matematika sebesar 30,90% dan pengaruh kesejahteraan terhadap kinerja guru matematika sebesar 23,3%.Kata kunci: motivasi kerja, kesejahteraan, kinerja guru

Page 7 of 38 | Total Record : 373


Filter by Year

2005 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026 Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025 Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023 Vol 10, No 2 (2022): December 2022 Vol 10, No 1 (2022): June 2022 Vol 9, No 2 (2021): December 2021 Vol 9, No 1 (2021): June 2021 Vol 8, No 2 (2020): December 2020 Vol 8, No 1 (2020): June 2020 Vol 7, No 2 (2019): December 2019 Vol 7, No 1 (2019): June 2019 Vol 6, No 2 (2018): December 2018 Vol 6, No 1 (2018): June 2018 Vol 5, No 2 (2017): December 2017 Vol 5, No 1 (2017): June 2017 Vol 4, No 2 (2016): December 2016 Vol 4, No 1 (2016): June 2016 Vol 3, No 2 (2015): December 2015 Vol 3, No 1 (2015): June 2015 Vol 2, No 2 (2014): December 2014 Vol 2, No 1 (2014): June 2014 Vol 1, No 2 (2013): December 2013 Vol 1, No 1 (2013): June 2013 No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun X More Issue