cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra16@gmail.com
Phone
+6285762530583
Journal Mail Official
jelaspips@gmail.com
Editorial Address
Jl. Piai Tangah Nomor 29, RT. 01, RW. 02, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Kode Pos: 25162
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
ISSN : 30475694     EISSN : 30475694     DOI : https://doi.org/10.64924
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) is a journal dedicated to the publication of quality research results in Social Sciences Education. The journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports greater global exchange of knowledge. This journal aims to publish research and theoretical articles in the field of Social Science Education and analyze various problems in Social Science Education. The contents of this journal offer an invaluable resource for educators and educational scientists in all fields who are looking for new ways to overcome problems that occur at both the micro and macro levels in the world of education and in society.
Articles 30 Documents
Eksistensi Bisnis Warung Makan Area Kampus di Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Manado Abzan Laebe; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/qmgeaw47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi bisnis warung makan di area kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Manado dengan fokus pada motivasi pendirian, strategi adaptasi, dan orientasi jangka panjang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap tiga informan pemilik dan karyawan warung makan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi utama pendirian warung makan didominasi faktor ekonomi untuk menambah penghasilan keluarga dengan orientasi jangka panjang seperti mempersiapkan biaya pendidikan anak. Warung makan menunjukkan resiliensi tinggi selama pandemi COVID-19 melalui kemampuan adaptasi dengan temporary closure dan quick recovery ketika kampus kembali beroperasi. Model bisnis warung makan memiliki karakteristik fleksibilitas tinggi dalam kepemilikan, operasional, dan ketenagakerjaan yang mengandalkan social capital dan personal relationships. Sustainability bisnis tercermin dari kemampuan transfer ownership, penciptaan lapangan kerja, dan kontribusi terhadap ekosistem kampus sebagai penyedia akses makanan terjangkau. Penelitian ini berkontribusi dalam memahami dinamika bisnis skala kecil di lingkungan akademik dan memberikan insight tentang faktor-faktor yang mendukung eksistensi warung makan sebagai model sustainable small business yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi komunitas kampus.
Peran Masyarakat dalam Pelaksanaan Sistem Demokrasi di Desa Poopo Barat, Kec. Ranoyapo, Kab.Minahasa Selatan Yulyke Eklesia Sumakul; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/6be4pj12

Abstract

. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dalam pelaksanaan sistem demokrasi di Desa Poopo Barat, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang demokrasi masih bersifat umum dan terfokus pada aspek kebebasan pendapat, implementasi sistem demokrasi masih mengandalkan pendekatan top-down melalui Hukum Tua dan sosialisasi pemerintah, serta partisipasi masyarakat menunjukkan toleransi politik yang tinggi namun masih bersifat pasif. Temuan mengindikasikan perlunya edukasi politik yang sistematis, penguatan institusi demokrasi lokal, dan pengembangan mekanisme partisipasi yang lebih aktif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model demokrasi desa yang mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan prinsip demokrasi modern untuk menciptakan sistem pemerintahan yang responsif dan akuntabel di tingkat desa.
Pandangan Masyarakat terhadap Calon Presiden dalam Pemilihan Presiden Tahun 2024 Juanito Bagit; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/zzzsh665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap profil calon presiden dalam Pemilihan Presiden tahun 2024, dengan fokus pada evaluasi kompetensi, karakteristik kepemimpinan, dan kredibilitas calon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap masyarakat dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki persepsi multidimensional terhadap calon presiden, mencakup tiga aspek utama: pertama, evaluasi kompetensi yang didasarkan pada track record, pengalaman kepemimpinan, dan substansi visi-misi; kedua, ekspektasi terhadap kepemimpinan yang merakyat dengan karakteristik empati, kedekatan dengan rakyat, dan komitmen terhadap kebijakan pro-rakyat; ketiga, penilaian kredibilitas yang mencakup transparansi, akuntabilitas, dan konsistensi antara pernyataan dengan tindakan. Masyarakat menunjukkan kematangan politik yang signifikan dengan tidak lagi mengandalkan faktor popularitas atau emosional semata, tetapi lebih mengutamakan evaluasi rasional berdasarkan program kerja konkret dan integritas moral calon. Fenomena fact-checking dan verifikasi informasi di media sosial mencerminkan evolusi literasi politik masyarakat yang semakin kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh propaganda politik.
Strategi Pemasaran dalam Persaingan Bisnis Cap Tikus di Desa Beringin Mufida Hadad; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/z7tdqk04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh para pelaku usaha dalam menghadapi persaingan bisnis Cap Tikus di Desa Beringin, Minahasa Selatan. Fokus penelitian adalah untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami berbagai strategi pemasaran yang diimplementasikan oleh produsen dan pedagang Cap Tikus dalam memenangkan persaingan pasar lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam terhadap para pelaku usaha Cap Tikus. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria pelaku usaha yang telah berpengalaman minimal dua tahun dalam industri Cap Tikus. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian mengungkap tiga strategi utama yang diterapkan: pertama, strategi penetapan harga kompetitif dengan pendekatan stabilisasi harga dan diferensiasi berdasarkan segmen pasar; kedua, strategi peningkatan kualitas pelayanan dan hubungan pelanggan melalui customer relationship management dan pendekatan relasional; ketiga, strategi kemitraan dan kolaborasi dalam rantai nilai melalui aliansi strategis dengan berbagai stakeholder. Temuan menunjukkan bahwa para pelaku usaha telah mengimplementasikan strategi pemasaran yang sophisticated dengan mempertimbangkan aspek competitive advantage berkelanjutan dan penciptaan value proposition yang unik dalam konteks persaingan lokal.
Mitigasi Pembuangan Limbah Sembarangan di Desa Nisyalom Legoh; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 1 (2025): (APRIL) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/53bvms22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi pembuangan limbah sembarangan di Desa Mopolo melalui kajian persepsi masyarakat, tantangan implementasi, dan pengembangan strategi pengelolaan sampah berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap tiga narasumber kunci yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mopolo memiliki kesadaran yang cukup baik tentang pentingnya pengelolaan sampah, namun implementasinya masih menghadapi tantangan berupa ketidakkonsistenan partisipasi, ketidakberlanjutan program, dan perbedaan perilaku antar kelompok usia. Temuan menunjukkan bahwa program pengelolaan sampah hanya efektif saat ada kegiatan khusus seperti lomba kebersihan, namun tidak berkelanjutan dalam jangka panjang. Strategi mitigasi yang direkomendasikan meliputi pendekatan partisipatif berbasis masyarakat yang mengintegrasikan edukasi, keteladanan, dan penyediaan infrastruktur memadai. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan mitigasi pembuangan sampah sembarangan memerlukan transformasi perilaku melalui pembentukan norma sosial yang kuat, sistem insentif berkelanjutan, dan komitmen jangka panjang dari semua stakeholder untuk menciptakan perubahan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Pembelajaran Efektif pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS FISH Unima Paulus Robert Tuerah
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/gr7eht42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran pada mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS FISH Unima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali secara mendalam pengalaman dan persepsi mahasiswa serta dosen terkait proses pembelajaran. Metode pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan mahasiswa dan dosen, observasi kelas, dan analisis dokumen kurikulum serta rencana pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran efektif pada mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS FISH Unima sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci. Pertama, kualitas perencanaan pembelajaran yang berorientasi pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan keterampilan abad ke-21. Kedua, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi dan relevan dengan karakteristik materi IPS, seperti project-based learning dan diskusi kelompok. Ketiga, ketersediaan dan pemanfaatan media pembelajaran yang efektif, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Keempat, dukungan lingkungan belajar yang kondusif, yang mencakup interaksi positif antara dosen dan mahasiswa, serta fasilitas yang memadai. Kelima, kemampuan mahasiswa dalam mengatur strategi belajar yang efektif. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya integrasi berbagai faktor tersebut untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan meningkatkan capaian belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan IPS FISH Unima.
Belajar Demokrasi dalam Pemilihan Ketua Kelas, di SD Inpres Lompad Martina Carolina Kares; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/czxmtf53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran demokrasi melalui pemilihan ketua kelas di SD Inpres Lompad, Desa Lompad, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan, serta mengidentifikasi nilai-nilai demokrasi yang dipelajari siswa dan dampaknya terhadap perkembangan karakter. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipan dan wawancara mendalam kepada kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemilihan ketua kelas dilaksanakan melalui empat tahapan sistematis: sosialisasi kriteria kepemimpinan, pencalonan demokratis, seleksi kandidat, dan pengumuman hasil. Siswa memperoleh pembelajaran tentang nilai-nilai demokrasi fundamental meliputi partisipasi aktif, penghormatan terhadap perbedaan pendapat, integritas dan kejujuran, serta transparansi dan akuntabilitas. Dampak positif yang teridentifikasi mencakup peningkatan rasa percaya diri, pengembangan kemampuan berpikir kritis, penguatan nilai toleransi, dan pembentukan jiwa kepemimpinan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model pembelajaran demokrasi yang efektif di sekolah dasar dengan mempertimbangkan konteks sosial budaya lokal.
Respon Masyarakat di Desa Mopolo Esa dalam Menjaga Ketertiban Pesta Demokrasi Tahun 2024 Daniel Manikome; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/846bv874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon masyarakat Desa Mopolo Esa, Kecamatan Ranoyapo dalam menjaga ketertiban pesta demokrasi tahun 2024, khususnya dalam pemilihan kepala desa (Hukum Tua). Fokus penelitian meliputi cara masyarakat menggunakan hak pilih, menjaga ketertiban dan keamanan selama proses demokrasi, serta mencegah konflik yang dapat mengganggu stabilitas politik lokal. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap informan kunci yang dipilih secara purposive, meliputi perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga biasa. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik dengan pendekatan induktif untuk mengidentifikasi pola-pola respon masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mopolo Esa memiliki tiga dimensi respon utama: (1) respon preventif melalui edukasi informal, kesepakatan netralitas, pengawasan partisipatif, dan revitalisasi nilai budaya lokal; (2) partisipasi aktif yang berkualitas tinggi dengan keterlibatan dalam semua tahapan demokrasi, inovasi partisipasi digital, dan inklusivitas gender; (3) mekanisme penyelesaian konflik yang menggabungkan pendekatan formal-informal, filosofi "dingin kepala-panas dukungan", sanksi sosial efektif, dan evaluasi reflektif. Temuan mengindikasikan bahwa keberhasilan menjaga ketertiban demokrasi di tingkat desa sangat bergantung pada kekuatan modal sosial, civic engagement masyarakat, dan kemampuan mengintegrasikan kearifan lokal dengan prinsip demokrasi modern, menciptakan model "indigenous democracy" yang autentik dan berkelanjutan.
Tindakan Masyarakat Desa Mopolo dalam Menghadapi Musim Kemarau Panjang Tasya Julia Tumbelaka; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/epej2j96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindakan masyarakat Desa Mopolo dalam menghadapi musim kemarau panjang yang semakin sering terjadi dan memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani jagung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap tiga informan kunci yang dipilih secara purposive sampling. Observasi dilakukan untuk mengamati kondisi fisik desa, infrastruktur air, dan dampak kemarau terhadap lingkungan dan aktivitas pertanian, sedangkan wawancara digunakan untuk mengeksplorasi persepsi, pengalaman, dan strategi adaptasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Mopolo menghadapi kondisi kekeringan parah dengan infrastruktur air yang terbatas, mendorong mereka mengembangkan berbagai strategi adaptasi meliputi pengelolaan air secara manual, diversifikasi sumber air, pembelian air, dan pendekatan spiritual. Meskipun masyarakat memiliki modal sosial dan kearifan lokal yang kuat, tindakan yang dilakukan masih bersifat reaktif dan individual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan kapasitas masyarakat melalui integrasi pengetahuan lokal dengan teknologi tepat guna serta dukungan infrastruktur dan kelembagaan untuk meningkatkan resiliensi komunitas dalam menghadapi kemarau panjang secara berkelanjutan.
Tingkat Pemahaman Masyarakat Desa Beringin tentang Pemilihan Umum Ni Made Sariayuni; Romi Mesra
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS) Vol 2 No 2 (2025): (JULY) Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/wnvmxy82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman masyarakat Desa Beringin tentang pemilihan umum dalam konteks sistem politik demokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap masyarakat Desa Beringin, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan. Informan dipilih menggunakan purposive sampling yang terdiri dari masyarakat yang memiliki pengalaman berpartisipasi dalam pemilihan umum. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola pemahaman masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang sistem politik demokrasi masih bervariasi, mulai dari konsep kedaulatan rakyat hingga interpretasi tradisional musyawarah mufakat. Proses pelaksanaan pemilihan umum dinilai sudah baik secara prosedural, namun masih terdapat tantangan dalam hal pemahaman masyarakat tentang tata cara pemilihan. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pemahaman meliputi tingkat pendidikan, heterogenitas latar belakang masyarakat, aksesibilitas informasi, dan pengalaman partisipasi politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun partisipasi fisik tinggi, pemahaman substantif tentang demokrasi masih perlu ditingkatkan melalui program edukasi politik yang komprehensif dan disesuaikan dengan karakteristik lokal.

Page 3 of 3 | Total Record : 30