cover
Contact Name
Arizul Suwar
Contact Email
arizulmbo@gmail.com
Phone
+6285273353038
Journal Mail Official
editoreducalia@gmail.com
Editorial Address
Graha Cyber Media, Jl. KHR Syamsul Arifin No:45 Sukorejo Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Educalia: Journal of Educational Research
Published by Cyber Media Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29628326     DOI : -
Core Subject : Education,
Educalia: Journal of Educational Research is peer reviewed journal of educational research published by Cyber Media Indonesia. It specializes in education and is intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. The languages used in this journal are Indonesia and English. Educalia is an open access journal which means that all content is freely available without charge to the user. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, or use them for any other purpose, without asking permission from the publisher or the author. The articles of this journal are published 2 times a year; January and July.
Articles 20 Documents
Penerapan Metode Bermain untuk Meningkatan Minat Belajar Anak Usia 3-5 Tahun di TK Purwodadi (Satu Atap) Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya Malika Ayuni; Nurma; Karuni Humairah Arta
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 2 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i2.301

Abstract

Metode pembelajaran merujuk pada cara atau upaya yang diterapkan oleh pendidik untuk memastikan proses belajar mengajar mencapai tujuannya secara efektif. Metode ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendorong partisipasi aktif dari peserta didik, sehingga mereka dapat lebih mudah menyerap pengetahuan yang diberikan oleh pengajar. Oleh karena itu, guru perlu memperhatikan karakteristik anak agar dapat memilih metode yang tepat, seperti metode bermain, untuk meningkatkan ketertarikan mereka dalam belajar. Bermain merupakan metode pembelajaran yang sangat relevan untuk anak-anak di usia dini, karena merupakan bagian utama dari dunia mereka. Melalui aktivitas bermain, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan baru, memahami cara penerapannya, serta memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, bermain juga berfungsi untuk melatih fisik anak dan mendukung perkembangan kognitif serta interaksi sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode bermain berpengaruh dalam meningkatkan minat belajar anak usia 3-5 tahun di TK Purwodadi (Satu Atap) Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya, serta untuk mengetahui bagaimana guru meningkatkan motivasi belajar anak melalui penerapan metode bermain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain sangat efektif dalam meningkatkan minat belajar anak. Metode ini memudahkan guru dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penerapan metode bermain di TK Purwodadi (Satu Atap) berhasil menstimulasi perkembangan minat belajar anak secara maksimal, menjadikan pembelajaran lebih menarik bagi anak, serta menciptakan suasana yang lebih hidup dibandingkan dengan kondisi sebelum metode bermain diterapkan.
Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Di Tk Baitul Mukarammah Desa Blang Teungoh Kec. Panton Reu Kab. Aceh Barat Ratna Dewi; Nurma; Karuni Humairah Arta
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 2 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i2.302

Abstract

Bahasa adalah salah satu cara untuk mengekspresikan diri setiap individu. Tanpa bahasa, manusia tidak dapat melakukan aktivitas apapun, karena kehidupan mereka sangat bergantung pada interaksi sosial dan komunikasi. Kemampuan berbicara, yang merupakan keterampilan berbahasa yang paling umum dan efektif, memegang peranan penting dalam proses ini. Perkembangan bahasa anak dapat didorong melalui berbagai metode pembelajaran yang sering digunakan dalam pendidikan. Salah satunya adalah metode bercerita. Di TK Baitul Mukaramah Desa Blang Teungoh, kemampuan bahasa anak-anak kelompok A masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode dan media pembelajaran yang kurang menarik serta bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan kemampuan bahasa anak melalui metode bercerita di TK Baitul Mukaramah Desa Blang Teungoh, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian yang dilakukan di TK Baitul Mukaramah menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dengan media gambar di kelas A memberikan hasil yang positif. Dari hasil penelitian, 4 anak menunjukkan perkembangan yang sangat baik, 3 anak berkembang sesuai harapan, 2 anak mulai berkembang, dan 1 anak belum berkembang. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan metode bercerita dengan media gambar di TK Baitul Mukaramah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Pengembangan Kreativitas Anak Melalui Permainan Lego Pada Anak Usia 5-6 Tahun Tk Negeri Pembina 1 Kuala Hasmiati; Nurma; Karuni Humairah Arta
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 2 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i2.303

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan seni anak yang harus diberikan stimulasi optimal sejak usia dini. Untuk mengembangkan kreativitas ini, sekolah dapat memanfaatkan berbagai jenis permainan yang dapat merangsang daya cipta anak. Jika kreativitas tidak dikembangkan sejak usia dini, kemampuan berpikir dan kecerdasan anak akan terhambat. Untuk menghasilkan produk atau bakat kreatif yang tinggi, diperlukan pengembangan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak kelompok B1 melalui permainan lego di TK Negeri Pembina 1 Kuala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc.Taggart. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui permainan lego di TK Negeri Pembina 1 Kuala, yang terlihat pada siklus 1 dan siklus 2. Pada siklus pertama, rata-rata nilai peserta didik adalah 50,77, dengan mayoritas anak memperoleh nilai sekitar 50. Pada siklus kedua, seluruh peserta didik berhasil memperoleh nilai 70 atau lebih, dengan rata-rata nilai meningkat menjadi 71,04. Peningkatan ini mencerminkan kenaikan rata-rata sebesar 20,27 poin atau sekitar 39,91%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang diterapkan pada siklus kedua lebih efektif dibandingkan dengan siklus pertama.
Integrasi Media Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Rahmat Saputra; Arizul Suwar; Mulyani Mulyani
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 2 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i2.315

Abstract

Penurunan motivasi belajar siswa akibat penggunaan media pembelajaran yang monoton menjadi tantangan serius di era pendidikan pasca-pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi media pembelajaran berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa melalui pengalaman instruksional yang lebih interaktif dan personal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dari literatur akademik bereputasi dalam rentang tahun 2020-2025 yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform AI seperti tutor pribadi generatif, sistem pembelajaran adaptif, dan gamifikasi bertenaga AI mampu memberikan umpan balik instan serta jalur belajar yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan individu siswa. Fitur-fitur tersebut terbukti efektif memenuhi kebutuhan psikologis siswa akan otonomi dan kompetensi, yang secara langsung mendongkrak motivasi intrinsik. Namun, keberhasilan integrasi ini memerlukan literasi digital guru yang kuat dan kesiapan infrastruktur sekolah untuk mengatasi kesenjangan akses. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa AI dapat menjadi katalisator strategis dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis dan menarik bagi generasi digital. Pendidik disarankan untuk mulai mengintegrasikan AI secara etis guna mendorong keterlibatan siswa yang lebih mendalam.
Profesionalisme Guru sebagai Faktor Penentu Mutu Pembelajaran: Kajian Konseptual Tuhfatul Athal; Hafnidar Hafnidar; Wahyu Khairul Ichsan
Educalia: Journal of Educational Research Vol 4 No 2 (2025): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v4i2.316

Abstract

Profesionalisme guru merupakan faktor penting dalam peningkatan mutu pembelajaran di berbagai satuan pendidikan. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai perancang, pelaksana, dan evaluator pembelajaran yang berpengaruh langsung terhadap kualitas proses belajar mengajar. Berbagai kebijakan dan pembaruan kurikulum belum sepenuhnya menghasilkan mutu pembelajaran yang optimal apabila tidak didukung oleh profesionalisme guru yang memadai. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep profesionalisme guru, konsep mutu pembelajaran, serta menganalisis hubungan keduanya berdasarkan studi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dengan sumber data berupa buku teks pendidikan, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif dan disintesis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa profesionalisme guru berperan signifikan dalam menentukan mutu pembelajaran. Guru dengan kompetensi pedagogik dan profesional yang baik cenderung mampu melaksanakan pembelajaran secara lebih efektif dan bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan profesional guru secara berkelanjutan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas pendidikan.
Peran Media Digital dalam Perubahan Ekspresi Diri dan Sopan Santun Siswi di Sekolah Dina Ipa Triyana; Khairul Anwar
Educalia: Journal of Educational Research Vol 5 No 1 (2026): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v5i1.318

Abstract

Perkembangan media digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan remaja, termasuk dalam cara mengekspresikan diri dan bersikap di lingkungan sekolah. Media sosial seperti TikTok dan Instagram tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan identitas, nilai, dan pola perilaku siswi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran media digital dalam perubahan ekspresi diri dan sopan santun siswi di lingkungan sekolah serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling, melibatkan siswi, guru, alumni sekolah, dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui wawancara tidak terstruktur, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital berperan dalam perubahan pola komunikasi, penampilan, dan kepatuhan siswi terhadap norma sekolah. Penggunaan bahasa kasar, kebiasaan berdandan berlebihan, serta pelanggaran tata tertib dipengaruhi oleh paparan media digital, tekanan pergaulan sebaya, dan dukungan lingkungan keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa degradasi sopan santun siswi merupakan fenomena kompleks yang memerlukan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam penguatan pendidikan karakter di era digital.
Penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dalam Pembentukan Pola Ayat Penulisan Bahasa Arab: Sebuah Tinjauan Literatur Haryati Yaacob; Nazipah Mat Shaid Md Said; Muhammad Izuan Abd Gani; Afizzjah Artini Jusoh; Mohd Adil Mufti Mohammad Shamsuddin
Educalia: Journal of Educational Research Vol 5 No 1 (2026): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v5i1.324

Abstract

Penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) menjadi tren dalam pengajaran dan pembelajaran bahasa Arab, khususnya dalam mendukung pembentukan pola ayat yang tepat secara semantik dan sintaksis. Artikel ini bertujuan untuk meninjau kajian-kajian terdahulu yang mengintegrasikan AI dalam pembelajaran menulis bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap artikel jurnal, prosiding, dan tesis yang relevan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa pemanfaatan AI berpotensi meningkatkan penguasaan tata bahasa, ketepatan struktur ayat, serta kreativitas dalam penulisan, sekaligus menyediakan umpan balik cepat yang mendukung pembelajaran mandiri. Berbagai teknologi AI yang digunakan dalam pembelajaran menulis bahasa Arab meliputi ChatGPT, chatbot, Generative Artificial Intelligence (GenAI), dan Gemini. Namun demikian, hasil kajian juga mengungkapkan adanya keterbatasan AI dalam membentuk pola ayat yang tepat, terutama dalam mengintegrasikan aspek semantik dan sintaksis serta menjaga ketepatan konteks linguistik bahasa Arab. Oleh karena itu, meskipun AI berpotensi menjadi pelengkap yang signifikan dalam proses pembelajaran dan dapat mendukung metode pengajaran konvensional, adaptasi linguistik dan pendekatan pedagogis yang tepat tetap diperlukan untuk memastikan efektivitas penggunaannya.
Peran Buku Cerita Bergambar terhadap Bahasa Indonesia Anak Usia Dini dalam Pembelajaran PAUD Jannatul Ikhwan; Dara Gebrina Rezieka; Rahmat Saputra; Arizul Suwar
Educalia: Journal of Educational Research Vol 5 No 1 (2026): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v5i1.325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran buku cerita bergambar terhadap perkembangan kemampuan bahasa Indonesia anak usia dini dalam konteks pembelajaran PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang dilaksanakan di TK Negeri 2 Panton Reu Aceh Barat. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita bergambar berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia anak usia 5–6 tahun, khususnya dalam aspek kosakata, keberanian berbicara, pemahaman kalimat, kemampuan menceritakan kembali, serta keterampilan komunikasi verbal. Buku cerita bergambar juga berfungsi sebagai media stimulatif yang mendukung perkembangan bahasa ekspresif dan interaksi sosial anak. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi buku cerita bergambar dalam pembelajaran PAUD tidak hanya berkontribusi terhadap perkembangan bahasa anak, tetapi juga memperkuat proses pembelajaran yang komunikatif, partisipatif, dan bermakna. Dengan demikian, buku cerita bergambar dapat diposisikan sebagai media pedagogik strategis dalam pengembangan bahasa Indonesia anak usia dini.
AI dan Pembinaan Adab dalam Pendidikan Islam Era Digital Berbasis Etika Islam Muhammad Dzul Fitrah AR; Muhammad Muddi Agnia Ihsan; Nidaul Islam
Educalia: Journal of Educational Research Vol 5 No 1 (2026): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v5i1.326

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam pendidikan Islam menghadirkan peluang strategis sekaligus tantangan etis dalam pembinaan adab dan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara konseptual peluang, ancaman, serta merumuskan model pembinaan adab dalam ekosistem pendidikan Islam berbasis AI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui analisis literatur ilmiah, dokumen akademik, dan publikasi relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola konseptual dan konstruksi nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan personalisasi pembelajaran dan efisiensi sistem pendidikan, namun juga menghadirkan risiko degradasi spiritualitas, melemahnya relasi murid-guru, bias algoritmik, serta erosi otoritas moral pendidik. Penelitian ini merumuskan kerangka Technology-Integrated Adab Formation Model yang menempatkan AI sebagai instrumen pedagogis yang tunduk pada nilai Islam, dengan guru tetap menjadi aktor sentral sebagai uswah hasanah dalam pembinaan adab. Model ini menegaskan subordinasi teknologi terhadap nilai wahyu, sentralitas manusia, penguatan spiritualitas, dan etika algoritmik Islami sebagai fondasi pendidikan Islam di era digital.
Model Pendidikan Moderasi Beragama Berbasis Digital dan AI di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Maftuhah Maftuhah
Educalia: Journal of Educational Research Vol 5 No 1 (2026): Educalia: Journal of Educational Research
Publisher : Cyber Media Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56613/educalia.v5i1.327

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis model pendidikan moderasi beragama berbasis digital dan kecerdasan buatan (AI) di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama dikembangkan secara holistik sebagai sistem nilai yang terintegrasi dalam kurikulum, budaya pesantren, keteladanan kepemimpinan, serta praktik sosial-keagamaan santri. Integrasi teknologi digital dan AI tidak diposisikan sebagai otoritas epistemik, tetapi sebagai instrumen pedagogis untuk memperkuat literasi kritis, kemampuan evaluatif, dan ketahanan ideologis santri terhadap disinformasi dan radikalisme digital. Kepemimpinan kiai berperan sebagai struktur legitimasi ideologis yang memastikan internalisasi nilai moderasi beragama berlangsung secara organik dan berkelanjutan. Penelitian ini merumuskan Model Pendidikan Moderasi Beragama Berbasis Ekosistem Digital-Etis, yaitu model yang mengintegrasikan nilai keislaman klasik, transformasi digital, dan etika teknologi dalam satu sistem pendidikan yang koheren. Model ini menegaskan peran pesantren tidak hanya sebagai lembaga transmisi ilmu keagamaan, tetapi juga sebagai agen produksi ketahanan sosial digital dalam menghadapi tantangan era informasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 20