cover
Contact Name
Zakaria Siregar
Contact Email
zakariasiregar.2020@gmail.com
Phone
+6285260497642
Journal Mail Official
admin@formadana.org
Editorial Address
Jalan Murni 3 Nomor 6 Tanjung Rejo-Sunggal, Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Symbole
ISSN : 30321751     EISSN : 3031934X     DOI : -
Core Subject : Education,
SYMBOLE: Journal of Communication, Media and Jurnalism which is published two times a year by Yayasan Formadana Tabagsel Indonesia which is a publication facility for academics, practitioners and observers to publish articles resulting from research, service, analytical studies, book reviews, theory applications and reviews of communication, media and jurnalism. This journal is published every six months in June and December. Any interested author can submit a manuscript following the submission guidelines.
Articles 16 Documents
PERAN MEDIA MASSA DALAM PEMBENTUKAN OPINI PUBLIK TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH Achmad Naufal Naufal; Muhammad Iqbal Fakhlevi; Topan Bilardo
SYMBOLE Vol. 4 No. 1 (2026): SYMBOLE (In Press)
Publisher : Yayasan Formadana Tabagsel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media massa memegang peranan yang sangat strategis dalam membentuk opini publik terhadap berbagai kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah. Di era konvergensi media dan digitalisasi informasi, fungsi media massa tidak hanya sebatas penyampaian berita, melainkan telah berkembang menjadi aktor yang turut memengaruhi konstruksi realitas sosial di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peran media massa dalam pembentukan opini publik terhadap kebijakan pemerintah daerah; (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pemberitaan media dalam membentuk persepsi masyarakat; dan (3) menelaah dinamika interaksi antara media massa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam konteks kebijakan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur sistematis (systematic literature review) terhadap 50 sumber yang diterbitkan antara tahun 2019–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa berperan melalui tiga mekanisme utama: agenda setting, framing, dan priming. Efektivitas pembentukan opini publik dipengaruhi oleh kredibilitas media, aksesibilitas informasi, dan tingkat literasi digital masyarakat. Kajian juga menemukan bahwa media sosial telah menggeser dominasi media konvensional dalam membentuk opini publik, meski menimbulkan tantangan berupa penyebaran disinformasi dan polarisasi opini. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi komunikasi kebijakan yang efektif dan responsif terhadap dinamika media.
REPRESENTASI PERAN AYAH SEBAGAI FIGUR PENGASUH DALAM FILM PANGGIL AKU AYAH (2025): ANALISIS TEORI REPRESENTASI STUART HALL DAN ANALISIS NARATIF TZVETAN TODOROV Muhammad Egalit Tualeka; Rizky septiandra; Topan Bilardo
SYMBOLE Vol. 4 No. 1 (2026): SYMBOLE (In Press)
Publisher : Yayasan Formadana Tabagsel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi peran ayah sebagai figur pengasuh dalam film Panggil Aku Ayah (2025) karya Benni Setiawan. Fenomena fatherless yang kian meluas di Indonesia, dikombinasikan dengan pergeseran narasi sinema Indonesia tentang peran ayah, melatarbelakangi urgensi kajian ini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan paradigma konstruktivisme, penelitian ini memadukan Teori Representasi Stuart Hall dan Analisis Naratif Tzvetan Todorov yang dimodifikasi oleh Lacey dan Gillespie sebagai kerangka analitik utama. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi dua kerangka teori tersebut untuk mengkaji secara simultan dimensi struktural-naratif dan dimensi representasional-kultural dalam satu objek kajian film Indonesia kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Panggil Aku Ayah merepresentasikan transformasi signifikan peran ayah melalui lima tahapan naratif Todorov: dari equilibrium yang menampilkan figur ayah konvensional sebagai provider dan protector, melewati disruption berupa krisis pengasuhan, recognition atas kegagalan relasional, serangkaian attempt to repair, hingga mencapai new equilibrium di mana figur ayah bertransformasi menjadi caregiver yang aktif, hangat, dan hadir secara emosional. Representasi peran caregiver mendominasi narasi dengan proporsi terbesar, diikuti protector dan provider. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus kajian representasi gender dalam sinema Indonesia dan membuktikan bahwa film dapat menjadi medium transformasi sosial dalam membentuk ulang norma pengasuhan ayah.
Eksposur Konten TikTok dan Pembentukan Fear of Missing Out (FOMO) pada Remaja di Kota Medan Topan Bilardo
SYMBOLE Vol. 4 No. 1 (2026): SYMBOLE (In Press)
Publisher : Yayasan Formadana Tabagsel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara eksposur konten TikTok dengan pembentukan Fear of Missing Out (FOMO) pada remaja, khususnya dalam konteks masyarakat urban seperti Kota Medan. Penelitian menggunakan metode literature review dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan penelitian terkait media sosial, TikTok, dan fenomena FOMO. Hasil kajian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan TikTok yang tinggi, didukung oleh algoritma personalisasi dan dinamika tren yang cepat, berkontribusi signifikan terhadap munculnya FOMO pada remaja. FOMO muncul sebagai respons psikologis akibat kebutuhan akan koneksi sosial, perbandingan sosial, dan tekanan untuk selalu terhubung. Selain itu, fenomena ini juga berdampak pada kesehatan mental, seperti kecemasan, penurunan kepuasan hidup, dan gangguan emosional. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital dan pengendalian penggunaan media sosial dalam meminimalisir dampak negatif pada remaja.
Keterampilan Komunikasi Interpersonal Komisaris Kelas Dalam Penyelesaian Konflik Penjadwalan Kuliah Pengganti Di Universitas Potensi Utama Sugito; Tonna Balya; Reza Prabudi
SYMBOLE Vol. 4 No. 1 (2026): SYMBOLE (In Press)
Publisher : Yayasan Formadana Tabagsel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik dalam organisasi kelas sering terjadi di lingkungan perguruan tinggi akibat perbedaan kepentingan, aktivitas, dan kondisi mahasiswa. Di Universitas Potensi Utama, salah satu konflik yang kerap muncul berkaitan dengan penjadwalan kuliah pengganti saat dosen berhalangan hadir. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterampilan komunikasi interpersonal komisaris kelas dalam menyelesaikan konflik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi komisaris kelas dan mahasiswa yang pernah terlibat konflik. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat proses komunikasi dalam penyelesaian konflik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mendengarkan secara aktif, empati, keterbukaan, serta kejelasan dalam menyampaikan pesan berperan penting dalam meredakan konflik. Komisaris kelas yang memiliki komunikasi interpersonal yang baik cenderung lebih efektif dalam mencapai solusi yang dapat diterima bersama. Dengan demikian, keterampilan komunikasi interpersonal menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan penyelesaian konflik di lingkungan perkuliahan.
Adaptasi Humas Polres Langsa Dalam Menghadapi Arus Informasi Digital: Upaya Membangun Kepercayaan Masyarakat Hamdani; Samsuar; Syamsul Riza; Riantofani
SYMBOLE Vol. 4 No. 1 (2026): SYMBOLE (In Press)
Publisher : Yayasan Formadana Tabagsel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi peran Humas Polda Langsa dalam mengelola arus informasi digital sebagai instrumen strategis untuk membangun kepercayaan publik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma fenomenologis, penelitian ini membedah bagaimana pelaku humas menafsirkan dan mempraktikkan fungsi komunikasi di tengah disrupsi media. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci menggunakan teknik purposive sampling, yang kemudian divalidasi melalui triangulasi teknik dan sumber, termasuk pengamatan kegiatan digital serta studi dokumentasi kelembagaan. Analisis data dilakukan secara dialektis dengan mengintegrasikan Teori Situasional Publik dari James Grunig untuk memetakan perilaku komunikasi publik berdasarkan dimensi pengenalan masalah, pengenalan kendala, dan tingkat keterlibatan. Hasil penelitian memberikan gambaran bagaimana Humas Polda Langsa mengalami perubahan paradigma, dari fungsi administrasi-konvensional menjadi fungsi manajemen strategis dan pengelola makna. Transformasi ini diwujudkan dalam empat dimensi utama: (1) Peran komunikator melalui mekanisme akuntabilitas publik dalam hubungan media; (2) Diseminasi digital sebagai upaya memanusiakan wajah polisi di dunia maya; (3) Fungsi dokumentasi sebagai landasan faktual dalam konstruksi gambar; dan (4) Pengembangan hubungan eksternal dan sinergi kelembagaan sebagai sumber legitimasi sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa citra kepolisian di tingkat satuan daerah bukan hanya hasil penegakan hukum, tetapi konstruksi sosial-komunikatif yang adaptif. Keberhasilan membangun kepercayaan publik sangat bergantung pada kemampuan humas untuk menjembatani bahasa birokrasi kepolisian dengan ekspektasi publik yang semakin kritis dan partisipatif di era digital.
PENYULUHAN PEMAHAMAN ORANG TUA TERHADAP DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN INTERNET MELALUI SMARTPHONE PADA REMAJA DI SEKOLAH CITRA HARAPAN PERCUT SEI TUAN SUMATERA UTARA Intan Kemala; Umar Abdur Rahim; Yulia Annisa
SYMBOLE Vol. 4 No. 1 (2026): SYMBOLE (In Press)
Publisher : Yayasan Formadana Tabagsel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bentuk perkembangan teknologi yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari adalah smartphone yang terhubung dengan jaringan internet. Kehadiran smartphone memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses informasi, berkomunikasi, belajar, bekerja, hingga melakukan berbagai aktivitas sosial tanpa dibatasi ruang dan waktuKegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai dampak penggunaan internet dan smartphone pada remaja. Kegiatan dilaksanakan pada 4 Juli 2022 di Sekolah Citra Harapan Percut Sei Tuan dengan 35 peserta. Metode yang digunakan berupa ceramah, diskusi, dan simulasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 45,02% menjadi 89,79%. Kegiatan berhasil meningkatkan literasi digital dan kesadaran orang tua dalam melakukan pengawasan penggunaan internet secara bijak.

Page 2 of 2 | Total Record : 16