cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
hasansyahrizal311@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
qawiunjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31103391     DOI : https://doi.org/10.61104/qw.v1i2
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (e-ISSN 3110-3391 LINK) adalah jurnal akses terbuka yang ditinjau oleh rekan sejawat yang mengikuti kebijakan tinjauan single-blind. Ruang lingkup publikasi mencakup bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada inovasi sosial, pemberdayaan komunitas, dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun keberlanjutan masyarakat. Kajian yang diterbitkan meliputi pemberdayaan masyarakat melalui penelitian partisipatif, inovasi sosial dan teknologi tepat guna, kemitraan perguruan tinggi dan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan sosial, pendidikan serta literasi berbasis komunitas, dan inisiatif kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput. Fokus jurnal ini juga mencakup penguatan lembaga lokal dan pembangunan berkelanjutan, serta kolaborasi multi-pemangku kepentingan antara perguruan tinggi, industri, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat. Jenis naskah yang diterima meliputi hasil penelitian terapan, studi kasus, praktik terbaik, evaluasi program, dan policy brief yang menggunakan pendekatan metodologis berbasis partisipasi dengan menekankan dampak nyata terhadap masyarakat serta keterkaitannya dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). QAWIUN: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat akan mempublikasikan artikel terpilih di bawah lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2025): 2025" : 17 Documents clear
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley untuk Pengelolaan Referensi Karya Tulis Ilmiah di SMAS IT Hasanka Palangka Raya Anya Dani Kinasih; Saiful Lutfi; Hasan Holidin
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.392

Abstract

Kemampuan menulis karya ilmiah merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan sejak jenjang pendidikan menengah karena berperan dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, sistematis, dan logis. Salah satu kendala yang sering dihadapi siswa adalah keterbatasan dalam mengelola referensi, baik dalam hal ketepatan sitasi maupun konsistensi format. Perkembangan teknologi informasi menghadirkan solusi berupa aplikasi manajemen referensi, salah satunya Mendeley, yang dapat membantu penyusunan sitasi dan daftar pustaka secara otomatis. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan penggunaan aplikasi Mendeley kepada siswa kelas XII SMAS IT Hasanka Palangka Raya sebagai upaya peningkatan keterampilan literasi akademik. Kegiatan dilaksanakan melalui model workshop dengan pendekatan partisipatif yang meliputi pengenalan aplikasi, instalasi, manajemen pustaka digital, dan praktik sitasi otomatis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias mengikuti pelatihan, mampu menguasai langkah dasar penggunaan Mendeley, dan menyadari pentingnya pengelolaan referensi yang sistematis serta sesuai etika akademik. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan pengalaman digital, pendampingan interaktif terbukti efektif dalam membantu peserta. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan keterampilan siswa dalam mengelola referensi dan berpotensi menjadi model pengembangan literasi akademik yang dapat direplikasi di sekolah lain.
Pendampingan Praktik Memasak Sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Pada Mata Pelajaran Prakarya Devi Haryani; Abdul Aziz
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.394

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak pendampingan praktik memasak dalam pembelajaran Prakarya terhadap pengembangan jiwa kewirausahaan siswa di MTs Darul Amin Palangka Raya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian melibatkan 28 siswa kelas IX yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (dengan pendampingan intensif oleh mahasiswa) dan kelompok kontrol (pembelajaran teori saja). Prosedur mencakup persiapan modul, implementasi 12 sesi praktik, dan evaluasi melalui observasi serta wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat, motivasi, keterampilan teknis memasak, manajemen usaha sederhana, kesadaran bisnis kuliner, kreativitas, kepercayaan diri, serta soft skills seperti disiplin dan kerjasama. Siswa yang didampingi lebih siap menghadapi tantangan kewirausahaan dibandingkan kelompok kontrol. Pembahasan mengintegrasikan temuan dengan literatur terkini, menekankan simulasi dunia nyata sebagai fondasi pola pikir entrepreneur, meskipun tantangan seperti variasi kemampuan siswa perlu diatasi melalui pendekatan inklusif. Secara keseluruhan, pendampingan ini membentuk keterampilan dini yang bermanfaat jangka panjang untuk kehidupan sosial dan ekonomi siswa
Pendampingan Kegiatan Muhadarah Dalam Meningkatkan Jiwa Dakwah Peserta Didik SMASIT Hasanka Boarding School Palangkaraya Fatimah Syarifani; Aulia Mustika Ilmiani; Ichlasul Amal
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.405

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa dakwah dan meningkatnya rasa percaya diri peserta didik melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan kegiatan muhadarah di SMASIT Hasanka Palangka Raya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari Program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa sebagai mitra pelaksana. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penelitian tindakan partisipatif (Participatory Action Research/PAR) yang menekankan pada keterlibatan aktif peserta dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari perencanaan, pelatihan, praktik muhadarah, hingga evaluasi. Proses pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pembekalan materi dasar dakwah, pelatihan public speaking Islami, dan praktik muhadarah dengan pendampingan langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan berbicara, keberanian tampil di depan umum, serta tumbuhnya semangat dakwah di kalangan peserta. Kegiatan ini juga berhasil membangun kerja sama yang baik antara tim pengabdi, guru pembina, dan siswa dalam mewujudkan lingkungan belajar yang religius dan komunikatif. Dengan demikian, pelatihan muhadarah terbukti efektif dalam menumbuhkan jiwa dakwah dan kepercayaan diri peserta didik secara berkelanjutan di lingkungan sekolah Islam Sebagai pengembangan ke depan, kegiatan muhadarah dapat diperkuat dengan pelatihan penulisan naskah ceramah dan penggunaan media dakwah kreatif agar siswa lebih variatif dalam menyampaikan pesan keislaman.
Perlindungan Hukum Terhadap Hak Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Indonesia Moh.Arif Ferdiansyah; Muhammad Dafa Bagus Hendrawan; Moh.Rafli Haggani; Yudi Widagdo Harimurti
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.426

Abstract

Perlindungan hukum terhadap Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Indonesia masih menjadi isu serius dalam sistem ketenagakerjaan nasional. Hingga kini, PRT belum memperoleh pengakuan dan perlindungan hukum yang memadai sebagaimana pekerja formal, meskipun signifikan dalam sektor ekonomi dan sosial. Kondisi ini bertentangan dengan prinsip keadilan dan kesetaraan sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (2) dan Pasal 28D ayat (2) UUD NRI Tahun 1945. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan-undangan (pendekatan undang-undang), pendekatan komparatif (pendekatan komparatif), dan pendekatan kasus (pendekatan kasus). Analisis dibatasi pada ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Cipta Kerja, serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, yang dibandingkan dengan pengaturan di negara lain seperti Filipina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UU Ketenagakerjaan belum mengakomodasi secara eksplisit PRT karena didakwa sebagai pekerja informal. Sementara Permenaker Nomor 2 Tahun 2015 hanya bersifat administratif dan belum memiliki kekuatan hukum yang kuat. Akibatnya, banyak PRT yang mengalami pelanggaran hak seperti upah tidak layak, jam kerja berlebihan, kekerasan, dan ketiadaan jaminan sosial. Kesimpulannya, posisi hukum PRT masih lemah akibat ketentuan hukum yang komprehensif. Oleh karena itu, diperlukan pembentukan undang-undang khusus tentang perlindungan PRT, harmonisasi antarperaturan, serta ratifikasi Konvensi ILO Nomor 189 sebagai wujud komitmen negara terhadap perlindungan hak asasi manusia dan prinsip negara hukum
Pertanggungjawaban Pidana Atas Kelalaian Yang Dilakukan Oleh Pelaku Dengan Gangguan Jiwa Fadhil Akmal Fadhillah; Moh. Zainuddin HSM; Yudi Widagdo Harimurti
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.434

Abstract

Pertanggungjawaban pidana merupakan salah satu komponen penting dari sistem hukum pidana yang menghubungkan kesalahan seseorang dengan tindak pidana yang telah dilakukannya. Dalam beberapa kasus khusus, pelaku penjahat mungkin mengalami gangguan mental yang mengganggu kemampuan mereka untuk memahami dan mengendalikan tindakan mereka. Menurut Pasal 44 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP), pelaku gangguan jiwa yang tidak mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya dapat dibebaskan dari tindak pidana yang menjerat mereka, namun hal ini menimbulkan tantangan bagi penegak hukum untuk menetapkan pertanggungjawaban pidana atas kelalaian yang dilakukan oleh pelaku. Dalam praktiknya, putusan hakim sering mempertimbangkan kondisi kejiwaan terdakwa melalui pemeriksaan kesehatan dan laporan psikiater untuk menentukan kapasitas pertanggungjawaban pidananya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pertanggungjawaban pidana atas kelalaian yang dilakukan oleh pelaku yang memiliki gangguan jiwa, serta konsekuensi hukum dan perlindungan yang harus diberikan sesuai dengan hukum Indonesia  
Royalti Musik di Era AI: Tinjauan Yuridis terhadap Hak ekonomi Pencipta Karya Digital Arrma Prastyo; Ariel Bismaka; Arkan Putra Kusuma Abadi; Yudi Widagdo Harimurti
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.457

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam industri musik melahirkan problematika hukum baru terkait hak cipta dan distribusi royalti. Musik yang dihasilkan sepenuhnya oleh AI menimbulkan pertanyaan mengenai siapa yang berhak atas perlindungan hukum dan manfaat ekonominya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis posisi hukum karya musik berbasis AI dalam perspektif Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta serta membandingkannya dengan praktik di beberapa yurisdiksi, seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, artikel ilmiah, dan literatur hukum internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia belum memiliki kerangka hukum yang mengatur secara eksplisit karya musik berbasis AI. Hal ini menimbulkan kekosongan hukum dalam pengaturan royalti, yang berpotensi menimbulkan sengketa antara musisi manusia, pengembang teknologi, dan pengguna AI. Artikel ini menyimpulkan perlunya pembaruan hukum hak cipta yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk skema pembagian royalti yang adil.
Implementasi Pendampingan Sholat Prespektif Madzhab Iman Syafi’i di SMKS Islam Ahmad Yani Ngantang Ahmad Sirojul Mabrur; Muhammad Husni
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.462

Abstract

Seiring maraknya keresahan orang tua, guru serta orang-orang yang berkecimpung di dunia Pendidikan anak, apalagi orang-orang  yang berkecimpung di Pendidikan usia remaja banyak diantara mereka yang sulit untuk diajak beribadah. Ibadah sholat yang notabenenya adalah tiangnya agama, sering kali dianggap remeh oleh siswa-siswi kelas X Mplb 1 SMKS Islam Ahmad Yani Ngantang. Metode yang digunakan dalam Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berupa pemaparan materi, pendampingan, dan asistensi langsung. Dengan adanya pendampingan ini diharapkan siswa lebih memahami dan mampu mempraktekkan ibadah sholat yang sesuai dengan tuntunan madzhab imam syafi’I. dari kegiatan Implementasi pendampingan sholat prespektif madzhab iman syafi’I di SMKS Islam Ahmad Yani Ngantang adalah berhasil melakukan pendampingn dengan adanya peningkatan kefahaman serta praktik  sholat yang di dasarkan pada fikih madzhab imam syafi’i.
Penguatan Kepemimpinan Pemuda Melalui Ekselensia Leadership Camp: Studi Kasus Program Beasiswa Youth Ekselensia Scholarship 2025 Dompet Dhuafa Riau Selviani; Redovan Jamil
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan kepemimpinan pemuda melalui pelaksanaan Ekselensi Leadership Camp (ELC) pada penerima manfaat Program Beasiswa Youth Ekselensia Scholarship 2025 Angkatan ke II yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa Riau. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan proses dan dampak ELC dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ELC efektif dalam membangun keterampilan kepemimpinan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat nilai-nilai kolaborasi dan tanggung jawab sosial di kalangan pemuda. Program ini juga berperan penting sebagai wadah pemberdayaan yang memfasilitasi pengembangan potensi individu dalam menghadapi tantangan sosial dan lingkungan. Implikasi temuan ini merekomendasikan penguatan program ELC sebagai strategi berkelanjutan dalam mempersiapkan generasi muda yang berkualitas dan berdaya saing tinggi
Penguatan Karakter Kepemimpinan Mahasiswa Melalui Pelatihan di STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Selviani; Risviyaldi; Nurhadi; Deddy Yusuf yudhyarta
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.525

Abstract

Mahasiswa sebagai agen perubahan memerlukan modal karakter kepemimpinan yang kuat agar mampu berkontribusi maksimal di masyarakat. Observasi di STAI Auliaurrasyidin Tembilahan menunjukkan perlunya intervensi untuk menguatkan inisiatif dan kemampuan manajerial organisasi mahasiswa. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menguatkan karakter kepemimpinan mahasiswa STAI Auliaurrasyidin Tembilahan melalui pelatihan yang berfokus pada pengembangan pribadi dan keterampilan tim. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode experiential learning dan simulasi studi kasus dengan melibatkan 50 mahasiswa dari berbagai program studi, yang terbagi dalam sesi Self-Leadership, Teamwork, dan Problem Solving. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek karakter kepemimpinan yang diukur, ditunjukkan dari peningkatan rata-rata skor evaluasi kemampuan kolaborasi tim dan inisiatif individu. Selain itu, Modul Pelatihan Kepemimpinan berhasil disusun dan diserahkan kepada pihak kampus sebagai luaran kegiatan. Disimpulkan bahwa pelatihan terstruktur merupakan strategi yang efektif dalam mengembangkan kompetensi kepemimpinan. Disarankan agar modul pelatihan ini diintegrasikan sebagai program pembinaan rutin di STAI Auliaurrasyidin Tembilahan untuk menjamin keberlanjutan dampak positif.
Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Proyek Pemerintah Non-BPJS Ketenagakerjaan M.Sabiq Alhadi; Faiza Assa’adah; Putri Aulia Siregar; Alya Syarani Batubara; Sonya Syahara; Tri Reni Novita
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v1i2.591

Abstract

Fenomena pekerja proyek pemerintah yang tidakterdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan menyorotilemahnya pelaksanaan tanggung jawab hukum pemberi kerjaterhadap perlindungan sosial tenaga kerja. Kasus yang mencuat ke publik, seperti temuan Dedi Mulyadi, memperlihatkan masih terjadinya pelanggaran hak normatifpekerja yang seharusnya dijamin oleh Undang-UndangNomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS, Undang-Undang Nomor13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, serta Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Penelitianini bertujuan untuk menguraikan bentuk perlindungan hukumbagi pekerja proyek pemerintah yang tidak memperoleh hakBPJS Ketenagakerjaan, menganalisis tanggung jawab hukummandor sebagai pemberi kerja, serta menelaah mekanismepenyelesaian sengketa akibat pelanggaran hak jaminan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatifdengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasiperlindungan hukum bagi pekerja proyek tanpa BPJS belumberjalan optimal akibat lemahnya pengawasan dan kesadaranhukum pelaksana di lapangan. Mandor memiliki kewajibanhukum untuk mendaftarkan pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan, sehingga penguatan aspek penegakanhukum dan sanksi menjadi penting untuk menjaminperlindungan hak pekerja secara menyeluruh.

Page 1 of 2 | Total Record : 17