cover
Contact Name
Sanusi
Contact Email
jurnal@staip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sn.kariem@gmail.com
Editorial Address
Jl. Siliwangi No. 95 Pelabuhanratu Sukabumi
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Published by STAI Pelabuhan Ratu
ISSN : -     EISSN : 30466954     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
"Al-Banin: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini" adalah Jurnal akademik yang fokus pada isu-isu pendidikan Islam bagi anak-anak usia dini. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para peneliti, pendidik, dan praktisi pendidikan Islam untuk berbagi pemahaman, penelitian, dan pengalaman terkait pendidikan Islam anak usia dini baik secara teoritis maupun praksis. Fokus penelitian diarahkan pada peneraapn metode pengajaran, kurikulum, perkembangan anak, pengasuhan, pemahaman agama, dan berbagai aspek lainnya yang berkaitan langsung dengan pendidikan Islam anak usia dini. "Al-Banin" adalah istilah dalam bahasa Arab yang berarti "anak-anak" atau "keturunan." Dalam konteks jurnal "Al-Banin: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini." istilah ini mengacu pada pendidikan Islam untuk anak-anak usia dini, yang merupakan topik utama kajian dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
Peningkatan Etika Berbicara Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita di SPS TP. Aster Putih Cikembar Sukabumi Teti Sumiyati; Encep Solihuttaufa; Imam Buchori
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 2 (2024): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.12737

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang meinitik beratkan pada peletakan dasar kearah kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosial emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan etika berbicara melalui metode bercerita. Penelitian ini mengunakan model penelitian tindakan kelas (classroom action research) dengan 2 siklus. Subyek dan sumber data penelitian adalah peserta didik kelompok B TK Mutiara Bahari Palabuhanratu Sukabumi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tekhnik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini, menggunakan tehnik skor. Hasil Penelitiannya adalah melalui bercerita dapat meningkatkan etika berbicara anak di SPS TP. Aster Putih Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Tahun Pelajaran 2022/2023. Hal tersebut ditandai dari peningkatan rata-rata skor etika berbicara dan rata-rata sekor individu anak serta persentase kemampuan etika berbicara yang di dapatkan dari hasil observasi penilaian dalam proses pembelajaran yang memanfaatkan bercerita Hasil penilaian observasi etika berbicara anak di SPS TP. Aster Putih Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi,pada kondisi awal diperoleh skor rata-rata kelas sebesar 37,3 kemudian meningkat menjadi 45,1 pada siklus 1, dan akhirnya meningkatkan menjadi 49,7 pada siklus 2. Sementara itu, rata-rata hasil observasi kemampuan etika berbicara per anak pada kondisi awal sebelum penelitian meningkat menjadi 2,3 pada siklus 1, dan menjadi 2,5 pada siklus 2. Kondisi tersebut juga diperkuat dengan data ketuntasan pembelajaran secara klasikal, dengan menggunakan metode bercerita. Dimana pada kondisi awal ketuntasan baru mencapai 62.1%, kemudian pada siklus 1 meningkat mencapai 75.2% serta pada siklus 2 meningkat mencapai 82.9.
Upaya meningkatkan Kemampuan Berhitung Permulaan melalui Metode Jarimatika Pada PAUD Kelompok Belajar (KB) Manba’ul ‘Ulum Cojengkol Cilograng Lebak Acip; Lindiawati
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 2 (2024): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.12739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini melalui penerapan metode jarimatika di PAUD Kelompok Belajar (KB) Manba’ul ‘Ulum Cojengkol Cilograng Lebak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus melibatkan tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 anak yang berusia antara 4 hingga 6 tahun. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, tes kemampuan berhitung permulaan, dan wawancara. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode jarimatika secara signifikan meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak-anak. Peningkatan ini ditunjukkan oleh hasil tes kemampuan berhitung yang lebih baik setelah penerapan metode jarimatika pada siklus kedua dibandingkan dengan siklus pertama. Observasi dan wawancara juga menunjukkan bahwa anak-anak lebih antusias dan aktif dalam proses pembelajaran menggunakan metode jarimatika. Dengan demikian, metode jarimatika terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini di KB Manba’ul ‘Ulum.
Pengembangan Model Olah Gerak untuk Peningkatan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini : Penelitian Tindakan Kelas Terhadap PAUD SPS Teratai Caringin Desa Caringin Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi Herri Azhari; Fitri Sumarni
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 2 (2024): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.12744

Abstract

Proses pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Pada penelitian ini tampak adanya perkembangan dari tiap pertemuan yang telah dilaksanakan dan hasilnya mencapai perkembangan yang semakin meningkat. Perkembangan gerak anak semakin terlatih karena siswa sudah terbiasa melakukan gerak tubuh/olah tubuh. Perkembangan gerak tubuh siswa apabila tidak dibiasakan untuk bergerak maka gerak tubuh siswa akan kaku dan tidak terolah. Adapun prosentase dari hasil pelaksanaan dari tiap pertemuan yang terus meningkat dari tiap tindakan yang telah dilakukan. Pada pertemuan ke-1 kemampuan anak yang mendapatkan hasil aktif 33,3%, cukup aktif 40,0%, dan kurang aktif 26,7%. Pada pertemuan ke-2 diperoleh aktif 73,3%, cukup aktif 40,0%, dan kurang aktif 0,0%. Pada pertemuan ke-3 diperoleh aktif 93,3%, cukup aktif 6,7%, dan kurang aktif 0,0%. Dilihat dari hasil prosentase bahwa dari setiap tindakan mengalami perkembangan dalam bergerak.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri melalui Permainan Dakon Geometri Mira Erma Erviana; Encep Solihutaufa
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2025): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.211014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak melalui permainan Dakon Geometri di RA Al-Fatah, Desa Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 anak usia dini yang berusia antara 4-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi keterampilan anak dalam mengenal bentuk geometri serta catatan anekdot selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan Dakon Geometri efektif dalam meningkatkan kemampuan anak mengenal bentuk-bentuk geometri dasar seperti lingkaran, segitiga, persegi, dan persegi panjang. Pada siklus pertama, persentase anak yang mampu mengenal bentuk geometri mencapai 60%, sedangkan pada siklus kedua terjadi peningkatan menjadi 85%. Peningkatan ini disebabkan oleh keterlibatan aktif anak dalam bermain Dakon Geometri yang memungkinkan mereka untuk belajar secara menyenangkan dan interaktif. Permainan ini juga terbukti dapat meningkatkan konsentrasi dan motivasi anak dalam proses pembelajaran. Kesimpulannya, permainan Dakon Geometri dapat digunakan sebagai media yang efektif untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini. Rekomendasi penelitian ini adalah agar guru RA dan TK dapat menggunakan permainan ini sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah melalui Permainan Kartu Huruf pada Anak Usia Dini Erni
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2025): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.211234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan anak dalam membaca huruf hijaiyah sebelum dan sesudah menggunakan media kartu huruf serta tingkat peningkatannya di Raudhatul Athfal (RA) Cahya Gumelar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, melalui penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca huruf hijaiyah setelah menggunakan media kartu huruf. Pada tahap pra-siklus, 6 anak (40%) belum berkembang, 5 anak (33,33%) mulai berkembang, 4 anak (26,66%) berkembang sesuai harapan, dan tidak ada yang berkembang sangat baik. Setelah tindakan pada siklus I, tidak ada anak yang belum berkembang, 6 anak (40%) mulai berkembang, 8 anak (53,33%) berkembang sesuai harapan, dan 1 anak (5,88%) berkembang sangat baik. Pada siklus II, dengan penggunaan media kartu huruf yang lebih menarik, hasilnya meningkat menjadi 0 anak (0%) belum berkembang, 1 anak (6,66%) mulai berkembang, 8 anak (53,33%) berkembang sesuai harapan, dan 6 anak (40%) berkembang sangat baik. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu huruf secara efektif meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah pada anak usia dini.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Abjad melalui Media Papan Pintar Huruf Anak Usia Dini Erni Rahmawati
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2025): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.211235

Abstract

Penelitian ini membahas peningkatan kemampuan mengenal huruf melalui media papan pintar huruf abjad pada anak Kelompok B di Raudhatul Athfal (RA) Cahya Gumelar Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak setelah menggunakan media kartu abjad. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing terdiri dari empat pertemuan. Subjek penelitian adalah 15 anak dari Kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Keberhasilan penelitian ditentukan berdasarkan pencapaian skor 80% dalam mengenal huruf, yang dikategorikan sebagai baik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan mengenal huruf anak. Pada kondisi awal (pra tindakan), rata-rata skor hanya 13,3% dan belum memenuhi kategori baik. Setelah siklus I, skor meningkat menjadi 73,3% tetapi masih belum memenuhi kategori baik. Pada siklus II, skor meningkat hingga 100% dan masuk dalam kategori baik. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media papan pintar huruf abjad efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak Kelompok B. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran guna mendukung perkembangan literasi anak sejak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia Dini melalui Media Permainan Stik Angka Maslia
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2025): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.211236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini melalui penggunaan media permainan stik angka. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak usia dini di salah satu lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media stik angka secara signifikan meningkatkan kemampuan berhitung anak, termasuk pengenalan angka, pengelompokan, dan penjumlahan sederhana. Media permainan ini terbukti membuat proses belajar lebih menarik dan interaktif, serta mendorong perkembangan kognitif dan motorik anak. Dengan demikian, media permainan stik angka merupakan metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini.
Penggunaan Media Kartu Angka Bergambar dalam Meningkatkan Kemampuan mengenal Konsep Bilangan pada Anak Kelompok B di PAUD KB Al-Zaitun Cidadap Simpenan Bella Apriliyanti
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 1 (2025): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.211237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsep bilangan pada anak kelompok B di PAUD KB Al-Zaitun Desa Cidadap Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi. Hasil pengamatan sementara di PAUD KB AL-ZAITUN bahwa kelompok B dalam perkembangan kognitif/logika matematika anak belum berkembang secara optimal, sebagian besar anak belum dapat memahami lambang bilangan. Maka kemampuan dalam mengenal konspe bilangan anak melalui metode kartu angka bergambar. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian tindakan kelas, dengan subjek peneliti yaitu Kelompok B dengan jumlah siswa 23. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes dan wawancara. Indiklator keberhasilan pada pnelitian ini dikatakan berhasil apabila kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B mencapai minilam 80%. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B dilakukan dengan langkah-langkah : 1) Memilih tema yang ingin dicapai, 2) menyediakan media atau bahan ajar yang akan disampaikan, 3) membagi anak dalam beberapa kelompok, 4) Memberikan kesempatan kepada anak untuk bermain kartu angka bergambar, 5) Mengulangi materi dari kegiatan pembelajaran kartu angka bergambar, 6) Melaksanakan evaluasi terhadap kegiatan perkembangan kemampuan kognitif melalui pembelajaran kartu angka bergambar. Maka peningkatan tersebut dapat dilihat dari setiap siklusnya, pada saat pratindakan mencapai kriteria MB (Mulai Berkembang) 17 orang anak (21,1%), dan kategori BB (Belum Berkembang) sebanyak 6 orang anak (78,9%) dengan nilai rata- rata 7,91. pada siklus I terdapat anak yang memperoleh kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebanyak 18 orang (64,6%), Mulai Berkembang (MB) sebanyak 5 orang anak (35,4%). Peningkatan kecerdasan logika matematika anak pada siklus II terdapat anak yang memperoleh kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebanyak 4 orang (16,8%) dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebanyak 19 orang anak (83,2%).
Peran Psikologi Pendidikan Dalam Proses Pembelajaran Pada Kelas 2 SD Plus Al-Luthfi Purwakarta Nurfitriani Fitrotu Zakiah; A. Lukman Hamid
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 2 (2025): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran psikologi pendidikan dalam proses pembelajaran meliputi ketiga aspek proses yaitu perencanaan, pelaksanaan dan proses pembelajaran. Pentingnya psikologi pendidikan bagi pendidik dapat membantu pendidik dalam menggali faktor-faktor yang menghambat proses pembelajaran dan membantu kesulitan belajar peserta didik dari aspek psikologis. Begitu pula dengan analisis karakteristik peserta didik dapat berguna bagi penetapan metode dan media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap peran psikologi pendidikan dalam proses pembelajaran di kelas 2 SD Plus Al-Luthfi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian di kelas 2 SD Plus Al-Luthfi ini adalah: 1) Peran psikologi pendidikan dalam perencanaan, pelaksanaan dan proses pembelajaran 2) Faktor yang menghambat pembelajaran adalah adanya perbedaan karakteristik dan motivasi belajar peserta didik 3) Analisis karakteristik peserta didik dapat dilakukan dengan asesmen diagnostik sebagai acuan pemilihan metode pembelajaran.
Penerapan Media Loose Parts dalam Mengembangkan Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD TP Posyandu Cempaka Mekar Kecamatan Cikakak Ayi Rahmawati
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 2 No 2 (2025): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan visual spasial anak usia 5-6 tahun melalui penerapan media loose parts di TP Posyandu Cempaka Mekar, Kecamatan Cikakak. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya capaian anak dalam aspek visual spasial yang disebabkan oleh keterbatasan media dan kurangnya kegiatan eksploratif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan mengunakan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart, terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, dokumentasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kategori capaian visual spasial anak. Pada tahap prasiklus, sebagian besar anak berada pada kategori Belum Berkembang 53,4% dan Mulai Berkembang 33,3%, dengan rata-rata skor 11,3 dan persentase capaian 47,2%. Setelah tindakan pada Siklus I, capaian meningkat menjadi rata-rata 16,3 dengan persentase 68%, di mana anak mulai bergeser ke kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik. Pada Siklus II, peningkatan lebih signifikan tercapai dengan rata-rata skor 21,7 dan persentase capaian 90%, di mana 73% anak telah mencapai kategori Berkembang Sangat Baik dan 27% pada kategori Berkembang Sesuai Harapan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa media loose parts efektif dalam menstimulasi kemampuan visual spasial anak melalui kegiatan eksploratif dan manipulatif yang sesuai dengan tahap perkembangan kognitif mereka. Temuan ini sejalan dengan teori kecerdasan majemuk Gardner dan teori loose parts oleh Nicholson, yang menekankan pentingnya pengalaman konkret dan kebebasan dalam bermain untuk mengembangkan representasi visual anak. Dengan demikian, media loose parts dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran anak usia dini.

Page 2 of 3 | Total Record : 29