cover
Contact Name
-
Contact Email
lp3msakti@gmail.com
Phone
+62877-6320-6177
Journal Mail Official
lp3msakti@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Sesela, BTN Panorama Alam Sesela, Desa Sesela, Kec.Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat_NTB kode pos 83118
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
ISSN : -     EISSN : 31097340     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan diri pada publikasi hasil-hasil penelitian, kajian konseptual, dan praktik terbaik di bidang pendidikan dari berbagai jenjang. Jurnal ini mencakup isu-isu terkini dan relevan dalam pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, hingga pendidikan umum, baik formal maupun nonformal. Diterbitkan secara berkala, Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum, menjadi wadah akademik bagi para peneliti, pendidik, praktisi, dan pemerhati pendidikan untuk berbagi pengetahuan, inovasi, dan solusi terhadap tantangan pendidikan di Indonesia maupun global.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Efektivitas Penggunaan Capcut Support Powerpoint Untuk Mendukung Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas XI Jurusan Desain Komunikasi Visual SMKN 2 Lingsar Hardian Firmansyah; Hadi Gunawan Sakti; Dwitirta Mayasari
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
Publisher : Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan CapCut Support PowerPoint dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran Matematika kelas XI Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMKN 2 Lingsar tahun pelajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kreativitas belajar siswa serta terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran digital yang menarik dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 55 siswa, yakni 27 siswa pada kelas XI DKV 2 sebagai kelas eksperimen dan 28 siswa pada kelas XI DKV 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa angket kreativitas belajar dengan 30 pernyataan berskala Likert, disertai observasi dan dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan N-Gain untuk mengukur perbedaan dan peningkatan kreativitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, ditunjukkan oleh nilai Chi-Square hitung sebesar 95,128 yang melebihi nilai Chi-Square tabel 9,488 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima, sehingga penggunaan CapCut Support PowerPoint dinyatakan efektif dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di SMKN 2 Lingsar.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Logis Anak Usia 5–6 Tahun Melalui Scientific Approach Pada Kelompok B KB Anak Ceria Desa Sigar Penjalin Ari Sudianti
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
Publisher : Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir logis merupakan salah satu kompetensi kognitif yang berperan penting dalam mendukung perkembangan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kesiapan belajar anak pada jenjang pendidikan selanjutnya. Meskipun demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran di pendidikan anak usia dini masih didominasi oleh pendekatan yang berpusat pada guru sehingga kesempatan anak untuk membangun pengetahuan melalui pengalaman belajar secara langsung belum optimal. Selain itu, sebagian besar penelitian terdahulu lebih berfokus pada pengaruh Scientific Approach terhadap kemampuan berpikir kritis atau pembelajaran sains, sedangkan penelitian yang secara khusus mengkaji peningkatan kemampuan berpikir logis melalui desain Penelitian Tindakan Kelas masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis anak usia 5–6 tahun melalui penerapan Scientific Approach. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 18 anak Kelompok B KB Anak Ceria Desa Sigar Penjalin. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Scientific Approach mampu meningkatkan kemampuan berpikir logis anak yang ditunjukkan oleh peningkatan ketuntasan klasikal dari 55,56% pada Siklus I menjadi 83,33% pada Siklus II. Peningkatan terjadi pada kemampuan anak dalam mengelompokkan objek, mengenali pola, menjelaskan hubungan sebab-akibat, membuat prediksi, dan mengomunikasikan hasil pengamatan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Scientific Approach melalui desain Penelitian Tindakan Kelas untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis secara bertahap melalui tahapan mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan. Temuan penelitian memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan pembelajaran konstruktivistik pada pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat bukti bahwa Scientific Approach merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis anak usia dini.
Media Sosial Sebagai Penunjang Komunikasi Bisnis Di Era Digital Sahlan; Ahmad Yani
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
Publisher : Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: : Di era digital ini kita mengetahui bahwa pesatnya perkembangan teknologi informasi, komunikasi dan digital sangat berdampak pada pengembangan bisnis saat ini. Pesatnya perkembangan teknologi ini melahirkan pengembangan bisnis digital yang mana kini bisnis menggunakan digitalisasi berupa media sosial sebagai alat komunikasinya. Hadirnya media sosial memudahkan bisnis dalam melakukan komunikasi dengan konsumen/pelanggan, tidak hanya itu media sosial juga dijadikan sebagai sarana dalam melakukan pemasaran (marketing) oleh para pebisnis untuk mengembangkan usaha mereka. Artikel ini ditulis dari serangkaian data yang diambil dari berbagai sumber dari internet yang dilakukan dengan merivew beberapa jurnal, buku dan website yang mana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media sosial dapat menjadi penunjang komunikasi dalam bisnis di era digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang mana pendeketan dilakukan dengan cara membandingkan beberapa jurnal dengan menariknya menjadi sebuah kesimpulan sehingga menjadi sebuah artikel yang baru dari penelitian terdahulu yang telah dilakukan sebelumnya oleh peneliti lainnya. Penelitian ini juga menggunakan systematic literatur review (SLR) yang mana teknik pengumpulan data diambil dari penelitian-penelitian terdahulu yang telah tervalidasi. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam bagaimana media sosial dapat menjadi penunjang dalam komunikasi bisnis di era digital.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV SD Negeri 1 Gisting Atas Tahun Pelajaran 2025/2026 Khairul Huda; Rahma Pratiwi
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
Publisher : Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa Matematika Kelas IV SD Negeri 1 Gisting Atas Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Tahun Pelajaran 2025/2026. Nilai aktivitas siswa setelah mereka diajarkan dan dipelajari dikenal sebagai hasil belajar siswa. Hasil didasarkan pada seberapa baik siswa telah mempelajari materi yang mereka pelajari. Metode demonstrasi melibatkan mempraktekkan suatu proses atau objek tertentu yang dipelajari di depan siswa—baik dalam kehidupan nyata maupun dalam peniruan—bersama dengan penjelasan lisan. Metode demonstrasi digunakan pada siswa Kelas IV SD Negeri 1 Gisting Atas Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus dan hasilnya sangat baik. Hal ini terlihat dari penelitian guru pada siklus I hasil belajar masing-masing 65,45 dan 82,75, dengan 75 persen siswa mencapai ketuntasan belajar pada siklus I dan 90,09 persen pada siklus II. Temuan analisis penelitian ini mendukung hipotesis tindakan bermakna dengan menunjukkan bahwa siswa Kelas IV SD Negeri 1 Gisting Atas Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus dapat memanfaatkan penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran matematika.
Pengembangan Model Partisipatif Berbasis Interaksi Guru Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PPKn Di MTs Riyadlusshibyan Lendang Re Hudriah
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
Publisher : Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Namun, pembelajaran yang masih didominasi pendekatan berpusat pada guru menyebabkan partisipasi dan keterlibatan siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Model PARTISIPATIF Berbasis Interaksi Guru sebagai model pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di MTs. Riyadlusshibyan Lendang Re. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, guru PPKn, wali kelas, dan siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang dipadukan dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh kualitas interaksi guru melalui komunikasi dialogis, keteladanan, umpan balik konstruktif, dan penciptaan iklim kelas yang kondusif. Implementasi pembelajaran partisipatif melalui kegiatan diskusi, kolaborasi, presentasi, dan refleksi terbukti meningkatkan keterlibatan (student engagement), kepercayaan diri, serta motivasi intrinsik siswa. Berdasarkan proses coding dan analisis tematik, penelitian ini menghasilkan Model PARTISIPATIF Berbasis Interaksi Guru yang terdiri atas dua belas komponen, yaitu Participation, Active Interaction, Reflection, Team Collaboration, Inquiry, Student Engagement, Intrinsic Motivation, Positive Feedback, Appreciation, Transformative Learning, Independent Learning, dan Follow-up. Model ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pengembangan teori motivasi belajar serta menawarkan alternatif pembelajaran PPKn yang lebih partisipatif, dialogis, dan berpusat pada peserta didik.
Implementasi Nilai Sila Kedua Pancasila Dalam Mewujudkan Pembelajaran Yang Humanis Ahmad Muslim
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
Publisher : Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan proses yang bertujuan mengembangkan potensi manusia secara utuh melalui pembentukan aspek intelektual, emosional, sosial, moral, dan spiritual. Penyelenggaraan pendidikan harus berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa. Salah satu nilai yang memiliki relevansi kuat terhadap dunia pendidikan adalah sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Nilai tersebut menekankan penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia, persamaan hak, keadilan, toleransi, serta kepedulian sosial yang selaras dengan konsep pembelajaran humanis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai sila kedua Pancasila dalam mewujudkan pembelajaran humanis di lingkungan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui analisis berbagai buku, artikel ilmiah, peraturan perundang-undangan, dan dokumen akademik yang berkaitan dengan Pancasila, pendidikan karakter, dan pembelajaran humanis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai sila kedua dapat diwujudkan melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, penghargaan terhadap keberagaman, penerapan pembelajaran demokratis, pengembangan sikap empati, serta pembentukan budaya sekolah yang inklusif. Guru berperan sebagai fasilitator sekaligus teladan dalam menginternalisasikan nilai kemanusiaan melalui proses pembelajaran.
Informal Learning as a Catalyst for Adaptive and Resilient Generation Z Learners in the Age of Artificial Intelligence Disruption Rila Hardiansyah; Helmi
Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum Vol. 2 No. 1 (2026): Juni, Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum
Publisher : Jurnal Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Menengah dan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of artificial intelligence (AI), automation, and digital connectivity is fundamentally reshaping how knowledge is acquired, validated, and applied, particularly for Generation Z learners who have grown up as digital natives. This conceptual article examines how informal learning functions as a catalyst for building adaptive and resilient Generation Z learners amid AI-driven disruption. Through a systematic synthesis of literature on informal and self-directed learning theory, experiential and social learning theory, and recent scholarship on artificial intelligence in education, the article develops an integrative conceptual framework linking informal learning, AI-mediated learning ecosystems, and the development of resilience and adaptability. The synthesis indicates that informal learning increasingly functions as a continuum with formal education rather than a peripheral supplement, and that digital and AI-based environments expand opportunities for incidental, self-directed, and socially situated learning. However, digital fluency alone does not guarantee effective learning; resilience and adaptability emerge specifically through reflective engagement with authentic experience, social interaction, and problem-solving embedded in informal learning processes. The novelty of this article lies not in introducing a new construct, but in integrating informal learning, AI-mediated learning environments, and resilience-adaptability development into a single analytical framework tailored to Generation Z, offering a conceptual foundation for future empirical research and for higher education institutions designing learning environments that deliberately cultivate informal learning pathways alongside formal curricula.

Page 2 of 2 | Total Record : 17