cover
Contact Name
Paimun Karim
Contact Email
paimun.karim@socialinvestment.id
Phone
+628138808511
Journal Mail Official
jurnalcanting@socialinvestment.id
Editorial Address
Jl. Bendul Merisi Sel. Airdas No.18 A, Bendul Merisi, Kec. Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur 60239 Telepon: +62 31 8432 810
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Community Development and Social Investment Journal
ISSN : -     EISSN : 31103057     DOI : 10.64895
Core Subject : Social,
CANTING: Indonesian Community Development and Social Investment Journal merupakan jurnal transdisipliner dengan fokus pada pengembangan masyarakat dan investasi sosial dalam ranah dunia keberlanjutan, restorasi dan regeneratif, berpusat pada tata kelola pemangku kepentingan, juga berkaitan dengan keberlanjutan perusahaan, dampak sosial, HAM, praktik ketenagakerjaan, transisi yang berkeadilan, serta pelibatan dan pengembangan masyarakat.
Articles 15 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Modal Sosial pada Koperasi UMKM Binaan CSR PT Avia Avian Tbk Moerdijanto, Dodik; Lacmi, Puan
CANTING: Indonesian Community Development and Social Investment Journal Vol 1 No 3 (2026): Canting: Indonesian Community Development and Social Investment Journal
Publisher : PT Sahabat Investasi Indotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64895/7g83yn56

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemberdayaan masyarakat berbasis modal sosial yang dilaksanakan melalui koperasi UMKM binaan program CSR PT Avia Avian Tbk di Desa Wadungasih. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara terhadap dua puluh anggota koperasi perempuan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR “PERMATA Wadungasih” berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan melalui pelatihan, pemberian alat dan bahan produksi, serta pembentukan koperasi produsen “Kartini Mandiri Wadungasih”. Penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan program pemberdayaan didukung oleh interaksi modal kultural, modal sosial, dan modal ekonomi yang memperkuat kerja sama, jaringan, serta produktivitas anggota. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis modal sosial mampu meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan sekaligus mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Membalik Lensa CSV: Perspektif Perusahaan Komunitas tentang Nilai Bersama dalam Konteks Relasi dengan Perusahaan Besar di Indonesia Jalal; Aris Darmono, Wahyu; Sukada, Sonny
CANTING: Indonesian Community Development and Social Investment Journal Vol 1 No 3 (2026): Canting: Indonesian Community Development and Social Investment Journal
Publisher : PT Sahabat Investasi Indotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64895/eexg1554

Abstract

Makalah ini melakukan kajian kritis atas konsep Creating Shared Value (CSV), terutama dari sudut pandang keadilan sosial, dengan cara membalik sudut pandang dominan yang berpusat pada perusahaan (perusahaan besar) menuju perspektif Perusahaan Komunitas (Community Enterprise/CE) dalam konteks relasi dengan perusahaan besar di Indonesia. Dengan mengulas kritik teoretis dan keadilan sosial atas CSV, tulisan ini menunjukkan bahwa makna 'nilai bersama' sesungguhnya tidak bersifat otomatis, simetris, maupun netral secara politis. Melalui pembacaan ulang tiga level strategi CSV—produk dan pasar, rantai nilai, serta pengembangan klaster lokal—dari lensa CE, artikel ini menyoroti asimetri kekuasaan, risiko ketergantungan, dan pengaburan isu struktural yang kerap tersembunyi di balik retorika 'nilai bersama'. Akhirnya, tulisan ini menegaskan pentingnya agensi komunitas, kepemilikan lokal, dan penentuan nilai secara bersama sebagai prasyarat CSV yang benar-benar transformatif. Dalam konteks Indonesia yang memiliki kerangka kelembagaan desa yang kuat---seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi---peluang untuk mengembangkan model CSV yang berpusat pada komunitas terbuka lebar, asalkan disertai reformasi kebijakan dan penguatan kapasitas yang memadai.
Penyaluran Dana Zakat Sebagai Instrumen Pemberdayaan Ekonomi: Studi Kasus Program Mustahik Move To Muzakki (M3) Sentra Ternak Sapi Perah Merapi Abidin, Zainal; Casdimin, Casdimin; Iqbal, Iqbal; Sudarmi, Nurtania
CANTING: Indonesian Community Development and Social Investment Journal Vol 1 No 3 (2026): Canting: Indonesian Community Development and Social Investment Journal
Publisher : PT Sahabat Investasi Indotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64895/r0nrd023

Abstract

Program Mustahik Move to Muzakki (M3) merupakan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat produktif yang diimplementasikan oleh Karya Masyarakat Mandiri – Dompet Dhuafa di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama 26 bulan (November 2015–Desember 2017). Program ini menyasar 45 kepala keluarga mustahik terdampak erupsi Gunung Merapi melalui intervensi modal produktif berupa 71 ekor sapi perah dara bunting, pendampingan intensif, dan penguatan kelembagaan lokal. Artikel ini mengkaji efektivitas program dalam meningkatkan pendapatan mustahik relatif terhadap Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan menganalisis model tiga tahap pemberdayaan (perintisan–penguatan–pemandirian) sebagai kerangka transformasi sosial-ekonomi. Menggunakan pendekatan studi kasus evaluatif dengan analisis data longitudinal selama 26 periode bulanan, temuan menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan mitra meningkat dari Rp 895.195/bulan menjadi Rp 3.103.997/bulan, setara 2,59× UMK 2015, melampaui target 1,5× UMK. Estimasi Social Return on Investment (SROI) menghasilkan rasio 2,09:1. Studi ini menegaskan bahwa zakat produktif berbasis komunitas dengan pendampingan berlapis mampu mempercepat transisi mustahik menuju kemandirian ekonomi, meskipun keberlanjutan pasca-program memerlukan penguatan kapasitas manajerial kelembagaan lokal.
Robusta Coffee-Based Village Development Through the Sustainable Livelihood Approach: Local Assets and Green Investment Pathways in Sabet Village, Aceh Jaya Pramulya, Rahmat; Morihiko, Sato; Ibnu Wijaksena, Ego; Tri Hartono, Tjahjo; Purnomo; Novita, Elida; Reza Aulia, Muhammad; Fithria, Dewi; Darmansyah, Dedy
CANTING: Indonesian Community Development and Social Investment Journal Vol 1 No 3 (2026): Canting: Indonesian Community Development and Social Investment Journal
Publisher : PT Sahabat Investasi Indotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64895/yyv1p377

Abstract

Sabet Village, Jaya District, Aceh Jaya Regency, presents significant potential for Robusta coffee-based agroforestry development under social forestry arrangements. This study analyzes the livelihood asset conditions of coffee farmers in Sabet Village using the Sustainable Livelihood Approach (SLA) framework and identifies green investment pathways that can strengthen coffee-based village development. A mixed-methods research design was employed, combining household surveys, in-depth interviews, and field observations. Results indicate that financial capital scored highest (3.97), followed by physical capital (3.53), human capital (3.35), social capital (2.86), and natural capital (2.22). Key village assets include a Fine Robusta cupping score of 83.00 surpassing the international specialty threshold, functioning local institutions including Lembaga Adat (customary governance) and Baitul Mal (Islamic social finance), and a supportive regulatory framework under Qanun No. 10/2008. The low natural capital score signals ecological pressures requiring urgent intervention through sustainable agroforestry practices. Green investment opportunities from Japan, channeled through JICA, the Joint Crediting Mechanism (JCM), and Japan's Green Transformation (GX) policy, offer strategic pathways for financing land rehabilitation and enhancing the competitiveness of Sabet’s coffee in global markets. This study recommends strengthening local institutional capacity and developing asset-based financing schemes as the foundation for sustainable village development.
Ketika Tanah Menentukan Nasib Bangsa: Resensi atas Land Power: Who Has It, Who Doesn't, and How That Determines the Fate of Societies karya Michael Albertus Jalal
CANTING: Indonesian Community Development and Social Investment Journal Vol 1 No 3 (2026): Canting: Indonesian Community Development and Social Investment Journal
Publisher : PT Sahabat Investasi Indotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64895/df5z6r35

Abstract

This review examines Land Power: Who Has It, Who Doesn't, and How That Determines the Fate of Societies (2025) by Michael Albertus, a political scientist at the University of Chicago who has long studied the political economy of land redistribution. The book's central argument is that the way societies have distributed and redistributed land ownership over the past two centuries—a process Albertus calls the Great Reshuffle—has laid the foundation for four of the greatest social problems of our time: racial inequality, gender inequity, economic underdevelopment, and environmental degradation. Drawing on comparative historical analysis across regions from the United States and Latin America to South Africa, Australia, and East Asia Albertus demonstrates that land is not merely an economic resource but a fundamental instrument of power that shapes social, political, and ecological structures in deep and transgenerational ways. While the book represents an important synthetic contribution to the political economy of land, this review also identifies several limitations, including insufficient attention to the agency of dispossessed peoples and the notable absence of Southeast Asian cases, Indonesia in particular, that are highly relevant to Albertus's thesis.

Page 2 of 2 | Total Record : 15