cover
Contact Name
Irma Herliza Rizki
Contact Email
ir_marez@yahoo.com
Phone
+6282277432752
Journal Mail Official
ubattuta@gmail.com
Editorial Address
Jl.Sekip Simpang Jl. Sikambing No. 1, Kelurahan Sei Putih Timur I, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi (JUMA)
Published by Universitas Battuta
ISSN : -     EISSN : 30895456     DOI : -
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi (JUMA) yang diterbitkan oleh Universitas Battuta. JUMA diterbitkan dua kali setahun, pada bulan Agustus dan Februari. Segala jenis publikasi penelitian yang berkaitan dengan UMKM, manajemen dan akuntansi. JUMA menyediakan wadah bagi dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa pascasarjana untuk mempublikasikan penelitian. Semua metode empiris termasuk, namun tidak terbatas pada metode kualitatif, kuantitatif, lapangan, laboratorium, meta-analitik, dan campuran diperbolehkan.
Articles 24 Documents
Pengaruh Kredit Perbankan pada Bank Milik Negara terhadap PDRB Harga Berlaku dan Tingkat Pengangguran di Sumatera Utara Selpiana; Raymon Pernando Pasaribu; Yesi Veronika Simarmata; Kesia Septina Putri Tarigan; Flowrensari Haggata Ginting
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1: Agustus 2026
Publisher : Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari pinjaman yang diberikan oleh bank milik negara terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada harga berlaku serta tingkat pengangguran di Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan hubungan sebab-akibat. Data yang dianalisis terdiri dari data sekunder dalam bentuk time series dari tahun 2010 hingga 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk analisis datanya, digunakan regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS) yang diolah melalui aplikasi EViews. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa pinjaman dari bank milik negara memberikan pengaruh positif yang berarti pada PDRB harga berlaku di Provinsi Sumatera Utara. Disamping itu, pinjaman dari bank juga berhubungan dengan tingkat pengangguran, karena peningkatan akses ke pembiayaan dapat merangsang perkembangan usaha dan menciptakan pekerjaan baru. Secara keseluruhan, pinjaman bank dan tingkat pengangguran memiliki dampak signifikan terhadap PDRB harga berlaku di provinsi tersebut. Hasil yang ditemukan ini menegaskan bahwa sektor perbankan memainkan peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mendukung peningkatan peluang kerja.
Pengaruh Upah Minimum Provinsi dan Investasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Sumatera Utara Monika Sitorus; Ellyka Evitasari; Renaldi Enriko; Pany Iglesia; Feny Amelia
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1: Agustus 2026
Publisher : Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyerapan tenaga kerja adalah salah satu indikator krusial untuk mengevaluasi keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak Upah Minimum Provinsi (UMP) dan investasi terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, menggunakan data sekunder berbentuk time series dari tahun 2010 hingga 2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Analisis dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) melalui perangkat lunak EViews 12.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara individual, variabel UMP berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Utara, yang berarti bahwa peningkatan UMP cenderung meningkatkan jumlah tenaga kerja yang terserap. Di sisi lain, variabel investasi menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Ketika dianalisis secara simultan, kedua variabel, UMP dan investasi, memiliki pengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,8229 menunjukkan bahwa 82,29% variasi penyerapan tenaga kerja dapat diakibatkan oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak tercakup dalam model penelitian ini.Temuan dari penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan tentang upah minimum dan peningkatan investasi menjadi elemen penting dalam mendukung peningkatan penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Utara.
Pengaruh Ekspor dan Laju Pertumbuhan Produk Domestik Bruto terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Siti Khofifah Hanif; Jemelly Prisya Simanjuntak; Gebatania Pakpahan; Agustin Olivia Simamora; Kevin Daniel Sirait
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1: Agustus 2026
Publisher : Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah uang yang berputar di masyarakat adalah indikator penting dalam perekonomian yang menunjukkan kestabilan mata uang dan tingkat kegiatan ekonomi sebuah negara. Perubahan jumlah uang yang beredar bisa dipengaruhi oleh berbagai hal dalam ekonomi, seperti ekspor dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB). Ekspor berperan sebagai sumber devisa nasional yang dapat meningkatkan aliran valuta asing ke dalam negeri, sementara pertumbuhan PDB mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi yang umumnya disertai dengan peningkatan kebutuhan likuiditas untuk melakukan transaksi.Penelitian ini bertujuan mempelajari bagaimana ekspor dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto memengaruhi jumlah uang yang beredar di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan verifikatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa data deret waktu tahunan selama periode 2010 hingga 2024, yang didapatkan dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari jumlah uang beredar sebagai variabel dependen, serta ekspor dan laju pertumbuhan PDB sebagai variabel independen. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS), yang diolah menggunakan perangkat lunak berupa software Eviews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ekspor memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar di Indonesia. Sementara itu, pertumbuhan PDB juga terbukti sangat berpengaruh terhadap jumlah uang yang beredar. Pengaruh signifikan terdapat antara ekspor dan laju pertumbuhan PDB terhadap jumlah uang beredar. Hasil ini menunjukkan bahwa meningkatnya perdagangan internasional melalui ekspor dan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri bisa membantu meningkatkan ketersediaan uang bergerak di dalam perekonomian.Ekonomi makro adalah cabang ekonomi yang mempelajari perilaku kolektif, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, dan kebijakan pemerintah dalam mengelola kebijakan fiskal dan moneter.Dalam konteks ini, pengelolaan kebijakan ekonomi makro yang tepat, khususnya terkait sektor perdagangan dan pertumbuhan ekonomi, menjadi penting untuk menjaga stabilitas jumlah uang beredar dan mendukung stabilitas perekonomian nasional.
Pandangan Pegawai Kristen dan Non-Kristen Terhadap Budaya Kerja Keras dan Sikap Bijaksana di Lingkungan Pekerjaan Pada CV. Toma Baru Yola Febriani Br Purba; Norven Togatorop; Ijen Fredi Setiawanbu ulolo; Marta Friska Edrina Sianturi
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 1: Agustus 2026
Publisher : Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan pegawai Kristen dan non-Kristen terhadap budaya kerja keras dan sikap bijaksana di lingkungan kerja. Penelitian dilakukan di CV. Toma Baru menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap dua orang pegawai yang berbeda agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pegawai sama-sama menganggap budaya kerja keras penting dan telah diterapkan, namun terdapat perbedaan dalam pemaknaannya. Pegawai Kristen memaknai kerja keras sebagai bekerja sungguh-sungguh tanpa mengeluh serta menjaga kesehatan, sedangkan pegawai non-Kristen memaknainya sebagai rutinitas bekerja setiap hari. Pada aspek sikap bijaksana, pegawai Kristen memandang bijaksana sebagai sikap tenang dan mencari solusi, sementara pegawai non-Kristen kurang memahami konsep tersebut. Selain itu, nilai agama mempengaruhi cara kerja pegawai Kristen, tetapi tidak dirasakan berpengaruh oleh pegawai non-Kristen. Meskipun demikian, keduanya sepakat bahwa hubungan kerja tetap harmonis melalui komunikasi dan saling menghargai.

Page 3 of 3 | Total Record : 24