cover
Contact Name
ADDIN ZUHROTUL AINI
Contact Email
addinzuhrotul@upms.ac.id
Phone
+6282215081513
Journal Mail Official
lppm@upms.ac.id
Editorial Address
Jl. AR Saleh no 21 Nganjuk
Location
Kab. nganjuk,
Jawa timur
INDONESIA
Dharma Pendidikan
ISSN : 19072813     EISSN : 28290267     DOI : https://doi.org/10.69866/dp.vXXi1.XX
Dharma Pendidikan is a journal contains publications from researches and scientific studies. The publications intended to  contribute understanding and developing scientific theories and concepts, education and their application in education. 
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan" : 12 Documents clear
Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Akuntansi Dengan Model Student Fasilitator And Explaining Pada Siswa Kelas X SMK PGRI 2 Nganjuk Tahun Ajaran 2016/2017 Lely Farida
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.88

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran dengan metode Student Fasilitator And Explainig dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi di kelas X Akuntansi 2SMK PGRI 2 NGANJUK Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas. Obyek penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi 2 SMK PGRI 2 NGANJUK yang berjumlah 35 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara peneliti, guru kelas dan melibatkan partisipasi siswa. Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan dengan pemberian simulasi terlebih dahulu oleh peneliti kepada guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tidak terstruktur, observasi, dokumentasi, dan tes. Prosedur penelitian meliputi tahap: (1) identifikasi masalah, (2) persiapan, (3) penyusunan rencana tindakan, (4) implementasi tindakan, (5) pengamatan, dan (6) penyusunan laporan. Proses penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam dua kali pertemuan, masing-masing pertemuan selama 3 x 45 menit. Berdasarkan analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Student Fasilitator And Explainig dapat meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi (baik proses maupun hasil). Peningkatan tersebut terjadi setelah guru melakukan beberapa upaya, antara lain: (1) Penerapan metode student fasilitator and expliaing dalam pembelajaran, (2) Guru membuat inovasi baru dalam menyampaikan pelajaran akuntansi, yaitu dengan membuat siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran, (3) Guru terus memotivasi siswa dalam belajar melalui pelaksanaan diskusi dan presentasi sehingga siswa lebih menguasai materi dan tidak malu atau ragu untuk maju ke depan kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode pembelajaran Student Fasilitator And Expliaing dapat meningkatkan kualitas pembelajaran akuntansi baik dari segi proses maupun hasil.
Penggunaan Teknik Merangkai Bidang Berwarna Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Kemampuan Menggambar Kubisme Pada Siswa Kelas IX H SMP Negeri 3 Nganjuk Wuryaningsih
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.93

Abstract

Dalam salah satu materi Seni Rupa terdapat materi tentang kubisme. Visual Kubisme menunjukkan berbagai sudut pandang dalam bidang dua dimensi. Objek yang tadinya sederhana dan berkesan dua dimensi, dipecah-pecah menjadi berbagai sudut pandang dan digabung kembali menjadi terlihat kedalamannya, sudut lain serta organ-organ atau komponen-komponennya. Di tingkat SMP siswa tidak diminta untuk bisa menggambar kubisme dengan sempurna melainkan hanya sebatas mengetahui dan mampu menggambar sesuai ciri-ciri kubisme dan pada akhirnya bisa mengerti tentang arti sudut pandang dalam penerapannya ke kehidupan nyata. Salah satu teknik yang diharapkan bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan menggambar kubisme adalah dengan merangkai bidang berwarna. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian dilakukan dalam dua siklus, diawali dengan menyusun rencana dan jadwal kegiatan, merancang instrumen penelitian dan merancang langkah-langkah pembelajaran yang akan diterapkan selama penelitian berlangsung, kemudian dilakukan pelaksanaan tindakan, diteruskan dengan analisis dan refleksi untuk menentukan tindakan pada siklus berikutnya. Hasil yang didapatkan dari penelitian adalah terjadinya peningkatan aktivitas belajar untuk setiap aspek pengamatan. Aspek eksplorasi ide mengalami peningkatan sebesar 15,6% dari 60,2% menjadi 75,8%. Aspek kombinasi bentuk mengalami peningkatan paling besar yaitu 18,8% dari 62,5% menjadi 81,3%. Aspek kerapian bentuk mengalami peningkatan sebesar 14,9% dari 61,7% menjadi 76,6%. Aspek kemandirian mengalami peningkatan sebesar 11,70% dari 70,3% menjadi 82,0%. Dan aspek ketepatan waktu mengalami peningkatan sebesar 4,7% dari 80,5 % menjadi 85,2 %. Secara keseluruhan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 13,2% dari 67,0 % pada siklus 1menjadi 80,2 % pada siklus 2. Kemampuan menggambar kubisme untuk setiap aspek mengalami peningkatan. Peningkatan terbesar pada aspek keindahan kombinasi bentuk yaitu meningkat sebanyak 13,3% dari 71,1% menjadi 84,4%. Pada aspek jumlah bentuk yang dihasilkan mengalami peningkatan sebesar 3,9% dari 80,5% menjadi 84,4%. Aspek kaidah bentuk kubisme mengalami peningkatan sebesar 4,7% dari 66,4% menjadi 71,1%. Aspek keberagaman teknik mengalami peningkatan sebesar 11,7% dari 68,8% menjadi 80,5%. Secara keseluruhan rata-rata persentase kemampuan menggambar kubisme mengalami peningkatan sebesar 8,4% dari 71,7% pada siklus 1 menjadi 80,1 %pada siklus 2. Dari hasil peneltian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik merangkai bidang berwarna telah meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan menggambar kubisme siswa kelas IX H SMP Negeri 3 Nganjuk.
Pemanfaatan Kemampuan Metakognitif Dalam Upaya Peningkatan Proses Berpikir Kreatif Siswa Dalam Pembelajaran Matematika agustin patmaningrum
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.94

Abstract

Matematika merupakan ilmu yang abstrak yang menghendaki siswa berpikir kritis, berpikir logis, berpikir sistematis, bersifat objektif, bersifat jujur dan bersifat disiplin dalam memandang dan menyelesaikan masalah. Kemampuan berpikir yang digunakan siswa adalah kemampuan berpikir kognitif atau dikenal dengan istilah kemampuan metakognitif. Kemampuan metakognitif merupakan suatu proses untuk mengenali apa yang ada di dalam diri individu.Dengan kemampuan metakognitif dapat memudahkan siswa dalam menyelesaikan masalah. Dalam pembelajaran matematika perlu dikembangkan metakognitifnya sehingga dapat meningkat proses berpikir kreatif siswa.
Meningkatkan Keaktifan Dan Prestasi Belajar Siswa Dengan Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Berbasis Lesson Study Pada Mata Pelajaran Matematika Peminatan Kelas Xi Mipa 2 SMA N 1 Weru Sukoharjo Tahun Ajaran 2019/2020 Adhitya Eko Cahya Putro; Herry Agus Susanto; Annisa Prima Exacta
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika siswa kelas XI MIPA 2 SMA N 1 Weru Sukoharjo Tahun Ajaran 2019/2020 melalui pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS)berbasis Lesson Study. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 SMA N 1 Weru yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, tes dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu analisis peningkatan keaktifan belajar siswa dan peningkatan prestasi belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata keaktifan belajar siswa pada pra siklus 50,9%, pada siklus I 64,6%, dan pada siklus II 78,6%. Dalam pra siklus, nilai rata-rata kelas adalah 53,3. Pada siklus I menjadi 62,8 dan 76,8 pada siklus II. Jumlah siswa yang mencapai KKM pada pra siklus sebanyak 4 siswa (9,67%), pada siklus I menjadi 10 siswa (33,3%) dan pada siklus II menjadi 30 siswa (100%).
Peningkatan Prestasi Belajar PPKN Pada Kompetensi Dasar Kedaulatan Rakyat Melalui Optimalisasi Pemberian Tugas Berupa Pekerjaan Rumah (PR) Yesi Puspitasari; Chodib Suyoso
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran konstruktivisme terhadap hasil belajar siswa, pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar siswa dan mengetahui model pembelajaran mana yang lebih baik. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan tehnik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi penelitian adalah kelas VII SMP N 3 Bagor yang berjumlah 48 siswa. Tehnik sampel yang digunakan adalah total sampling, dimana semua populasi yang ada diikut sertakan semua yaitu 48 siswa atau disebut juga sebagai penelitian populasi. Tes yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa menggunakan angket. Analisis data menggunakan uji t-parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Ada pengaruh model pembelajaran konstruktivisme terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran PPKN materi kemerdekaan mengemukakan pendapat pada siswa kelas VII SMPN 3 Bagor, dengan nilai t-hitung =2.904. 2) Ada pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran PPKN materi kemerdekaan mengemukakan pendapat pada siswa kelas VII SMPN 3 Bagor, dengan nilai t-hitung = 2.407. 3) Model Pembelajaran Make A Match Lebih Baik Daripada Model Pembelajaran Kontruktivisme Terhadap Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran PPKn Materi Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat Pada Siswa Kelas VII SMP N 3 Bagor, dengan nilai rata-rata kelas VII A 82,7 < nilai rata-rata kelas VII B 85,4. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan guru dapat mempertimbangkan dalam kegiatan belajar mengajar terutama dalam pemanfaatan model pembelajaran yang dipakai dengan materi yang disajikan.
Pengaruh Kesadaran Politik Mahasiswa STKIP PGRI Nganjuk Tahun 2015-2016 Terhadap Tingkat Partisipasi Pemilihan Kepala Daerah Di Kabupaten Nganjuk Tahun 2013 Ratna Pramitasari; Yudha Harnanto
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.100

Abstract

Generasi muda merupakan generasi pewaris nilai-nilai luhur budaya bangsa, dan penerus cita-cita bangsa serta insan pembangunan termasuk di dalamnya mahasiswa. Memahami kesadaran politik mahasiswa sebagai pemilih pemula dalam pemilihan kepala daerah perlu kiranya diaktualisasikan melalui pembelajaran yang melibatkan langsung diri mahasiswa terhadap fenomena sosial yang terjadi di lingkungan anggota dan aktivitas keluarga atau masyarakat.Dalam mengkaji rendahnya partisipasi politik mahasiswa, sangat mungkin terjadi karena peran partai politik dalam pendidikan politik warga negara masih masif, dan sangat menggantungkan kepada pemerintah melalui pendidikan formal. Pelaksanaan pemilihan kepala daerah sebagai perwujudan demokrasi Pancasila merupakan wahana pemanfaatan hak politik warga negara yang dijamin, oleh peraturan perundangan perlu ditingkatkan partisipasi politiknya. Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung oleh rakyat merupakan suatu proses politik di daerah menuju kehidupan politik yang lebih demokratis dan bertanggung jawab.Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatakan kuantitatif dan kualitatif. Tempat penelitian yang digunakan adalah STKIP PGRI NGANJUK, sedangkan subyek penelitian adalah kesadaran politik mahasiswa dan pemilihan kepala daerah. Obyek penelitiannya adalah mahasiswa STKIP PGRI NGANJUK program studi Pendidikan Kewarganegaraan. Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis statistik yaitu teknik kolerasi, setelah diperoleh hasil observasi selanjutnya adalah menginterprestasikan nilai “r” hasil observasi dengan cara mengkonsultasikan denga nilai “r” product, yang ada pada tabel dengan batas penolakan N=40. Ternyata hasil yang diperoleh setelah dikonsultasikan 5% sebesar 0,312 dan untuk taraf signifikansi 1% sebesar 0,403. Dengan demikian ternyata nilai hasil observasi lebih besar dari nilai yang ada dalam tabel, maka hipotesis kerja yang diajukan dapat diterima dan menolak hipotesis nihil (Ho).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang positif antara kesadaran politik mahasiswa STKIP PGRI NGANJUK tahun 2015-2016 terhadap tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Nganjuk tahun 2013.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran PKN Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Make A Match Nurin Masfufah; Rasid Anggara
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.104

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PKn setelah diterapkan model pembelajaran Make A Match siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Loceret Tahun Pelajaran 2015/2016. Dengan menggunakan metode tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa sehingga siswa mampu dengan mudah menerima materi yang diberikan oleh guru, termotivasi dalam mengikuti kegiatan pembelajaran, dan bersemangat dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Loceret Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Loceret tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 29 siswa. Untuk pengambilan sampel peneliti menggunakan sampling jenuh yaitu teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Instrumen penelitian yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan metode tes, yaitu untuk memperoleh data tentang hasil belajar pada mata pelajaran PKn. Tes diberikan setelah melakukan kegiatan pembelajaran (post-test). Data yang peroleh kemudian dianalisis dengan mengguankan uji “t”, untuk mengetahui hasil belajar siswa antara yang diajar dengan menggunakan metode konvensional dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa nilai db sebesar 28 diperoleh harga kritik t atau tabel pada signifikansi 5% sebesar 2,05; sedangkan pada taraf signifikansi 1% diperoleh sebesar 2,76. Dengan membandingkan besarnya “t” yang diperoleh dalam perhitungan = 9,845 dan besarnya “t” yang tercantum pada Tabel Nilai t ( = 2,05 dan = 2,76) maka dapat diketahui bahwa >, maka diterima dan ditolak. Yang artinya bahwa hipotesis yang diajukan peneliti “Diterima”.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Matematika Berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, And Mathematics) Sebagai Upaya Penguatan Karakter Dan Peningkatan Daya Saing Lulusan SMK Sherly Mayfana Panglipur Yekti; Reza Dimas Pravangasta Perdana
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.105

Abstract

Sejalan dengan Rencana Induk Riset Nasional maka diperlukan adanyasuatu upaya percepatan dan peningkatan hasil, salah satunya di bidang sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing tinggi dapat terwujud dengan pembelajaran yang efektif di sekolah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan agar pembelajaran di sekolah dapat efektif yaitu dengan pendidikan yang berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Pendidikan berbasis STEM tengah berkembang luas di dunia karena dinilai sangat efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir siswa secara holistik. Model pendidikan STEM menumbuhkan rasa percaya diri siswa sehingga siswa termotivasi dalam penciptaan inovasi inovasi untuk kemajuan negara Indonesia. Masalah yang terjadi pada pembelajaran, utamanya matematika di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah bahwa tujuan pendidikan matematika belum terintegrasi dengan tujuan program keahlian. Artinya terdapat ketidaksesuaian antara materi matematika yang diajarkan dengan materi matematika yang dibutuhkan dalam mendukung program keahlian yang ditekuni. Sehingga penting untuk dilakukan suatu pengembangan bahan ajar yang dapat mengintegrasikan antara pembelajaran matematika dengan tujuan program keahlian agar pembelajaran yang ada dapat berjalan efektif. Namun sebelum melakukan pengembangan, peneliti melakukan analisis kebutuhan pengembangan modul matematika berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) pada jenjang SMK. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X SMK NU Pace Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2019-2020. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitianyang digunakan pada penelitian inimenggunakanmetodekualitatif. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sebagai instrumen utama dan instrumen bantu berupa lembar observasi dan angket. Penelitian ini melalui beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pengumpulan dan analisis data, serta tahap penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pelaksanaan pembelajaran matematika di SMK NU Pace masih menggunakan metode ceramah dan diskusi, (2) bahan ajar yang digunakan pada pembelajaran masih minim, dan belum efektif dalam menunjang kompetensi yang harus dipenuhi, (3) guru memerlukan suatu alternatif bahan ajar matematika yang dapat mengintegrasikan antara pembelajaran dengan tujuan program keahlian, (4) siswa menyatakan bahwa bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran kurang membuat mereka paham dalam pembelajaran sehingga siswa mendukung apabila dikembangkan suatu bahan ajar matematika yang berbasis STEM.
Efektivitas Penggunaan Media Jari Tangan Untuk Meningkatkan Pemahaman Mekanisme Debet Kredit Mata Pelajaran Akuntansi Dasar Pada Kelas X.111.2 SMK PGRI 2 Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019 Siti Nurul Aini
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.106

Abstract

Untuk mewujudkan tujuan pembelajaran terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah penggunaan media dalam kegiatan pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran diharapkan mampu memaksimalkan daya serap peserta didik terhadap materi pelajaran tersebut. Akan tetapi seorang guru juga harus mampu memilih media yang efektif. Demikian halnya dengan penggunaan media pembelajaran dalam mata pelajaran Akuntansi Dasar khususnya materi mekanisme debet kredit ( aturan debet kredit ). Hal ini karena materi tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dalam penanaman konsep dasar akuntansi dalam menyelesaikan siklus akuntansi, yaitu sebagai prasyarat dalam kegiatan pencatatan dokumen transaksi kedalam jurnal dan pemindahbukuan dari jurnal ke buku besar ( posting ), sehingga siswa harus benar-benar menguasainya. Oleh karena itu penulis mencoba untuk menggunakan media yang sederhana, efektif dan melekat pada diri siswa yang berupa jari tangan untuk memudahkan siswa dalam penanaman konsep mekanisme debet kredit.
Saintific Method In Reading Comprehension Caltira Rosiana
Dharma Pendidikan Vol 14 No 1 (2019): Dharma Pendidikan
Publisher : STKIP PGRI Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69866/dp.v14i1.125

Abstract

Experimental research was conduct toward this study. The researcher doing this research as the continue research from last study, to know the effectiveness of using Saintific Method for others subject. There are any differences between student’s reading comprehension skill before and after being taught by using Saintific Method in the eleventh grade of Math and CIVICs Students. So, the Saintific Method is effective to teaching student’s reading comprehension. Based on the observation in the experimental class for non English- Students was good result. It shows the students get score average in pre-test 66,66 and post-test was 80,55.

Page 1 of 2 | Total Record : 12