cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
PENILAIAN RADIOLOGI EFFLUENT PUSAT SAINS DAN TEKNOLOGI AKSELERATOR (PSTA) KE SISTEM BIOTA DENGAN ERICA TOOL Adinda Tisha Desviana; Gede Sutresna Wijaya
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 21 Nomor 1 Januari 2018
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.197 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2018.21.1.3947

Abstract

PENILAIAN RADIOLOGI EFFLUENT PUSAT SAINS DAN TEKNOLOGI AKSELERATOR (PSTA) KE SISTEM BIOTA DENGAN ERICA TOOL. Salah satu konsekuensi dari beroperasinya Reaktor Kartini adalah adanya limbah dari aktivitas pada fasilitas tersebut. Limbah cair adalah salah satu dari beberapa limbah yang dihasilkan dari beroperasinya reaktor. Limbah cair pada saluran terpadu harus dikelola dengan baik karena meskipun sangat kecil dimungkinkan ada kontaminan baik itu zat kimia ataupun zat radioaktif. Zat radioaktif yang terlepas ke lingkungan melalui effluent ke badan air berpotensi bercampur dengan sumber air yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk irigasi dan perikanan, serta mencemari habitat bermacam-macam organisme. Pencegahan terhadap lepasan radionuklida dilakukan dengan cara mengambil sampel sebagai bentuk pemantauan lingkungan. Sampel yang diambil di antaranya adalah sampel air dan sedimen. Selain itu, dilakukan prediksi dosis serap yang diterima oleh biota non manusia dengan menggunakan perangkat lunak ERICA Tool. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah dosis yang diterima biota jika terdapat lepasan masih berada dalam batas yang diizinkan oleh BAPETEN sesuai dengan Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 7 Tahun 2013. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa di sampel air terkandung radionuklida alami 212Pb, 214Pb, 228Ac, 212Bi, dan 214Bi. Di dalam sampel sedimen terdapat kandungan radionuklida alami 212Pb, 214Pb, 228Ac, 212Bi, 214Bi, dan 137Cs dengan konsentrasi aktivitas 1,10 x 10-3 Bq/jam. Konsentrasi 137Cs yang terukur masih jauh di bawah batas yang diizinkan BAPETEN yaitu sebesar 5,1 x 103 Bq/jam sehingga masih digolongkan aman untuk biota. Hasil perhitungan dosis menggunakan ERICA Tool menunjukkan bahwa dosis serap pada biota masih tergolong aman.
CONCEPT OF ELECTRON SOURCE BASED ON PULSED PLASMA DISCHARGE Widdi Usada; Wirjoadi Wirjoadi; Agus Purwadi; Bambang Siswanto
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 2 Juli 2009
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.727 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.2.153

Abstract

CONCEPT OF ELECTRON SOURCE BASED ON PULSED PLASMA DISCHARGE. The lack of continuous electronbeam machine is electron current limitation and heating impact on target. So it is needed a new machine which will givehigher current in the pulsed mode operation. This paper offers on the possibility of pulsed plasma discharge as a pulseelectron source. By using simple equation, it can be achieved some interesting parameters such as plasma current,rise time etc. The result is useful as basic understanding in designing this machine.
SIMULASI PERJALANAN AMPLOP BERKAS AKSELERATOR ION ENERGI MEDIUM Sigit Hariyanto; Slamet Santoso
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 2 Juli 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.557 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.2.186

Abstract

SIMULASI PERJALANAN AMPLOP BERKAS AKSELERATOR ION ENERGI MEDIUM. Telah dilakukan simulasitranspor berkas ion energi menengah (tandem) dengan program partikel berkas optik laboratory versi 1.1.1. Berkasion yang dipercepat adalah ion hidrogen dan nitrogen, ke luar dari sumber ion SNICS dengan inisial jejari ke arah Xdan Y masing-masing 1 cm dan sudut emitansi ke arah horisontal dan vertikal masing-masing 16,4 p mm mRad.Simulasi dilakukan dua kali yaitu pada pemercepat energi rendah untuk ion negatif dan pada pemercepat energimenengah untuk ion positif. Untuk membatasi jejari amplop berkas pada hasil simulasi energi rendah digunakanprogram fitting dengan empat buah lensa einzel, dua buah magnet pembelok dan sebuah kuadrupol elektrostatis.Untuk lensa einzel pertama diperoleh panjang fokus 70 cm, medan magnet pembelok 3,378 kG, sudut pembelokan300, Untuk lensa einzel kedua diperoleh panjang fokus 24 cm, pembelokan beam dengan sudut 900, diperolehmedan magnet pembelok 3,89 kG dan diperoleh jejari kelengkungan 0,457 m. Setelah keluar, masuk lensa einzeldengan panjang fokus 30cm dan difokuskan oleh kuadrupol listrik dengan koefisien kuadrupol 54,25 dan –89,51 danpanjang elektroda 0,07m. Sebelum masuk ke tabung pemercepat, dilewatkan lensa einzel dengan panjang fokus26 cm. Untuk mempercepat ion positif pada simulasi transport berkas pada energi medium digunakan tabungakselerator dengan tegangan pemercepat –15 MV, kemudian berkas elektron dilewatkan pada magnet pembelokdan magnet kuadrupol. Traspor berkas dengan metode fitting mendapatkan pembelok magnet 150 dan kuat medanmagnet 3,997 kG. Sedangkan pada panjang elektrode kuadrupol magnet doblet 0,14 m didapatkan kuat medanmagnet 3,2 kG dan –3,4 kG.
SELEKSI MIKROBA METANOGENIK MENGGUNAKAN IRRADIASI GAMMA UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI PROSES DIGESTI ANAEROB PEMBENTUKAN BIOGAS Moch Yazid; Aris Bastianudin
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 14 Nomor 1 Januari 2011
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1122.373 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2011.14.1.31

Abstract

SELEKSI MIKROBA METANOGENIK MENGGUNAKAN IRRADIASI GAMMA UNTUK PENINGKATAN EFISIENSIPROSES DIGESTI AN-AEROB PEMBENTUKAN BIOGAS. Seleksi mikroba metanogenik menggunakan irradiasigamma sebagai upaya peningkatan efisiensi proses pembentukan biogas telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini,untuk mendapatkan isolat mikroba metanogenik yang mempunyai konstanta pertumbuhan spesifik (μ) tinggisehingga diharapkan dapat diaplikasikan untuk peningkatan efisiensi produksi biogas pada proses digesti anaerobdari kotoran ternak. Sebagai sumber mikroba digunakan sludge yang diambil dari dalam tangki digester instalasibiogas konvensional di dusun Marangan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Adapun irradiasi dilakukan menggunakanIrradiator Gamma C0-60 dengan variasi dosis 0-25 kGy. Isolasi mikroba dilakukan dalam media pertumbuhan yangmengandung 30% rumen cair dalam suasana anaerob dengan penambahan campuran gas 80% H2 dan 20% CO2.Pengamatan pertumbuhan koloni dilakukan menggunakan sinar ultra violet (UV) gelombang panjang, sedangkanpertumbuhan mikroba ditentukan berdasarkan hasil analisis spektrofotometri dan penentuan gas metanmenggunakan gas kromatografi. Dari hasil penelitian ini didapatkan 4 isolat mikroba metanogenik (RB10, RB15,RB20 dan RB25) yang tumbuh pada perlakukan irradiasi dengan dosis 10-25 kGy. Dari hasil identifikasi dapatdiketahui bahwa isolat mikroba RB10 dan RB25 merupakan anggota dari genus Methanobacterium sedangkan isolatRB15 dan RB20 masing-masing termasuk genus Methanosarcina dan Methanospirillum. Nilai konstantapertumbuhan spesifik (μ) dari keempat isolat berkisar antara 0,022 – 0,031. Sedangkan efisiensi pembentukan gasmetan untuk masing-masing isolat berkisar antara 53.4%. - 67.6%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa isolatRB25 terpilih sebagai isolat yang memiliki konstanta pertumbuhan spesifik (μ) tertinggi yaitu 0,031 dan efisiensiproduksi gas metannya 67,6 %.Kata Kunci : biogas, irradiasi gamma, mikroba
PARALLEL BEAM NEUTRON COMPUTED TOMOGRAPHY RECONSTRUCTION WITH VARIOUS FILTERS Mardiyanto, Bharoto, Sutiarso Maharani Ahsani Ummi
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 17 Nomor 2 Juli 2014
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.082 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2014.17.2.2812

Abstract

ABSTRACT PARALLEL BEAM NEUTRON COMPUTED TOMOGRAPHY RECONSTRUCTION WITH VARIOUS FILTERS. This paper presents a simple calculation using the MatLab application code for five different filter functions to obtain the best image quality for parallel beam neutron computed tomography. Shepp-Logan, Ramachandran- Lakshminarayanan, Cosine, Hamming and Hann Filter and without filter were used for a cross-section of a car coil ignitor reconstruction. The reconstruction was also done by varying the number of projections namely 180, 90, 45 and 12. The quality of the image can be determined by viewing the image directly or by using grey level curve to show the signal to noise image. The good images were determined by their signal-to-noise ratio (SNR) value. The high SNR values were obtained from the images which were reconstructed by using hamming and Hann filter. On the other hand the lowest SNR was obtained when the image was reconstructed without any filter. The number of the projections were also influenced the image quality, the more the projection number is used the better the image quality is obtained.
EVALUASI KECEPATAN TRANSPOR LOGAM DALAM AIR SUNGAI DI DAERAH MURIA Muzakky Muzakky
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 1 Januari 2009
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.07 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.1.144

Abstract

EVALUASI KECEPATAN TRANSPOR LOGAM DALAM AIR SUNGAI DI DAERAH MURIA. Telah dilakukanevaluasi kecepatan transpor logam Al, Mn, Cd, As, Cd dan Cr di perairan sungai daerah Muria. Kecepatan transporlogam dihitung berdasarkan hasil perkalian antara debit air sungai dengan konsentrasi logam di dalam badan air.Tujuan dari penelitian ini (1) mendapatkan data rona awal lingkungan sungai, (2) memprediksi kualitas air sungaiberdasarkan kecepatan transpor logam dan peranan pH air terhadap perpindahan logam ke dalam sedimen.Pengambilan sampel dipilih pada radius 2 - 5 km dari calon dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)dan dilakukan pada musim penghujan. Berdasarkan indeks kecepatan transpor > 100 mg/dt, hasil evalusimenunjukkan bahwa kecepatan transpor logam sungai Wareng, Balong, Dombang, Kancilan dan Suru telahtercemar oleh logam Mn dan Hg. Sedangkan logam Cd telah mencemari Sungai Balong, Kancilan, dan Suru, logamAs mencemari air sungai Kancilan. Kecepatan transpor logam Mn terbesar pada sungai Kancilan 1392,5 mg/dt.Kecepatan transpor logam Cd dan Cr terbesar pada sungai Balong masing-masing sebesar 347,2 mg/dt dan 52,2mg/dt. Sedangkan kecepatan transpor logam As dan Hg terbesar didapat pada sungai Kancilan dengan masingmasing113,8 mg/dt dan 1334,9 mg/dt. Berdasarkan pengamatan pH air, fenomena logam Al, Mn, Cd, As Cr dan Hgdalam air sungai di daerah Muria akan cenderung berpindah ke dalam sedimen pada pH tinggi, sebaliknya pada pHyang rendah logam-logam akan tetap tinggal dan larut di dalam air.
PENGARUH IRADIASI TERHADAP KUALITAS FUNGSIONAL ANEKA SAYUR KERING SKALA SEMI-PILOT Idrus Kadir; Darmawan Darwis
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 23 Nomor 1 Januari 2020
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.689 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2020.23.1.3211

Abstract

PENGARUH IRADIASI TERHADAP KUALITAS FUNGSIONAL ANEKA SAYUR KERING SKALA SEMI-PILOT.  Teknologi iradiasi merupakan salah satu teknologi pilihan unggul dalam penanganan pascapanen aneka sayur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh iradiasi dosis sedang terhadap kualitas nilai fungsional bahan pangan berbasis aneka-sayur kering pada skala semi-pilot.  Selain itu juga dilakukan pengujian tingkat kesukaan (hedonik) dan kandungan logam berat terhadap aneka sayur iradiasi.  Hasilnya pengujian menunjukkan bahwa iradiasi dapat mempertahankan aktivitas antioksidan aneka sayur, kecuali terhadap jamur kuping yang mengalami penurunan yang cukup signifikan.  Begitu juga dengan kandungan mikronutrisi mineral, hasil pengujian menunjukkan bahwa iradiasi dosis sedang dapat mempertahankan kualitas mikronutrisi mineral aneka sayur, bahkan cenderung meningkat.   Kandungan logam berat pada aneka sayur umumnya tidak terdeteksi.  Dari pengujian kesukaan (hedonik), aneka sayur yang diiradiasi tetap disukai konsumen. 
SEBARAN LOGAM BERAT DALAM IKAN, ALGAE, AIR DAN SEDIMEN LAUT DI SEMENANJUNG LEMAHABANG MURIA Sukirno Sukirno; Djati Pramana; Sumining Sumining
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 1 Januari 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.587 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.1.176

Abstract

SEBARAN LOGAM BERAT DALAM IKAN, ALGAE, AIR DAN SEDIMEN LAUT DI SEMENANJUNGLEMAHABANG MURIA. Telah dilakukan analisis logam berat pada ikan kerapu, algae, air dan sedimen laut darisemenanjung Muria Jepara dengan metoda analisis aktivasi neutron (AAN). Iradiasi cuplikan dilakukan selama 12jam dengan menggunakan fasilitas Lazy Susan dengan fluks neutron 0,585x1011 .n.cm-2.s-1. Pengukuran dilakukandengan cara komparatif untuk menghindari kesalahan karena parameter fluks netron. Dari hasil analisis terdapat 6unsur yang diperhatikan dengan menggunakan spektrometri gamma dengan detektor Ge(Li). Unsur-unsur tersebutyang terkandung dalam algae, ikan kerapu, air dan sedimen laut adalah Co, Sb, Sc, Fe, Cr dan Cd. Konsentrasiunsur yang tertinggi dalam sedimen adalah Fe = 65,625 ± 3,12 % dan unsur yang terendah adalah Co = 0,00256 ±0,00045 mg/g, konsentrasi yang ada di air laut. Metoda ini memberikan harga presisi dan akurasi relative < 10%untuk semua unsure
EFEK IMPLANTASI ION Mg DAN Y TERHADAP SIFAT KETAHANAN OKSIDASI MATERIAL MA 956 Tjipto Sujitno; Lely Susita; Suprapto Suprapto
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 5 Nomor 2 Juli 2002
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.954 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2002.5.2.214

Abstract

EFEK IMPLANTASI ION Mg DAN Y TERHADAP SIFAT KETAHANAN OKSIDASI MATERIAL MA 956. Dalam makalah ini disajikan hasil penelitian tentang pengaruh implantasi ion Magnesium dan Yttrium terhadap sifat ketahanan oksidasi material MA 956. Untuk maksud tersebut material MA 956 diimplantasi dengan ion Magnesium dan Yttrium pada doses Ion 1 x 1017 ion/cm2 dan pada energi 100 keV. Untuk mengetahui pengaruh sifat ketahanan oksidasinya, sampel dipanasi pada temperatur 1100 oC dalam udara yang mengandung oksigen selama 100 jam dengan menggunakan TGA (Thermogravitymetry). Disamping itu juga telah dilakukan analisa struktur mikro menggunakan SEM dan analisa komposisi kimia menggunakan EDX, dari pengujian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa untuk benda uji yang tanpa diimplantasi, untuk benda uji yang diimplantasi dengan ion Magnesium dan dengan ion Yttrium dengan waktu oksidasi 100 jam, laju oksidasinya masing-masing sekitar 0.54 mg/cm2., 0,48 mg/cm2 dan 0,40 mg/cm2. Sedangkan dari analisa struktur mikro potongan melintang terlihat bahwa ketebalan lapisan oksida masing-masing adalah sekitar 0 67μm. 0,3μm dan 0,25μm. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan adanya implantasi elemen reakif Magnesium maupun Yttrium mampu menghambat laju oksidasi dari 0,54 mg/cm2 menjadi 0,48 mg/cm2 untuk material yang diimplantasi dengan ion Magnesium dan dari 0,54 mg/cm2, meyadi 0,40 mg/cm2 untuk materialyang diimplantasi dengan ion Yttrium.
STUDI PENGUKURAN AKTIVITAS ANAK LURUH U-238, TH-232 DAN K-40 DALAM FILTER PM 10 DAN PM 2,5 DI DAERAH – JATENG II Muzakky Muzakky; Agus Taftazani
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 15 Nomor 1 Januari 2012
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.983 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2012.15.1.22

Abstract

STUDI PENGUKURAN AKTIVITAS ANAK LURUH U-238, Th-232 DAN K-40 DALAM FILTER PM 10 DAN PM2,5 DI DAERAH – JATENG II. Telah dilakukan studi pengukuran aktivitas anak luruh U-238 dan Th-232 dan K-40 dalam filter PM10 dan PM2,5 didaerah Jateng II. Penelitian ini bertujuan (1) melakukan prediksi jaraksampling dan stabilitas meteorologi dan (2) identifikasi aktivitas radionuklida yang terdapat pada filter udara PM2,5 dan PM 10 di daerah perkotaan. Dengan memakai perangkat lunak “SCREEN3” dan “WRPLOT” samplingudara di daerah sekitar PLTU Jateng II dapat ditentukan pada bulan Juni 2011 dengan jarak sampling diantara1300 m – 1500 m. Hasil prediksi stablitas meteorologi di bulan Juni 2011 yang dibuat dengan pemodelanmemakai “SCREEN3” diperkirakan diantara mempunyai tipe B, B-C , C dan sedikit kearah tipe D. Hasil aktivitasfilter PM 10 dan PM 2,5 di ketiga tempat pengambilan sampling menggunakan spektrometer gamma, ternyataditemukan juga 6 macam radionuklida yaitu Ac-228, Tl-208, Pb-212, Ra-226, Bi-214 dan K-40. Dari hasilperhitungan diperoleh bahwa aktivitas radionuklida tertinggi pada sampel udara PLTU Jateng II untuk PM 2,5dan PM 10 adalah Ra-226 dengan masing-masing aktivitas antara 0,04 -0,06 Bq/m3 udara.Kata kunci : SCREEN3, WRPLOT, PM 2,5 dan PM 10.