cover
Contact Name
Cepi Ramdani
Contact Email
cepiramdani@uinbanten.ac.id
Phone
+628990812183
Journal Mail Official
ppg2@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Gedung PPG dan Training Center, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten | Jl. Syech Nawawi Al-Bantani, Kp. Andamui, Curug, Kota Serang
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Teacher Professional Education Journal
ISSN : -     EISSN : 30645123     DOI : https://doi.org/10.32678/tpej.v2i02
ebagai jurnal nasional yang bersifat multidisiplin dan direview sejawat, ruang lingkup jurnal ini berada pada bidang pembelajaran dan instruksi, yang menyediakan platform untuk publikasi penelitian ilmiah paling mutakhir di bidang pembelajaran, perkembangan, instruksi, dan pengajaran di Teacher Professional Education Journal. Jurnal ini menerima hasil penelitian orisinal. Artikel yang diterbitkan dapat mewakili berbagai perspektif teoretis dan pendekatan metodologis yang berbeda. Artikel dapat mencakup semua tingkat usia, mulai dari bayi hingga dewasa, serta berbagai lingkungan pembelajaran dan instruksi, dari eksperimen laboratorium hingga studi lapangan. Kriteria utama dalam proses review dan seleksi artikel adalah kontribusi signifikan terhadap bidang pembelajaran dan instruksi. Teacher Professional Education Journal memiliki fokus dan cakupan sebagai berikut : 1. Teori dan Praktik Pembelajaran : Desain, strategi, pendekatan, model, dan metode pembelajaran inovatif pada berbagai jenjang pendidikan. Integrasi teknologi dalam proses pembelajaran (digital learning, e-learning, hybrid learning, AI in education). 2. Kurikulum dan Pengembangan Pembelajaran : Pengembangan kurikulum nasional dan kurikulum merdeka, Evaluasi dan asesmen hasil belajar, Penguatan karakter dan profil pelajar Pancasila, Profesionalisme Guru dan Pendidik, Pengembangan kompetensi profesional guru, Praktik reflektif dan penelitian tindakan kelas (PTK), Pendidikan profesi guru (PPG) dan pelatihan peningkatan kompetensi guru. 3. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/TK/RA) : Pengembangan aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan moral anak usia dini, Media dan permainan edukatif dalam PAUD, Pendekatan pembelajaran holistik dan berpusat pada anak. 4. Pendidikan Dasar dan Menengah : Pembelajaran inovatif di jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK, Penguatan literasi, numerasi, dan sains, Pembinaan karakter dan kecakapan abad 21. 5. Evaluasi, Kebijakan, dan Manajemen Pendidikan : Kebijakan pendidikan dan implementasinya di sekolah, Manajemen pendidikan, supervisi akademik, dan kepemimpinan sekolah, Peningkatan mutu lembaga pendidikan. 6. Inovasi dan Teknologi Pendidikan : Pemanfaatan media digital dan aplikasi pembelajaran, Pembelajaran berbasis proyek dan STEM, Inovasi pendidikan inklusif dan diferensiasi pembelajaran. 7. Pendidikan Agama dan Nilai :Penguatan nilai-nilai spiritual, moral, dan budaya dalam proses pembelajaran, Integrasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.
Articles 26 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Problem Based Learning pada Materi Teladan Mulia Al-Asmaul Husna di SDN Karawang Wetan II Winda Sri Kusmanti; Muhamad Rifqi Rijal
Teacher Professional Education Journal Vol. 2 No. 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v2i02.12151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi Teladan Mulia Al-Asmaul Husna di kelas IV SDN Karawang Wetan III. Latar belakang penelitian berangkat dari rendahnya hasil belajar dan partisipasi siswa dalam memahami nilai-nilai Asmaul Husna yang seharusnya menjadi pondasi akhlak. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus tindakan, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 siswa kelas IVC. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 65,60 pada pra-siklus menjadi 73,40 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 80,95 pada siklus II. Selain peningkatan kognitif, terjadi juga peningkatan pada aspek afektif dan psikomotorik, seperti antusiasme, kerjasama, serta kemampuan reflektif siswa dalam mengaitkan makna Asmaul Husna dengan perilaku sehari-hari. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat menjadi pendekatan efektif dalam pembelajaran PAI yang berorientasi pada penguatan karakter dan nilai-nilai keteladanan.
Pandangan Orang Tua tentang Kesiapan Akademik dan Sosial Anak pada Masa Transisi PAUD Ke SD Siti Hanifah
Teacher Professional Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v3i01.12724

Abstract

Masa transisi dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ke Sekolah Dasar (SD) merupakan fase penting yang menentukan kesiapan anak dalam mengikuti proses pembelajaran selanjutnya. Namun, dalam praktiknya masih banyak orang tua yang memaknai kesiapan sekolah secara terbatas pada kemampuan akademik, seperti membaca, menulis, dan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan orang tua mengenai kesiapan akademik dan sosial anak pada masa transisi dari PAUD ke SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun. Pemilihan subjek dilakukan melalui teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur untuk memperoleh informasi secara mendalam terkait persepsi orang tua tentang kesiapan akademik dan sosial anak. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dengan membandingkan informasi dari beberapa informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua menempatkan kesiapan akademik sebagai prioritas utama dalam mempersiapkan anak memasuki Sekolah Dasar. Sementara itu, aspek kesiapan sosial seperti kemandirian, kemampuan berinteraksi dengan teman sebaya, serta regulasi emosi belum sepenuhnya dipahami sebagai bagian penting dari kesiapan sekolah. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan pemahaman orang tua mengenai konsep kesiapan sekolah yang bersifat holistik. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya keseimbangan antara kesiapan akademik dan sosial agar proses transisi anak dari PAUD ke SD dapat berlangsung secara optimal dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Penguatan Nilai Spiritual Dan Moral Melalui Pembelajaran Kontekstual Di Era Modern Akmad Yusup; Abdul Qodir; Cepi Ramdani
Teacher Professional Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v3i01.12770

Abstract

Penguatan nilai spiritual dan moral menjadi isu penting dalam pendidikan di tengah perkembangan era modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi, perubahan sosial yang cepat, dan kecenderungan individualisme. Kondisi tersebut menuntut dunia pendidikan untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik agar memiliki kepribadian yang beriman, berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu hidup secara harmonis dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan nilai spiritual dan moral melalui pembelajaran kontekstual di era modern dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Artikel-artikel ilmiah yang relevan dianalisis secara sistematis untuk menemukan pola, strategi, dan implikasi pembelajaran kontekstual terhadap pembentukan nilai spiritual dan moral. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual mampu menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman nyata peserta didik, sehingga nilai spiritual dan moral tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diinternalisasi dalam tindakan sehari-hari. Pendekatan ini efektif dalam menumbuhkan kesadaran beragama, kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Dengan demikian, pembelajaran kontekstual menjadi strategi yang relevan dan adaptif untuk memperkuat nilai spiritual dan moral peserta didik di era modern.
Peran Kepemimpinan Sekolah dalam Mendorong Inovasi Pembelajaran dan Peningkatan Kualitas Pendidikan Novi Octaviani; Muhamad Rifqi Rijal; Fitri Hilmiyati
Teacher Professional Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v3i01.12771

Abstract

Kepemimpinan sekolah memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di satuan pendidikan. Di tengah tuntutan transformasi pendidikan yang semakin dinamis, inovasi pembelajaran menjadi kebutuhan utama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepemimpinan sekolah dalam mendorong inovasi pembelajaran serta dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari artikel ilmiah yang relevan dalam rentang tahun 2020–2025 melalui database Google Scholar dan Publish or Perish. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan visioner mampu menciptakan budaya inovatif di sekolah melalui pemberdayaan guru, penguatan kolaborasi, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran. Selain itu, kepemimpinan yang efektif juga berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi guru, keterlibatan peserta didik, dan pencapaian hasil belajar. Dengan demikian, kepemimpinan sekolah menjadi faktor kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkualitas.
Perbedaan Pemahaman Guru dalam Pelaksanaan Evaluasi Pembelajaran AUD: Kajian Kualitatif di Dua Sekolah Hana Latifatuzzahroh; Dia Maharani; Rizki Mustikasari
Teacher Professional Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v3i01.12774

Abstract

Evaluasi pembelajaran memiliki peranan penting dalam pendidikan anak usia dini karena digunakan untuk mengamati proses pembelajaran serta perkembangan anak secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman guru PAUD dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran di TK PKK Ngrogung dan TK PGRI Jambon. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur. Subjek penelitian adalah guru PAUD yang mengajar di kedua lembaga tersebut. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menguraikan hasil wawancara sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh narasumber, kemudian dikaji berdasarkan konsep dan teori evaluasi pembelajaran anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik mengenai evaluasi pembelajaran PAUD. Guru memandang evaluasi tidak hanya sebagai penilaian hasil belajar anak, tetapi juga sebagai sarana untuk memantau proses pembelajaran serta perkembangan anak pada berbagai aspek perkembangan. Pelaksanaan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi, catatan anekdot, daftar cek, dan portofolio. Hasil evaluasi perkembangan anak disampaikan kepada orang tua sebagai bentuk komunikasi dan kerja sama antara sekolah dan keluarga. Dengan demikian, pemahaman guru yang memadai terhadap evaluasi pembelajaran PAUD berperan dalam meningkatkan kualitas penilaian serta mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal.
Model Pendekatan Taman Indria Ki Hadjar Dewantara dalam Konteks Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Nadia Futhira; Hibana Yusuf; Lailatu Rohmah; Munawwarah; Fitri Junianti
Teacher Professional Education Journal Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v3i01.12775

Abstract

Pendidikan karakter anak usia dini menjadi salah satu aspek fundamental dalam membentuk generasi yang berakhlak, berbudaya, dan memiliki jati diri bangsa. Pendekatan Taman Indria yang diperkenalkan oleh Ki Hadjar Dewantara hadir sebagai solusi pendidikan yang membumi, dengan menekankan pembelajaran berbasis alam, nilai-nilai budaya lokal, dan sistem among sebagai kerangka pedagogis yang menuntun anak sesuai kodratnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan model pendekatan Taman Indria dalam konteks pendidikan karakter anak usia dini secara lebih operasional melalui metode systematic literature review (SLR). Sebanyak sepuluh artikel dianalisis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Taman Indria mampu membentuk karakter anak melalui pengalaman belajar yang kontekstual, keteladanan, pembiasaan, serta keterlibatan tri pusat pendidikan: keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pendekatan ini juga relevan dengan arah kebijakan Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, Taman Indria merupakan model pendidikan karakter yang holistik, humanistik, dan kontekstual yang layak untuk diimplementasikan dalam lembaga pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Page 3 of 3 | Total Record : 26