cover
Contact Name
Nova Asvio
Contact Email
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6285793886665
Journal Mail Official
talim@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah, Kelurahan, Pagar Dewa, Selebar, Pagar Dewa, Selebar, Kota Bengkulu, Bengkulu 65144, Indonesia
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
is an open-access, peer-reviewed academic journal established to disseminate state-of-the-art knowledge in the field of Islamic education. Published by the Pusat Publikasi Ilmiah of UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia. The journal serves as a scholarly platform that bridges theory and practice across diverse areas of Islamic educational studies. It aims to publish and disseminate high-quality research and is committed to providing a space for professionals, educators, teachers, college students, practitioners of Islamic education, and researchers to share their knowledge, innovations, and experiences in the dynamic and evolving field of Islamic education. This journal focuses on empirical, theoretical, and conceptual issues surrounding Islamic education.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER" : 15 Documents clear
Optimizing Islamic Education Knowledge to Enhance Graduate Quality from Madrasah Aliyah Khairiah Khairiah; Irsal Irsal
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.4945

Abstract

ENGLISH: Optimizing Islamic Education Knowledge to Enhance Graduate Quality from Madrasah AliyahObjective: This research aims to analyze the strategy of optimizing Islamic Religious Education knowledge's use to improve the quality of Madrasah Aliyah graduates. This research was conducted in 2024. Methods: The research design used qualitative methods with a descriptive approach. Data collection: research data consists of primary and secondary data sources. Data analysis using the Miles and Huberman model includes data collection, reduction, data reduction, data display, and conclusions. Results: Islamic education science has not been optimally carried out in improving the quality of student graduates, so the quality of student graduates has not improved optimally. Conclusion: The concept of the use of the science of Islamic education, which is not well organized and professional, is the basis for difficulties in improving the quality of graduates. The difficulty in improving the quality of student graduates is due to the lack of understanding of the usefulness of the science of Islamic education, which has not been optimized. Contribution: This research can contribute to developing and evaluating the Islamic education curriculum in Madrasah Aliyah by understanding the aspects that need to be optimized.INDONESIAN: Optimalisasi Pemanfaatan Ilmu Pendidikan Agama Islam untuk Meningkatkan Kualitas Lulusan Madrasah AliyahTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pemanfaatan ilmu Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan kualitas lulusan Madrasah Aliyah. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2024. Metode: Desain penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data: data penelitian terdiri dari sumber data primer dan skunder. Analisis data menggunakan model Miles dan Humberman mencakup pengumpulan data, reduksi data, reduksi data, tampilan data, dan kesimpulan. Hasil: kegunaan ilmu pendidikan Islam belum optimal dilakukan dalam meningkatkan mutu lulusan siswa, sehingga mutu lulusan siswa belum meningkat secara optimal. Kesimpulan: Konsep kegunaan ilmu penddikan Islam yang yang tidak terorganisir dengan baik dan profesional menjadi dasar kesulitan meningkatkan mutu lulusan. Kesulitan meningkatkan mutu lulusan siswa disebabkan pemahaman kegunaan ilmu pendidikan Islam yang belum optimal dilakukan. Kontribusi: Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan dan evaluasi kurikulum pendidikan Islam di Madrasah Aliyah dengan memahami aspek-aspek yang perlu dioptimalkan.
The Strategies for Developing the Concept of Multicultural Education in Islamic Boarding School (Pesantren) and Diniyyah Minarni Minarni; Alfauzan Amin; Zubaedi Zubaedi; Ismail Ismail
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.6335

Abstract

ENGLISH: The Strategies for Developing the Concept of Multicultural Education in Islamic Boarding School (Pesantren) and DiniyyahObjective: This study aims to examine the strategy of developing the concept of multicultural education in pesantren and diniyyah, focusing on understanding, tolerance, and respect for cultural and religious diversity among santri. Methods: This research was conducted in 2023 using a qualitative approach. The research subjects included pesantren managers, educators, and santri. Data was collected through in-depth interviews, and qualitative data analysis used a thematic approach to identify key themes and insights. Results: This study found that the development of multicultural education in pesantren and diniyyah has great potential for future progress. Conclusion: Multicultural education in pesantren and diniyyah can play an important role in building social cohesion, as it provides santri with the skills and perspectives needed to interact respectfully in a diverse society. Contribution: This research enriches the literature on multicultural education in Indonesia, particularly in pesantren and diniyyah, which have unique characteristics compared to other formal education systems.INDONESIA: Strategi Pengembangan Konsep Pendidikan Multikultural di Pesantren dan DiniyahTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengembangan konsep pendidikan multikultural di pesantren dan diniyyah, dengan fokus pada pemahaman, toleransi, dan penghormatan terhadap keragaman budaya dan agama di kalangan santri. Metode: Penelitian ini dilakukan pada tahun 2023 dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi pengelola pesantren, pendidik, dan santri. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan analisis data kualitatif menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi tema-tema dan wawasan kunci. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa pengembangan pendidikan multikultural di pesantren dan diniyyah memiliki potensi besar untuk kemajuan di masa depan. Kesimpulan: Pendidikan multikultural di pesantren dan diniyyah dapat memainkan peran penting dalam membangun kohesi sosial, karena memberikan santri keterampilan dan perspektif yang dibutuhkan untuk berinteraksi dengan hormat dalam masyarakat yang beragam. Kontribusi: Penelitian ini memperkaya literatur tentang pendidikan multikultural di Indonesia, khususnya dalam konteks pesantren dan diniyyah yang memiliki karakteristik unik dibandingkan dengan sistem pendidikan formal lainnya.
The Implementation of Cooperative Learning with Numbered Heads Together (NHT) Technique to Improve Students' Educational Interaction in Islamic Education Wahyu Aji Sewoko; Ifeoma Chinyere Umeji; Martinis Yamin; Rudyn Alaldaya
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.6439

Abstract

ENGLISH: The Implementation of Cooperative Learning with Numbered Heads Together Technique to Improve Students' Educational Interaction in Islamic Education SubjectsObjective: This study aims to implement the Numbered Heads Together (NHT) with a cooperative learning model to improve students' educational interaction in Islamic education. This research was conducted at SMPN 34 Mukomuko. Method: The research used a Classroom Action Research design. Data was collected through observation, documentation, and interviews. Data was analyzed using three interrelated components: reduction, display, and conclusion drawing. Results: Numbered Heads Together (NHT) technique in cooperative learning significantly improves students' educational interaction in the classroom. Conclusion: The NHT technique encourages students to actively participate, discuss, and share knowledge within the group, thus creating an inclusive and collaborative learning environment. Contribution: This research guides teachers and managers of educational institutions in designing Islamic education learning strategies by prioritizing Islamic values.INDONESIAN: Implementasi Pembelajaran Kooperatif dengan Teknik Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Interaksi Edukatif Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama IslamTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam meningkatkan interaksi edukatif siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 34 Mukomuko. Metode: Desain penelitian menggunakan Classroom Action Research. Pengumpulan data melalui pengamatan, dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data. Hasil: Penggunaan teknik Numbered Heads Together (NHT) dalam pembelajaran berbasis pembelajaran kooperatif secara signifikan meningkatkan interaksi edukatif siswa di dalam kelas. Kesimpulan: Teknik NHT mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif, berdiskusi, dan berbagi pengetahuan di dalam kelompok, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan kolaboratif. Kontribusi: Penelitian ini memberikan panduan bagi guru dan pengelola Madrasah Aliyah dalam merancang strategi pembelajaran pendidikan Islam dengan mengedepankan nilai-nilai Islam.
An Integrative Islamic Education Organizing Model with Tanzhim Values Susanda Febriani; Chisebe Syvester; Hamdi Abdul Karim; Muhammad Izharul Haq
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.5849

Abstract

ENGLISH: An Integrative Islamic Education Organizing Model with Tanzhim ValuesObjective: This study aims to analyze the organizational model of Islamic education integrated with Tanzhim values in several Islamic educational institutions in Bukittinggi City. This research was conducted at MTsN 1 Bukittinggi, MIS Al Ikhwan, MIN Bukittinggi City, and MAN 1 Bukittinggi in 2024. Methods: The research used a qualitative method with a case study approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Content analysis was used to interpret and summarize the findings. Results: In response to the challenges of modern society, several redesign steps were identified as potential solutions. These include reassessing the philosophical foundation of educational institutions, integrating Islamic values into the learning process, and implementing the results of the redesign. Conclusion: Integrative Islamic schools play a key role in building students' character based on Tanzhim values. Contribution: This research provides practical guidance for Islamic educational institutions in implementing a more effective organizing system based on Tanzhim values. This model can improve both the reputation and effectiveness of Islamic educational institutions in producing superior generation.INDONESIAN: Model Pengorganisasian Pendidikan Islam Integratif dengan Nilai-Nilai TanzhimTujuan: Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model pengoganisasian pendidikan Islam terintegrasi dengan nilai-nilai Tanzhim di several Islamic education institutions in Bukittinggi City. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 1 Bukittinggi, MIS Al Ikhwan, MIN Kota Bukittinggi, and MAN 1 Bukittinggi pada tahun 2024. Metode: Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis konten digunakan dalam proses interpretasi dan menyimpulkan data. Hasil: Dalam upaya mengatasi perubahan masyarakat modern, beberapa langkah redesain yang diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan ini meliputi pengkajian ulang landasan filosofis lembaga pendidikan, pengintegrasian nilai-nilai Islam ke dalam proses pembelajaran, serta metode implementasi hasil redesain tersebut. Kesimpulan: Sekolah, lembaga pendidikan Islam yang integratif adalah kunci untuk membangun karakter siswa berbasis nilai-nilai Tanzhim. Kontribusi: Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi lembaga pendidikan Islam dalam mengimplementasikan sistem pengorganisasian yang lebih baik, berbasis nilai-nilai Tanzhim. Hal ini dapat meningkatkan citra dan efektivitas lembaga pendidikan Islam dalam mencetak generasi yang unggul.
Quality Management Patterns in Islamic Education to Enhance Students' Competencies Neka Zulwiddi; Zulfani Sesmiarni; Damarkunsi Maja Sius
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 23, No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v23i2.6463

Abstract

ENGLISH: Quality Management Patterns in Islamic Education to Enhance Students' CompetenciesObjective: This study aims to explore the pattern of quality management in Islamic education and analyze how its implementation can improve student competence with a focus on strengthening Islamic values, integrated curriculum, teacher competence as a role model, and Islamic value-based evaluation. Methods: This research adopts a descriptive qualitative approach. The data sources for this research consist of primary data and secondary data. Data analysis in this study follows the Miles and Huberman model. The research employs several techniques to ensure data validity, such as source, technique, member checking, and audit trail triangulation. Results: Integrating Islamic values in curriculum and learning can create an Islamic environment and support the development of students' character. Conclusion: High teacher competence as the main role model is also important in improving the quality of Islamic education. Islamic value-based evaluation also plays a role in measuring overall competency achievement. Contribution: This research contributes an innovative approach to improving student competencies through quality management based on Islamic values.IINDONESIAN: Pola Manajemen Mutu dalam Pendidikan Islam untuk Meningkatkan Kompetensi SiswaTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggali pola manajemen mutu dalam pendidikan Islam dan menganalisis bagaimana penerapannya dapat meningkatkan kompetensi siswa dengan fokus pada penguatan nilai-nilai Islam, kurikulum terintegrasi, kompetensi guru sebagai teladan, dan evaluasi berbasis nilai Islam. Metode: This research adopts a descriptive qualitative approach. The data sources for this research consist of Primary data dan Secondary data. Data analysis in this study follows the Miles and Huberman model. To ensure data validity, the research employs several techniques source, Technique, Member checking and audit trail triangulation. Hasil: pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam kurikulum dan pembelajaran dapat menciptakan lingkungan yang Islami dan mendukung perkembangan karakter peserta didik. Kesimpulan: kompetensi guru yang tinggi sebagai teladan utama juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam. Evaluasi yang berbasis nilai Islam turut berperan dalam mengukur pencapaian kompetensi secara menyeluruh. Kontribusi: Penelitian ini memberikan kontribusi pendekatan inovatif untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui manajemen mutu berdasarkan nilai-nilai Islam.

Page 2 of 2 | Total Record : 15