Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter
TELADAN: Journal of General and Character Education is an open-access scholarly journal dedicated to advancing research and development in general education and character education across educational contexts. The journal publishes high-quality scientific articles in Indonesian or English, prioritizing empirical studies and rigorous reviews that examine curriculum development, instructional innovation, assessment practices, and school–community initiatives that strengthen learners’ academic competence as well as moral, ethical, and socio-emotional growth. This journal covers, but is not limited to, the following areas: General Education Curriculum Development, including curriculum design and improvement at all educational levels. Character and Values-Based Education Programs, focusing on curriculum, programs, and interventions that foster moral and ethical development. Innovations in Teaching Methods and Learning Models, such as student-centered approaches, active learning, and contextual learning in general education. Approaches and Models for Character Education, including moral reasoning, ethical pedagogy, and school culture-based character formation. Learning Media, Technology, and Teaching Materials, covering development and evaluation of instructional media and resources. Integration of Digital Technology and Artificial Intelligence (AI), examining technology-supported learning and AI-enabled character development initiatives. Assessment of Academic Learning Outcomes, including measurement, evaluation, and improvement of student academic achievement. Assessment of Character and Socio-Emotional Development, including instruments and frameworks for moral, social, and emotional competencies. Teacher Competence and Professional Development, focusing on pedagogical competence, mentoring capacity, and teacher professionalism. Teachers as Role Models and Character Mentors, exploring identity, ethics, leadership, and exemplary practice in education. Educational Management and School Policies, including governance, quality assurance, and policy support for effective learning and character building. Inclusive Education and Differentiated Instruction, addressing equity, inclusion, and learner diversity in general and character education. Project-Based, Experiential, and Community Service Learning, investigating authentic learning models that strengthen competencies and character. Socio-Emotional Skills and Soft Skills Development, including discipline, integrity, cooperation, responsibility, leadership, and resilience. Digital Culture and Student Behavior, analyzing the impact of social media, the internet, and digital environments on learner character and conduct. Family–School–Community Partnerships, examining collaborative roles in shaping student character and positive development. Case Studies and Best Practices, showcasing evidence-based practices and successful programs in general and character education. Education Policy and Program Analysis, including regulations, initiatives, and policy evaluation related to character development. Theoretical and Review Studies, including literature reviews, systematic reviews, scoping reviews, and conceptual analyses in general and character education. TELADAN publishes original empirical research (quantitative, qualitative, and mixed methods), development and evaluation studies (including teaching materials and program innovations), policy and management studies, as well as theoretical and review articles that contribute to the advancement of general education and character education. The journal provides up-to-date evidence and critical perspectives for researchers, educators, school leaders, policymakers, and community stakeholders committed to strengthening quality learning and character development.
Articles
19 Documents
Efektivitas PBL Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Pada Pembelajaran Al-Qur’an Hadis
Muh. Asyam Samjas;
Baso Ilyas
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.21
Penelitian ini mengkaji pengaruh penerapan Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan kognitif peserta didik pada pembelajaran Al-Qur’an Hadis. Desain penelitian adalah quasi-experimental non-equivalent control group design dengan sampel 68 siswa kelas VIII (34 eksperimen; 34 kontrol). Instrumen utama adalah tes kognitif 20 butir (valid & reliabel). Analisis meliputi statistik deskriptif dan inferensial (uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, Levene’s Test, Independent Sample t-test). Hasil menunjukkan rata-rata post-test kelas eksperimen 87,15 sedangkan kelas kontrol 66,21; perbedaan ini signifikan pada α = 0,05 (Sig. 0,001). Temuan mendukung bahwa PBL efektif meningkatkan kemampuan kognitif dalam konteks pembelajaran Al-Qur’an Hadis, kemungkinan melalui aktivasi keterampilan pemecahan masalah, kolaborasi, dan regulasi diri yang dimediasi guru sebagai fasilitator.
Pengaruh Pemanfaatan AI Terhadap Efektivitas Pengerjaan Tugas Mahasiswa Pendidikan Kejuruan
Fatihul Ihsan;
Titen Darlis Santi;
Lulu Fajarwati
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.23
Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) oleh mahasiswa serta hubungannya dengan efektivitas pengerjaan tugas akademik. Sebanyak 50 mahasiswa menjadi responden melalui kuesioner daring yang mencakup dua variabel utama, yaitu pemanfaatan AI dan efektivitas pengerjaan tugas. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan PSPP, sedangkan analisis statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dilakukan dengan Jamovi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan AI berada pada kategori tinggi (mean = 3.98), terutama dalam memahami materi, menyusun struktur tulisan, memperbaiki tata bahasa, dan meningkatkan efisiensi pengerjaan tugas. Efektivitas pengerjaan tugas juga berada pada kategori tinggi (mean = 3.70), yang menggambarkan peningkatan kualitas hasil, percepatan penyelesaian tugas, serta meningkatnya kepercayaan diri mahasiswa dalam menyusun laporan akademik. Analisis regresi mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan AI dan efektivitas pengerjaan tugas, dengan kontribusi sebesar 32.1% terhadap variasi efektivitas (R² = 0.321; p < 0.001). Temuan ini menegaskan bahwa AI telah menjadi komponen penting dalam strategi belajar mahasiswa dan berkontribusi pada peningkatan performa akademik. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya penguatan literasi AI, penerapan etika penggunaan, serta dukungan institusi dalam integrasi teknologi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas jumlah responden, menambahkan variabel lain, dan mengeksplorasi metode campuran untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Pengaruh Penggunaan Software Pattern-Making Cad Terhadap Kemampuan Teknik Konstruksi Pola Mahasiswa
Nurhijrah;
Lutfhiani Jusuf;
Andi Nuralfia
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.34
Perkembangan teknologi digital pada industri fesyen menuntut kompetensi mahasiswa dalam menguasai software pattern-making CAD sebagai keterampilan dasar dalam konstruksi pola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan software pattern-making CAD terhadap kemampuan teknik konstruksi pola mahasiswa program studi Tata Busana. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest–posttest control group yang melibatkan 56 mahasiswa, terbagi dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penilaian mencakup empat indikator utama, yaitu akurasi ukuran pola, ketepatan garis konstruksi, kesesuaian proporsi pola, dan efisiensi langkah kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan CAD mengalami peningkatan skor secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol yang menggunakan metode manual. Uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kedua kelompok, tetapi dengan selisih peningkatan yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen. Sementara itu, uji independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok pada nilai posttest (p < 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan software pattern-making CAD berpengaruh positif dalam meningkatkan ketelitian, ketepatan konstruksi, proporsi pola, serta efisiensi proses kerja mahasiswa. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi penguatan pembelajaran vokasional berbasis teknologi pada pendidikan Tata Busana.
Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Agama Islam Di Era Digital
Irwansyah Suwahyu
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.35
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi moderasi beragama di era digital serta peran strategis PAI dalam menanamkan nilai keseimbangan, toleransi, dan pemikiran kritis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur dari buku, artikel ilmiah, dan sumber digital terpercaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam PAI dapat memperkuat internalisasi nilai moderasi beragama ketika guru mampu memanfaatkannya melalui pembelajaran interaktif, literasi digital keagamaan, dan pengembangan konten edukatif yang relevan. Selain itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan digital menjadi faktor penting dalam membangun budaya keberagamaan yang sehat. Penelitian ini menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan kebutuhan strategis dalam pendidikan untuk membentuk generasi yang religius, toleran, kritis, dan adaptif terhadap dinamika digital.
Membangun Karakter Moderasi Beragama Mahasiswa Melalui Kurikulum Cinta Berbasis Kearifan Lokal
Amri Rahman
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.36
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep Kurikulum Cinta berbasis kearifan lokal dalam membentuk karakter moderasi beragama mahasiswa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya fenomena ekstremisme dan intoleransi yang mengancam keharmonisan sosial, sehingga penguatan sikap moderat di kalangan generasi muda menjadi urgensi strategis. Moderasi beragama dipahami sebagai praktik beragama yang seimbang, tidak berlebihan, mampu memadukan teks keagamaan dengan konteks sosial, serta mengedepankan nilai kemanusiaan, ukhuwah, dan keterbukaan. Untuk menanamkan nilai-nilai tersebut, diperlukan pendekatan pendidikan yang humanis, afektif, dan kontekstual. Kurikulum Cinta ditawarkan sebagai model pedagogis yang menekankan kasih sayang, empati, penghargaan terhadap keberagaman, serta penguatan karakter melalui internalisasi nilai kearifan lokal yang secara intrinsik sarat dengan nilai kerukunan dan persatuan. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menelaah berbagai literatur, buku, jurnal, artikel ilmiah, dan catatan sejarah yang kemudian diklasifikasi, direduksi, dan dianalisis secara deduktif untuk merumuskan konsep Kurikulum Cinta berbasis kearifan lokal dalam pembentukan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Kurikulum Cinta berbasis kearifan lokal mampu menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan karakter moderat pada mahasiswa. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat pendidikan afektif melalui nilai mahabbah sebagai inti spiritual, tetapi juga memberikan praktik konkret melalui warisan budaya lokal, sehingga mahasiswa tidak sekadar beragama secara ritual, melainkan berkembang sebagai agen perdamaian dan harmoni sosial yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa. Penelitian ini merekomendasikan Kurikulum Cinta sebagai model yang relevan untuk penguatan pendidikan karakter moderasi beragama di perguruan tinggi.
Analisis Praktik Baik Dalam Membangun Karakter Diet Siswa Pendidikan Dasar Di Era Kecerdasan Artifisial
Veronika Asri Tandirerung
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.37
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik baik guru dalam membangun karakter DIET (Disiplin, Integritas, Empati, dan Tanggung Jawab) pada siswa pendidikan dasar di era Kecerdasan Artifisial (KA). Kehadiran teknologi digital, khususnya KA, menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi pembentukan karakter siswa, sehingga diperlukan strategi pedagogis yang tepat, terarah, dan relevan dengan perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah analisis praktik baik dengan mengkaji berbagai aktivitas pembelajaran. Data dianalisis melalui pendekatan deskriptif-kualitatif untuk mengidentifikasi pola, keberhasilan, dan inovasi yang dilakukan guru dalam mengembangkan karakter DIET. Praktik baik guru memperlihatkan integrasi efektif antara aspek technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK) dengan peningkatan kualitas pemahaman siswa berdasarkan Taksonomi SOLO. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik baik guru yang menggabungkan teknologi, pedagogi kreatif, dan penguatan karakter mampu membentuk siswa yang tidak hanya cakap digital, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap menghadapi tantangan era kecerdasan artifisial.
Strategi Konseling Berbasis Budaya Lokal (Silahturahmi, Musyawarah) Dalam Mediasi Konflik Kasus Perundungan Di Lingkungan Sekolah
Johar Amir;
Ambo Dalle
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.38
Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kedua nilai budaya tersebut dapat diintegrasikan sebagai strategi mediatif dalam penanganan kasus perundungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru BK, siswa pelaku dan korban perundungan, serta pihak sekolah sebagai informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi sesi konseling, dan analisis dokumen sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis Braun dan Clarke, dengan triangulasi sumber dan member checking untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama: (1) Silaturahmi berfungsi sebagai mekanisme pemulihan relasi awal yang menurunkan ketegangan dan membangun rasa percaya; (2) Musyawarah menjadi ruang dialog egaliter yang memungkinkan validasi emosi, pertukaran perspektif, dan negosiasi solusi; dan (3) integrasi kedua nilai tersebut membentuk model konseling restoratif berbasis budaya lokal yang mampu memulihkan hubungan interpersonal serta mencegah berulangnya konflik. Temuan ini menegaskan bahwa nilai budaya bukan sekadar simbol tradisional, tetapi dapat dioperasionalkan sebagai strategi konseling efektif dalam konteks pendidikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan konseling berbasis budaya lokal memiliki kekuatan dalam menciptakan proses mediasi yang lebih holistik dan berkesinambungan dibandingkan pendekatan disipliner. Penggunaan silaturahmi dan musyawarah tidak hanya menyelesaikan konflik, tetapi juga membangun kembali kepercayaan, empati, dan rasa kebersamaan di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, sekolah dianjurkan mengintegrasikan nilai-nilai budaya ini dalam kebijakan dan praktik bimbingan konseling, serta memberikan pelatihan bagi guru BK untuk menerapkan pendekatan restoratif yang peka budaya.
Pengembangan Program Pendidikan Karakter Berbasis Kecerdasan Emosional Dan Empati Sebagai Upaya Pencegahan Dini Perundungan Di Sekolah
Alamsyah;
Muftihaturrahmah Burhamzah;
Syarifah Fatimah
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.39
Penelitian ini bertujuan mengembangkan program pendidikan karakter berbasis kecerdasan emosional dan empati sebagai upaya pencegahan dini perundungan di sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain research and development (R&D) yang mencakup analisis kebutuhan, observasi, wawancara mendalam, serta telaah dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola permasalahan dan kebutuhan program yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) kemampuan regulasi emosi siswa berada pada kategori rendah meskipun pengenalan emosi cukup baik; (2) empati afektif siswa masih lemah sehingga tidak memunculkan respons moral terhadap tindakan perundungan; dan (3) program sekolah lebih berfokus pada pendekatan reaktif dibandingkan strategi preventif yang terintegrasi dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, dikembangkan prototipe program pendidikan karakter yang mencakup pelatihan regulasi emosi, penguatan empati melalui role-play, pembentukan dukungan sebaya, dan pelatihan guru sebagai emotional coach. Pembahasan menunjukkan bahwa program ini relevan secara teoretis dan praktis untuk diterapkan sebagai strategi pencegahan perundungan secara lebih komprehensif dan berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kecerdasan emosional dan empati dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, serta mendukung perkembangan sosial-emosional peserta didik.
Efektifitas Kurikulum Cinta Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Membentuk Karakter Moderasi Beragama Di Perguruan Tinggi Umum
Nurhilaliyah;
Muh. Yusril Anam
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.40
Studi ini bertujuan untuk melakukan pencarian mendalam mengenai kurikulum berbasis cinta dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi umum agar dapat membentuk karakter moderisasi dalam beragama. Moderasi beragama sendiri adalah pendekatan keagamaan berupa penekanan sikap tengah, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan yang menegaskan bahwa dalam dunia pendidikan, pendekatan merupakan aspek penting untuk membentuk karakter peserta didik yang cinta damai secara menyeluruh. Maka dari itu, kurikulum ini dibuat dengan tujuan untuk menanamkan nilai cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa sejak usia dini. Terdapat empat aspek utama dalam kurikulum ini, salah satunya adalah membangun cinta kepada Tuhan (Hablum Minallah). Kementerian Agama melalui Ditjen Pendidikan Islam telah menyiapkan buku panduan yang akan menjadi acuan bagi para pendidik dalam menyisipkan nilai- nilai cinta, toleransi, dan spiritualitas ke dalam pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan literatur terhadap kebijakan pendidikan, tulisan keagamaan, dan hasil penelitian akademik untuk menganalisis bagaimana Kurikulum Cinta dapat membentuk karakter moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta berhasil membentuk karakter mahasiswa agar lebih menghargai perbedaan dan mendorong sikap saling menghormati.
Peran Keluarga Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Dalam Perspektif Islam
Irwansyah Suwahyu
Teladan: Jurnal Pendidikan Umum dan Karakter Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/jpuk.v1i2.41
Artikel ini membahas peran fundamental keluarga dalam perkembangan kognitif anak berdasarkan perspektif Islam. Melalui metode studi kepustakaan yang menganalisis ayat Al-Qur’an, hadis, dan literatur pendidikan modern, penelitian ini menemukan bahwa keluarga merupakan institusi pendidikan pertama yang sangat memengaruhi pembentukan struktur berpikir anak. Perkembangan kognitif anak dipengaruhi oleh kualitas lingkungan rumah, penanaman nilai tauhid, pola komunikasi edukatif, keteladanan orang tua, pengelolaan teknologi, serta aktivitas kreatif dan fisik yang diberikan sejak usia dini. Islam menekankan pentingnya stimulasi akal melalui perintah berpikir (tafakkur, tadabbur, ta‘aqqul) serta tanggung jawab orang tua dalam menciptakan suasana rumah yang kondusif bagi proses belajar. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai spiritual dan stimulasi intelektual dalam keluarga berkontribusi pada terbentuknya kecerdasan anak yang holistik, kritis, dan berkarakter. Dengan demikian, keluarga berperan penting dalam membangun fondasi kecerdasan generasi Muslim yang mampu menghadapi tantangan zaman.