cover
Contact Name
M Nur Ikhwan
Contact Email
nurikhwanskom@gmail.com
Phone
+62 895-2634-8067
Journal Mail Official
bapperida@pekalongankab.go.id
Editorial Address
Jl. Krakatau No. 09 Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Kajen
ISSN : 25985833     EISSN : 26230011     DOI : 10.546887
Kajen: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan merupakan jurnal ilmiah yang dikelola Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA LITBANG) dan sekarang berubah nomenklatur menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pekalongan yang terbit secara online sejak tahun 2017. Jurnal Kajen menjadi salah satu instrumen peneliti dalam mempublikasikan hasil penelitian-penelitian dalam bentuk artikel ilmiah. Jurnal Kajen mempublikasikan makalah-makalah hasil penelitian dan pengkajian dari berbagai multidisiplin yang membahas permasalahan-permasalahan dibidang pemerintahan, kebijakan, politik, ekonomi, kesehatan, pertanian, keuangan, lingkungan, dan berbagai permasalahan dibidang pembangunan.
Articles 100 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DAN STIMULASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA BGM USIA 1-2 TAHUN Maslahatul Inayah; Mardi Hartono
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 01 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 01 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i01.6

Abstract

Masa balita merupakan periode penting dalam proses tumbuh kembang manusia. Gizi merupakan determinan penting tumbuh kembang anak, tetapi gizi saja tidak cukup, rangsangan juga diperlukan untuk pematangan fungsi tubuh. Gizi buruk dapat terjadi pada semua kelompok umur, tetapi yang perlulebih diperhatikan adalah pada kelompok bayi dan balita. Jumlah kasus gizi buruk di Kabupaten Pekalongan pada tahun 2016 sebanyak 224 kasus yang tersebar di seluruh kecamatan, dan terbanyak ada di wilayah kecamatan Tirto, Wiradesa, Wonokerto, Karangdadap dan Kedungwuni. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian makanan tambahan dan stimulasi terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita BGM usia 1-2 tahun. Penelitian dilakukan di Puskesmas Kedungwuni 2 wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan penelitiancohort. Populasi pada penelitian ini adalah balita BGM yang berusia 1-2 tahun di wilayah Puskesmas Kedungwuni 2 KabupatenPekalongan. Sampel yang diambil dalam penelitian sejumlah 14 balita. Analisis bivariat dilakukan dengan paired t test dan uji wilxocon. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada beda yang signifikan antara sebelum dan sesudah program pemberian makanan tambahan dengan pertumbuhan balita BGM usia 1-2 tahun (p=0,0001). Tidak ada perbedaan antara sebelum dan sesudah pemberian stimulasi dengan perkembangan balita BGM usia 1-2 tahun (p=0,157).
PEMETAAN WILAYAH KABUPATEN PEKALONGAN BERDASARKAN INDIKATOR KEMISKINAN PRIORITAS Laksmi Yustika Devi; Muhammad Iqbal Taftazani
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 02 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 02 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i02.1

Abstract

Banyaknya indikator kemiskinan menyebabkan perlunya menentukan indikator tersebut hierarki untuk mendapatkan indikator kemiskinan prioritas. Penentuan prioritas indikator dapat membantu program penanggulangan kemiskinan oleh Daerah Organisasi Pemerintah (OPD) dialokasikan secara tepat sesuai dengan kebutuhan dan target. Apalagi untuk mengalokasikan program kemiskinan ke kanan lokasi, perlu memetakan Kabupaten Pekalongan berdasarkan prioritas indikator kemiskinan. Studi ini menggabungkan Proses Hirarki Analitik (AHP) metode untuk menentukan indikator kemiskinan prioritas dan Geografis Sistem Informasi (SIG) untuk memetakan Kabupaten Pekalongan berdasarkan prioritas ini indikator. Indikator kemiskinan yang digunakan adalah kondisi rumah, energi sumber, pengeluaran untuk makanan, kepemilikan aset / barang berharga, akses ke kesehatan fasilitas, pekerjaan kepala rumah tangga dan pendidikan kepala rumah tangga. Hasil pembobotan indikator dengan AHP menunjukkan hal itu indikator kemiskinan prioritas adalah kondisi rumah, kepemilikan aset, sumber energi, pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan pengeluaran untuk makanan. Kecamatan yang perlu mendapat prioritas program pengentasan kemiskinan adalah kecamatan dengan warna merah di peta berdasarkan indikator kemiskinan yang digunakan, mereka adalah Petungkriyono, Kandangserang, Bojong, Paninggaran, Karanganyar, Siwalan, Doro, Talun, Lebakbarang, Wonopringgo, Karangdadap, Buaran, Wonokerto.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS SELF-EFFICACY PADA MATERI STATISTIKA UNTUK MEMFASILITASI PENGEMBANGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA Ahmad Dzulfikar
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 01 (2019): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 03 No 01 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i01.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi pembelajaran matematika dalam mata pelajaran statistik yang secara efektif memfasilitasi peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa. Model pengembangan yang digunakan adalah mendefinisikan, merancang, dan mengembangkan dengan analisis deskriptif kuantitatif-kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas delapan di salah satu SMP di Kabupaten Pekalongan. Studi ini menemukan bahwa materi pembelajaran matematika berdasarkan self-efficacy dinyatakan valid dan praktis oleh para ahli dan praktisi. Bahan pembelajaran diuji pada keterbacaan yang terbatas kepada siswa. Berdasarkan analisis data uji coba lapangan, hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan pembelajaran berdasarkan efikasi diri secara efektif meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Selain itu, siswa juga menunjukkan respons yang baik terhadap materi pembelajaran. Oleh karena itu, materi pembelajaran matematika berdasarkan self-efficacy dapat menjadi model materi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan keterampilan memecahkan masalah siswa, terutama dalam statistik.
OPTIMALISASI PROGRAM PENGOLAHAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) DENGAN MENERAPKAN “ INFORMATION MOTIVATION-BEHAVIOR SKILL (IMB) MODEL” DI KABUPATEN PEKALONGAN Sugiharto; Eva Mudaliya; Pria Bagus Pambudi; Maya Riskiana
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 01 (2019): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 03 No 01 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i01.2

Abstract

Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik kronis yang mengancam semua orang sehat di dunia. Indonesia berada di peringkat sepuluh besar di dunia untuk prevalensi DM. DM tipe 2 adalah yang paling umum pada populasi DM. Dengan program BPJS, sebagai salah satu komitmen fasilitas kesehatan adalah menyediakan layanan PROLANIS untuk pasien hipertensi dan DM tipe 2. Studi ini menguji keefektifan model "Ketrampilan Informasi-Motivasi-Perilaku" dalam mencapai status kesehatan yang optimal di antara diabetes mellitus tipe 2 (T2DM), serta keberhasilan program PROLANIS. Percobaan Kontrol Acak digunakan dengan desain satu kelompok sebelum dan sesudah tes. Pada awal penelitian ada tiga puluh satu (31) T2DM berpartisipasi dalam penelitian ini. Tetapi mereka yang memenuhi persyaratan kehadiran hingga delapan pertemuan "Kelas Diabetes" hanya enam belas (16) orang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan, motivasi, dan kepuasan peserta setelah berpartisipasi dalam program "Kelas Diabetes". Sementara kadar gula darah tidak berubah secara signifikan, meskipun ada penurunan dalam beberapa minggu pengukuran. Sebagai kesimpulan, model "Ketrampilan Informasi-Motivasi-Perilaku" terbukti efektif untuk implementasi program PROLANIS. Selain itu, dapat dipertimbangkan untuk membuat kebijakan untuk Dinas Kesehatan, BPJS, dan Puskesmas.
PEMETAAN GEOWISATA DI KECAMATAN DORO KABUPATEN PEKALONGAN Restu Dwi Cahyo Adi
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 01 (2019): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 03 No 01 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i01.3

Abstract

Doro adalah salah satu kecamatan yang termasuk dalam administrasi wilayah Kabupaten Pekalongan yang memiliki geowisata. potensi. Dalam studi ini, kami akan memetakan potensi geowisata di Doro. Metode penelitian yang digunakan adalah dalam bentuk metode penginderaan jauh untuk mengidentifikasi kondisi geologis dan geomorfologi pada skala 1: 50.000 dan untuk melakukan pemetaan rinci 1: 25.000 di lokasi wisata. Hasil yang diperoleh berdasarkan hasil identifikasi penginderaan jauh dengan memanfaatkan dem yang divalidasi dengan pengecekan lapangan di Kecamatan Doro dibagi menjadi 3 unit batuan, yaitu unit penyisipan andesit breksi lahar, unit sedimen benjolan, dan unit endapan tanah liat berpasir. Sementara potensi wisata yang dapat diidentifikasi adalah potensi tubing sungai, objek wisata resmi Madu Curug, Obyek Wisata Bahan Watu, dan Obyek Wisata Perkebunan Teh Rogoselo.
PENGARUH EKSTRAK BIJI BUAH KEBEN (Barringtonia asiatica) DALAM PROSES IMOTILISASI PADA TRANSPORTASI SISTEM TERTUTUP BENIH IKAN KAKAP PUTIH (Lates calcarifer) Thia Monica; Tri Yusufi Mardiana; Linayati
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 01 (2019): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 03 No 01 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i01.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah keben yang dapat digunakan sebagai obat bius untuk bass laut dan mengetahui konsentrasi ekstrak buah keben dalam proses mencengangkan yang memberikan daya tahan tertinggi benih bass laut. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dosis: 0 mg / l; 5 mg / l; 10mg / l; 15 mg / l dan 20 mg / l dengan 3 ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis varians, normalitas pertama dan variasi data homogenitas dilakukan dan untuk mengetahui perbedaan efek antara perawatan dengan uji Tukey. Variabel yang diamati adalah kelangsungan hidup benih ikan bass dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak buah keben dengan perbedaan dosis yang berbeda sebagai anestesi ikan memiliki efek yang sangat signifikan terhadap kelangsungan hidup ikan bass (Lates calcarifer). Dosis optimal untuk kelangsungan hidup bass laut dengan penggunaan ekstrak buah keben adalah 5 mg / l sebesar 94%. Kualitas air yang diukur selama penelitian adalah suhu, pH, dan oksigen terlarut (DO). Temperatur berkisar antara 26-26.5˚C, pH berkisar antara 6.78-7.20; Oksigen terlarut (DO) berkisar antara 5,55 - 6,95.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISIONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS PESERTA DIDIK Dumilah
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 01 (2019): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 03 No 01 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i01.5

Abstract

Penelitian ini memiliki fokus diskusi yaitu meningkatkan hasil belajar dan kegiatan belajar siswa sekolah dasar kelas IV Kadipaten pada topik untuk menentukan posisi sistem koordinat kartesius melalui pembelajaran kooperatif Student Achievment Devisions (STAD). Subjek penelitian adalah 28 siswa sekolah dasar Kadipaten. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan instrumen dalam evaluasi penelitian yaitu lembar observasi, wawancara, dan daftar nilai. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasilnya menyatakan bahwa siswa mengalami peningkatan pra siklus. Pada pra siklus ada 12 siswa tuntas (43%) dan 16 siswa tidak tuntas (57%) dengan nilai rata-rata 67,32. Dalam siklus saya menyelesaikan 19 siswa (68%) dan tidak menyelesaikan 9 siswa (32%) dengan nilai rata-rata 71,25. Pada siklus II, 25 siswa (89%) selesai dan 3 siswa tidak menyelesaikan (11%). Hasilnya merupakan peningkatan dari siklus I dan siklus II sebesar 46%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus I sebesar 54% termasuk dalam kategori sedang dan siklus II 32%. Hasil wawancara siswa membuktikan bahwa siswa menjawab ya mendapat skor 120 (86%) dan jawaban dalam kategori tidak mendapat skor 11 (86%). Siswa yang menjawab biasanya mendapat skor 9 (6%). Kesimpulan dari hasil penelitian menggunakan metode STAD dalam pembelajaran matematika dengan pemosisian topik pada sistem koorcinat kartesius dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar siswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PELAMPUNG BABE DAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS Susilo
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 01 (2019): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 03 No 01 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i01.6

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Babe Buoy Media (Dewan Air Minum Botol) dan Video Animasi dalam pembelajaran gaya bebas renang kelas X Teknik Kendaraan Ringan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kabupaten Kedalwuni Kabupaten Pekalongan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan Research and Development (R & D), teknik pengumpulan data dalam wawancara, kuesioner, dokumentasi, observasi dan uji coba terbatas (pengujian produk) dan uji coba ekstensif (uji penggunaan) pada metode pembelajaran berenang. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan analisis t-test (Wilcoxon Signed Ranks Test) untuk mengetahui tingkat efektifitas kualitas media pelampung bayi, dan video animasi pada pembelajaran renang. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah; Produk media Buoy Babe (Dewan Botol Air Minum Sekali Pakai) sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran renang, selain itu prosedur berenang Video Animation juga sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran, siswa lebih termotivasi untuk belajar berenang dengan kedua media.
KAJIAN DIVERSITAS KUPU-KUPU DAN POTENSI PEMANFAATANNYA DI HUTAN PETUNGKRIYONO, KABUPATEN PEKALONGAN, JAWA TENGAH Djunijanti Peggie
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 02 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 02 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i02.2

Abstract

Keragaman kupu-kupu (Lepidoptera: Papilionoidea & Hesperioidea) di hutan lindung Petungkriyono (Jawa Tengah, Indonesia) belum terungkap sebelumnya. Untuk mengetahui terjadinya spesies kupu-kupu di daerah tersebut, perlu dilakukan survei inventarisasi sebagai langkah pertama. Pekerjaan inventaris di beberapa lokasi dilakukan dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore pada tanggal 5 - 10 Oktober 2016. Spesimen diperoleh dengan menggunakan jaring serangga sebagai metode standar. Pemrosesan spesimen dilakukan di Lab Entomologi., Divisi Zoologi (Museum Zoologi Bogor), Pusat Penelitian Biologi - Institut Ilmu Pengetahuan Indonesia. Identifikasi spesimen yang diperoleh mengungkapkan 55 spesies kupu-kupu di hutan lindung Petungkriyono. Ada 10 spesies tambahan dari penelitian siswa yang dilakukan pada bulan Februari - Maret 2017. Potensi pemanfaatan kupu-kupu yang berkelanjutan dan berbagai aspek yang berkaitan dengan membangun taman kupu-kupu disajikan dalam makalah ini.
FORMULASI CITY BRANDING KABUPATEN PEKALONGAN STUDI PEMETAAN PERSEPSI MASYARAKAT PEKALONGAN ATAS IMAGE KABUPATEN PEKALONGAN Mufti Nurlatifah; Lidwina Mutia Sadasri; Syaifa Tania
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 02 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 02 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i02.3

Abstract

Citybranding adalah perumusan aspek multidimensional kota. Ini bukan hanya merek tetapi juga identitas. Karena itu, perumusannya harus historis dan emosional. Citra kota berkembang dari aspek fundamental masyarakat. Penelitian ini menguraikan sumber data sebagai aspek mendasar dari Masyarakat Pekalongan untuk merumuskan city branding. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan branding kota bersejarah dari Masyarakat Pekalongan. Survei dan analisis Konten dipilih sebagai instrumen metodologi.

Page 2 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2017 2025