cover
Contact Name
M Nur Ikhwan
Contact Email
nurikhwanskom@gmail.com
Phone
+62 895-2634-8067
Journal Mail Official
bapperida@pekalongankab.go.id
Editorial Address
Jl. Krakatau No. 09 Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah
Location
Kab. pekalongan,
Jawa tengah
INDONESIA
Kajen
ISSN : 25985833     EISSN : 26230011     DOI : 10.546887
Kajen: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan merupakan jurnal ilmiah yang dikelola Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA LITBANG) dan sekarang berubah nomenklatur menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pekalongan yang terbit secara online sejak tahun 2017. Jurnal Kajen menjadi salah satu instrumen peneliti dalam mempublikasikan hasil penelitian-penelitian dalam bentuk artikel ilmiah. Jurnal Kajen mempublikasikan makalah-makalah hasil penelitian dan pengkajian dari berbagai multidisiplin yang membahas permasalahan-permasalahan dibidang pemerintahan, kebijakan, politik, ekonomi, kesehatan, pertanian, keuangan, lingkungan, dan berbagai permasalahan dibidang pembangunan.
Articles 100 Documents
PEMBERIAN VCO UNTUK MENURUNKAN KADAR ICAM-1 fitrianingsih
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 02 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 02 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i02.4

Abstract

Diet tinggi lemak (HFD) mempengaruhi fungsi sel endotel pembuluh darah yang dapat meningkatkan kolesterol total dan menginduksi ekspresi molekul adhesi antar-1 (ICAM-1) pada endotelium. Berdasarkan penelitian sebelumnya, VCO dapat mengurangi kadar lipid serum, oksidasi LDL oleh jaringan dan oksidan fisiologis. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan kemampuan VCO dalam menurunkan level ICAM-1 pada tikus Wistar yang diberi makan HFD.Penelitian ini menggunakan 25 tikus wistar jantan yang dibagi kontrol negatif menerima dengan diet normal, kontrol positif menerima HFD, tiga kelompok perlakuan menerima kombinasi HFD dengan VCO dalam dosis 1ml, 1,2 ml atau 2 ml / hari dalam periode 60 hari. Darah diambil dari mata tikus dan setelah akhir pengukuran eNOS ini dilakukan dengan menggunakan ELISA.Tingkat rata-rata kelompok ICAM-1 k (-), k (+), p1, p2, dan p3 masing-masing adalah (1,65; 1,72; 1,61; 2,17; 2,10). Tingkat rata-rata ICAM-1 pada kelompok p1, p2 dan p3 lebih tinggi daripada kelompok k (+) tetapi berdasarkan hasil uji One-way ANOVA menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam tingkat rata-rata ICAM- 1 di antara semua kelompok perlakuan (p = 0,957).
PENGARUH “KELAS PENDIAM”TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH Rahajeng Win Martani; Dani Prastiwi
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 02 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 02 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Federasi Diabetes Internasional (IDF) pada tahun 2011 menunjukkan bahwa sekitar 230 juta orang di dunia menderita diabetes mellitus. RisetKesehatanDasar (2013) menunjukkan bahwa ada kecenderungan untuk prevalensi DM (2,1%) lebih tinggi daripada tahun 2007 (1,1%). Penatalaksanaan Diabetes Mellitus yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komorbiditas dan komplikasi yang umumnya diakibatkan oleh tingkat kontrol glukosa darah yang buruk. Manajemen DM yang baik, didukung oleh perilaku perawatan diri dapat menjaga dan meningkatkan status kesehatan dan kesejahteraan penderita Diabetes Mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan melalui "kelas tenang" pada kontrol glukosa darah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen quasy tanpa kelompok kontrol. 26 responden dilibatkan selama 7 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh "kelaspendiam" terhadap kadar glukosa darah dengan tingkat signifikan p = 0,000 (p <0,05). “KelasPendiam” adalah salah satu cara efektif untuk mengubah perilaku penderita diabetes tipe 2.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN KOMPETENSI MATERI FLUIDA STATIS Nur Fatwa
E-Jurnal Kajen Vol 2 No 02 (2018): Jurnal Penelitian Pengembangan dan Pembangunan Vol 02 No 02 (2018)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv02i02.6

Abstract

Pembelajaran fluida statis dirasakan kurang menarik bagi siswa, hal ini dapat dilihat dari kurangnya aktivitas siswa, terbukti dari hasil analisis nilai ujian harian, yaitu banyak siswa yang belum menyelesaikan studi, hanya 13 siswa yang telah menyelesaikan studi (KKM = 75). Penggunaan ekstrak yang dibantu mesin sangat efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar dan dapat meningkatkan kompetensi belajar. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar dan kompetensi materi fluida statis pada siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, pada semester tahun akademik 2016/2017 melalui model pembelajaran yang dibantu dengan kesengsaraan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, pengujian, dan observasi. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Kedungwuni pada tahun akademik 2016/2017 dengan total 32 siswa, 9 siswa laki-laki, dan 23 siswa perempuan. Prosedur penelitian terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Berdasarkan analisis data, hasil tes siklus pertama dan kedua meningkat 73,44 di siklus kedua menjadi 82,31. Keaktifan belajar siswa dari siklus I dan siklus II juga meningkat dari 59,38% menjadi 85,26%. Penelitian ini membuktikan bahwa pembelajaran bahan fluida statis menggunakan model excite berbantuan mesin diperoleh dengan meningkatkan keaktifan dan kompetensi siswa.
STUNTING : BESARAN MASALAH & STRATEGI PENCEGAHANNYA DI KABUPATEN PEKALONGAN RR Nurvita Latif; Ardhina Priharwanti
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 02 (2019): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i02.1

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang belum optimal dalam penanganannya. Masalah stunting tidak dapat diselesaikan dengan program yang bersifat insidental dan parsial, karena masalah stunting merupakan permasalahan gizi dengan kausalitas hulu-hilir, sehingga perlu dilakukan kajian yang fokus pada penyelesaian permasalahan stunting dari hulu hingga hilir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya masalah & strategi pencegahannya di Kabupaten Pekalongan. Metode penelitian ini adalah desain penelitian eksploratori dengan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam. Subjek penelitian meliputi informan kunci dan informan triangulasi, dipilih 3 Kepala Desa dalam lokus penelitian, yaitu: Kepala Desa Botosari Kecamatan Paninggaran, Model Desa Miskin Pegunungan, Desa Kertijayan Kecamatan Buaran sebagai Desa Miskin Kecamatan, dan Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto sebagai desa miskin pesisir, sebanyak 3 orang (diwakili oleh kader kesehatan) sesuai lokus penelitian, sebagai informan triangulasi petugas puskesmas di kabupaten terpilih dan pemegang program penanganan masalah gizi masyarakat di Dinas Kesehatan OPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program penanggulangan gizi buruk di Kabupaten Pekalongan sudah cukup baik mengingat kesinambungan program dan pembangunan rutin telah dilakukan secara terus menerus secara berkelanjutan, serta didukung oleh dana yang cukup, yang bersumber dari APBD, BOK dan APBD provinsi. . Program terakhir dilakukan dengan pengukuhan Jenderal Pesat (Gerakan Remaja Siaga Sehat), untuk mengurangi prevalensi masalah gizi di Kabupaten Pekalongan. peran Dinas Kesehatan dalam program penanganan stunting cukup baik, intervensi yang dilakukan Dinkes lebih spesifik penanganan mulai dari hulu hingga hilir (dari remaja putri menjadi parenting dan tumbuh kembang. Intervensi sensitif dilakukan secara lintas OPD sektoral yang terdapat dalam penanganan stunting meliputi strategi SO, WO, ST dan WT Teknik analisis dengan menggunakan pattern matching withdrawal diharapkan diperlukan upaya elaborasi Penta helix dalam pelaksanaan upaya spesifik dan sensitif untuk mengurangi stunting di Kabupaten Pekalongan
RELASI PENGHAYAT KEPERCAYAAN DENGAN PEMERINTAH DI KABUPATEN PEKALONGAN Moh. Ilham A Hamudy; MS Rifky
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 02 (2019): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i02.2

Abstract

Putusan Mahkamah Konstitusi No. 97 / PUU-XIV / 2016 telah mengabulkan semua permohonan peninjauan kembali Pasal 61 ayat (1) dan (2) serta Pasal 64 ayat (1) dan (2) UU No. 24 tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, menyatakan, status umat beriman dapat dicantumkan di kolom agama pada kartu keluarga (KK) dan KTP elektronik tanpa perlu menentukan aliran kepercayaan yang dimiliki. Putusan Mahkamah Konstitusi memberikan angina segar bagi penghuni pengikut setia yang sering didiskriminasi. Putusan tersebut merupakan peluang bagi warga sipil untuk mengembalikan hak dan kesetaraan mereka sebagai warga negara. Putusan itu juga berfungsi sebagai momentum untuk meningkatkan hubungan antara para pembaca agama dan pemerintah setempat atau sebaliknya. Oleh karena itu, penelitian ini secara khusus bertujuan untuk meninjau kembali hubungan antara orang percaya dan pemerintah setelah keputusan Mahkamah Konstitusi, dan masih banyak warga yang masih memilih untuk mengosongkan kolom agama sebagai indikasi. Selain itu, meskipun penerimaan masyarakat terhadap penghuni yang selamat sejauh ini cukup baik, hal itu masih menyisakan perhatian bagi penghuni yang selamat. Trauma masa lalu, banyak warga yang dipanggil oleh pihak berwenang, menyisihkan, dan sebagainya, tampaknya menjadi faktor utama. Untuk alasan ini, pekerjaan responsif dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan diperlukan untuk memvalidasi data penduduk yang percaya dan untuk melemahkan suasana sosial sehingga percampuran di antara anggota masyarakat menjadi satu.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN JASA PENCARI INFORMASI KERJA DIKABUPATEN PEKALONGAN MELALUI LAYANAN SMS BROADCAST BERBASIS DELPHI 7.0 PADA LEMBAGA KONSULTAN TENAGA KERJA BRILLIANT SOLUTION R.Kurniawan Dwiseptiady; Roni Patar
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 02 (2019): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i02.3

Abstract

Setiap perusahaan menginginkan laba yang tinggi dan berkelanjutan untuk kehidupan mereka, untuk tujuan ini mereka harus bersaing setiap orang untuk memiliki kinerja terbaik. Mengembangkan kinerja pasar yang terbaik membutuhkan strategi yang sangat baik, dan upaya maksimum di semua departemen. Kinerja pasar dapat dicapai dari kualitas yang baik yang ditujukan kepada pelanggan Masalah-masalah terkait ketenagakerjaan, perlu juga dilakukan pemilihan sistem informasi. Karena saat ini, banyak aktivitas manusia yang terkait dengan sistem informasi. Tidak hanya di negara maju, di Indonesia juga memiliki banyak sistem informasi yang diterapkan di mana-mana; di kantor, supermarket, ke bandara, dan bahkan di rumah ketika pengguna bergaul dengan internet atau melalui ponsel. Disadari atau tidak, sistem informasi telah membantu manusia. Menurut Dr. Payaman yang dikutip A. Hamzah (1990) tenaga kerja meliputi pekerja yang bekerja di dalam dan di luar hubungan kerja dengan alat produksi.Produksi tenaga kerja itu sendiri, baik secara fisik maupun daya pikiran. Brilliant Solution adalah konsultasi manajemen dan pelatihan sumber daya manusia dari calon karyawan yang melayani baik lulusan SMP / SMA / MA hingga perguruan tinggi. Di sana, para kandidat dilatih untuk mengetahui bagaimana etos kerjanya. Dalam Solusi Brilliant adalah sistem pengumpulan data kandidat masih menggunakan Microsoft Excel 2007. Jadi masih belum efektif. Juga menginformasikan karyawan masih menggunakan cara manual. Maka dari itu penulis memutuskan untuk menulis suatu program atau aplikasi "PROSPEKTIF SISTEM INFORMASI KARYAWAN KOLEKSI DATA DAN FITUR YANG DILENGKAPI BERBASIS BROADCAST SMS DELPHI 7.0"
PENGARUH PENATAAN KORIDOR JALAN UTAMA KAMPUNG BATIK WIRADESA TERHADAP DAYA SAING Choirul Aamin; Astari Wulandari; Rizka Tri Arinta; I Wayan Andhika Widiantara
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 02 (2019): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i02.4

Abstract

Daya saing daerah adalah salah satu masalah utama dalam pembangunan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengaruh penataan koridor utama desa batik Wiradesa pada aspek daya saing. Koridor jalan desa batik wiradesa yang didominasi oleh kegiatan perdagangan batik dan non-batik memerlukan pengaturan kontekstual. Setelah pengaturan tersebut diharapkan mampu mengingatkan daya saing daerah setempat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deduktif-kuantitatif-rasionalistik yang merupakan metode untuk menguji teori-teori tertentu dengan meneliti hubungan antar variabel. Dimulai dengan survei lapangan, kemudian instrumen variabel dan indikator disusun di mana variabel dalam penelitian ini adalah 43 varibales dengan 7 variabel utama diuji untuk mewakili pengaturan koridor jalan utama desa batik Wiradesa untuk daya saing, setelah itu kuesioner pertanyaan disusun dan didistribusikan kepada responden dengan teknik purposive random sampling. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan SPSS terbukti bahwa ada pengaruh penataan koridor jalan utama desa batik wiradesa sebesar 61,7% terhadap daya saing dilihat dari integrasi fisik dan aktivitas. Sedangkan 38,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Indikator pada keterpaduan fisik mempengaruhi 16,8%, aksesibilitas mempengaruhi 0,5% dan aktivitas mempengaruhi 14,3% pada pesaing.
APLIKASI SISTEM INFORMASI KATALOG OBAT KOMERSIAL “MY MEDICINE” BERBASIS ANDROID DI KABUPATEN PEKALONGAN Irnawati; Feri Febria Laksana
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 02 (2019): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i02.5

Abstract

Jumlah penyalahgunaan narkoba terutama obat antibiotik sangat tinggi, yaitu sekitar 10 juta orang meninggal karena resistensi terhadap obat antibiotik pada tahun 2018. Teknologi yang diterapkan pada perangkat seluler dapat menjadi strategi penting dalam penyediaan informasi tentang obat dan lokasi farmasi . Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi tentang obat dan lokasi apotek. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Waterfall dengan tes black box. Hasil penelitian ini dibentuk oleh aplikasi My Medicine yang dapat digunakan melalui smartphone, dan fungsi dalam sistem, baik bentuk dan tombol yang telah berjalan sesuai fungsinya berdasarkan pengujian kotak hitam. Masyarakat diharapkan dapat menggunakan aplikasi ini dengan bijak untuk dukungan yang merupakan pertolongan awal ketika sakit di rumah.
SIMPLIFIKASI APLIKASI PEWARNA INDIGO M Adi Nugroho; Tri Agus Setiawan; Rusdiyanto; Rahmat Hidayat; Dian Susilo
E-Jurnal Kajen Vol 3 No 02 (2019): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv03i02.6

Abstract

Membuat kain batik menggunakan pewarna alami untuk kalangan terbatas (ceruk pasar) secara ekonomis memiliki nilai jual tinggi karena citra yang dibangun memberikan kesan etnik dan eksklusif. Dalam upaya untuk memperluas segmentasi, pewarna alami yang memiliki stabilitas dan konsentrasi pigmen yang tinggi serta spektrum warna yang luas diperlukan. Berdasarkan pengalaman mengubah orientasi produsen batik ke penggunaan pewarna sintetis karena mereka mudah diperoleh dan lebih praktis dalam prosesnya. Salah satu jenis pewarna alami yang telah dikembangkan adalah nila. Indigo memiliki peran besar dalam sejarah pewarnaan alami di dunia termasuk orang Indonesia yang selalu menggunakan pewarna nila alami untuk memberi warna biru (wedel) dalam pembuatan batik tradisional kuno. Itulah sebabnya di kelasnya warna nila memiliki ketahanan warna yang unggul terhadap cahaya, pencucian klorin, gosok, dan keringat. Pasta nila dibuat melalui proses oksidasi indoksil dalam suasana basa. Untuk digunakan sebagai pewarna, reduksi kembali menjadi pigmen nila diperlukan. Jenis dan jumlah reduktor serta waktu sangat mempengaruhi kesempurnaan proses reduksi. Masalah penelitian yang diangkat adalah bagaimana membuat solusi reduksi nila yang siap untuk pewarnaan yang tetap stabil selama 1 minggu dan dapat mengurangi tahapan proses pewarnaan nila dalam upaya untuk mendapatkan aspek praktis dari pewarna alami. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kinerja formaldehida sebagai pengawet dipengaruhi oleh suhu panas larutan dalam proses perendaman dan waktu setelah kain disimpan selama 3 bulan, sehingga selama 7 hari tidak dapat mempertahankan stabilitas warna bila dibandingkan dengan hasil pewarnaan dengan metode standar
Pembangunan Pengangkutan Multimoda Sebagai Penunjang Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia: Akselerasi Pembangunan Industri Pertahanan
E-Jurnal Kajen Vol 4 No 01 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengembengan Pembangunan Vol 04 No 01 (2020)
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv04i01.1

Abstract

Pembangunan pengangkutan multimoda sebagai penunjang kemandirian industri pertahanan Indonesia. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif, sedangkan jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan dan menginterpretasi apa yang ada, itu dapat mengenai kondisi/hubungan yang ada. Pendapat yang sedang tumbuh, proses yang sedang berlangsung, akibat/efek yang terjadi atau kecenderungan yang tengah berkembang. Akselerasi pembangunan industry pertahanan terutama yang meliputi pembuatan (production), perawatan (maintenance), penggunaan (deployment), serta pengadaan (acquisition) alat utama sistem senjata (alutsista) memerlukan transportasi yang saling terhubung sebagai prasyarat mendasar untuk melakukan efisiensi dan efektifitas. Kombinasi antara pengangkutan darat, laut, dan udara semakin penting. Terlebih lagi saat ini hubungan antara satu negara dengan negara lainnya secara ekonomi dan bisnis nyaris tanpa batas (borderless). Pengangkutan dengan pengelolan ke arah Combined Transport Operator (CTO) dilihat sebagai solusi globalisasi industri pertahanan yang diibaratkan seperti puncak gunung es, yakni lebih banyak aktivitas yang tidak nampak, misalnya rantai pasokan (supply chain) yang memerlukan penerapan teknologi komersial terkini, yang pada akhirnya dapat menstimulasi proses globalisasi. Contoh lainnya adalah, pengembangan peranti lunak dalam sistem persenjataan, dapat berasal dari berbagai sumber di industry global. Konsumen pertahanan global, semakin tergantung pada pemasok global yang ebenarnya hanya memiliki sedikit insentif untuk mengikuti persyaratan politis dan birokratis.

Page 3 of 10 | Total Record : 100


Filter by Year

2017 2025