cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/inovisi/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovisi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 02169673     EISSN : -     DOI : -
INOVISI Jurnal Teknk Industri published by Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. This journal is an open access, peer-reviewed, this journal dedicated to the publication of research in all aspects of regional dan urban planning scopes. Jurnal INOVISI is published two times a year and accepts original research articles featuring well-designed studies with clearly analyzed and logically interpreted results.
Articles 155 Documents
Pengukuran dan Perbaikan Tingkat Kinerja Supply Chain Menggunakan Metode SCOR dan Pairwise Comparison di CV SIB Syawie, Syahiem Syaugi
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk memiliki sistem dan strategi yang efektif terutama dalam mengelola rantai pasok. CV SIB merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam jenis produk beton pracetak, seperti paving block, buis beton, pagar panel beton, kanstin, u-ditch, dan lainnya. CV SIB menghadapi masalah kinerja terkait keterlambatan pengadaan bahan baku yang mengakibatkan tidak tercapainya target produksi kanstin jepit dan berujung pada keterlambatan dalam memenuhi pesanan pelanggan. Persentase rata-rata kecepatan pemenuhan bahan baku dari pemasok sebesar 90,45% dan kecepatan pemenuhan pesanan ke pelanggan sebesar 88,75% pada bulan Januari dan Februari. Tujuan penelitian adalah melakukan pengukuran kinerja rantai pasok untuk dapat mengetahui indikator yang masih jauh di bawah target dan memberikan usulan perbaikan kepada perusahaan. Pengukuran kinerja dilakukan menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan penilaian perbandingan berpasangan (pembobotan) tiap-tiap hierarki menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis berdasarkan Traffic Light System menunjukkan bahwa terdapat 3 indikator dari 16 indikator tervalidasi yang masuk dalam kategori merah dan menjadi prioritas perbaikan. Hasil pengukuran kinerja rantai pasok menunjukkan bahwa CV SIB pada bulan Januari memperoleh total indeks sebesar 72,12 dan pada bulan Februari sebesar 71,61. Nilai tersebut menujukkan bahwa kinerja rantai pasok pada CV SIB berada dalam kategori good.
PENGURANGAN PRODUK REJECT PADA KEMASAN EXXON MOBIL OIL DELVAC MX MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FMEA DI PT SBN Fiqriyansyah, Riyan yan
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. SBN adalah perusahaan terkemuka Indonesia yang fokus pada distribusipelumas industri Exxon Mobil. Berdasarkan analisis produk yang ada, ExxonMobil oil Delvac MX merupakan produkyang tingkat reject nya tertinggi jikadibandingkan dengan seluruh produk lainnyayaitu sebesar 5% setiap bulannya.Namun Analisis data menunjukkan bahwa komponen kemasan gores pada produkExxon Mobil oil Delvac MX memiliki tingkat reject yang signifikan sebesar 285unit atau sekitar 46% dari total produk yang ditolak. Metode Seven Toolsdigunakan untuk menganalisis kecacatan produk untuk mengetahui apakahkecacatan produk masih dalam batas terkendali atau tidak dan mengidentifikasipenyebab reject, sedangkan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA)digunakan untuk untuk melakukan upaya perbaikan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa tingkat reject kemasan pada produk Exxon Mobil oil DelvacMX dari tertinggi hingga terendah secara berurutan adalah cacat gores, karat dantidak simetris. Selain itu diketahui bahwa jenis cacat gores dengan penyebabProses Penanganan kaleng yang tidak hati-hati selama proses produksi,pengepakan, atau pengiriman dapat menyebabkan goresan menghasilkan skorRPN tertinggi 196. Sehingga rekomendasi perbaikan menerapkan SOP denganmenjelaskan langkah – langkah secara rinci untuk setiap tahap, mulai dari prosesproduksi, pengepakan, dan pengiriman serta memastikan SOP tetap relevan,efektif dan terus diperbarui sesuai dengan kebutuhan operasional.
ANALISIS DAN SOLUSI BEBAN KERJA MENTAL PETUGAS LOKET DI KCP PT POS IND JAKARTA PREMIER DENGAN MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX Aditia, Kukuh
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya dunia industri, perusahaan dan jasa yang bergerak di bidang pelayanan juga ikut berkembang dari waktu ke waktu untuk melayani customer dengan berbagai produk yang ada dengan tujuan untuk memenuhi kepuasan costumer. Peneliti dilakukan pada KCP PT Pos Ind Jakarta Premier yang bertujuan untuk mengukur beban kerja mental yang dialami oleh Petugas Loket dengan menggunakan metode Nasa-TLX. Berdasarkan hasil pengukuran dengan metode Nasa-TLX dengan diagram fishbone serta rekomendasi yang diberikan menggunakan analisis 5W+1H. Tingginya beban kerja mental dapat menimbulkan kesalahan dalam input data ,kesalahan dalam menghitung uang dan tidak adanya perhitungan lembur jika melebihi jam kerja.kelelahan baik secara fisik maupun mental pada operator, sehingga diperlukan usulan perbaikan yaitu memberikan rotasi antar operator dan pemberian waktu istirahat disela waktu bekerja pada stasiun yang memiliki beban kerja mental yang paling tinggi.
UPAYA MENINGKATKAN PEMASARAN UJI KLINIK PRODUK KOSMETIK DAN DERMATOLOGI PT DERMA LAB ASIA - SKINPROOF MENGGUNAKAN METODE ANALISA SWOT DAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) Ramadhani, Alifia
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai perusahaan layanan uji klinik dan riset konsumen yang bersaing dengan kompetitor di Indonesia, PT Derma Lab Asia - SKINPROOF menerapkan strategi pemasaran melalui analisis SWOT dan QSPM. Analisa ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian strategi pemasaran PT Derma Lab Asia – SKINPROOF berdasarkan identifikasi isu, baik internal maupun eksternal serta identifikasi kebutuhan dan harapan pihak-pihak berkepentingan. Metode SWOT mampu menganalisa posisi perusahaan berdasarkan tingkat kekuatan (strenght), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats) terhadap pasar dan kompetitor. Secara konseptual QSPM menentukan daya tarik relatif dari berbagai strategi berdasarkan sejauh mana faktor kesuksesan kunci internal dan eksternal dimanfaatkan atau ditingkatkan. Daya tarik relatif untuk setiap strategi dalam seperangkat alternatif dihitung dengan menentukan dampak kumulatif dari setiap faktor kesuksesan internal dan eksternal yang penting yang menghasilkan strategi strategi yang dapat digunakan perusahaan. Analisa SWOT dan QSPM dilakukan secara berkala sebagai upaya peningkatan efektivitas dan efisiensi strategi pemasaran perusahaan. Hasil analisa SWOT dan QSPM dapat menentukan posisi perusahaan di pasar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi strategi pemasaran perusahaan.
USULAN PERBAIKAN GUNA MENGURANGI DEFECT SERTIFIKAT KALIBRASI PT XYZ DENGAN SIX SIGMA Luqman Adimoontua, Muhammad Nabil
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sertifikat kalibrasi adalah dokumen hasil proses kalibrasi yang harus sesuai standar karena ia menjadi acuan pelanggan PT XYZ dalam penggunaan alat ukur. Ketidaksesuaian sertifikat kalibrasi dapat menurunkan kepercayaan pelanggan, menyebabkan kesalahan pengukuran, serta mengurangi reputasi PT XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk menyimpulkan usulan perbaikan guna menurunkan tingkat defect sertifikat dari 2,8% menjadi 1,4% per bulan. Metode yang digunakan adalah six sigma dengan model DMAIC (define, measure, analyze, improve, control). Pada tahap define, diidentifikasi standar sertifikat dengan critical to quality tree. Fase measure mengukur tingkat sigma pada 3-3,1 dan memetakan proses kerja dengan swimlane diagram. Fase analyze membobot jenis masalah dengan diagram Pareto dan mengidentifikasi akar penyebab masalah dengan fishbone diagram. Fase improve mengusulkan solusi dengan Failure Mode and Effect Analysis: mencantumkan nomor seri alat dari pelanggan, memastikan Pekerja Kalibrasi membawa dokumen berisi nomor seri alat, mengubah Dokumen Pengamatan Asli (DPA) menjadi online, mengintegrasikan software Pengetik Sertifikat dengan DPA online, dan menambahkan checklist untuk Administrasi Lab. Fase control menyusun prosedur agar solusi bertahan jangka panjang. Usulan solusi ini diharapkan dapat menurunkan tingkat defect dan meningkatkan daya saing PT XYZ.
ANALISIS POSTUR KERJA ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE RULA PADA CV. REYHAN MOTOR Juliantono, Muhamad Ferdiansyah
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 18, No 2 (2024): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKCV. Reyhan Motor adalah salah satu tempat pencucian mobil dan motor yang menggunakan sistem hidrolik untuk melakukan proses pencucian mobil. Hanya beberapa saja penyedia jasa pencucian mobil yang menggunakan sistem hidrolik di daerah Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Dengan begitu aktivitas karyawan menjadi sangat produktif apabila sudah memasuki hari libur dimana tingkat volume mobil dan motor sangat meningkat menjadi salah satu permasalahan dalam timbulnya keluhan musculoskeletal disordes, keluhan tersebut timbul dikarenakan karyawanan harus teliti dalam proses pembersihan kotoran yang menempel pada kolong mobil dan susah untuk di jangkau dengan tangan, adanya tingkat kesulitan tersebut munculah keluhan nyeri otot atau biasa disebut keluhan musculoskeletal disorders pada bagian punggung, pinggang dan bahu, maksud dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja saat melakukan proses pencucian mobil dengan menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assisment. Berdasarkan pengumpulan data Nordic Body Map diketahui para karyawan saat melakukan proses pencucian kolong mobil mengalami resiko cidera yang sangat tinggi sehingga memerlukan investigasi dan melakukan tindakan secepat mungkin. Dengan rincian karyawan dalam proses pencucian kolong mobil dengan menggunakan metode rula terdapat 10 orang dengan resiko yang sangat tinggi diperlukan perubahan dan penerapan.
Penilaian Kinerja Rantai Pasok dengan Metode SCOR dan AHP di PT. XYZ Setiadi, Bayu Kristian
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang membuat produk berbagai elemen heater. Manajemen rantai pasok yang baik dapat membantu meningkatkan produktivitas. Pada penelitian ini ukuran kinerja yang digunakan adalah model Supply Chain Operation Reference (SCOR) versi 12.0 dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai penentu nilai bobot. Nilai kinerja terbaik dicapai pada bulan Januari dengan nilai 83.49, sedangkan nilai terendah yang dicapai adalah pada bulan Februari dengan nilai akhir kinerja sebesar 56,95 dimana terdapat 8 indikator kinerja rantai pasok yang memiliki nilai dengan kategori merah, Secara umum, nilai kinerja rantai pasok perusahaan selama periode bulan Januari-Mei 2024 berada dalam kategori average.Terdapat 4 usulan yang perlu dilakukan perbaikan, diantaranya adalah ketepatan peramalan kebutuhan material dimana perusahaan perlu melakukan beberapa metode permalan sebagai pembanding dan memilih metode terbaik , jumlah produk defect dari produksi perusahaan perlu mengevaluasi dan mengontrol secara berkala untuk lingkungan penyimpanan material agar material tetap dalam kondisi baik serta kontrol terhadap kinerja karyawan, pencapaian jadwal produksi perusahaan perlu menambah tenaga kerja pada divisi terkait, waktu siklus produksi perusahaan perlu melakukan kontrol ketat terhadap produktivitas karyawan.
Pengukuran dan Perbaikan Tingkat Kinerja Supply Chain Menggunakan Metode SCOR dan Pairwise Comparison di CV SIB Syawie, Syahiem Syaugi
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk memiliki sistem dan strategi yang efektif terutama dalam mengelola rantai pasok. CV SIB merupakan perusahaan yang memproduksi berbagai macam jenis produk beton pracetak, seperti paving block, buis beton, pagar panel beton, kanstin, u-ditch, dan lainnya. CV SIB menghadapi masalah kinerja terkait keterlambatan pengadaan bahan baku yang mengakibatkan tidak tercapainya target produksi kanstin jepit dan berujung pada keterlambatan dalam memenuhi pesanan pelanggan. Persentase rata-rata kecepatan pemenuhan bahan baku dari pemasok sebesar 90,45% dan kecepatan pemenuhan pesanan ke pelanggan sebesar 88,75% pada bulan Januari dan Februari. Tujuan penelitian adalah melakukan pengukuran kinerja rantai pasok untuk dapat mengetahui indikator yang masih jauh di bawah target dan memberikan usulan perbaikan kepada perusahaan. Pengukuran kinerja dilakukan menggunakan pendekatan Supply Chain Operations Reference (SCOR) dan penilaian perbandingan berpasangan (pembobotan) tiap-tiap hierarki menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis berdasarkan Traffic Light System menunjukkan bahwa terdapat 3 indikator dari 16 indikator tervalidasi yang masuk dalam kategori merah dan menjadi prioritas perbaikan. Hasil pengukuran kinerja rantai pasok menunjukkan bahwa CV SIB pada bulan Januari memperoleh total indeks sebesar 72,12 dan pada bulan Februari sebesar 71,61. Nilai tersebut menujukkan bahwa kinerja rantai pasok pada CV SIB berada dalam kategori good.
MODEL EVALUASI KINERJA VENDOR ITEM GENERAL PT XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP Prasetyo, Vincentius Doni
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model evaluasi kinerja vendor dengan parameter ketepatan waktu, ketepatan kuantiti dan ketepatan kualitas diharapkan mampu membantu dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses penilaian vendor item general pada PT XYZ. Dampak tidak langsung dari pembuatan model evaluasi kinerja vendor ini diharapkan para vendor mampu untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanannya, hal tersebut dikarenakan kinerja mereka akan terus dinilai dan dipantau oleh pelaksana penilaian di PT XYZ. Implementasi model ini memberikan hasil penilaian yang lebih baik atas kinerja pemasok dan memungkinkan untuk tindakan korektif yang lebih cepat apabila dirasa masih kurang baik dalam proses pengadaan barang dan atau jasa. Pelaksana pengadaan juga mempunyai histori kinerja vendor pada transaksi sebelumnya sehingga memudahkan dalam menjadi dasar pemilihan proses penentuan vendor untuk transaksi selanjutnya serta dapat melakukan pemantauan secara berkala dalam rentang waktu per satu semester atau 6 bulan sekali terhadap kinerja para supplier.
CARA KINERJA PEGAWAI LABORATORIUM PENGUJIAN BALAI XYZ BERDASARKAN HUBUNGANNYA Zaimah, Fina
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai XYZ merupakan salah satu instansi yang bergerak di bidang jasa, salah satunya adalah pengujian material. Berdasarkan data nilai kinerja, sekitar 30% teknisi memiliki nilai kurang baik. Diduga faktor penyebabnya adalah tekanan dalam bekerja sehingga beban kerja mental meningkat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengukuran beban kerja mental menggunakan metode Subjective Workload Dominance. Hasil pengukuran menunjukkan seluruh teknisi memiliki beban kerja mental yang berat, terutama pada tugas D da F. Selain itu, terdapat hubungan negatif yang signifikan antara beban kerja dengan nilai kinerja. Usulan peningkatan kinerja diantaranya perbaikan SOP untuk tugas D dan F, peremajaan alat uji dan alat bantu, serta perbaikan instruksi kerja alat untuk mesin otomatis.