cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/inovisi/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovisi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 02169673     EISSN : -     DOI : -
INOVISI Jurnal Teknk Industri published by Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. This journal is an open access, peer-reviewed, this journal dedicated to the publication of research in all aspects of regional dan urban planning scopes. Jurnal INOVISI is published two times a year and accepts original research articles featuring well-designed studies with clearly analyzed and logically interpreted results.
Articles 155 Documents
USULAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK PADA PROSES PELAPISAN LOGAM ( HVOF SPRAY ) DENGAN METODE SIX-SIGMA DI PT. T Rasjidin, Roesfiansjah
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 6, No 1 (2007): Jurnal Inovisi
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT. T adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pelapisan logam Thermal Spray,diantaranya; HVOF (High Velocity Oxygen Fuel) Spray, Thermal Arc Spray, Flame Spray Wire,Flame Spray Powder, Flame Ceramic Spray, Spray and Fuse. Sebagai perusahaan yang menawarkanproduk jasa, tentu kepuasan pelanggan adalah tujuan dari bisnis yang dijalankannya. Kualitasmerupakan senjata andalan untuk menarik pelanggan, karena dengan produk yang bermutu tinggi akanmendapatkan nilai tersendiri dimata pelanggan. Untuk menilai kinerja perusahaan, dilakukan analisamengenai cacat produk dengan menggunakan tahapan six sigma. Pada tahap pertama diperoleh prosesyang mempunyai cacat produk yang terbesar adalah proses HVOF Spray dengan 22 buah cacat atausebesar 34.9%. Identifikasi melalui Diagram Pareto menunjukkan bahwa jenis cacat porositymempunyai jumlah cacat paling besar dengan jumlah cacat sebanyak 11 produk cacat atau sebesar50%. Dari perhitungan kapabilitas proses diperoleh nilai 0.03 yang berarti proses yang berlangsungbelum baik. Pada penghitungan DPMO didapatkan nilai sebesar 478514.84 ppm dan mempunyai sigmalevel sebesar 1.55 sigma yang berarti proses yang belangsung masih jauh dari tujuan six sigma.Pengolahan data dan analisa dilakukan pada faktor penyebab cacat, dengan menggunakan diagramfishbone hingga tahapan FMEA. Hasil akhir menunjukkan faktor yang paling menentukan terjadinyacacat, yaitu parameter kerja bahan bakar.Kata Kunci: Thermal Spray, HVOF Spray, Six Sigma, DPMO
IDENTIFIKASI PENYEBAB CACAT PULLEY PADA PROSES PENGECORAN DI PT HIMALAYA NABEYA INDONESIA DENGAN METODE FMEA & RCA Amperajaya, M Derajat
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 6, No 1 (2007): Jurnal Inovisi
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakFoundry atau industri pengecoran adalah salah satu industri manufacture yang berfungsi mengubahbahan baku menjadi bahan jadi dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi, artinya industri iniberpotensi cukup besar untuk menghasilkan produk cacat. Sebagai salah satu pemain dibidangpengecoran logam, dalam berproduksi PT Himalaya Nabeya Indonesia banyak mengalami kendalayang terhitung sangat sering terjadi yaitu munculnya jenis cacat Rompal Pasir dan Pasir Slag yangsangat merugikan pihak perusahaan. Dengan menggunakan Pareto Chart diperoleh persentase jumlahcacat sebesar 42% untuk Pasir slag, 28.6% untuk Rompal Pasir, dan 29,4% untuk cacat lainnya.Melalui metode Fishbone didapat faktor-faktor di setiap elemen Manusia, Mesin, Material, Metode,dan Lingkungan yang menjadi penyebab cacat Rompal Pasir dan Pasir Slag tersebut. Dengan metodeFMEA (Failure Mode and Effects Analysis) dapat ditelusuri untuk setiap Modus dan Efek KegagalanPotensial berupa Faktor-faktor Penyebab Kegagalan Mekanisnya, Desain Kontrol Pencegahan, DesainKontrol Deteksi, Aksi Rekomendasi, serta nilai RPN (Risk Priority Number). Melalui FMEA didapatnilai RPN terbesar untuk cacat Pasir Slag adalah 442 sedangkan untuk cacat Rompal Pasir 392. Hasilanalisis FMEA diuji menggunakan Root Cause Analysis ( RCA ) sehingga dapat disimpulkan bahwaakar permasalahan utama penyebab terjadinya cacat terbesar adalah tidak dilakukannya beberapapengujian untuk mengetahui spesifikasi pasir cetak yang dibutuhkan seperti, pengujian besar butir,pengujian kekuatan, pengujian permeabilitas, pengujian kadar air, dan pengujian kadar tanah liat.Kata Kunci: Rompal Pasir, Pasir Slag, Pareto Chart, Fishbone, FMEA, RCA
ANALISIS KEHAUSAN INNER PART ENGINE DIESEL HD 785
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 16, No 02 (2020): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan engine diesel yang setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan ini tentunya harus ditunjang oleh kesiapan para mekanik professional yang dapat menangani permasalahan - permasalahan yang terdapat pada engine diesel. Semakin banyak jumlah alat yang digunakan orang, maka semakin banyak pula kemungkinan timbulnya permasalahan atau kerusakan yang perlu ditangani. Sehingga konsumen engine ini akan melakukan seuah pekerjaan maintenance dan overhaul. Salah satu pekerjaan yang biasa dilakukan adalah overhaul. Pelumasan komponen pada engine bekerja berdasarkan pada kecepatan, tekanan, dan kondisi temperature. Penelitian tentang pengaruh perubahan sifat pelumas terhadap keausan inner part engine diesel HD 785 ini diharapkan bisa menjadi acuan penggunaan oli pelunas yang lebih cocok dan menjadi acuan pada saat pergantian pelumas pada waktunya, sehingga engine memiliki umur yang lebih tinggi. Serta, penelitian ini guna mengetahui performa engine sebelum dan sesudah overhaul. Kata Kunci: Engine diesel, kehausan, maintenance, pelumasan, overhaul, 
PERANCANGAN PENGEMBANGAN KEMASAN PAKAN TERNAK DENGAN METODE KANSEI ENGINEERING DI CV. NUANSA BARU
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 16, No 02 (2020): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemasan produk sangat mempengaruhi tingkat penjualan. Pada CV. Nuansa Baru manajemen promosi yang kurang, menyebabkan tidak terjadi nya peningkatan penjualan. Salah satu unsur terpenting dalam penjualan produk yaitu terdapat pada aspek kemasan, dikarenakan dalam memilih suatau produk dan memutukan untuk membeli, konsumen akan selalu dipengaruhi oleh perasaannya. Penelitian ini memilii tujuan untuk merancang kembali kemasan pakan ternak dengan menentukan kata-kata kansei (kansei word) dari konsumen, dan dengan menentukan nilai kategori untuk mendapatkan hasil output dari desain kemasan pakan ternak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kansei Engineering. Hasil dari pengembangan kemasan pakan ternak ini adalah konsumen menginginkan produk pakan ternak dengan bahan doff, memiliki komposisi, memiliki logo, penutup dengan metode jahit, dan mudah dibawa. Kata Kunci : Kansei word, Kemasan Pakan Ternak, Promosi
ANALISIS KEGAGALAN MEKANIK LO CLUTCH
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 16, No 02 (2020): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pengoperasian unit yang penerus tenaganya tidak menggunakan sistem hidrolik, maka peran kopling sangat penting dalam meneruskan tenaga dari mesin ke transmisi. Namun, kopling dapat saja mengalami slip sehingga tidak dapat lagi berfungsi untuk meneruskan tenaga dari mesin ke transmisi. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya: keausan pada material kopling, terdapatnya oli pada bidang permukaan kopling, dan kerusakan pegas pada kopling. Pada DT055-0149 Mechanical Lo Clutch T/M, ini masalah slip pada kopling juga terjadi sehingga perlu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mencari penyebab utamanya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melakukan pengecekan oleh mekanik, error code 15j0MW (LO Clutch Slipping). Kata Kunci : Analisis slip dan eror mechanical LO clutch
IMPLEMENTASI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) UNTUK MENINGKATKAN KINERJA MESIN PRODUKSI SWING ARM MOTOR MENGGUNAKAN METODE KAIZEN 5S DI PT. GEMA AIR MASINDO
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 16, No 02 (2020): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Gema Air Masindo merupakan perusahaan manufakturing di bidang otomotif yang membuat sparepart swing arm. Mesin yang beroperasi secara terus menerus harus dapat memenuhi target yang telah ditentukan oleh perusahaan dengan tingkat efektivitas yang tinggi, oleh sebab itu diperlukan pemeliharaan dan penanganan mesin yang tepat untuk meningkatkan kinerja mesin. Permasalahan yang terjadi pada PT. Gema Air Masindo yaitu setelah dilakukan pengukuran nilai OEE didapatkan hasil sebesar 72,32% pada periode bulan November dan Desember 2020. Perusahaan kelas dunia memiliki nilai OEE di atas 85%. Dari analisa six big losses diketahui nilai breakdown losses 0.35%, nilai setup losses 5.29%, nilai reduce speed 76.69%, nilai idle & stoppage minor 0.77%, nilai defect 0.25% dan nilai reduce yield 0.16%. Untuk mengetahui masalah dan tahapan usulan perbaikan, dilakukan penetapan prioritas perbaikan dan pembuatan diagram fishbone untuk mengetahui akar masalah. Untuk meningkatkan produktivitas maka dilakukan pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE). OEE adalah metode sistematis untuk melakukan pengukuran tingkat efektivitas proses suatu mesin atau peralatan. Secara umum, nilai OEE dipengaruhi oleh faktor dominan yang menyebabkan rendahnya kinerja suatu mesin atau peralatan yang biasanya disebut dengan Six big losses. Setelah menganalisa penyebabnya selanjutnya disusun usulan perbaikan dengan pendekatan metode kaizen 5s. Kata kunci: OEE, Six big losses, Kaizen 5S
ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA PADA INDUSTRI KIMIA DENGAN METODE BUSINESS MODEL CANVAS DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS STUDI KASUS PT. HOLY DARMA ATMAJA
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 16, No 02 (2020): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Holy Darma Atmaja merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang kimia yang memproduksi bahan chemical laundry. Produk yang dihasilkan dipasarkan kepada konsumen yang bergerak di bidang perhotelan, rumah sakit dan laundry besar yang dapat diartikan dalam menjalankan usahanya perusahaan menjalankan strategi business to business (B2B). Selama menjalankan bisnisnya pemintaan terhadap produk chemical laundry memiliki pertumbuhan dengan trend yang positif. Hal  ini yang mendorong perusahaan berupaya melakukan pengembangan usaha dengan maksud menaikkan keuntungan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah menilai kelayakan perusahaan berdasarkan aspek non finansial dan aspek finansial, menentukan usulan rencana pengembangan usaha, dan memilih prioritas dalam menentukan alternatif pengembangan usaha. Dalam penelitian ini Business Model Canvas (BMC) menunjukan kegiatan atau aktivitas yang dilakukan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Dalam analisis kelayakan dinyatakan layak dengan hasil analisis kelayakan finansial diperoleh Pay Back Period (PBP) 4 tahun 3 bulan, Net Present Value (NPV) Rp. 7,879,275,387, Internal Rate of Return (IRR) 81,82%, Benefit Cost Ratio (BCR) 8,0 dan Break Even Point (BEP) penjualan Rp. 11,373,675,339 dan BEP unit 31,582 produk. Aspek non finansial dinilai berdasarkan aspek pasar, aspek lingkungan, aspek manajemen, dan aspek teknis. Analisis SWOT menunjukkan perusahaan berada pada kuadran V, Hold and Maintain, dan Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai prioritas terpenting adalah perbaikan sistem produksi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mengatasi persaingan dalam kualitas produk maupun persaingan dalam wilayah pemasaran produk. Kata Kunci: Chemical Laundry, BMC, SWOT 
PENINGKATAN KINERJA ACCOUNT OFFICER PADA INDUSTRI MODERN PERBANKAN MENGGUNAKAN TEORI X&Y DARI DOUGLAS MCGREGOR Andono, Bimo
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 17, No 1 (2023): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia industri modern saat ini yang sangat pesat, menuntut semua lini perusahaan untuk tampil pada level yang tinggi guna mempertahankan eksistensinya dan memenangkan persaingan dalam kancah industri global yang semakin ketat. Tujuan perusahaan adalah untuk menciptakan keuntungan setinggi mungkin dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam perusahaan. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan membutuhkan pencapaian kinerja yang tinggi. Hal ini dapat diwujudkan oleh perusahaan yang didukung oleh karyawan yang berprestasi pula, karena hanya dengan memiliki motivasi kerja yang tinggi barulah karyawan mampu menghasilkan kinerja yang tinggi. Account Officer (AO) merupakan salah satu lini terdepan bank dalam menjalin hubungan dengan nasabah, namun pekerjaan menuntut mereka untuk menjadi manusia super, sehingga di sisi ini sangat dibutuhkan manajer yang memiliki kekuatan untuk memotivasi mereka agar target yang ditetapkan dapat tercapai. terlampaui yang pada akhirnya memberikan kinerja yang baik bagi kinerja Account Officer (AO) dari sudut pandang perusahaan dan meningkatkan keuntungan bagi perusahaan. Account Officer (AO) adalah tenaga pemasar yang bertugas menjual produk kredit Bank BRI kepada seluruh nasabah dan calon nasabah Bank BRI. Jumlah Account Officer (AO) minimal di setiap Kantor Cabang Bank BRI adalah 10 sampai dengan 15 orang yang terbagi dalam beberapa kriteria Account Officer (AO) seperti Commercial Account Officer (AO), Program Account Officer (AO) dan Consumer Account Perwira (AO). Account Officer (AO) merupakan salah satu lini terdepan bank dalam menjalin hubungan dengan nasabah, namun pekerjaan menuntut mereka untuk menjadi manusia super, sehingga di sisi ini sangat dibutuhkan manajer yang memiliki kekuatan untuk memotivasi mereka agar target yang ditetapkan dapat tercapai. terlampaui yang pada akhirnya memberikan kinerja yang baik bagi kinerja Account Officer (AO) dari sudut pandang perusahaan dan meningkatkan keuntungan bagi perusahaan. Kata kunci: Account Officer, perusahaan, moderen, industri
RENCANA SUMBER DAYA MANUSIA RMCR MINERALS CONSULTING - SURVEYOR TAMBANG NIKEL BERBASIS DIGITAL Fadillah, M Robbi; Negoro, Dimas Angga; Aditianata, Aditianata
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 17, No 1 (2023): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bijih nikel adalah salah satu sumber daya alam yang saat ini menjadi perhatian dunia. Menurut Indonesia.go.id, Indonesia mengekspor nikel senilai US$1,7 miliar pada 2019, atau 37,2 persen dari total ekspor dunia. Bahkan berdasarkan informasi tersebut, Indonesia adalah raja nikel dunia. Dengan meningkatnya produksi pemegang IUP, kebutuhan untuk menguji bahan yang ada sangat besar. Tentu saja, pengujian komponen dari beberapa mineral ini penting, jika bukan yang paling penting, bagi perusahaan pertambangan. Dan inspeksi harus dilakukan oleh otoritas kontrol inspeksi. Dengan menguji bahan baku tersebut, diperoleh informasi yang berbeda tentang perbedaan kinerja bahan mineral yang ditambang. Pengujian bahan baku ini dilakukan oleh beberapa fasilitas pengujian yang ada dan reputasinya ditentukan oleh pemerintah. RMCR Minerals Consulting akan dibentuk sebagai badan survei. Namun dibutuhkan perencanaan SDM yang matang. Hasil penelitian ini adalah RMCR Minerals Consulting merupakan perusahaan penyedia surveyor tambang yang memiliki flowchart untuk merencanakan sumber daya manusianya mulai dari merumuskan tujuan dan sasaran sumber daya manusia, budaya dan nilai perusahaan, struktur organisasi, perencanaan sumber daya manusia, serta anggaran biaya perencanaan sumber daya manusia. Kata Kunci : Tambang, nikel, perencanaan, SDM.
PENGUKURAN DAN UPAYA PENINGKATAN NILAI OEE MESIN SMC 2000 DST DI PT. XYZ DENGAN METODE PDCA Amperajaya, M. Derajat; Murdopo, Ragil; Erni, Nofi; Rachman, Taufiqur
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 17, No 1 (2023): INOVISI : JURNAL TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi botol plastik kemasan. Setiap bulan perusahaan  memproduksi jutaan botol plastik kemasan dengan berbagai bentuk dan warna. Permasalahan yang masih terjadi saat ini adalah ketidak-efektifan kinerja mesin. Perusahaan ini sudah mengimplementasikan Overall Equipment Effectivness, akan tetapi masih sebatas penyajian data saja. Seperti capaian rata rata nilai OEE di tahun 2017 dan 2018 adalah 69.40% yang merupakan nilai OEE dari 10 mesin Extrusion blow molding. Dari 10 mesin tersebut terdapat mesin SMC 2000 DST 3 yang mencapai nilai OEE nya paling rendah di antara yang lainnya, yaitu 57.95%. Di lakukan perhitungan OEE untuk Januari 2019 sampai November  2019  pada mesin SMC 2000 DST 3 dan hasilnya  nilai OEE nya adalah 59.70%. penyebab tidak idealnya nilai OEE mesin SMC 2000 DST 3 ini karena speed reduce lossess. Kemudian di lakukan analisis sebab akibat untuk mengetahui penyebab speed reduce lossess. Melalui brainstorming dengan para pihak terkait, dapat diperoleh potensi akar masalahnya dengan menggunakan Fishbone Diagram. Di ketahui 8 penyebab dari 4 faktor mesin , material , manusia dan metode. Selanjutnya di buat matrix critical to quality untuk menentukan rangking permasalahan. Didapatkanlah permasalahan paling dominan yaitu pendingin cetakan tidak bekerja maksimal karena diameter saluran berkurang tertutup kerak. Untuk itu di susunlah upaya perbaikan dan implementasinya menggunakan metode PDCA dengan mempertimbangkan jadwal produksi perusahaan. Dengan perhitungan diameter saluran telah dibersihkan dan telah kembali ke ukuran semula, maka cetakan tidak lagi mudah panas sehingga speed reduce losses dapat diturunkan dari 27,6% menjadi 6,92% Kata kunci : Overall Equipment Effectivness, Speed Reduce Lossess, Brainstorming, Fishbone Diagram,  PDCA , Critical to Quality.