cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/inovisi/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovisi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 02169673     EISSN : -     DOI : -
INOVISI Jurnal Teknk Industri published by Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. This journal is an open access, peer-reviewed, this journal dedicated to the publication of research in all aspects of regional dan urban planning scopes. Jurnal INOVISI is published two times a year and accepts original research articles featuring well-designed studies with clearly analyzed and logically interpreted results.
Articles 164 Documents
REVOLUSI INDUSTRI 4.0 TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA Zaimah, Fina
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan lini usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya. Namun pada saat yang sama ada pula lini usaha yang terancam, profesi dan lapangan kerja yang tergantikan oleh mesin kecerdasan buatan dan robot. Revolusi digital dan era disrupsi teknologi adalah istilah lain dari industri 4.0. Manusia bahkan akan hidup dalam ketidakpastian (uncertainty) global, oleh karena itu manusia harus memiliki kemampuan untuk memprediksi masa depan yang berubah sangat cepat. Tiap negara harus merespon perubahan tersebut secara terintegrasi dan komprehensif. Respon tersebut dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan politik global, mulai dari sektor publik, swasta, akademisi, hingga masyarakat sipil sehingga tantangan industri 4.0 dapat dikelola menjadi peluang. Revolusi industri berjalan dengan dilandasi revolusi mental dimana dalam paradigma ini terdapat perubahan besar dalam struktur mental yang terbangun atas tiga hal yaitu cara berpikir, meyakini dan cara bersikap. Revolusi mental diimbangi dengan sistem pendidikan dan peningkatan potensi diri melalui pelatihan untuk menyikapi era globalisasi yang berwatak revolusi industri 4.0 dimana dalam era ini diperlukan literasi baru dengan menggunakan analisa data secara menyeluruh serta membuat konklusi agar terkait dengan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreatif dan inovatif.
IMPLEMENTASI DESAIN EKSPERIMEN DARI FAKTOR VITAL PENYEBAB TERJADINYA CACAT PINHOLE PADA BELT DRIVE VARIABLE SPEED DI PT. BANDO INDONESIA khamaludin, khamaludin
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 17, No 2 (2023): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Bando Indonesia merupakan salah satu produsen belt drive variable speed yang telah beroperasi lebih dari 20 tahun. Perusahaan ini selalu komitmen untuk menjaga kualitas produknya dalam memenuhi kepuasan pelanggan. Peningkatan kualitas yang dilakukan adalah dengan menanggulangi terjadinya produk cacat. Jenis cacat pada belt drive variable speed yang paling banyak terjadi selama tahun 2014 adalah cacat pinhole. Upaya penanggulangan yang terjadi adalah pada faktor metode, material dan mesin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menetapkan kondisi ideal pada faktor metode, material dan mesin dengan Design of Experiment (DOE) sebagai salah satu  tahapan improve pada metode peningkatan kualitas Six Sigma DMAIC untuk meminimalkan terjadinya cacat pinhole. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Six Sigma DMAIC melalui tahapan improve dan control. Adapun untuk analisa datanya menggunakan perangkat lunak minitab 16. Hasil penelitian menetapkan bahwa kondisi ideal untuk menanggulangi terjadinya cacat pinhole pada belt drive variable speed yaitu melakukan penekanan menggunakan handroll sebanyak 2 kali pada sambungan UCR, material UCR yang digunakan maksimal 2 hari dari tanggal proses dan kekerasan stecher roll mesin building adalah 60 oshore A.                      Kata Kunci : Cacat Produk, DMAIC, DOE, Minitab, Six Sigma
USULAN PERBAIKAN KUALITAS KOMPONEN INNER RING BEARING TIPE BB1 – 0885D 6201 DENGAN METODE DMAIC DI PT SKF INDONESIA Amperajaya, M. Derajat; Hartanto, Antonius Ferdie; Nofierni, Nofierni; Rasjidin, Roesfiansjah
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. SKF Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pembuatan dan perakitan komponen permesinan yaitu bearing. Aspek kualitas merupakan salah satu jaminan yang harus diberikan dan dipenuhi oleh perusahaan kepada pelanggan. Kualitas adalah salah satu alasan utama pelanggan dalam memilih produk. Oleh karena itu, kehandalan bearing sangat diperlukan untuk mendukung kinerja antar komponen permesinan. Berdasarkan data yang di peroleh pada saat penelitian masih banyak ditemukannya produk cacat yang dihasilkan oleh PT. SKF Indonesia tentunya hal tersebut mengakibatkan kerugian bagi perusahaan diakarenakan tinggnya persentase Not Good (NG) sebesar Oleh karena itu, perusahaan perlu melakukan tindakan perbaikan untuk mengendalikan dan meminimalisir tingkat cacat. Dalam melakukan tindakan perbaikan maka digunakan metode DMAIC dan FMEA sebagai usulan perbaikan yang dapat membawa perusahaan berada pada tingkat produk cacat terendah. Tahapan yang dilakukan untuk memperbaiki permasalahan tersebut yaitu dengan menentukan sumber masalah terbesar, melakukan pengukuran, menganalisa permasalahan untuk memperoleh rencana penanggulangan sebagai dasar perbaikan yang dapat dilakukan.  
USULAN PERBAIKAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI DEFECT PRODUK SODIUM LAURYL SULFATE (SLS) MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) Di PT XYZ Busman, Adhitya Persada
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada rasio produk Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang mengalami reject terhadap total keseluruhan produksi di PT XYZ yang masih melebihi target yakni 2,13% dibandingkan target perusahaan 2,00%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi penyebab utama cacat yang paling sering ditemui selama proses produksi. Berdasarkan data yang diperoleh diketahui 8 jenis reject yakni yakni Defect pH low, pH High, Water Content, Big Diameter, Small Diameter, Many Dust, Unsulfated Matter dan Packaging. Berdasarkan analisis Pareto diketahui reject paling banyak terjadi yakni reject “Many Dust” dengan porsi 48% dari total keseluruhan reject. Banyaknya faktor penyebab pada Fishbone Diagram, diperlukan pembatasan pembahasan pada faktor yang paling dominan menggunakan penilaian bobot CTQ . Diketahui bahwa dari delapan faktor penyebab cacat Many Dust yang ditemukan di diagram Fishbone, dipilih tiga faktor dengan nilai bobot Critical to Quality (CTQ) tertinggi yakni 1) Suhu HSM yang tidak stabil dan tidak sesuai Setting Value (SV) akibat belum adanya prosedur pembersihan pada fasilitas HW Line. 2) Daya hisap Blower bawah pada proses Cooling yang rendah karena bak penampungan yang penuh 3) Vibrator Screen yang tersumbat. Analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) menunjukkan bahwa ketidakstabilan suhu HSM memiliki Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 180, disebabkan oleh tersumbatnya jalur Hot Water (HW). Sebagai solusi, diusulkan prosedur pembersihan kimia (chemical cleaning) untuk membersihkan jalur HW, yang diadaptasi dari sister company di Thailand. Prosedur ini meliputi tahap flushing, sirkulasi larutan alkali dan asam, serta flushing akhir untuk memastikan tidak ada residu kimia yang tersisa, sehingga diharapkan dapat mengurangi persentase produk cacat dan meningkatkan stabilitas proses produksi SLS di PT XYZ.
Penerapan Ergonomi dan Antropometri dalam Pengembangan Troli Multifungsi untuk Meningkatkan Efisiensi dan Keselamatan Kerja Alwan, Rosmalia Nur
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan penerapan ergonomi dan antropometri dalam desain produk guna meningkatkan kenyamanan, efisiensi kerja, serta keselamatan pekerja dalam lingkungan industri. Ergonomi berperan dalam menciptakan kondisi kerja yang lebih aman dan nyaman dengan mengurangi risiko cedera akibat postur yang tidak sesuai, sementara antropometri digunakan untuk memastikan bahwa desain produk selaras dengan karakteristik fisik pengguna. Selain itu, konsep Bill of Material (BOM) diterapkan untuk mengidentifikasi kebutuhan material secara sistematis, sehingga produksi dapat berjalan lebih efisien dengan pengelolaan bahan baku yang optimal dan meminimalkan pemborosan. Sementara itu, Operational Process Chart (OPC) digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis alur kerja produksi, membantu dalam penyusunan strategi manufaktur yang lebih efektif dengan mengoptimalkan waktu, tenaga, serta penggunaan alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ergonomi, antropometri, BOM, dan OPC memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan produktivitas, mengurangi kelelahan kerja, serta memastikan kualitas produk yang lebih baik. Dengan pendekatan sistematis ini, perusahaan dapat mengoptimalkan proses produksi, menekan biaya operasional, serta meningkatkan daya saing industri. Oleh karena itu, penerapan ergonomi dan antropometri dalam desain produk, yang didukung dengan BOM dan OPC, sangat dianjurkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien, nyaman, dan berkelanjutan. 
USULAN PENGURANGAN JUMLAH DEFECT PRODUK BOX KEMASAN MAKANAN RINGAN “A” MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FMEA DI PT XYZ Angelina Halim, Yuli
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 2 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi karton box atau packaging. Box Kemasan Makanan Ringan “A” merupakan produk yang memiliki tingkat persentase defect sebesar 4.19% dari batas toleransi perusahaan yaitu sebesar 3%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis defect yang paling dominan, mengidentifikasi penyebab terjadinya defect dominan, dan memberikan usulan perbaikan untuk mengurangi jumlah defect. Analisis menggunakan Seven Tools untuk mengidentifikasi defect yang paling dominan, yaitu defect cetak, dengan persentase sebesar 75% dari total defect. Dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diperoleh nilai RPN tertinggi sebesar 294 untuk faktor mesin. Hasil penelitian yang menjadi usulan perbaikan kualitas yang diberikan adalah melakukan pemeriksaan hasil cetak secara berkala agar kualitas hasil cetak optimal, dilakukan pembersihan pada plat jika menemukan hasil cetak yang terdapat bercak, mengawasi serta memastikan komponen mesin dibersihkan secara detail dan teliti, dibuat daftar checklist pembersihan mesin harian, meningkatkan kemampuan operator dalam memeriksa hasil cetakan dengan didampingi oleh kepala bagian produksi, memastikan agar operator mengganti lampu yang redup/mati pada ruang produksi, menambahkan lampu yang lebih terang pada meja inspeksi.
USULAN PERANCANGAN FASILITAS LANTAI PRODUKSI DI CV PUTRA MAS DENGAN PENDEKATAN LINE BALANCING DAN SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING Kamilah, Siti Hilma Nahdliyatul
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 1 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas produksi yang optimal berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas suatu perusahaan manufaktur. CV Putra Mas, sebuah UMKM yang memproduksi kursi susun futura, menghadapi tantangan dalam meningkatkan keseimbangan lini produksi serta mengoptimalkan tata letak fasilitas guna mengurangi pemborosan dalam pergerakan material dan waktu tunggu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang fasilitas lantai produksi dengan pendekatan Line Balancing dan Systematic Layout Planning (SLP). Analisis Line Balancing dilakukan dengan menggunakan empat metode, yaitu Ranked Positional Weight (RPW), Mirror RPW, J-Wagon, dan Largest Candidate Rule (LCR). Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode RPW dan Mirror RPW menghasilkan line efficiency sebesar 82% dan smoothing index sebesar 3,28, yang merupakan hasil terbaik di antara metode lainnya. Selain itu, pendekatan SLP digunakan untuk merancang ulang tata letak fasilitas berdasarkan jumlah mesin, luas lantai produksi, luas gudang, serta sistem material handling yang digunakan, tanpa mempertimbangkan skala kedekatan antar area kerja. Dari hasil perhitungan, luas gudang bahan baku yang dibutuhkan adalah 20,16 m², sementara luas gudang barang jadi adalah 13,44 m². Perancangan ulang tata letak ini divisualisasikan dalam bentuk maket lantai produksi dengan skala 1:50, yang menggambarkan distribusi area kerja dan aliran material berdasarkan hasil line balancing. Dengan implementasi rancangan fasilitas ini, diharapkan CV Putra Mas dapat mengurangi pemborosan dalam aliran produksi, meningkatkan keseimbangan lini kerja, serta mengoptimalkan penggunaan ruang di lantai produksi, sehingga meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan secara keseluruhan.
MEMBENTUK PERGURUAN TINGGI SWASTA SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJAR MELALUI PENGUKURAN EFISIENSI KEPEMIMPINAN DAN KOMITMEN MANAJEMEN Rachman, Taufiqur; Suwandi, Arief; Anindita, Rina
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 2 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membentuk organisasi pembelajar di Universitas Esa Unggul dengan mengukur tingkat efisiensi kepemimpinan dan komitmen manajemen menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Metode purposive sampling digunakan untuk pengambilan sampel, dimana responden ditentukan dengan kriteria tertentu. Kuesioner dikembangkan dari berbagai studi literatur dan terdapat 11 konstruk yang mengukur kepemimpinan, komitmen manajemen dan organisasi pembelajar dengan ukuran indikator dari total kriteria sebanyak 96. Kuesioner menggunakan ukuran 5 skala likert untuk mengukur persepsi staf akademik terhadap organisasi pembelajar pada perguruan tinggi. Selanjutnya hasil persepsi dari kuesioner akan dihitung nilai efisiensi dengan menggunakan metode DEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen manajemen dan kepemimpinan akan memberikan dampak kepada Universitas Esa Unggul sebagai sebuah organisasi pembelajar pada people level, namun hanya kepemimpinan yang paling menentukan pembentukan Universitas Esa Unggul sebagai sebuah organisasi pembelajar pada team level. Hasil pengukuran efisiensi, dari input kepemimpinan dan komitmen manajemen, menunjukkan bahwa Fakultas Desain Industri Kreatif dan Fakultas Teknik merupakan Fakultas yang paling efisien dalam mengelola kedua input sehingga terbentuk organisasi pembelajar pada people level di dua Fakultas tersebut, dan pada hasil analisis kedua menunjukkan bahwa Fakultas Hukum merupakan Fakultas yang paling efisien dalam mengelola kepemimpinan sehingga secara efisien dapat menjadi Fakultas yang merupakan organisasi pembelajar pada team level.
EVALUASI ERGONOMI PADA PENGOPERASIAN MESIN EKSTRUDER DI PT. XYZ UNTUK MENGURANGI RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS Hernata, Ananda Abdillah
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 2 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The operation of extruder machines in the cable industry shows the highest contribution to musculoskeletal disorders (MSDs) at PT. XYZ. Of the 93 cases in January–June 2025, 41 cases occurred in the extruder area. This study focused on an ergonomic evaluation of the IS-10 machine (shift 1) during April–July 2025 to map risks and formulate practical interventions. The methods used included REBA (Rapid Entire Body Assessment), NBM (Nordic Body Map), and RWL (Recommended Weight Limit). Data were collected through observation, posture documentation, short interviews, and NBM questionnaires. The results showed that most activities were at a moderate to high risk level, with the peak risk in the material lifting process (process 7) and the highest final REBA score reaching 10 in the second worker. MSD complaints based on the NBM of the second worker were the highest. The RWL assessment showed a Lifting Index (LI) of 3.1—exceeding the safe threshold—which indicates that manual material handling work has a significant risk of injury. Recommendations: (1) preparation of ergonomic SOPs, (2) procurement of lifting aids, and (3) work posture training. These interventions are expected to reduce the risk of MSDs and increase comfort and work productivity.
USULAN PERBAIKAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI PRODUK CACAT PADA PROSES PRODUKSI KECAP MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI PT.XYZ Rahayu, Anggun
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 19, No 2 (2025): Jurnal Inovisi Teknik Industri
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian kualitas proses untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan, sehingga penting bagi perusahaan untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas produk agar dapat meningkatkan kualitas produk secara optimal. Penelitian pada PT XYZ yang memproduksi Kecap mengalami reject terhadap total keseluruhan produksi melebihi target yakni 0,66% dibandingkan target perusahaan 0,50%.Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dan mengatasi penyebab utama cacat yang paling sering ditemui selama proses produksi. Berdasarkan data yang diperoleh diketahui total reject terbesar terdapat pada jenis reject Organoleptik yakni sebanyak 78.600 kg, kemudian jenis reject terbesar selanjutnya adalah reject gosong sebanyak 58.800 kg, selanjutnya jenis reject kontaminasi sebanyak 56.815 kg, dan terakhir ada pada jenis reject divert sebanyak 50.560 kg. Berdasarkan Diagram Pareto diketahui bahwa jenis reject tertinggi yakni reject Organoleptik berkontribusi sebesar 32% dari total keseluruhan defect. Banyaknya faktor penyebab pada Fishbone Diagram, diperlukan pembatasan pembahasan pada faktor yang paling dominan menggunakan penilaian bobot CTQ. Diketahui faktor-faktor penyebab dengan nilai CTQ tertinggi yakni 1) Steam error akibat dari gasketnya yang sudah terkikis akibat dari pemakaian 2) Agitator yang mengalami error berupa trip yang diakibatkan oleh roda gigi yang sudah aus/patah 3) Belum adanya standar operasional resmi untuk pengoperasian Steam. Analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) menunjukkan bahwa Steam yang error akibat gasket yang sudah terkikis memiliki Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 216. Sebagai solusi, diusulkan mengganti gasket karet EPDM dengan gasket berbahan PTFE (Polytetrafluoroethylene). PTFE memiliki beberapa keunggulan dibandingkan gasket karet EPDM seperti ketahanan terhadap suhu tinggi, ketahanan terhadap korosi, ketahanan terhadap tekanan tinggi serta memiliki daya tahan yang lebih lama.