cover
Contact Name
Harry Noviardi
Contact Email
harry.noviardi@gmail.com
Phone
+622518323819
Journal Mail Official
lppm@sttif.ac.id
Editorial Address
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI DAN FARMASI BOGOR, Jl. Kumbang No. 23, Bogor, Jawa Barat, Indonesia, 16151
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Farmapedia
ISSN : 30263530     EISSN : 31092756     DOI : https://doi.org/10.47219
Core Subject : Health,
Kategori yang termasuk dalam bidang jurnal ini adalah pelayanan kefarmasian, dan kesehatan. Selain itu pemanfaatan teknologi farmasi, Manajemen Farmasi, serta Farmakoekonomi.
Articles 33 Documents
EVALUASI DEAD STOCK OBAT OVER THE COUNTER (OTC) DI APOTEK KIMIA FARMA 595 TAJUR BARU BOGOR Neili Apolina; Yuanna Yusuf
Jurnal Farmapedia (Pharmapedia Journal) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Farmapedia
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/jfp.v3i1.64

Abstract

Pengendalian persediaan obat yang tidak optimal dapat menyebabkan terjadinya dead stock yang merugikan apotek secara finansial dan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi gambaran pengeluaran obat OTC, mengidentifikasi obat yang mengalami dead stock, serta menganalisis faktor penyebabnya di Apotek Kimia Farma 595 Tajur Baru Bogor periode Oktober-Desember 2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan teknik total sampling terhadap 617 item obat OTC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28,64% obat OTC mengalami dead stock tanpa pengeluaran selama tiga bulan berturut-turut. Faktor penyebab utama meliputi program perusahaan (29%), dropping antar outlet (27%), ketidaksesuaian kebutuhan pelanggan (16%), obat tidak laku (16%), expired (8%), glikol (3%), dan kerusakan fisik (2%). Permasalahan ini mengindikasikan kurangnya optimalisasi sistem pengendalian persediaan, terutama dalam perencanaan pengadaan dan distribusi obat yang tidak sesuai kebutuhan aktual apotek, sehingga diperlukan perbaikan sistem monitoring dan evaluasi berkala.
KESESUAIAN SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK AN-NUR FARMA KABUPATEN BOGOR Euis Pujasari Hardjadipura; Wanda Fauziah Santi; Nur Apriani Kartini
Jurnal Farmapedia (Pharmapedia Journal) Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Farmapedia
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/jfp.v4i1.65

Abstract

Penyimpanan obat yang tepat sangat penting untuk menjaga mutu dan stabilitas obat hingga sampai ke tangan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sistem penyimpanan obat di Apotek An-Nur Farma berdasarkan pedoman Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB). Penelitian ini menggunakan metode penyimpanan deskriptif observasional, dengan data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara pada bulan April 2025. Hasil penelitian dalam bentuk kuantitatif menunjukkan bahwa sebagian besar aspek penyimpanan obat telah sesuai dengan standar CDOB, seperti pengelompokan obat berdasarkan bentuk sediaan dan alfabet, pemisahan obat keras, serta pemantauan suhu ruangan menggunakan log sheet. Namun, ditemukan bahwa pencatatan pengeluaran obat pada kartu stok belum dilakukan secara konsisten. Secara keseluruhan, sistem penyimpanan obat di Apotek An-Nur Farma tergolong baik, meskipun diperlukan perbaikan dalam aspek pencatatan untuk meningkatkan ketepatan dan efisiensi pengelolaan obat.
POTENSI PEMANFAATAN KULIT KEDELAI SEBAGAI PRODUK BERNILAI TAMBAH: TINJAUAN UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (Studi Review) Nurma Angeliani Komalasari; Esa Nylidia
Jurnal Farmapedia (Pharmapedia Journal) Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Farmapedia
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/jfp.v4i1.66

Abstract

Kulit kedelai merupakan hasil samping pemisahan kulit biji dalam pengolahan kedelai yang masih sering diperlakukan sebagai residu bernilai rendah. Padahal, bahan ini kaya serat pangan, mengandung protein, mineral, pektin, selulosa, hemiselulosa, dan senyawa fenolik yang dapat dikembangkan menjadi pangan berserat, pakan, bahan fermentasi, adsorben, biochar, maupun bahan baku bioproduk. Artikel ini bertujuan memetakan bukti ilmiah mengenai karakteristik kulit kedelai, pilihan produk bernilai tambah yang layak untuk skala masyarakat, prasyarat keamanan dan mutu, serta merumuskan kerangka pemberdayaan berbasis ekonomi sirkular. Tinjauan terarah dilakukan terhadap publikasi tahun 2015–2026 yang ditelusuri melalui Google Scholar, PubMed/PMC, DOAJ, Garuda, Crossref, dan situs penerbit terbuka menggunakan kombinasi kata kunci Indonesia dan Inggris. Literatur diseleksi berdasarkan relevansi bahan, kejelasan metode, keterhubungan dengan pengolahan atau pemberdayaan, dan ketersediaan teks lengkap. Sintesis menunjukkan bahwa produk berteknologi rendah hingga menengah—tepung komposit, abon atau nugget, pakan fermentasi, kompos, dan adsorben sederhana—lebih sesuai sebagai pintu masuk pemberdayaan dibanding ekstraksi senyawa murni atau biorefineri. Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh komposisi bahan, tetapi juga kontinuitas pasokan, penanganan higienis, pengeringan, pengujian keamanan, penerimaan sensori, biaya proses, akses pasar, pembagian peran, dan pendampingan pascapelatihan. Model yang diusulkan terdiri atas pemetaan residu, seleksi produk bersama mitra, standardisasi proses, uji kelayakan minimum, produksi percontohan, penguatan usaha, dan evaluasi dampak. Bukti yang tersedia mendukung kulit kedelai sebagai sumber daya lokal potensial, tetapi klaim kesehatan dan peningkatan pendapatan harus dibuktikan melalui pengujian produk serta evaluasi lapangan yang memadai.

Page 4 of 4 | Total Record : 33