cover
Contact Name
Aditiameri
Contact Email
aditiameri65@yahoo.co.id
Phone
+6287804075290
Journal Mail Official
agrisia@borobudur.ac.id
Editorial Address
Gedung B Lantai 2 Fakultas Pertanian Universitas Borobudur Jl. Laksamana Malahayati No. 1 Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Published by Universitas Borobudur
ISSN : -     EISSN : 26213443     DOI : https://doi.org/10.37721/agrisia.v17i1
Ruang lingkup jurnal ini mencakup berbagai aspek Pertanian, mulai dari Agroteknologi dan Agribisnis Agroteknologi: Agronomi, Ilmu Tanah, Pemuliaan Tanaman, Hama Penyakit Tanaman, Teknologi Pertanian dan Lingkungan Hidup, Hortikultura, Agroklimatologi, Proteksi Tanaman, Bioteknologi Pertanian, Paska Panen, Pertanian Berkelanjutan, Ekologi Pertanian, Inovasi Teknologi, serta Pengembangan Sistem Pertanian Modern. Agribisnis: Sosial Ekonomi Pertanian, Pemasaran, Manajemen Pertanian, Ekonomi Pertanian.
Articles 77 Documents
PERBANDINGAN DESKRIPTIF KONSEPSIONAL BENIH KONVENSIONAL DENGAN BENIH ARTIFISIAL Darwati Susilastuti
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 3 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui rekayasa genetik dan bioteknologi lainnya, keterbatasan teknik pemuliaan kovensional secara bertahap diharapkan dapat di atasi. Konsep manipulasi genetik secara langsung pada embrio melalui embriogenesis somatik menawarkan potensi untuk memproduksi benih super pada beberapa jenis tanaman. Namun, kesulitan teknis seperti menginduksi dormansi dan teknik enkapsulasi yang optimum untuk memungkinkan penanganan benih secara normal/konvensional perlu dikembangkan. Kendala lain adalah biaya yang masih tinggi untuk memproduksi benih artifisial. Dengan kemajuan teknologi, bidang teknologi benih harus dapat menciptakan kriteria-kriteria baru yang baku guna penilaian mutu benih yang dihasilkan oleh teknologi tersebut. Dengan demikian kepentingan petani tidak terabaikan, bahkan kemajuan itu semua adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku primer yaitu petani.
ANALISIS PENGUJIAN PUPUK AN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) DENGAN METODE DEMONTRASI PLOT DIKECAMATAN LONG IRAM KABUPATEN KUTAI BARAT Maspur Makhmudi, Pardani, dan Chifayah Astuti
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 3 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dengan judul ”Analisis Pengujian Pupuk An-Organik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill)bertujuan untuk mengetahui Sejauhmana tingkat pemberian dosis pemupukan dengan pupuk an -organik mutiara dan green tonic dapat direspon terhadap pertumbuhan tinggi tanaman tomat (Lycopersicum esculentumMill )varietas monica sesuai fase waktu 4 minggu dan 8 minggu. Penelitian ini menggunakan Metode Penyuluhan Pertanian Demonstrasi Plot yang dilaksanakan di Kecamatan Long Iram Kabupaten Kutai Barat. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini bersumber dari studi kepustakaan di perpustakaan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor. Adapun pelaksanaan pengujian pupuk an-organik terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Lycopersicum esculentumMill) dengan model demonstrasi plot selama 1,5 bulan. Pengujian dilaksanakan dengan model demonstrasi plot menggunakan percobaan faktorial 3 x 3 yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor 2 perlakuan yaitu Faktor dosis pupuk an organik Mutiara (M) dan Faktor konsentrasi pupuk daun Green Tonik (G). Keywords: empowerment, networking, managerial ability
RESPON PEMBERIAN MACAM PUPUK ORGANIK DAN DOSIS PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L) Aditiameri Aditiameri
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 3 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Macam Pupuk Organik Dan Dosis Pupuk Daun Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Penelitian ini dilaksanakandi lahan petani di Desa Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang dimulai bulan Oktober sampai bulan Desember 2014. Penelitian ini menggunakan Split plot yang terdiri dari petak utama dan anak petak. Petak utama berupa macam pupuk organik terdiri dari pukan kambing dosis 200 g/tanaman; pukan ayan dosis 200 g/tan; kompos dosis 200 g/tanaman. Anak petak berupa dosis aplikasi pupuk daun yaitu : 0 ccl ( ayor ), 0,5 cc/l ; 1 cc/l. . Jumlah ulangan 3 kali untuk setiap perlakuan.Analisis data yang digunakan adalah Analisis Ragam (Anova) kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Tange Test (DMRT) pada taraf α = 0,05 Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara macam pupuk organik dan dosis pupuk daun pada semua parameter yang diamati. Akan tetapi pemberian pupuk organik pukan ayam memberikan hasil tertinggi pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun dan hasil bersih panen (bobot per tanaman), disusul oleh pemberian pukan sapid an kompos. Sedangkan pada pemberian pupuk daun dengan berbagai dosis pada tanaman pakcoy ternyata tidak memberikan efek. Kemungkinan karena pemberian dilakukan saat yang tidak tepat yaitu saat musim penghujan Kata Kunci: Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy, Pupuk Organik, Pupuk Daun.
PENGGUNAAN BERBAGAI PUPUK ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DALAM UPAYA BUDIDAYA SEHAT TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Nikmah Nikmah
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 3 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan budidaya bawang merah oleh petani yaitu pengaplikasian pupuk anorganik yang berlebih untuk meningkatkan produksi. Solusi untuk mengatasi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk anorganik yaitu dengan memberikan pupuk organik. Pupuk organik mempunyai manfaat untuk meningkatkan jumlah air yang dapat ditahan di dalam tanah dan jumlah air yang tersedia bagi tanaman serta sebagai sumber energi bagi jasad mikro dan tanpa adanya pupuk organik semua kegiatan biokimia akan terhenti (Nizar, 2011). Penelitian ini dilakukan melalui kajian pustaka dari beberapa hasil penelitian bawang merah yang menggunakan pupuk organik dan anorganik. Data yang dikumpulkan adalah parameter pertumbuhan dan produksi bawang merah, yakni tinggi tanaman, jumlah anakan dan dan produksi. Dari data yang diperoleh kemudian dibandingkan dan dirangkum dalam suatu kesimpulan. Dari hasil kajian penelitian bawang merah dengan menggunakan bahan organik, terlihat bahwa pertumbuhan awal tanaman lebih lambat dibandingkan dengan tanpa pemupukan ataupun dengan pupuk organik saja. Namun pada hasil akhir, produksi bawang merah berbeda nyata dibanding tanpa penggunaan pupuk organik, yaitu diperoleh hasil berat kering yang lebih tinggi. Pada tanah miskin hara penggunaan bahan anorganik separoh dosisi anjuran ditambah bahan organik dapat meningkatkan produksi dibanding penggunaan pupuk anorganik saja atau pupuk organik saja Kata Kunci: Bawang Merah, Pupuk Organik, Hasil Produksi
PENGETAHUAN TRADISIONAL, MODAL SOSIAL, DAN INDIGENOUS KNOWLEDGE TERHADAP KEHIDUPAN TRADISIONAL ( STUDI KASUS PADA SOSIOLOGIS DESKRIPTIF SUKU BADUY) Affendi Anwar
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 3 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suku Baduy merupakan suku yang mengasingkan diri dan bertempat tinggal di hutan alam masih belantara dekat hulu sungai Ciujung dan Cisimeut. Mereka memisahkan diri dari lingkungan masyarakat luar serta taat dan patuh terhadap hukum adat menurut amanat leluhurnya (Karuhun), dibawah pimpinan kepala adat yang disebut Puun. Hukum adat mampu mengatur kehidupan yang rukun dan sejahtera serta menyesuaikan diri dengan alam lingkungannya dan relatif jujur dari orang modern. Suku Baduy hidup mandiri dan punya harga diri yang tinggi dan tidak mengharapkan bantuan dari pihak luar, karena mereka memiliki pengetahuan (indigenous knowledge) yang mendalam dalam pengelolaan sumber daya alam yang menjamin keberlanjutannya dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan eksternal sehingga tetap survive dengan kondisi baru tersebut. Pembangunan pada suku Baduy harus melibatkan Puun dan sesuai dengan indigenous knowledge mereka, sehingga masyarakat mau berpartisipasi aktif karena mereka percaya program pembangunan itu sesuai dengan tata nilai apa yang mereka yakini, percayai, inginkan dan diharapkan. Disinilah peranan masyarakat harus dikembangkan, terutama kelembagaan (institusi) yang ada dalam masyarakat, dalam proses pembangunan. Bentuk kelembagaan masyarakat yang dapat meningkatkan partisipasi aktif masyakat dalam proses pembangunan ( pemanfaatan sumber daya alam) adalah pengakuan terhadap kelembagaan hak hak ulayat. Untuk mencapai tingkat efficiency, equity dan sustainability dalam pemanfaatan sumber daya alam, maka pemerintah harus mengakui dan mengukuhkan hak hak ulayat masyarakat komunal adat, berupa hak akses dan memanfaatkan sumber daya ( misalnya hak teritorial). Apalagi jika dijamin oleh undang undang, maka mereka mempunyai insentif untuk menjaga dan memanfaatkan sumber daya yang ada, tetapi juga menjaga kelestariannya melalui usaha konservasi. Dengan pengukuhhan hak hak ulayat juga akan timbul kekuatan politik baru dari orang Baduy yang lebih kokoh pada kelompok komunal Baduy melalui peningkatan bargaining position dari masyarakat komunal untuk tidak mudah diperdayakan pihak lain yang merugikan . Jika bargaining position mereka lemah, dengan melalui rekayasa oleh pihak luar hak mereka tidak diakui, maka mereka tidak berdaya jika pihak lain tersebut ( pemerintah atau pengusaha swasta) membuat pelanggaran atau perampasan hak hak mereka, Jika hal ini terjadi maka semua upaya pembangunan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat komunal akan sia sia dan tidak akan dapat mendorong insentif untuk kearah melalukan konservasi, dan membangun "institusi kontrol" masyarakat tidak akan terwujud.
PENGARUH BIAYA BEBERAPA JENIS PUPUK TERHADAP OPTIMASI PRODUKSI PADI SAWAH DI KABUPATEN BEKASI (Studi Kasus : Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi) Rinda Pradinata, Darwati Susilastuti, dan Sumihar M.L.Tobing
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 11 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya jenis pupuk (Urea, SP-36, ZA dan NPK Ponska) terhadap produksi padi sawah dan untuk mengetahui optimasi penggunaan pupuk (Urea, SP-36, ZA dan NPK Ponska) pada usaha tani padi sawah di daerah penelitian. Masalah petani di dalam usahatani padi sawah, lebih banyak dikarenakan ketidakmampuan petani dalam mengalokasikan input-input dengan sebaik-baiknya, sehingga hasil yang diperoleh kurang optimal. Oleh karena itu, dengan penelitian ini dapat dilihat sejauhmana alokasi penggunaan input produksi pada usahatani padi sawah. Penelitian ini dilakukan di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah Kabupaten bekasi yang ditentukan secara purposive dengan pertimbangan desa ini memiliki peluang untuk memaksimalkan produksinya. Sampel diambil secara Purposive StratifiedRandom Sampling sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukan biaya penggunaan pupuk Urea, SP-36, ZA dan NPK Ponska di daerah penelitian secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi padi sawah. Biaya penggunaan pupuk Urea dan pupuk SP-36 oleh petani padi sawah belum optimal, sedangkan penggunaan pupuk ZA dan pupuk NPK Ponska oleh petani padi sawah tidak optimal. Kata Kunci: Biaya, pupuk, usaha tani, produksi, optimasi
ANALISISIS KAPASITAS PENDAPATAN DAN PENGENDALIAN BIAYA (Studi Kasus: Taman Bunga Nusantara) Tungga Buana Diana
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 11 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui sumber-sumber pendapatan yang diperoleh Taman Bunga Nusantarauntuk meningkatkan pendapatannya,Menganalisis biaya - biaya yang berpengaruh dalam peningkatan pendapatan TBN dan menganalisis factor-faktor apa saja yang dapat dilaksanakan untuk pengendalian biaya di TBN. Dari hasil penelitian diketahui bahwa sumber pendapatan yang diperoleh oleh TBN berasal dari pendapatan tiket masuk, Pendapatan parkir dan pendapatan sewa peralatan. Dari ketiga sumber pendapatan tersebut, pendapatan tingkat memiliki kontribusi terbesar. Biaya operasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap total pendapatan Taman Bunga Nusantara dimana kenaikan pendapatan diikuti dengan kenaikan biaya operasional. Dalam operasionalnya TBN sering melakukan pengontrolan secara rutin terhadap tanaman-tanaman dan melakukan pemeliharaan dan perawatan tanaman secara cepat dan tepat sehingga mampu menekan biaya pemeliharaan. Keywords: Agrowisata Taman Bunga, Taman Bunga Nusantara
RANCANGAN PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK JAMBU BIJI MERAH BERBASIS WIRAKOPERASI PADA KUB HARAPAN SEJAHTERA ABADI Safira Fathin dan Lukman M. Baga
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 11 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guava is one type of fruit in Depok which can be the raw material processed into chips fruit industry.The purpose of this research was to study the role of cooperative entrepreneur in the business development plan of guava chips basedoncooperativeentrepreneur andas a tooltoobtainfinancingonthebusiness development plan in KUBHarapanSejahteraAbadi. The production and packaging process are using modern technology. Marketing of guava chips are to export market with target market for chips red guava is people in Singapore. The results of this research show that guava development plan of financial and non financial aspects can be said to deserve to be realized. Keywords: Business developmentplan, cooperativeentrepreneur, guava, guavachips.
PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) DENGAN INSEKTISIDA NABATI TANAMAN MINDI KECIL (Melia azedarac.L ) Husni dan Eddi Yatman
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 11 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Percobaan ini dilakukan untuk memperoleh takaran dosis insektisida nabati yang tepat bagi tanaman jarak pagar untuk menekan pertumbuhan hama dan penyakit, untuk menjaga agar pertumbuhan yang baik bagi tanama jarak pagar (Jatropha curcas. L), untuk mensosialisasikan insektisida nabati dari tanaman mindi kecil (Melia azedarac.L) kepada masyarakat petani. Percobaan ini dilakukan pada kebun percobaan Universitas Borobudur, Jakarta Timur Dalam percobaan tersebut, rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) pola factorial. Terdiri dari Sembilan perlakuan yang diulang 5 kali. Faktor pertama menggunakan dosis insektisida dari ekstrak daun mindi 1 kg + 10 gr sabun dengan volume air 20 liter untuk 1 ha. Faktor kedua menggunakan ekstrak daun mindi 1.5 kg + 10 gr sabun dengan volume air 20 liter untuk 1 ha, dan faktor ketiga menggunakan 2 kilogram ekstrak daun mindi + 20 gr sabun dengan volume air 20 liter untuk 1 ha. Cabang tanaman mindi kecil dengan diameter 1 cm, 1,5 cm dan 2 cm. Pengamatan dilakukan terhadap perhitungan presentasi kerusakan dari tanaman dengan pengukuran jumlah cabang, jumlah daun, bunga dan fisik tanaman, tanaman Jarak pagar yang diberikan insektisida alami dapat menjaga serangan hama dan penyakit. Hasil percobaan menunjukan bahwa pengaruh pemberian dengan dosis tertentu akan menekan kerusakan tanaman yang ditimbulkan oleh hama dan penyakit tersebut
PENGARUH TINGKAT KOMPOSISI MEDIA TANAM ZEOLIT DAN VERMIKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCHOY ( Brassica rapa L.) Adrianus Mance, Sunar, dan Yudi Sastro
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 11 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya sayuran Pakchoy saat ini umumnya masih menggunakan pupuk sintetik dengan dosis yang cukup tinggi yang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitar, belum berorientasi pada produk organik. Maka perlu dilakukan penelitian untuk mencari media tanam dan pupuk organik yang baik dan cocok untuk budidaya tanaman Pakchoy. Jenis media tanam zeolit alam yang di kombinasikan dengan vermikompos merupakan salah satu cara yang perlu dikembangkan untuk menghasilkan sayuran pakchoy organik yang ramah lingkungan dan menjamin ketersediaan akan sayuran yang sehat untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat yang bebas dari bahan kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi media tanam zeolit-vermikompos dan tanah-vermikompos pada budidaya pakchoyyang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sayuran pakchoy dalam pot.Penelitian ini dilaksanakan di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta pada Bulan Desember 2015 sampai februari 2016. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak lengkap 10 perlakuan kombinasi media yaitu i) zeolit-vermikompos 100:0, ii) zeolit-vermikompos 75:25, iii) zeolit-vermikompos 50:50, iv) zeolit-vermikompos 25:75, v) zeolit:vermikompos 0:100, vi) tanah-vermikompos 100:0, vii) tanah-vermikompos 75:25, viii) tanah-vermikompos 50:50, ix) tanah-vermikompos 25:75,x) tanah:vermikompos 0:100. Perlakuan diulang sebanyak lima kali dan setiap ulangan terdiri dari tiga tanaman uji sehingga terdapat 150 satuan pengamatan.Pengamatan dilakukan adalah Jumlah benih tumbuh,tinggi tanaman, Jumlah daun, bobot basah dan bobot kering tanaman. Pengamatan dilakukan pada 7 hst, 14 hst, 21 hst, 28 hst, 35 hst. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi media tanam berpengaruh nyata terhadap peubah pertumbuhan dan hasil pakchoy. Kombinasi media tanam zeolit-vermikompos 50:50 dan tanah-vermikompos 25-75 memberikan hasil terbaik pada peubah pertumbuhan dan hasil pakchoy. Peningkatan komposisi vermikompos pada media tanam, meningkatkan jumlah daun dan tinggi tanaman pakchoy tetapi tidak pada peubah berat segar dan berat kering tanaman. Penggunaan vermikompos lebih dari 75% pada media tanah atau lebih dari 50% pada media zeolit menurunkan berat segar dan berat kering pakchoy. Media zeolit yang dikombinasikan dengan vermikompos dapat menggantikan peran tanah sebagai media tanam dalam pot. Penggunaan vermikompos yang optimal adalah 75% pada media tanah dan 50% pada media zeolit. kata kunci :pakchoy,media tanam, vermikompos, zeoli