cover
Contact Name
Dr. Citra Ayu, M.Pd
Contact Email
citraayu1980@gmail.com
Phone
+6285130303009
Journal Mail Official
cetera@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Culture education and technology research
ISSN : -     EISSN : 3047941X     DOI : https://doi.org/10.31004/ctr
Core Subject : Education, Social,
Culture education and technology research (Cetera) adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Analisis SWOT Pada UKM “Tanggal Merah Coffe & Eatery" Boston Manurung; Syifa Azkia Khalisa; Ani Aulia Darma; Aflah Zakinov Irta
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 3 No. 3 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i3.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal serta merumuskan strategi pemasaran yang tepat bagi UKM Tanggal Merah Coffee & Eatery di Kota Bukittinggi melalui analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha dan pelanggan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama UKM Tanggal Merah Coffee & Eatery meliputi lokasi yang strategis, desain kafe yang menarik, harga yang terjangkau, pelayanan yang cepat, serta adanya fasilitas photobox dan live music sebagai daya tarik. Kelemahan yang ditemukan meliputi kurang optimalnya promosi dan branding, inovasi menu yang masih terbatas, jumlah karyawan yang sedikit, serta kendala akses menuju kafe pada waktu tertentu. Peluang yang dimiliki berasal dari meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk kopi, lokasi usaha yang strategis, serta peluang pengembangan inovasi menu. Sementara itu, ancaman yang dihadapi meliputi meningkatnya jumlah pesaing, perubahan tren konsumsi, dan tingginya sensitivitas konsumen terhadap harga. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang direkomendasikan adalah memperkuat promosi digital, mengembangkan inovasi produk, meningkatkan kualitas pelayanan, memanfaatkan keunggulan fasilitas sebagai diferensiasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mendukung keberlanjutan usaha Tanggal Merah Coffee & Eatery di tengah persaingan industri coffee shop yang semakin kompetitif.
Kontribusi Religiusitas Terhadap Resiliensi Psikologis Pada Masa Pandemi : Systematic Literature Review Gina Sonia; Anisa Fadilah
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 3 No. 3 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i3.249

Abstract

Dalam era modern, dunia semakin berkembang disertai dengan tantangan yang kompleks salah satunya yakni fenomena krisis kesehatan yang menggemparkan seluruh dunia, pandemi covid-19. Karenanya, untuk menghadapi permasalahan tersebut, individu memerlukan kemampuan untuk melakukan adaptasi saat menghadapi kondisi dengan tekanan yang tinggi atau biasa disebut Resilience. Kemudian, salah satu faktor yang berperan dalam pembentukan resilience individu, berkaitan dengan hubungannya dengan Allah Swt. yakni religiusitas yang tinggi. Berdasarkan pemaparan tersebut, systematic literature review (SLR) ini memiliki tujuan untuk mengetahui peran religiusitas dalam pembentukan resilience individu selama masa pandemi Covid-19 serta bagaimana dimensi religiusitas berkontribusi berbeda terhadap pembangunan resilience.
Implementasi Budaya Komunikasi Organisasi Berbasis Kearifan Lokal Pasang Ri Kajang pada Pemerintah Kabupaten Bulukumba Emil Fatra; Thiara Tri Funni Manguma; Rusli
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 3 No. 3 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i3.250

Abstract

Pasang Ri Kajang local wisdom serves as the guiding philosophy of life for the Kajang indigenous community (Keammatoaan) and has been adopted by the Government of Bulukumba Regency as the foundation of its organizational communication culture. This study aims to identify the forms of organizational communication culture categorization and examine the implementation of an organizational communication culture based on the local wisdom of Pasang Ri Kajang within the Government of Bulukumba Regency. The study employed a qualitative descriptive method using a communication ethnography approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings reveal four main categories of organizational communication culture implemented within the Bulukumba Regency Government. These include the principle of Lambusu na Gattang, which emphasizes honesty, adherence to rules, and discipline; Palampa Paunnu, which promotes openness, particularly in information dissemination and the management of development programs; Assipakatau, which fosters harmony and mutual respect among employees; and Sipatuntung, which encourages mutual support, motivation, and synergy among organizational members. Furthermore, the study found that the implementation of an organizational communication culture based on Pasang Ri Kajang local wisdom is manifested through several practices, including the organization of an annual cultural festival featuring participants dressed in traditional black attire, the application of the Tallasa Kamase-masea principle, which emphasizes simplicity and self-restraint, the Allemo Si Batu principle, which promotes unity and the preservation of cultural values, and the practice of Siri', a cultural value emphasizing shame, self-awareness, and moral responsibility to avoid actions that may harm society.

Page 13 of 13 | Total Record : 123