cover
Contact Name
Dr. Citra Ayu, M.Pd
Contact Email
citraayu1980@gmail.com
Phone
+6285130303009
Journal Mail Official
cetera@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Culture education and technology research
ISSN : -     EISSN : 3047941X     DOI : https://doi.org/10.31004/ctr
Core Subject : Education, Social,
Culture education and technology research (Cetera) adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 104 Documents
Efektivitas Family Gathering untuk Meningkatkan Sense of Belonging pada Komunitas Forum Diskusi Islam (FORDIS) di Kampus V UNP Bukittinggi hafiz octavian; Aulia Arifa Putri; Lucky Iqra Ilhamda; Sonia Mayola; Wahida Nisa Azra; Muhammad Dzakiy; Intan Cahyani; Loviana Putri; Miftahul rizki
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.204

Abstract

Sense of belonging merupakan kebutuhan psikologis mendasar yang berperan penting dalam keterlibatan dan keberlanjutan partisipasi individu dalam komunitas. Rendahnya sense of belonging pada komunitas mahasiswa dapat berdampak pada menurunnya partisipasi dan lemahnya ikatan emosional antaranggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan family gathering dalam meningkatkan sense of belonging pada anggota Forum Diskusi Islam (FORDIS) Kampus V Universitas Negeri Padang Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain mixed methods. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan studi dokumentasi, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan menggunakan desain pretest–posttest dengan instrumen Sense of Belonging Instrument (SOBI) yang telah dimodifikasi. Subjek penelitian berjumlah 32 anggota FORDIS. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor sense of belonging dari 60,56 pada pretest menjadi 78,28 pada posttest, serta perbedaan yang signifikan secara statistik (Z = -4,340; p < 0,001). Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan family gathering efektif dalam meningkatkan sense of belonging melalui penguatan interaksi sosial non-formal dan keterikatan emosional anggota komunitas. Kata kunci: sense of belonging, family gathering, komunitas mahasiswa, PAR
Transformasi Tradisi Bakayu dan Mangampiang dalam Masyarakat Modern di Nagari Batipuah Baruah Nurfarhanah; Ahmad Sururi; Tesalonika Armanda Br Sihaloho; Annisa Eldiny; Ragil M Pratama; Alia Putri Zulkarnain
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.206

Abstract

Tradisi Bakayu dan Mangampiang merupakan praktik sosial budaya masyarakat Minangkabau yang dilaksanakan dalam konteks takziah sebagai bentuk solidaritas sosial, empati, dan gotong royong. Bakayu dilakukan oleh kaum laki-laki melalui kegiatan menyiapkan kayu bakar, sedangkan Mangampiang dilakukan oleh kaum perempuan dengan mengolah beras ketan menjadi ampiang. Seiring dengan perkembangan modernisasi dan perubahan teknologi, pelaksanaan kedua tradisi ini mengalami transformasi, terutama pada aspek teknis dan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perubahan serta keberlanjutan nilai-nilai sosial dan religius dalam tradisi Bakayu dan Mangampiang di Nagari Batipuah Baruah, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi perubahan dalam praktik pelaksanaan, seperti berkurangnya penggunaan kayu bakar dan penyederhanaan proses Mangampiang, nilai-nilai solidaritas, kebersamaan, empati, dan religiusitas tetap terjaga. Transformasi ini mencerminkan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi terhadap modernisasi tanpa menghilangkan esensi budaya lokal. Dengan demikian, tradisi Bakayu dan Mangampiang tetap berperan penting dalam memperkuat identitas budaya dan kohesi sosial masyarakat Minangkabau.
Behavior Modification for Children Indicated of Phubbing Using Shapping Technique and Token Economy Ananda Tri Suci; Fajri Rahman; Winata Ardiana; Kayla Afifa; Rahmah Rezki Elvika
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.211

Abstract

Perkembangan teknologi gadget yang pesat memunculkan fenomena phubbing, yaitu kebiasaan mengabaikan orang lain dan fokus pada layar gadget. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas metode Token Economy untuk memodifikasi perilaku phubbing pada anak. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan desain Single Subject Design. Subjek penelitian adalah anak usia 12 tahun yang terindikasi phubbing berdasarkan hasil observasi dan wawancara pada tahap intake. Intervensi dilakukan selama 7 hari dengan 14 sesi treatment. Subjek diberikan waktu 1 jam untuk berperilaku dengan sistem poin sesuai durasi phubbing yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tahap pasca treatment dibandingkan baseline. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya rata-rata durasi waktu ketika anak berperilaku phubbing pada sesi baseline akhir. Selain mengurangi perilaku phubbing, anak juga mengalami peningkatan dalam interaksi sosial. Penelitian ini membuktikan bahwa metode Token Economy efektif untuk menurunkan perilaku phubbing pada anak. Sistem reward berbasis poin berhasil memodifikasi perilaku negatif menjadi perilaku yang lebih adaptif dalam berinteraksi sosial.
Herding Behavior Pegawai Pajak : Tantangan Budaya Organisasi Dalam Perspektif Manajemen Strategik Satria Marcelino
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i1.217

Abstract

Fenomena herding behavior dalam pengambilan keputusan investasi semakin relevan seiring meningkatnya partisipasi investasi di kalangan aparatur sipil negara, termasuk pegawai pajak yang bekerja dalam lingkungan organisasi dengan budaya kolektif yang kuat. Interaksi sosial yang intens, nilai kebersamaan, dan kepercayaan antarpersonal berpotensi mendorong pegawai untuk mengikuti keputusan kelompok, sehingga menimbulkan tantangan budaya organisasi dalam perspektif manajemen strategik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis herding behavior pegawai pajak sebagai refleksi dinamika budaya organisasi serta implikasinya terhadap pengelolaan sumber daya manusia secara strategis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan observasi kontekstual. Subjek penelitian adalah pegawai pajak pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bengkulu Dua yang memiliki pengalaman dalam pengambilan keputusan investasi pribadi. Data dianalisis secara induktif melalui proses reduksi, kategorisasi tematik, dan penarikan makna interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa herding behavior terbentuk melalui rasionalitas kolektif yang berkembang dalam budaya organisasi yang kohesif, di mana keputusan investasi individu banyak dipengaruhi oleh rekomendasi dan pengalaman rekan kerja. Perilaku tersebut menimbulkan kesenjangan antara nilai formal organisasi yang menekankan profesionalisme dan praktik informal dalam keseharian pegawai. Dalam perspektif manajemen strategik, temuan ini menegaskan perlunya pengelolaan budaya organisasi yang adaptif agar kohesivitas sosial tidak berkembang menjadi konformitas berlebihan yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan pegawai dan keberlanjutan kinerja organisasi publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa herding behavior merupakan tantangan budaya organisasi yang perlu dikelola secara strategis agar kebersamaan tetap terjaga tanpa mengurangi kemandirian pegawai dalam mengambil keputusan.
Rancang Bangun Prototipe Pengukuran dan Pemantauan Suhu, Kelembapan Serta Cahaya Secara Otomatis Berbasis IOT Pada Rumah Jamur Merang Ifvan Yurisvi; Okta Andrica Putra; Halifia Hendri
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.218

Abstract

Rancang bangun prototipe ini bertujuan menghasilkan sistem pengukuran dan pemantauan kondisi lingkungan rumah jamur merang yang bekerja otomatis dan dapat dipantau jarak jauh berbasis Internet of Things (IoT). Sistem memanfaatkan ESP8266 sebagai penghubung perangkat ke internet sehingga seluruh data sensor dapat dikirim dan ditampilkan secara real-time pada dashboard aplikasi Blynk. Untuk aspek keamanan akses, prototipe dilengkapi RFID sehingga hanya pengguna berwenang yang dapat mengakses sistem serta data hasil pembacaan sensor. Parameter yang dipantau meliputi suhu dan kelembapan udara menggunakan sensor DHT11, kelembapan tanah menggunakan sensor soil moisture, tingkat keasaman tanah menggunakan sensor pH tanah, serta intensitas cahaya menggunakan sensor LDR, di mana seluruh nilai pengukuran ditampilkan pada antarmuka Blynk. Mekanisme kendali otomatis diterapkan pada dua kondisi utama: ketika suhu/kelembapan tanah mendekati nilai yang tidak mendukung pertumbuhan jamur merang, waterpump akan mengalirkan air untuk menjaga kelembapan tanah tetap sesuai; dan ketika intensitas cahaya terlalu rendah atau terlalu tinggi, motor servo akan mengatur pencahayaan melalui bilik pintu rumah jamur. Dengan integrasi pemantauan dan aktuasi tersebut, prototipe diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan lingkungan budidaya, mempercepat respons terhadap perubahan kondisi, serta mempermudah pengawasan rumah jamur merang secara berkelanjutan.
Kotak Infaq Otomatis Berbasis IoT dengan Sistem Keamanan dan Media Edukasi Muhammad Abi Aufa; Hadi Syahputra; Okta Andrica Putra
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.219

Abstract

Infaq merupakan salah satu bentuk ibadah sosial yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kepedulian dan solidaritas masyarakat. Namun, penggunaan kotak infaq konvensional masih memiliki berbagai keterbatasan, terutama pada aspek keamanan, transparansi, serta kurangnya media edukasi dan ajakan berinfaq. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun kotak infaq otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan sistem keamanan dan pengeras suara sebagai media edukasi. Sistem ini menggunakan Arduino Mega sebagai pengendali pembacaan sensor dan ESP32 sebagai modul komunikasi IoT. Beberapa sensor yang digunakan antara lain sensor infrared dan load cell untuk mendeteksi pemasukan serta berat uang infaq, sensor getar dan sensor magnetik sebagai sistem keamanan, serta modul DFPlayer Mini dan speaker untuk menyampaikan pesan edukatif secara otomatis. Data dari sensor diproses oleh Arduino Mega dan dikirimkan oleh ESP32 secara real-time melalui jaringan internet untuk keperluan monitoring jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi aktivitas pemasukan infaq, memantau kondisi keamanan kotak, serta memberikan notifikasi dan informasi secara real-time. Selain itu, pengeras suara dapat berfungsi dengan baik sebagai media edukasi dan ajakan berinfaq. Dengan demikian, kotak infaq otomatis berbasis IoT ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan, transparansi, serta efektivitas pengelolaan dana infaq
Rancang Bangun Media Pembelajaran Interaktif Pengaruh Resistor dan Kapasitor Terhadap Tegangan Dalam Rangkaian Seri Dan Paralel Di Sekolah Menengah Atas Berbasis Mikrokontroler Rionaldo Willian Putra; Retno Devita; Okta Andrica Putra
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.220

Abstract

Perkembangan teknologi telah mendorong inovasi dalam media pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran fisika yang sering dianggap abstrak oleh siswa SMA karena kurangnya pembelajaran praktek atau alat peraga agar lebih efektif. Pemahaman mengenai pengaruh resistor dan kapasitor dalam rangkaian seri dan paralel seringkali sulit dipahami jika hanya mengandalkan teori pada buku teks. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat peraga interaktif berbasis mikrokontroler Arduino Mega 2560 sebagai media pembelajaran. Alat ini dilengkapi dengan sensor tegangan dan arus secara real-time, layar TFT untuk memberikan pemahaman materi tentang resistor dan kapasitor, serta sistem keamanan RFID. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi lapangan, studi literatur, dan pengembangan sistem (SDLC). Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu memvisualisasikan perubahan tegangan akibat variasi nilai resistor dan kapasitor dengan akurasi yang baik. Media ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep rangkaian listrik pada pelajaran fisika bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Rancang Bangun Alat Pengolahan Botol Plastik Menjadi Bahan Baku Filament Printer 3D Dengan Sistem Monitoring Berbasis IoT Mufid Widiyandra; Okta Andrica Putra; Riandana Afira
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.221

Abstract

Peningkatan Limbah botol plastik bekas merupakan masalah lingkungan yang terus meningkat, terutama karena ketidakmampuan plastik untuk terurai dengan mudah di alam. Salah satu cara untuk mengurangi dampak limbah plastik adalah dengan mendaur ulang botol plastik menjadi bahan baku filament untuk printer 3D. Penggunaan filament berbahan plastik daur ulang membuka peluang untuk mengurangi penggunaan bahan baku plastik baru serta membantu industri manufaktur dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat yang dapat mengolah botol plastik bekas menjadi filament untuk printer 3D, dilengkapi dengan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT).Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pembuatan filament dari botol plastic bekas dengan sistem monitoring berbasis IoT . system ini mengintegrasikan berbagai sensor ,yaitu ultrasonic untuk mendeteksi masih adanya mabahan baku atau tidak ,serta sensor ntc memakai modul MAX6675 sebagai pengolah sinyal nya mennjadi sinyal suhu atau data suhu, seluruh data tersebut diproses oleh ESP32-S3 yang memungkinkan pemantauaan secara real-time melalui aplikasi berbasis IoT . alat ini dilengkapi dengan motor driver sebagai penarik hasil filament. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengotomatisasi proses pengomposan secara efektif, menjaga parameter lingkungan dalam kisaran optimal, serta mengirimkan data secara real-time untuk kemudahan pemantauan oleh pengguna. Inovasi ini mendukung pengelolaan limbah berkelanjutan dan mempermudah produksi kompos dengan teknologi yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Perancangan Gazebo Sehat dengan Atap Otomatis Berbasis IoT dan Notifikasi Blynk Haniva Budiana Deswary; Retno Devita; Halifia Hendri
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.222

Abstract

Perancangan gazebo sehat dengan atap otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dan notifikasi Blynk bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta mendukung aspek kesehatan pengguna di ruang terbuka melalui sistem yang adaptif terhadap perubahan cuaca. Di wilayah tropis seperti Indonesia, cuaca yang tidak menentu dan paparan sinar matahari berlebihan dapat memengaruhi aktivitas serta kondisi fisik masyarakat. Paparan sinar matahari pagi pada pukul 06.00 hingga 10.00 diketahui membantu proses pembentukan vitamin D yang berperan penting bagi kesehatan tulang dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, sistem dirancang mempertahankan atap tetap terbuka pada rentang waktu optimal tersebut. Sistem ini menggunakan sensor hujan, sensor suhu (DHT), sensor cahaya (LDR), dan sensor ultrasonik yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32 untuk membaca kondisi lingkungan secara real-time serta mengontrol mekanisme buka tutup atap secara otomatis sesuai parameter yang ditetapkan. Ketika terdeteksi hujan, peningkatan suhu, atau perubahan intensitas cahaya di luar batas aman, atap akan menutup sebagai bentuk perlindungan terhadap cuaca ekstrem dan menjaga ketahanan bangunan. Aplikasi Blynk diintegrasikan sebagai media pengontrolan jarak jauh dan sistem notifikasi berbasis internet. Hasil pengujian menunjukkan sistem bekerja responsif, stabil, dan sesuai perancangan.
Pengaruh Motivasi, Profesionalisme, dan Komitmen terhadap Kinerja Karyawan di Pondok Pesantren Imam Syafii Brebes Yunita Permatasari; Mirza Anindya Pangestika
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol.3 No.1 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i4.223

Abstract

Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan suatu organisasi, termasuk pada lembaga pendidikan berbasis pesantren. Kinerja yang optimal dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya motivasi kerja, profesionalisme, dan komitmen organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, profesionalisme, dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan di Pondok Pesantren Imam Syafii Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan pesantren dengan jumlah responden sebanyak 56 orang yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,712, dan profesionalisme juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi 0,197. Sementara itu, komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Secara simultan, motivasi kerja, profesionalisme, dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komitmen organisasi menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan di Pondok Pesantren Imam Syafii Brebes. Kata kunci: motivasi, profesionalisme, komitmen, kinerja karyawan

Page 10 of 11 | Total Record : 104