cover
Contact Name
Dr. Citra Ayu, M.Pd
Contact Email
citraayu1980@gmail.com
Phone
+6285130303009
Journal Mail Official
cetera@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Culture education and technology research
ISSN : -     EISSN : 3047941X     DOI : https://doi.org/10.31004/ctr
Core Subject : Education, Social,
Culture education and technology research (Cetera) adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 104 Documents
Efektivitas Expressive Writing Untuk Meningkatkan Self-confidence Mahasiswa Baru Angkatan 2024 Psikologi Unp Kampus V Bukittinggi Khairani Hafza Rahayu; Reci Asrifa; Intan Cahyani; Wahida Nisa Azra
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas expressive writing dalam meningkatkan kepercayaan diri (self-confidence) pada mahasiswa baru Psikologi Universitas Negeri Padang Kampus V Bukittinggi angkatan 2024. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner pre-test dan post-test yang diberikan kepada 20 mahasiswa sebagai partisipan, yang terdiri dari 10 orang dalam kelompok kontrol dan 10 orang dalam kelompok eksperimen. Sampel ini kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan Expressive. Rata-rata skor self-confidence kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi adalah 124,80, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol dengan skor 115,10. Uji t-independent menunjukkan nilai t sebesar 1.892 dengan nilai p sebesar 0.075. Meskipun tidak menunjukkan perbedaan yang kuat secara statistik, ukuran efek (Cohen’s d = 0.846) berada dalam kategori besar, yang menunjukkan adanya dampak yang bermakna secara praktis dari intervensi ini dan Metode ini layak dipertimbangkan sebagai bagian dari program orientasi atau layanan konseling untuk membantu mahasiswa mengembangkan kepercayaan diri yang lebih kuat dan positif dalam menghadapi dunia perkuliahan
Botol Ajaib Ini Mengubahku: Efektivitas Pemberian Afirmasi Positif Dalam Mengurangi Perasaan Insecure Pada Remaja Akhir Gita Puspita; Aulia Arifa Putri; Surya Dwi Zahara; Lucky iqra Ilhamda
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.127

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas pemberian afirmasi positif dalam mengurangi perasaan insecure pada remaja akhir. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini melibatkan empat remaja yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan penurunan signifikan pada skor perasaan insecure dari 31 menjadi 23 setelah perlakuan (p = 0,005). Temuan ini mendukung penggunaan afirmasi positif sebagai strategi intervensi psikologis yang efektif dalam mengurangi perasaan insecure pada remaja.
Efektivitas Penggunaan Fill In The Blank Book Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Pada Siswa Kelas Viii Di Smpn 8 Bukittinggi Citra Dwi Pynasti; Rihadatul Aisy; Ridawati Panggabean; Muhammad Dzakiy Dzakiy
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Fill In The Blank Book dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas VIII di SMPN 8 Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain Randomized Two-Groups Posttest Only Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan Fill In The Blank Book dan kelompok kontrol yang menggunakan textbook biasa. Instrumen yang digunakan berupa tes literasi sains dalam bentuk pilihan ganda, esai, dan matching test. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh item soal valid, dan hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,943 yang mengindikasikan instrumen sangat reliabel. Karena data tidak berdistribusi normal, uji hipotesis dilakukan dengan uji Mann-Whitney U dan diperoleh nilai signifikansi 0,008 (< 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan Fill In The Blank Book efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa. Media ini terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran dan mendorong keterlibatan kognitif yang lebih dalam terhadap materi sains.
Permainan Werewolf untuk Mengurangi Intensitas Penggunaan Gadget Pada Siswa SMP Muhamad Aminul Yakin; Siti Mardhiah; Hannami Mardhatillah; Della Febriyanti
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.129

Abstract

Gadget merupakan kebutuhan terpenting bagi setiap orang untuk memudahkan dalam mengerjakan segala sesuatu. Namun, dengan banyaknya aktivitas yang dilakukan menggunakan gadget dapat membuat banyak orang menggunakan gadget dengan intensitas yang cukup lama, salah satunya adalah siswa sekolah menengah pertama (SMP). Werewolf merupakan permainan peran dimana pemain diminta untuk mempertahankan posisi dan membangun strategi serta menjalin kerja sama tim untuk mempertahankan kelompok dan mencapai kemenangan. Adapun tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh permainan werewolf dalam mengurangi intensitas penggunaan gadget pada anak remaja usia sekolah menengah pertama sehingga tidak terlalu ketergantungan dan mengurangi dampak negatif yang dihasilkan dari gadget. Subjek pada penelitian ini adalah 10 orang siswa SMP di Jorong Koto Kaciak, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa permainan werewolf berpengaruh positif untuk mengurangi intensitas penggunaan gadget pada siswa SMP di Jorong Koto Kaciak, Nagari Magek. Dapat ditarik kesimpulan bahwa permainan werewolf dapat mengurangi intensitas penggunaan gadget pada siswa SMP.
Efektivitas Number Ladder dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Dasar pada Siswa Kelas II SDN 09 Belakang Balok Hafidz Octavian Irawan; Najwa Khoirunnisa; Livia Febriani; Hotnur Fadila Sitompul; Tri Azwa Maulia Zein
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media permainan Number Ladder dalam meningkatkan kemampuan berhitung dasar pada siswa kelas II SDN 09 Belakang Balok. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih rendahnya penguasaan operasi hitung sederhana seperti penjumlahan dan pengurangan pada siswa sekolah dasar, yang berpotensi menghambat pencapaian kompetensi matematika dasar. Studi ini menggunakan desain kuasi-eksperimental pretest-posttest satu kelompok dan metodologi kuantitatif. Enam siswa kelas dua yang menerima intervensi pembelajaran menggunakan media Number Ladder menjadi subjek penelitian. Ujian tertulis, observasi, dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis dengan tes statistik deskriptif dan inferensial. Skor rata-rata meningkat dari 62,5 pada pretest menjadi 80 pada posttest, dengan selisih rata-rata 17,5 poin, menurut hasil analisis. Namun, menurut hasil uji t sampel berpasangan, kenaikan tersebut tidak signifikan secara statistik, dengan nilai signifikansi sebesar 0,113 (p > 0,05). Namun, dalam praktiknya, permainan Number Ladder menunjukkan harapan dalam meningkatkan antusiasme dan keterlibatan siswa dalam belajar dasar-dasar menghitung. Oleh karena itu, media ini direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam proses pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar.
The Effect Of Using Flashcard To Improve Students’ Present Continous Tense At Second Grade Of Islamic Junior High School Mu’allimin Muhammadiyah Bangkinang Dicky Al Fajri; Citra Ayu; putri asi Lestari
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.132

Abstract

This study aims to examine the effect of using flashcards to improve students' understanding of the Present Continuous Tense at Islamic Junior High School Mu’allimin Muhammadiyah Bangkinang. The research uses an experimental design with two groups: the experimental group, taught using flashcards, and the control group, taught with traditional teaching methods. Data were collected through pre-test and post-test assessments administered to both groups. The results showed that while the experimental group showed an improvement in post-test scores, the difference between the experimental and control groups was not statistically significant, with a p-value > 0.05. However, the effect size analysis showed that the use of flashcards had a small effect on students' understanding. The study concludes that while flashcards can enhance students' understanding, their impact is not large enough to be considered significant. The study also suggests that flashcards should be used as part of a more interactive and varied teaching approach.
Analisis Penerapan Pembelajaran IPS Berdiferensiasi Berbasis Masalah (PBL) di Sekolah Dasar QurrotaA'yun; Ruwaidah; Putriliana Lestari Nelo; Ewikurniati; Syafruddin
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang di kombinasikan dengan pendekatan berdiferensiasi pada siswa sekolahdasar. Model PBL menekan kan penyelesaian masalah autentik sebagai sarana membangun pemahaman konsep, sementara pembelajaran berdiferensiasi berfokus pada pemenuhan kebutuhan belajar individual siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal, artikel, dan buku ilmiah. Fokus kajian mencakup: (1)konsepdasar PBL dan pembelajaran berdiferensiasi, (2) integrasi keduanya dalam konteks pembelajaran IPS SD, dan (3) efektivitas penerapan model dalam meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa. Hasil kajian menunjuk kan bahwa penerapan PBL berdiferensiasi mampu meningkat kan motivasi belajar, kemampuan berpikirkritis, serta keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran IPS. Namun, implementasinyamemerlukankesiapan guru dalam merancang scenario pembelajaran yang adaptif dan kontekstual.
Implementasi Model Pembelajaran PISL sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Budaya Bima pada Siswa Sekolah Dasar melalui Mata Pelajaran IPS Putri Anggriani; Mawar Anggriani; Indah Purwati; Anjas Birawan; Syafruddin
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model pembelajaran PISL (Problem Identification, Solution, and Learning) dalam meningkatkan pemahaman budaya lokal Bima pada siswa sekolah dasar melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan menelaah berbagai sumber akademik seperti jurnal, buku referensi, serta hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik kajian. Fokus kajian mencakup tiga hal utama: efektivitas model PISL dalam proses pembelajaran, strategi integrasi nilai budaya lokal dalam IPS, serta dampak penerapan model ini terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap budaya Bima. Hasil kajian menunjukkan bahwa model PISL mendorong keterlibatan aktif siswa melalui pembelajaran berbasis masalah kontekstual yang dekat dengan lingkungan sosial budaya siswa. Melalui identifikasi masalah nyata dan pencarian solusi kolaboratif, siswa tidak hanya memahami budaya lokal secara teoritis, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian terhadap warisan budaya mereka. Selain itu, pembelajaran berbasis budaya lokal yang dilakukan secara aktif dan partisipatif terbukti meningkatkan minat belajar dan memperkuat identitas budaya siswa. Oleh karena itu, model pembelajaran PISL direkomendasikan sebagai pendekatan yang efektif dalam mata pelajaran IPS, terutama untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal seperti budaya Bima di sekolah dasar.
The Effect of Audio Lingual Method Towards Student’ Listening Comprehension Viona Elisa; Lusi Marleni Marleni; putri asi Lestari
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.137

Abstract

Penelitian eksperimen ini dilaksanakan pada siswa kelas tujuh di MTs Mu’allimin Muhammadiyah Bangkinang Kota pada pembelajaran tahun 2023/2024. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh dari Metode Audio Lingual terhadap pemahaman mendengar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan quasy-eksperimental dengan membandingkan dua grup yaitu ekperimental kelas dan kontrol kelas. Sampel yang digunakan adalah kelas VII D yang berjumlah 22 siswa sebagai grup kontrol dan kelas VII E yang berjumlah 21 siswa sebagai grup Eksperimen. Instrumen penelitian ini adalah listening comprehension test yang terdiri dari 20 butir soal pilihan ganda. Penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data dianalisis menggunakan program IBM SPSS 23. Berdasarkan dari analisis data, peneliti memperoleh hasil yaitu nilai rata-rata kelas eksperimental adalah 87.38 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 81.19. Data analisis menunjukkan level signifikansi (2-tailed) adalah 0.000 < 0.05 (5%) itu berarti Ha diterima. Ini menandakan bahwa adanya signifikan efek dari audio lingual method terhadap kemampuan mendengar siswa di MTs Mu’allimin muhammadiyah Bangkinang kota.
Masalah Psikososial dan Emosional pada Anak Tunarungu: Tinjauan Sistematis Literatur Dienul Aina AB; Ketut Lativa Chairunnisa; Raudatul Jannati Ir; Sabrina Nur Fauziyah HD
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 2 No. 2 (2025): Vol.2 No.2 2025
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v2i1.139

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan psikologis, sosial, dan emosional yang dialami oleh anak-anak tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode telaah sistematis terhadap 15 artikel ilmiah dari jurnal bereputasi internasional yang terbit antara tahun 2016 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak tunarungu memiliki tingkat kecemasan, depresi, dan gangguan perilaku yang lebih tinggi dibandingkan anak dengan pendengaran normal. Faktor resiko utama adalah hambatan komunikasi, keterlambatan diagnosa, stres orang tua, dan stigma sosial. Selain itu, kualitas hidup anak-anal tunarungu ditemukan lebih rendah, terutama dalam aspek psikososial, dengan ketidaksesuaian antara persepsi anak dan orang tua.

Page 6 of 11 | Total Record : 104