cover
Contact Name
Lady Wizia
Contact Email
wizialady@gmail.com
Phone
+6281374015820
Journal Mail Official
wizialady@gmail.com
Editorial Address
Jalan kusuma bhakti no 99 gulai bancah
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : https://doi.org/10.35730
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, health policies and systems, environmental, health information, Nursing: Neurologist, paediatrics, community and home care, gerontology, maternity, medical and surgical nursing, psychiatric mental health Midwifery: midwifery in complementary based, midwifery in community with gender-based.
Articles 493 Documents
PENGARUH TERAPI TERTAWA TERHADAP KEMAMPUAN MEMORI PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA DI PSTW KASIH SAYANG IBU BATUSANGKAR TAHUN 2016 Debby Sinthania, Debby
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.290

Abstract

Penuaan adalah suatu proses alami yang tidak dapat dihindari, berjalan secara terus-menerus, dan berkesinambungan. Selanjutnya akan menyebabkan perubahan anatomis, fisiologis, dan biokimia pada tubuh sehingga akan mempengaruhi fungsi dan kemampuan tubuh secara keseluruhan. Berdasarkan data dari pusat data dan informasi departemen kesehatan RI 2011, jumlah penduduk lanjut usia provinsi Sumatra Barat tercatat 414 373 orang. Sedangkan Tanah Datar jumlah lanjut usia pada tahun 2011 sebanyak 39 231 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap kemampuan memori pada lansia dengan demensia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar tahun 2016. Populasi dalam penelitian ini yaitu Semua lanjut usia yang mengalami Demensia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar yang berjumlah 50 orang lansia. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling sehingga didapatkan sampel yaitu 14 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuisioner dan analisis Univariat dan analisis Bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan memori lansia sebelum dilakukan terapi tertawa sebesar 4,39 dan setelah dilakukan terapi terdapat peningkatan kemampuan memori pasien dengan nilai rata-rata 5,57. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Paired Sample T-test dependent dengan hasil yang didapatkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan memori sebelum dan setelah dilakukan terapi tertawa dengan nilai signifikan p= 0,022 (p< 0,05). Sehingga didapatkan (Ha) Adanya pengaruh terapi tertawa terhadap kemampuan memori pada lansia dengan demensia di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar Tahun 2016 dengan nilai (p=value) 0,022 (p< 0,05). Penelitian ini diharapkan bisa membantu mengurangi pengaruh demensia dini terhadap lansia, baik di lahan pendidikan maupun di lingkungan masyarakat.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD DR. ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2016 Siti Mutia Kosasi, Siti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.291

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Data dari International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan bahwa jumlah penderita diabetes melitus pada tahun 2013 terdapat 382 juta. Di Kota Bukittinggi, prevalensi Diabetes Melitus meningkat setiap tahunnya, dan Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Achmad Mochtar tahun 2014 sebanyak 377 orang dan pada tahun 2015 sebanyak 827. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2016. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Diabetes Melitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi 2016 sebanyak 60 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah accidental sampling sehingga didapat sampel sebanyak 52 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan menggunakan uji chi square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Melitus adalah variabel diet pvalue=0,040, keturunan pvalue= 0,040, dan riwayat keluarga Diabetes Melitus pvalue= 0,025. Maka dapat disimpulkan ada hubungan yang bermakna antara diet, keturunan dan obesitas dengan kejadian Diabetes Melitus. Diharapkan pada penelitian ini dapat menjadi bekal ilmu bagi tempat peneliti.
PERAN PERAWAT DALAM MENGATASI MALNUTRISI PADA ANAK DENGAN KANKER Dian Sari, Dian
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.292

Abstract

Malnutrisi hampir dialami oleh 50% anak dengan kanker terutama anak yang mendapatkan terapi seperti kemoterapi dan radiasi. Malnutrisi sangat berkaitan erat dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak dengan kanker. Perawat sebagai pemberi pelayanan 24 jam menjadi bagian dari sentral dalam perawatan anak kanker yang mengalami malnutrisi. Peran perawat dalam konteks ini terdiri dari tiga aspek yaitu perawat sebagai pemberi pelayanan, perawat sebagai pendidik, dan perawat sebagai advokat. Optimalisasi peran peran diharapkan dapat berkontribusi terhadap perbaikan status nutrisi anak dengan kanker.
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU NIFAS DI BPM ERLINA DARWIS DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2015 Evi Susanti, Evi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i1.296

Abstract

Mobilisasi dini adalah pergerakan yang dilakukan sedini mungkin dengan melatih bagian - bagian tubuh untuk melakukan peregangan atau belajar berjalan. Dari studi pendahuluan yang penulis lakukan diperoleh 2 dari 4 orang ibu bersalin yang melakukan mobilisasi dini berupa miring kiri kanan tinggi fundusnya lebih rendah dari 2 orang ibu yang tidak melakukan mobilisasi dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  mobilisasi dini terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di BPM Erlina Darwis tahun 2015.Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental design dengan rancangan One Group Pretest-Posttest design. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober di BPM Erlina Darwis Bukittinggi dengan sampel sebanyak 10 responden diambil secara consecutive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan lembar pencatatan. Pengolahan data dilakukan secara komputerisasi. Data dianalisis dengan uji statistik Wilcoxon Match Repairs test dengan derajat kepercayaan 95 %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 responden yang melakukan mobilisasi dini 9 mengalami penurunan TFU yang signifikan dan 1 responden tidak mengalami penurunan TFU. Dari uji statistik didapatkan p value = 0,011 < 0,05.Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna antara mobilisasi dini dengan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas di BPM Erlina Darwis Bukittinggi. Diharapkan pada instansi pelayanan kesehatan khususnya bidan, agar dapat menerapkan mobilisasi dini pada ibu nifas karena sangat baik untuk menekan kejadian perdarahan.
PENGARUH INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP PERUBAHAN SUHU TUBUH BAYI BARU LAHIR DI BPM “Y” KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2015 Yeltra Armi, Yeltra
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i1.297

Abstract

Mayoritas bayi baru lahir terlahir normal dan sehat, bayi tersebut tidak memerlukan intervensi setelah pelahiran, selain dikeringkan dengan handuk hangat dan melakukan kontak kulit ke kulit dengan ibu mereka. Data yang diperoleh dari RSUD dr. Achmad Mochtar pada tahun 2014, didapatkan data bahwa kejadian hipotermia sebanyak 1,7%, bayi baru lahir sebanyak 2,6%, dan asfiksia sebanyak 4,9%. Salah satu penanganan kehilangan panas (hipotermi) salah satunya dengan melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apakah ada pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap pencegahan hipotermi pada bayi baru lahir di BPM “Y” kota bukittinggi tahun 2015. Penelitian ini bersifat  kuantitatif dengan desain penelitian secara quasi eksperimen. Cara pengambilan sampel dengan accidental sampling. Data dikumpulkan dengan cara observasi, dan uji paired t-test secara komputerisasi. Dari pengolahan data yang dilakukan, didapatkan nilai p= 0,001. Dapat di jelaskan secara statistic ada hubungan yang signifikan antara pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap pencegahan hipotermi pada bayi baru lahir. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan suhu setelah dilakukan IMD. Di harapkan  pada  bidan nantinya untuk melakukan IMD kepada bayi baru lahir agar terhindar dari hipotermi.
HUBUNGAN INFERTIL DENGAN RESPON PSIKOLOGIS ISTRI YANG MENGALAMI INFERTIL DI KOTA PADANG TAHUN 2015 Siti Nurkhasanah, Siti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i1.298

Abstract

Infertilitas adalah ketidakmampuan untuk hamil setelah sekurang-kurangnya satu tahun berhubungan seksual dan sedikitnya empat kali seminggu tanpa kontrasepsi. Sejak Januari hingga September 2015 kasus infertilitas yang tercatat di klinik dokter “P” mencapai angka 149 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan infertil dengan respon psikologis istri yang mengalami infertil. Jenis penelitian ini adalah Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Dilaksanakan di Klinik dokter Putri Sri Lasmini SP.OG (K-Fer) di Kota Padang pada bulan Agustus-September 2015. Dengan populasi sebanyak 32 orang, maka didapatkan jumlah sampel sebanyak 23 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kuesioner dan data diolah dan dianalisis dengan komputer. Hasil penelitian Sebagian besar responden mengalami infertil primer yaitu sebanyak 20 responden (86,96%). Lebih dari separoh responden baik yang infertil primer maupun infertil sekunder memiliki respon psikologis Mal Adaptif yaitu sebanyak 14 responden (60,87%). Tidak ada hubungan bermakna antara infertil dengan respon psikologis istri yang mengalami infertil di Kota Padang tahun 2015, p-value 1.000. Dengan demikian Diharapkan hasil penelitian ini bisa dijadikan masukan, informasi dan edukasi bagi pasangan suami istri/ibu tentang bagaimanakah respon psikologis yang ada pada istri yang mengalami infertil, dan yang pasti tujuan setelah mengetahui tentang respon psikologis ini pasangan suami istri tersebut akan memberikan respon psikologis yang positif tentang ketidaksuburan ini demi meningkatkan kualitas hidup kedepannya.
PENGARUH PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG UJI KOMPETENSI TERHADAP MINAT BELAJAR MAHASISWA D-III KEBIDANAN DI STIKES PRIMA NUSANTARA BUKITTINGGI TAHUN 2015 Lismarni, Lismarni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i1.299

Abstract

Dalam rangka penjaminan mutu lulusan pendidikan tinggi khususnya bidang Kebidanan dan Keperawatan, maka diperlukan standarisasi lulusan memalui uji kompetensi. Uji Kompetensi adalah suatu proses untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap tenaga kesehatan sesuai dengan standar profesi masing – masing. Indonesia memerlukan SDM Kesehatan bermutu, utamanya bidan. Maka dilakukannya upaya peningkatan SDM (sumber Daya Manusia) yang berkualitas dan berkompeten dalam praktik kesehatan. Penelitian  bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan mahasiswa tentang uji kompetensi terhadap minat belajar mahasiswa kebidanan di stikes prima nusantara bukittinggi, desain penelitian Cross Sectional, bulan Februari sampai Agustus 2015, jumlah sampel 186 orang dan tehnik sampel proporsional sampling. Pengumpulan data melalui dokumentasi jumlah mahasiswa kebidanan dan anket dengan kuesioner, data diolah dan dianalisis dengan komputer. Hasil penelitian didapatkan bahwa mahasiswa memiliki pengetahuan tinggi tentang uji kompetensi dan memiliki minat belajar juga tinggi sebanyak 53 responden (55,2 %), mahasiswa memiliki pengetahuan tentang uji dan memiliki minat belajar rendah sebanyak 43 responden (44,8%). Mahasiswa memiliki pengetahuan rendah tentang uji kompetensi namun memiliki minat belajar tinggi sebanyak 38 responden (42,8%) dan mahasiswa yang memiliki pengetahuan rendah dan minat belajar rendah sebanyak 52 responden (57,8%). Berdasarkan variabel yang diteliti tidak memiliki hubungan signifikan terhadap pengetahuan mahasiswa tentang uji kompetensi terhadap minat belajar mahasiswa dengan p-value 0,081. Dengan demikian diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan pengetahuan mengenai perkembangan  kebidanan di sertai dengan dorongan dan minat yang tinggi untuk dapat lulus dengan mutu yang berkualitas.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN INISIASI MENYUSUI DINI DI BIDAN PRAKTEK SWASTA PAULINA BUKITTINGGI 2015 Indah Putri Ramadhanti, Indah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i1.300

Abstract

Tingginya Angka Kematian Bayi (AKB) dapat di cegah dengan melakukan IMD. Angka kematian bayi dapat mencapai 34 per 1000 kelahiran hidup. 22% kematian bayi yang baru lahir yaitu kematian yang terjadi dalam satu jam pertama, dapat dicegah bila bayi disusui oleh ibunya dalam satu jam pertama kelahiran. IMD harus dilakukan langsung saat bayi baru lahir tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini di Bidan Praktek Swasta Paulina Bukittinggi 2015. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan metode desain deskriptif observatif  dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 Bayi yang lahir di bulan Juli.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi kemudian dijelaskan secara sistematis dalam bentuk argumentasi yang objektif dan tidak dipengaruhi oleh pendapat peneliti sendiri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 7 responden yang melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini terdapat 5 (71,42%) responden yang berhasil sedangkan 2 (28,58%) diantaranya gagal melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini, hal ini disebabkan karena terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini di antaranya keadaan bayi, keadaan ibu, kolostrum dan puting susu. Dapat disimpulkan bahwa keadaan bayi, keadaan ibu, kolostrum dan puting susu merupakan faktor yang berperan penting dalam keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini. Sebagai tenaga kesehatan diharapkan kita wajib menginformasikan hal-hal yang berkenaan dengan Inisiasi Menyusui Dini sehingga ibu dan keluarga dapat paham dan mengerti manfaat dari Inisiasi Menyusui Dini serta ikut mendukung dalam pelaksanaannya.
GAMBARAN PELAKSANAAN UKS (USAHA KESEHATAN SEKOLAH) DALAM PEMBERIAN INFORMASI KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP SISWA MTsN 1 BONJOL KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2015 Mutia Felina, Mutia; Rahmi Kurnia Gustin, Rahmi; Feni Nurfatimah, Feni
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i1.301

Abstract

Masalah kesehatan yang dihadapi oleh remaja sangat kompleks dan bervariasi, yang dihadapi biasanya berkaitan dengan perilaku berisiko seperti penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya), kehamilan yang tak diinginkan, infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS. Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan salah upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghadapi permasalahan tersebut. Dari hasil observasi yang dilakukan maka ditemukan kegiatan UKS belum berjalan secara maksimal di beberapa sekolah, salah satunya MTsN 1 Bonjol. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana pelaksanaan UKS dalam pemberian informasi kesehatan reproduksi terhadap siswa MTsN 1 Bonjol Kabupaten Pasaman tahun 2015.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua tenaga yang berhubungan dalam pelaksanaan UKS di MTsN 1 Bonjol dan sampel yang digunakan adalah tiga  responden yaitu Kepala Sekolah, Pembina UKS, dan Kordinator Penanggung jawab UKS. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-bulan Oktober 2015.Dari hasil penelitian gambaran pelaksanaan UKS di MTsN 1 Bonjol dikatakan kurang baik pelaksanaanya. Kurangnya pelaksanaaan UKS dikarenakan kurangnya pelatihan yang diberikan oleh dinas kesehatan kepada pengurus UKS disetiap Sekolah dalam pelaksanaan UKS yang baik.Oleh karena itu diharapkan kepada pengelola program UKS dapat meningkatkan kegiatan UKS dan memberikan informasi yang baru, kreatif, dan inovatif guna meningkatkan program UKS di Sekolah
FAKTOR-FAKTOR PENYEMBUHAN POST OP KATARAK DI RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU 2015 Putri Wulandini S, Putri
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i1.302

Abstract

Katarak adalah setiap kekeruhan pada lensa mata yang dapat terjadi akibat hidrasi (penambahan cairan) lensa, denaturasi protein lensa atau akibat kedua-duanya yang disebabkan oleh berbagai keadaan. Angka kejadian Katarak di dominasi berada dinegara miskin dan berkembang. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan pasien post op katarak, yang meliputi faktor usia, faktor nutrisi, dan faktor gaya hidup.Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif analitik.. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data dilakukan secara univariat.Hasil penelitian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi proses penyembuhan pasien pasca operasi katarak di Poli Klinik Mata RSUD Arifin Achmad pekanbaru tahun 2015 adalah sebagai berikut :Faktor Usia yang mempengaruhi umur <65 tahun responden sebanyak 28 responden (41,17%). Sedangkan umur >65 tahun sebanyak 40 responden (58,82%). Faktor nutrisi yang pola makan bergizi resonden sebanyak 40 orang (58,82%). Sedangkan pola makan tidak bergizi sebanyak 28 orang (41,17%). Faktor gaya hidup yang tidak beresiko responden sebanyak 52 orang (76,47%). Sedangkan pola makan tidak bergizi sebanyak 16 orang (23,52%).Diharapkan  bagi pihak Rumah Sakit untuk memberikan pendidikan kesehatan setiap sebulan sekali tentang proses apa saja yang mempercepat penyembuhan pasca operasi katarak dan apa yang memperlambat proses penyembuhannya.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Volume 17 Nomor 1 Tahun 2026 (on progress) Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue