cover
Contact Name
Lady Wizia
Contact Email
wizialady@gmail.com
Phone
+6281374015820
Journal Mail Official
wizialady@gmail.com
Editorial Address
Jalan kusuma bhakti no 99 gulai bancah
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : https://doi.org/10.35730
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is open access, a peer-reviewed journal and authoritative source of health information. The journal has a special focus on Public health, nursing, midwifery, and relevant topics of health issues. The scopes of Jurnal Kesehatan are : Public health: Epidemiology, Health promotion, health policies and systems, environmental, health information, Nursing: Neurologist, paediatrics, community and home care, gerontology, maternity, medical and surgical nursing, psychiatric mental health Midwifery: midwifery in complementary based, midwifery in community with gender-based.
Articles 493 Documents
PENGARUH TERAPI DISTRAKSI (MENDENGARKAN MUSIK) MOZART TERHADAP PENURUNAN DERAJAT NYERI HAID PADA SISWIKELAS XI MAN 1 MODEL BUKITTINGGI TAHUN 2013 Rahma Fitri, Sari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i2.270

Abstract

Nyeri haid atau Dismenore (dysmenorrhea) adalah suatu kondisi medis rasa sakit ginekologis, selama menstruasi yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi di Indonesia, 90% perempuan indonesia pernah mengalami disminorrhea. Dan salah satu terapi untuk menurunkan derajat nyeri haid adalah dengan terapi distraksi mendengarkan musik mozart. Yang dilakukan selama 15 menit. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan derajat nyeri haid sebelum dan sesudah diberikan terapi distraksi musik mozart pada siswi kelas XI MAN Tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pre-experiment dengan one shout pretest- posttes. Dengan besar sample sebanyak 20 orang dan pengambilan sample menggunakan metode accidental sampling, dan analisis data menggunakan t test manual. penelitian dilakukan dari tanggal 7 september sampai tanggal 24 september 2013. Instrument penelitian ini menggunakan lembar observasi yang meliputi tingkat nyeri dengan scale numeric 0-10, sebelum dan setelah dildengarkan musik mozart. Hasil Penelitian Setelah dilakukan uji statistic t tes manual didapatkan hasil uji t test manual t= 2,105. terdapat (H0 ditolak ) terbukti P Value < 0,05 yaitu pada α 0,05 terletak pada dk=( -1) +( -1) = (20-1) + (20-1) = 18+18=38, t table =1,68. Maka dapat kesimpulan ada Pengaruh terapi distraksi mendengarkan musik Mozart terhadap penurunan derajat nyeri haid di MAN 1 Model. Bukittinggi bulan September Tahun 2013. Dan music mozart diharapkan dapat membantu menurunkan derajat nyeri haid.
HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN MALARIA DI KECAMATAN PUTRI HIJAU KABUPATEN BENGKULU UTARA Sari, Fadillah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i2.271

Abstract

Malaria merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan terbesar dan masih menjadi perhatian global. Di indonesia masalah malaria mempunyai pengaruh pada angka kesakitan dan kematian. Kecamatan Putri Hijau merupakan salah satu wilayah Endemis malaria di Provinsi Bengkulu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan faktor internal dan ekstenal lingkungan rumah dengan kejadian malaria di Kecamatan Putri Hijau Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2015. Jenis penelitian adalah observasional analitik menggunakan desain case control dengan sistem matched. yang dilakukan pada 146 reponden (73 kasus dan 73 kontrol) Kasus adalah penderita malaria positif dan kontrol adalah tidak menderita malaria. Teknik sampel menggunakan proportional random sampling. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Mc Neimar Test dengan menggunakan software Epi Info 7dan analisis multivariat menggunakan binary logistic regression.Ada hubungan antara kondisi dinding rumah, Keberadaan kasa pada ventilasi, keberadaan genangan air, keberadaan semak, keberadaan kandang ternak dengan kejadian malaria Sedangkan keberadaan langit-langit rumah dan keberadaan kebun tidak berhubungan dengan kejadian malaria. Kondisi dinding rumah adalah faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian malaria dengan OR=8,19.
MODEL ROPES DALAM PROSES PEMBELAJARAN Masnarivan, Yoko
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i2.272

Abstract

Rencana pembelajaran merupakan program harian bersifat aplikatif yang disusun pendidik untuk satu atau beberapa pertemuan dalam mencapai satu kompetensi dasar. Model ROPES adalah sebuah perencanaan pembelajaran yang disusun secara sistematis, terdiri dari kegiatan Review, Overview, Presentation, Exercise, dan Summary. Implementasi Model ROPES sebagai salah satu rencana pembelajaran dalam mencapai satu kompetensi dasar diharapkan mampu menjadikan kegiatan pembelajaran lebih menarik, sehingga peserta didik berpartisipasi aktif karena pembelajaran yang berlangsung tidak membosankan. Penggunaan rencana pembelajaran yang tepat dan inovatif yang sesuai dengan kondisi pebelajar mampu memberikan alternatif keberhasilan mengenai materi yang disampaikan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP KOMPETENSI BIOLOGI SISWA KELAS VII MTsN PAKAN RABAA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Ratna Sari, Yulia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i2.273

Abstract

Kurangnya pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan oleh guru mengakibatkan rendahnya kompetensi siswa kelas VII MTsN Pakan Rabaa. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil belajar biologi siswa kelas VII MTsN Pakan Rabaa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria ketuntasan Minimal (KKM). Salah satu penyebabnya adalah guru cenderung menerapkan metode ceramah dan tanya jawab. Selain itu guru biologi hanya menekankan pembelajaran pada aspek kognitif. Rendahnya hasil belajar juga ditentukan oleh pengetahuan awal siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut, digunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan kemampuan awal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan kemampuan awal siswa terhadap kompetensi biologi siswa kelas VII MTsN Tahun Pelajaran 2014/2015”. Jenis Penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan menggunakan rancangan The Static Group Comparison Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN Pakan Rabaa tahun pelajaran 2014/2015. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Saturated Sampling dan yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas VII A dan kelas kontrol VII B. Instrumen yang digunakan adalah tes akhir untuk melihat kompetensi ranah kognitif siswa dan lembaran penilaian aspek afektif dan psikomotor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kompetensi ranah kognitif siswa yang mengikuti model problem based learning berpengaruh secara signifikan, kecuali kompetensi ranah kognitif siswa yang berkampuan awal tinggi tidak berpengaruh secara signifikan. (2) kompetensi ranah afektif siswa baik yang berkemampuan awal tinggi dan rendah berpengaruh secara signifikan. (3) kompetensi ranah psikomotor siswa yang berkemampuan awal tinggi dan rendah berpengaruh secara signifikan. (4) tidak terdapat interaksi antara model problem based learning dengan kemampuan awal siswa terhadap kompetensi ranah kognitif belajar biologi siswa.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE II PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDIANGIN KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2015 Fransiska, Mellia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i2.274

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar. Data dari studi global menunjukkan bahwa jumlah penderita diabetes mellitus pada tahun 2013 telah mencapai 382 juta. Di Kota Bukittinggi, prevalensi DM meningkat setiap tahunnya, dan Puskesmas Mandiangin menempati urutan pertama jumlah kasus Diabetes Mellitus tipe II pada lansia yaitu 5,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian Diabetes mellitus tipe II pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin Kota Bukittinggi tahun 2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2015. Populasi pada penelitian ini adalah semua lansia yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Mandiangin yang berjumlah 1.376 orang, dengan sampel sebanyak 93 orang, yang dipilih melalui metode simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah wawancara dengan kuesioner dan pengukuran gula darah dengan glucosemeter. Data diolah dengan menggunakan uji statistic chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang berhubungan dengan kejadian Diabetes Mellitus Tipe II adalah variabel aktifitas fisik p value = 0,0005, Obesitas p value = 0,027, dan riwayat keluarga DM p value = 0,0005. Maka dapat disimpulkan ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik, obesitas, dan riwayat keluarga DM dengan kejadian DM tipe II pada lansia. Oleh karena itu disarankan kepada Puskesmas Mandiangin untuk melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan berupa peningkatan motivasi dan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat melalui penyuluhan, dan meningkatkan program promosi kesehatan tentang faktor- faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus tipe II.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SCABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL ULUM PIQ KECAMATAN DUO KOTO KABUPATEN PASAMAN TAHUN 2015 Kasrin, Rinawati; Kurnia Gustin, Rahmi; Ira Syafitri, Ira
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v7i2.275

Abstract

Scabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan desensitisasi terhadap tungau Sarcoptes Scabiei dan banyak di jumpai di pondok pesantren. Scabies saat ini oleh badan kesehatan dunia (WHO) dianggap sebagai pengganggu dan perusak kesehatan yang tidak dapat lagi dianggap hanya sekedar penyakitnya orang miskin karena penyakit ini telah merebak menjadi penyakit kosmopolit yang menyerang semua tingkat sosial. Prevalensi penyakit Scabies di Indonesia adalah sekitar 6-27% dari populasi umum dan cenderung lebih tinggi pada anak dan remaja. Prevalensi Scabies di Indonesia menurut Depkes RI berdasarkan data dari Puskesmas seluruh Indonesia tahun 2008 dalah 5,6%-12,95%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan personal hygiene dengan kejadian scabies. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dan menggunakan teknik total sampling dengan sampel 176 responden. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kejadian scabies, dimana nilai p=0,044. hubungan antara perilaku personal hugiene dengan kejadian scabies, dimana nilai p=0,036. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara variabel independen yaitu pengetahuan dan perilaku personal hygiene dengan variabel dependen yaitu kejadian scabies pada santri di pondok pesantren Darul Ulum Cubadak. Saran ditujukan kepada pondok pesantren perlunya membuat kebijakan, sanksi atau penghargaan bagi santri yang melaksanakan kebersihan diri dan kesehatan lingkungannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS KUAMANG KECAMATAN PANTI TAHUN 2016 Kurnia Gustin, Rahmi; Putra, Yuhendri; Delita, Novia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.276

Abstract

Motivasi adalah suatu kondisi yang dapat menggerakan dan mempengaruhi pegawai.Puskesmas Kuamang merupakan salah satu dari beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Pasaman. Dilihat Rekapitulasi kehadiran di Puskesmas Kuamang kehadiran pegawai masih rendah ditemukan 80% dari 40 pegawai pernah tidak masuk kerja dengan bebagai alasan seperti izin tampa keterangan, alpa, cuti melewati batas. Kinerja Puskesmas Kuamang dilihat dari laporan tahunan 2015 terlihat rendahnya cakupan Program dilaksanakan seperti: terlihat pada Program KIA cakupan Kunjungan Nifas 78% target 90% ,Asi Eksklisif 66,99% target 100%. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan motivasi kerja pegawai. Desain penelitian mengunakan cross sectional dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2016 di Puskesmas Kuamang Kecamatan Panti Kabupaten Pasaman. Populasi penelitian seluruh pegawai Puskesmas berjumlah 40 orang, semua populasi dijadikan sampel dengan mengunakan teknik sampel jenuh. Pengolahan data analisis secara univariat dan bivariat mengunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisis diperoleh adanya hubungan bermakna antara tanggung jawab dengan motivasi kerja (p=0,0001,) hubungan interpersonal dengan motivasi kerja (p=0,011), kondisi kerja dengan motivasi kerja (p=0,006), dan pengawasan dengan motivasi kerja (p=0,002). Dapat disimpulkan, bahwa faktor tanggung jawab, hubungan interpersonal, konsi kerja dan pengawasan berhubungan dengan motivasi kerja pegawai di Puskesmas Kuamang. Untuk itu diharapkan kepada seluruh pegawai agar dapat menerapkan pola motivasi kerja dengan baik.
ANALISIS PENGELOMPOKAN DAN PEMETAAN KECAMATAN BERDASARKAN FAKTOR PENYEBAB PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA PADANG TAHUN 2016 Okta Sanggara, Vivi; Arma, Novi; Masnarivan, Yeffi
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.277

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Penerapan prinsip pemerataan tanpa memperhatikan karakteristik wilayah dalam pelaksanaan program pemberantasan dan penanggulangan penyakit menular DBD menyebabkan program tersebut kurang efektif dan tidak tepat sasaran, dengan demikian peningkatan kasus DBD tiap tahunnya menjadi masalah yang hampir selalu dihadapi oleh Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelompokan dan pemetaan kecamatan berdasarkan faktor penyebab DBD di Kota Padang tahun 2016. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan menggunakan data sekunder tahun 2015 dan analisis multivariat meliputi analisis kluster, analisis biplot dan analisis diskriminan. Unit analisis dalam penelitian ini adalah seluruh kecamatan yang ada di Kota Padang dan menggunakan 8 faktor penyebab DBD di Kota Padang. Proses pengelompokan menghasilkan tiga kluster kecamatan berdasarkan faktor penyebab DBD variabel pembeda antar kluster berdasarkan hasil analisis diskriminan yaitu; variabel parsentase PHBS, UKBM dan TTU. Kluster satu dipengaruhi oleh variabel diskriminan persentase PHBS. Kluster dua dipengaruhi oleh variabel diskriminan persentase TTU, PHBS dan UKBM. Kluster tiga dipengaruhi oleh variabel diskriminan TTU dan klaster empat dipengaruhi oleh variable diskriminan UKBM. Pemetaan yang dilakukan menghasilkan peta kejadian DBD, peta hasil pengelompokan kecematan, dan peta kecamatan berdasarkan potensi kerawanan DBD. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan karakteristik dan kerawanan pada masing-masing kluster kecamatan di Kota Padang berdasarkan faktor penyebab DBD. Untuk itu, disarankan kepada Dinas Kesehatan Kota Padang dalam pelaksanaan program pemberantasan dan pencegahan penyakit DBD untuk melaksanakan manajemen penyakit berbasis wilayah berdasarkan karakteristik masing- masing setiap kecamatan.
PENGARUH TERAPI WARNA MERAH DAN SENAM OTAK TERHADAP MEMORI JANGKA PENDEK PADA LANSIA DENGAN DIMENSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA SABAI NAN ALUIH DI SICINCIN TAHUN 2015 Kurnia Sari, Yade; Susanti, Evi; Welni, Wel
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.278

Abstract

Lanjut usia yang berusia diatas 60 tahun berisiko terkena penyakit demensia. Demensia merupakan gangguan intelektual yang menghambat fungsi kerja dan sosial seperti perubahan anatomis, fisiologis, dan biokimia pada tubuh, Terapi warna merah, Senam otak merupakan salah satu bentuk terapi non farmakologis yang sangat penting dilakukan dalam rangka peningkatan daya ingat dan konsentrasi, mengurangi ganguan psikologis seperti depresi, ansientas, agitasi, delusi, halusinasi dan insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Terapi Warna Merah Dan Senam Otak Terhadap Memori Jangka Pendek Pada Lansia Dengan Dimensia Di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Di Sicincin Tahun 2015. Desain Penelitian ini menggunakan Quasy-eksperimen “Non Equivalent Control Group”. Dengan jumlah sampel 32 orang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis univariat dengan observasi eksperimental melalui rata-rata dan analisis bivariat dengan uji independent t-test secara komputerisasi. Hasil Penelitian menunjukkan terapi warna merah dan senam otak sama-sama efektif terhadap peningkatan memori jangka pendek dan disarankan penelitian ini dapat memberikan informasi bagi PSTW Sabai Nan Aluih di Sicincin dan bisa diterapkan.
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN (TENAGA ANALIS) BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN METODE WORKLOAD INDICATORS OF STAFFING NEED (WISN)DI PUSKESMAS KEPERAWATAN SEBELAT PUTRI HIJAU KABUPATEN BENGKULU UTARA TAHUN 2016 Sari, Fadilla; Hatta, Muhammad
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 8 No 1 (2017)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v8i1.279

Abstract

Pada bulan Agustus 2015 - Juni 2016 Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau memiliki jumlah kunjungan tertinggi dibandingkan dengan 2 puskesmas lainnya di Kecamatan Putri Hijau yaitu sebesar 4.840 pasien dengan jumlah tenaga 32 Orang (PNS) dan 25 orang (Tenaga Honorer dan atau TKS). Apakah Tenaga SDM Kesehatan tesebut sudah sesuai dengan kebutuhan atau tidak, karena Jumlah SDM Kesehatan yang tidak sesuai dengan kebutuhan (Kelebihan atau Kekurangan) merupakan masalah pelayanan kesehatan menjadi tidak optimal. Penelitian ini merupakan studi kasus yang bersifat kuantitatif yang di dasarkan pada beban kerja dengan metode WISN (Metode Workload Indicators Of Staffing Need).Sampel Penelitian adalah SDM kesehatan pada Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau tahun 2016 pada unit kerja Laboratorium (3 Analis). Teknik pengambilan sampel secara Total Sampling. Analisis dalam penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan tenaga Analis. Hasil Penelitian Menunjukkan bahwa waktu kerja tersedia Tenaga Analis di laboratorium 1386 jam/tahun atau 83160 menit/tahun. Standar kelonggaran tenaga Analis 0,201 SDM. Jumlah kebutuhan Tenaga Analis berdasarkan perhitungan Metode WISN yaitu berjumlah 1 orang dari jumlah staff/analis yang ada 3 orang. Kesimpulan nya adalah terjadinya kelebihan tenaga analis sebanyak 2 orang sehingga menyebabkan permasalahan yaitu kinerja yang tidak optimal. Saran sebaiknya dalam perencanaan mendatang Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau memiliki sistem informasi ketenagaan yang baik sehingga dapat menjadi landasan Pemerintah Daerah Setempat dalam penempatan tenaga analis ataupun tenaga kesehatan lainnya di Puskesmas Keperawatan Sebelat Putri Hijau.

Filter by Year

2010 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Volume 17 Nomor 1 Tahun 2026 (on progress) Vol 16 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 3 Tahun 2025 Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025 Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue