cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 28072588     DOI : https://doi.org/10.53697/jkomitek.v6i1
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi aims to provide a highly readable and valuable addition to the literature that will serve as an indispensable reference tool for years to come. The scope of the journal includes all new theoretical and experimental findings in the field of Computers, Information and Technology or any closely related field. The journal also encourages the submission of critical review articles covering advances in the latest research in the field of Computers, Information, and Technology.
Articles 390 Documents
Perancangan Prototipe Media Game-Induced Tourism Dalam Mendukung Special Interest Tourism di Sanur, Bali Ida Bagus Putra Punia Atmaja
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2429

Abstract

Game-induced tourism merupakan bentuk pariwisata yang muncul akibat keterlibatan interaktif dengan video game. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototipe media game-induced tourism yang dapat mendukung special interest tourism di Sanur, Bali dengan pendekatan elemen gamifikasi dan game development life cycle. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata Bahari dan destinasi dengan kekayaan budaya, berpotensi tinggi diadaptasi ke dalam prototipe. Kemudian, Wisatawan merespons positif terhadap prototipe, terutama pada aspek narasi, atmosfer, dan eksplorasi. Keterlibatan masyarakat lokal memperkuat autentisitas konten, sementara model perancangan media menekankan integrasi budaya lokal, ruang interaktif, dan genre open-world. Prototipe dikembangkan berdasarkan model perancangan, yang mencakup elemen visualize, integrate, narrate, engage, promote, dan gamify, sehingga mampu menghadirkan pengalaman wisata digital yang mendalam dan edukatif.
Analisis Manajemen Strategi Harian Kompas dalam Menghadapi Transformasi Digital Rinaya Triananda Saradewi; Pandan Yudhapramesti; Abie Besman
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2432

Abstract

Koran Harian Kompas merupakan salah satu media cetak terbesar di Indonesia yang telah eksis selama hampir enam dekade. Dalam menghadapi tantangan era digital yang membawa perubahan perilaku konsumen dan pesatnya perkembangan teknologi, Harian Kompas dituntut untuk bertransformasi agar tetap relevan dan berdaya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi yang diterapkan Harian Kompas dalam menghadapi transformasi digital, serta bagaimana Kompas mampu mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan media daring. Penelitian ini menggunakan konsep manajemen strategi media oleh Sylvia M. Chan-Olmsted, dengan pendekatan kualitatif melalui analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harian Kompas menghadapi tantangan baik dari faktor eksternal, seperti perubahan karakteristik khalayak dan kompetisi media digital, maupun faktor internal seperti adaptasi teknologi dan pengelolaan sumber daya manusia. Untuk menjawab tantangan tersebut, Kompas menerapkan berbagai strategi inovasi seperti transformasi konten ke platform digital, pengembangan Kompas.id, serta penyesuaian budaya kerja di ruang redaksi. Dengan langkah-langkah tersebut, Harian Kompas berhasil mempertahankan eksistensinya sebagai media terpercaya di era digital.
Analisis Framing Pemberitaan Indonesia Gelap Pada Media Online CNNIndonesia.com dan Tempo.Co (Analisis Framing R Entman) Fadil Muharrom; Oriza Putri Feriyanti; Zaki Radivan
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembingkaian yang dilakukan oleh portal berita media online CNNIndonesia.com dan Tempo.co dalam memberitakan isu Indonesia Gelap, dengan menggunakan model analisis framing Robert Entman. Gerakan yang digagas oleh mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil ini muncul sebagai respons terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat. Penelitian deskriptif kualitatif ini menganalisis dua artikel dari masing-masing portal berita, dengan fokus pada empat elemen framing utama, yaitu mendefinisikan masalah, mendiagnosis penyebab, membuat penilaian moral, dan menyarankan solusi. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa CNNIndonesia.com menggunakan nada netral dan deskriptif, menekankan aspek visual dan logistik tanpa menyelidiki akar penyebabnya. Sebaliknya, Tempo.co menyajikan perspektif kritis, menyoroti masalah dalam kebijakan pemerintah, mempertanyakan kecenderungan otoriter pemerintah, dan menuntut transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.
Pengukuran Tingkat Akurasi Pada Ulasan E-Commerce Menggunakan Metode INDOBERT Dengan Optimizer Adam Agung Putra; Ismarmiaty; Apriani
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2448

Abstract

Pesatnya perkembangan e-commerce di Indonesia telah menyebabkan meningkatnya volume ulasan pengguna, yang kini menjadi sumber informasi penting dalam memahami kepuasan dan pengalaman pelanggan. Ulasan tersebut mengandung sentimen yang dapat dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan bisnis, khususnya melalui pendekatan analisis sentimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat akurasi model IndoBERT yang dioptimasi menggunakan algoritma Adam dalam mengklasifikasikan sentimen ulasan e-commerce berbahasa Indonesia. Dataset yang digunakan berasal dari platform Kaggle, terdiri atas 11.606 ulasan yang telah melalui tahap pra-pemrosesan seperti pembersihan teks, tokenisasi, dan pelabelan. Data kemudian dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Model yang digunakan merupakan IndoBERT pre-trained yang dioptimasi dengan konfigurasi Adam: learning rate 2e-5, batch size 16, dan 5 epoch pelatihan. Evaluasi model dilakukan dengan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai akurasi sebesar 92,16%, precision 93,16%, recall 91,09%, dan F1-score 92,11%. Confusion matrix juga menunjukkan distribusi prediksi yang seimbang untuk sentimen positif dan negatif. Temuan ini membuktikan bahwa model IndoBERT yang dioptimasi dengan Adam memiliki kinerja yang sangat baik dalam tugas klasifikasi sentimen, serta berpotensi untuk diterapkan dalam sistem analisis sentimen otomatis pada platform e-commerce guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Custom AI Models Tailored to Business-Specific Content Needs Ankur Tiwari
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v4i2.2457

Abstract

This research explores the integration of custom Artificial Intelligence (AI) models in Content Management Systems (CMS) for content creation, curation, and management. The primary objective is to examine how AI-driven solutions, tailored to specific organizational needs, can optimize content workflows, improve productivity, and personalize content at scale. The study also investigates the ethical considerations, challenges, and potential benefits associated with the use of AI in CMS.The research adopts a mixed-methods approach, combining both quantitative and qualitative data. Quantitative data was gathered through surveys distributed to content creators and managers who have experience with AI tools, measuring productivity improvements, time savings, and user satisfaction. Qualitative data was collected through semi-structured interviews, offering deeper insights into the integration process, human oversight, and ethical issues related to AI-generated content.Results show that custom AI models significantly enhance content production efficiency, with respondents reporting increased content output and substantial time savings. The integration of AI also led to higher user satisfaction, particularly due to the personalized and relevant content generated by AI tools. However, challenges such as data quality, model bias, and the need for continuous training were identified. Ethical concerns regarding AI-generated content, including potential biases and intellectual property issues, were also highlighted.The study concludes that AI models tailored to organizational needs provide substantial benefits in terms of scalability, personalization, and efficiency. However, businesses must address the ethical implications and ensure proper human oversight to mitigate biases and ensure content quality and responsibility. Future research should focus on refining AI model transparency and inclusivity
Automated Content Creation in Telecommunications: Automating Data-Driven, Personalized, Curated, Multilingual Content Creation Through Artificial Intelligence and NLP Praveen Hegde
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v1i2.2458

Abstract

This research explores the integration of Artificial Intelligence (AI) and Natural Language Processing (NLP) in content creation within the telecommunications industry. The primary objective is to examine how AI-driven tools can automate personalized, data-driven, and multilingual content, improving operational efficiency and customer engagement. The study also aims to assess the ethical implications of AI in content generation, including issues of data privacy, algorithmic transparency, and bias.A mixed-methods approach was used, incorporating a systematic literature review, case studies, and expert interviews. The literature review focused on AI and NLP applications in telecom, while case studies from companies like Ericsson, Huawei, and Vodafone illustrated real-world AI implementation for content creation and customer engagement. Expert interviews provided further insights into the challenges and ethical concerns surrounding AI adoption in telecom.The results reveal that AI and NLP significantly enhance content personalization and scalability. Telecom companies using AI tools reported increased content output, higher customer satisfaction, and reduced operational costs. However, challenges related to data quality, privacy concerns, and AI bias were identified. Ethical concerns, such as algorithmic transparency and fairness, were also highlighted as critical factors for successful AI implementation.In conclusion, AI and NLP are transforming content creation in telecommunications by enabling personalized, efficient, and multilingual communication. Despite the advantages, ethical and practical challenges must be addressed, including data privacy, model biases, and the need for ongoing AI model training. The research underscores the importance of ethical AI practices to ensure responsible content generation.
Penerapan Retorika Visual dalam Iklan Indomie Korean Ramyeon Series X NewJeans di Media Youtube Zahra Namira Wandi; Pudji Muljono; Fahmi Fuad Cholagi
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2468

Abstract

Digital advertisement has evolved into one of the main marketing communication tools in the digital era. YouTube is one of the largest social media platforms and the primary choice for major companies to market their products. One strategy that attracts the audience's attention is through brand collaborations with public figures. Indomie partnered with NewJeans as the Global Brand Ambassador for its latest Korean Ramyeon Series product advertisement. This study aims to analyze the visual elements that can build a persuasive message and apply the conditions and characteristics within the visual rhetoric theory. This research uses a descriptive qualitative method based on Foss's (2005) visual rhetoric theory to evaluate three conditions of visual rhetoric: symbolic, human intervention, and the presence of an audience. This research analyzes three characteristics of visual rhetoric: nature of the image, function of the image, and evaluation of the image, to understand how visual elements shape messages and influence the audience. The results show that this advertisement successfully applies the principles of visual rhetoric according to Foss's theory (2005). The visual elements in this advertisement are symbolic, with the use of colours, facial expressions, and visual style strengthening the product message. Human intervention is evident in the creative visuals relevant to the target audience, namely Generation Z. The advertisement also manages to evoke a positive communicative response. The analysis of visual rhetoric characteristics reveals the effective application of the nature of the image, the function of the image, and the evaluation of the image in shaping a persuasive message and strengthening emotional connections through the effective use of visual elements.
Ekstraksi Ciri Image Wajah Berdasarkan Ciri Warna Hue Saturation Value (HSV) dan Geometri Ridho Surya Pangestu; Hari Purwadi; Agusma Wajiansyah
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2472

Abstract

Ekstraksi ciri wajah merupakan langkah krusial dalam pengenalan wajah, terutama dalam membedakan pola berdasarkan warna dan geometri. Warna menjadi salah satu aspek penting karena dapat digunakan untuk membedakan suatu citra dari citra lainnya dengan mengelompokkan pola berdasarkan ciri warna tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode ekstraksi ciri wajah dengan memadukan analisis warna menggunakan ruang warna HSV (Hue, Saturation, Value) dan ekstraksi ciri geometri pada bagian mata, hidung, dan mulut. Metode penelitian dimulai dengan pengambilan gambar wajah dari tiga individu berbeda dengan posisi tampak depan menggunakan kamera handphone. Gambar yang diperoleh kemudian disimpan dan dikonversi dari format RGB ke ruang warna HSV untuk ekstraksi ciri warna. Rata-rata nilai hue, saturation, dan value pada setiap gambar digunakan sebagai ciri warna yang mewakili setiap wajah. Selanjutnya, dilakukan ekstraksi ciri geometri dengan mengukur jarak antar bagian wajah utama, yaitu mata, hidung, dan mulut, untuk memperoleh ciri geometris yang berbeda pada masing-masing individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ciri warna dan ciri geometri mampu menghasilkan identifikasi ciri wajah yang unik untuk setiap individu. Pendekatan ini memberikan dasar yang kuat dalam pengenalan wajah dengan memanfaatkan karakteristik warna dan struktur wajah secara simultan.
Perancangan Dashboard Sistem Notifikasi Otomatis Aset Berbasis WhatsApp API Dengan Pendekatan Waterfall Hanung Setiawan; Imam Suharjo
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2493

Abstract

Manajemen aset digital menjadi aspek penting dalam menjaga kelangsungan operasional perusahaan, khususnya dalam pemantauan jadwal pemeliharaan dan masa berlaku layanan. Banyak perusahaan masih menghadapi kendala akibat keterlambatan pengingat yang disebabkan tidak adanya sistem notifikasi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem notifikasi otomatis berbasis WhatsApp API yang dapat mengingatkan pengguna terkait masa berlaku dan pemeliharaan aset digital. Sistem ini dilengkapi dengan dashboard admin yang memungkinkan pengelolaan aset dan penjadwalan notifikasi secara terpusat dan real-time. Metode pengembangan menggunakan model waterfall, yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pengujian dilakukan menggunakan metode black box untuk memastikan seluruh fungsionalitas berjalan sesuai spesifikasi. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu mengirimkan notifikasi otomatis pada interval waktu 14 hari, 7 hari, 3 hari sebelum jatuh tempo, dan pada hari H. Jika tidak ada respons dari pengguna, sistem juga mengirimkan notifikasi eskalasi ke tim keuangan. Integrasi WhatsApp API memberikan kemudahan dalam distribusi informasi secara cepat dan akurat. Integrasi WhatsApp API memberikan keunggulan dalam hal kecepatan, keandalan pengiriman pesan, serta kemudahan adopsi oleh pengguna. Sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal pemeliharaan serta membantu mencegah keterlambatan pembayaran atau penghentian layanan. Solusi ini dapat diterapkan dalam berbagai konteks pengelolaan aset digital di lingkungan bisnis maupun institusi.
Clustering K-Means Berdasarkan Ciri Gray Level Co-occurrence Matrix Pada Foto Wajah Faundra Zahwa Ramadhani; Hari Purwadi; Ansar Rizal
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ciri Citra Wajah Berdasarkan Gray Level Coocurence Matrik (Glcm). Dan melakukan pengelompokan klaster menggunakan metode Simpel K- Means untuk mengetahui clustered instances. Tahapan dimulai dari pengambilan gambar wajah menggunakan kamera smartphone dengan jarak 100cm dan pencahayaan yang dikendalikan. Gambar kemudian diubah dari format RGB ke grayscale sebagai langkah awal pengolahan. Matriks GLCM dibentuk berdasarkan empat orientasi sudut (0°, 45°, 90°, dan 135°), dan dari matriks tersebut diekstraksi empat ciri tekstur utama, yaitu contrast, correlation, energy, dan homogeneity. Ekstraksi fitur ini berfungsi sebagai representasi ciri setiap gambar wajah. Data yang digunakan terdiri atas 60 gambar, diperoleh dari 15 pengambilan gambar untuk masing-masing dari 3 subjek yang berbeda, yang di Analisa mengunakan Glcm mendapatkan prototype data ciri sebanyak 60. Seluruh data ciri selanjutnya dianalisis menggunakan algoritma Simpel K-Means, dengan pengujian sebanyak 1-10 cluster yang berbeda di dapatkan Clustered Instances rata – rata sebanyak 56 %.