cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan
ISSN : -     EISSN : 27980502     DOI : https://doi.org/10.53697/emak.v7i3
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Emak: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan is a peer-reviewed journal. Ekombis invites academics and researchers who do original research in the fields of economics, management, and accounting, including but not limited to: Economics Monetary Economics, Finance, and Banking International Economics Public Economics Economic development Regional Economy Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 894 Documents
Rekonstruksi Keseimbangan Hidup dan Kesehatan Mental Pekerja Generasi Z Menghadapi Boreout di Coffee Shop Dicko Susanto; I Pradhana; Ni Wisudawati; I Adriati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i2.3460

Abstract

Industri coffee shop di Indonesia, khususnya di kawasan wisata Kuta, Bali, berkembang menjadi bisnis yang dinamis secara kultural dan menarik banyak pekerja Generasi Z. Walaupun lingkungan aesthetic labor terlihat menarik, tugas kerja yang repetitif dan monoton sering menyebabkan boreout, sebuah kebosanan kronis yang berdampak negatif pada kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman boreout pekerja Generasi Z serta strategi adaptif untuk merekonstruksi keseimbangan hidup dan menjaga kesehatan mental. Pendekatan kualitatif fenomenologi transendental digunakan dengan sampel purposif tujuh barista full-time kelahiran 1997–2012 di coffee shop Kuta. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta pendekatan analisis Gioia. Hasil penelitian menunjukkan boreout timbul akibat kekosongan intelektual akibat stagnasi tugas, rutinitas monoton, dan kehilangan makna kerja. Pekerja merespons secara proaktif dengan strategi job crafting berupa peningkatan keterampilan, koping emosional, dan pembangunan relasi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa harmoni kerja-hidup yang dicapai melalui integrasi nilai personal ke dalam rutinitas kerja diperlukan untuk mengurangi boreout dan meningkatkan kesejahteraan pekerja muda.
Pengaruh Brand Image Terhadap Customer Engagement Konsumen Starbucks di Kota Denpasar Ni Kadek Dilasanthika; Putu Ratna Juwita Sari; Kadek Wulandari Laksmi P; Ni Kadek Winda Yanti
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3467

Abstract

The purpose of this study is to analyze the influence of brand image on customer engagement among Starbucks consumers in Denpasar City. This study used a quantitative approach with simple linear regression analysis. Data were obtained through questionnaires distributed to consumers who had made purchases at Starbucks and analyzed using a t-test and coefficient of determination. The results showed that brand image had a positive and significant effect on customer engagement (t = 2.827; Sig = 0.005) with an Adjusted R Square value of 0.759, meaning brand image was able to explain 75.9% of the variation in customer engagement, while the remaining 24.1% was influenced by other factors outside the study. Thus, it can be concluded that a strong brand image plays a significant role in increasing customer engagement among Starbucks consumers in Denpasar City and can be used as a basis for formulating the company's marketing strategy. These findings indicate that a positive brand image strengthens emotional attachment and interaction between consumers and the brand. A strong brand image encourages consumers to actively engage through repeat purchases, word-of-mouth communication, and interactions on digital platforms. Therefore, companies need to consistently maintain brand quality, brand communication, and brand experience to sustain customer engagement. This study also provides empirical evidence that brand image is a strategic asset in building long-term relationships with consumers.
Pengaruh Digital Marketing Terhadap Minat Beli Konsumen di 333 Club House Ni Kadek Ayu Aprillia Dian Paramita; Putu Ratna Juwita Sari; Ni Putu Nina Eka Lestari; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing terhadap minat beli konsumen di 333 Club House. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan dalam industri food and beverage (F&B) yang menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang inovatif dan efektif, khususnya melalui pemanfaatan media digital. Perkembangan teknologi informasi dan penggunaan media sosial yang semakin masif telah mengubah perilaku konsumen dalam mencari informasi, membandingkan produk, dan menentukan keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen 333 Club House yang telah terpapar aktivitas digital marketing perusahaan, seperti media sosial dan platform online lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh digital marketing terhadap minat beli konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Hal ini mengindikasikan bahwa konten digital yang menarik, informatif, mudah diakses, serta interaktif mampu meningkatkan ketertarikan dan keinginan konsumen untuk melakukan pembelian. Selain itu, digital marketing juga berperan dalam membangun persepsi positif terhadap merek serta meningkatkan kedekatan antara perusahaan dan konsumen. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa digital marketing merupakan faktor penting yang perlu dioptimalkan oleh pelaku usaha di sektor F&B sebagai strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan minat beli konsumen dan mempertahankan daya saing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Ukuran Perusahaan, dan Komisaris Independen Terhadap Tax avoidance pada Perusahaan Consumer Goods Yang Terdaftar di BEI Tahun 2022-2024 Selvyna Thirza; Hendro Lukman
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, dan komisaris independen terhadap praktik tax avoidance pada perusahaan sektor consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Tax avoidance menjadi isu penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan karena berkaitan dengan upaya perusahaan meminimalkan beban pajak secara legal, yang berpotensi memengaruhi penerimaan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, sehingga diperoleh sebanyak 107 perusahaan sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan metode regresi data panel menggunakan perangkat lunak EViews versi 13. Variabel profitabilitas diukur menggunakan Return on Assets (ROA), leverage diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), ukuran perusahaan diukur melalui logaritma natural total aset, sedangkan komisaris independen diukur berdasarkan proporsi komisaris independen dalam struktur dewan komisaris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat profitabilitas yang tinggi cenderung lebih patuh terhadap kewajiban perpajakan. Sementara itu, leverage, ukuran perusahaan, dan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua karakteristik keuangan dan tata kelola perusahaan mampu menjelaskan perilaku penghindaran pajak pada sektor consumer goods. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur di bidang akuntansi perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan regulator dalam merumuskan kebijakan perpajakan yang lebih efektif.
Inovasi Budaya Kerja: Menghubungkan Psychological Safety dengan Kinerja Berkelanjutan Sapta Rini Widyawati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh psychological safety terhadap inovasi budaya kerja dan kinerja berkelanjutan, serta menguji peran mediasi inovasi budaya kerja dalam hubungan antara psychological safety dan kinerja berkelanjutan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research, melibatkan 250 karyawan dari berbagai perusahaan di Bali. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Psychological Safety berpengaruh signifikan terhadap Inovasi budaya kerja dan kinerja berkelanjutan. Inovasi budaya kerja berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara psychological safety dan kinerja berkelanjutan. Hal ini berarti Psychological safety tidak hanya berdampak langsung terhadap kinerja, tetapi juga secara tidak langsung melalui pembentukan budaya kerja inovatif. Secara teoretis, penelitian ini memperluas pemahaman mengenai peran keamanan psikologis dalam mengembangkan budaya kerja yang mendorong inovasi dan keberlanjutan organisasi. Secara praktis, hasil penelitian memberikan implikasi bahwa perusahaan perlu menciptakan iklim kerja yang mendukung psychological safety dan inovasi budaya kerja guna meningkatkan kinerja berkelanjutan.
Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat dalam Perspektif Ekonomi Mikro Ali Akhmadi; Engkur
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i2.3477

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan pola konsumsi masyarakat dari perspektif ekonomi mikro dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur akademik, artikel ilmiah, dan dokumen relevan, kemudian dianalisis melalui identifikasi tema, reduksi data, kategorisasi konsep, dan penarikan kesimpulan secara induktif untuk memahami faktor-faktor penentu pola konsumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan pola konsumsi dipengaruhi oleh faktor ekonomi seperti inflasi dan fluktuasi pendapatan yang mendorong fokus pada kebutuhan pokok, ketimpangan dan referensi sosial yang menimbulkan perilaku konsumsi imitasi, serta digitalisasi dan media sosial yang mempercepat perubahan preferensi, mendorong personalisasi konsumsi, dan memengaruhi elastisitas permintaan. Selain itu, siklus ekonomi, resesi, dan pandemi COVID-19 mendorong pergeseran ke merek privat dan saluran digital, sementara preferensi risiko dan inovasi produk turut memengaruhi konsumsi rekreatif dan pengembangan diri. Temuan ini memperkaya literatur ekonomi mikro dan menawarkan implikasi bagi kebijakan ekonomi adaptif, strategi bisnis berbasis digital, serta pemahaman akademik terhadap perilaku konsumen yang heterogen, sekaligus memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan dan pelaku bisnis dalam merespons dinamika konsumsi secara efektif.
Analisis Popularitas dan Profitabilitas Jajanan Khas Bali pada Toko JASTIP di Wilayah Badung dengan Pendekatan Menu Engineering Maria Fransiska; Ni Ketut Wiradnyani; I Wayan Suryanto
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat popularitas jenis penganan yang dijual pada Toko Jasa penitipan jajanan (JASTIP), Toko yang di analisis tingkat popularitas jenis penganan yang di jual adalah Toko yang berada di Wilayah Badung, dengan jenis penganan jajanan khas Bali. Permasalahan yang terjadi di Toko JASTIP adalah kesulitan dalam mengontrol keuangan dan pemasaran menu yang dimiliki. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimanakah keadaan menu yang dimiliki Toko JASTIP wilayah Badug dalam tingkat popularitas dan keuntungan yang tinggi pula atau sebaliknya.  Metode penelitian menggunakan Menu Engineering untuk menganalisis tingkat popularitas jajanan khas Bali. Hasil yang diperoleh pada Toko di Dalung Permai wilayah Badung teridapat 39 jenis jajanan khas Bali. Hasil analisis menunjukkan bahwa diantara 39 jenis jajanan yang diteliti, 18% dalam kategori star, 0,5% yang lain dalam kategori plowhorse, 41% dalam kategori puzzle, dan 33% dalam kategori dog. Rekomendasi yang diberikan berkaitan dengan strategi bauran pemasaran yaitu pada menu kategori star patut dipertahankan, plowhorse harga jual ditinjau kembali, puzzle makanan dipertahankan dan perlu disusun kembali, dan dog menu jajanan diganti.
Pengaruh Content Marketing dan Live Streaming Terhadap Impulsive Buying Pengguna Tiktok Shop di Kabupaten Pati dengan Influencer Marketing Sebagai Variabel Intevening Finkan Andarwati; Lutfi Nurcholis
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content marketing dan live streaming terhadap impulsive buying dengan influencer marketing sebagai variabel intervening pada pengguna TikTok Shop di Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antar variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content marketing dan live streaming berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Selain itu, content marketing dan live streaming juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap influencer marketing. Selanjutnya, influencer marketing terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara content marketing dan live streaming terhadap impulsive buying. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas strategi pemasaran di TikTok Shop dipengaruhi secara simultan oleh kualitas konten, tingkat interaktivitas siaran langsung, serta kredibilitas influencer dalam membangun kepercayaan dan keterlibatan emosional konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model Stimulus–Organism–Response (SOR) pada konteks social commerce serta implikasi praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran digital yang efektif.
Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi (Competence Base Education and Training), Motivasi dan Penghargaan Terhadap Kinerja Mekanik Pada PT. Alun Muhammad Nursyams Hilmi; Yuli Nurasri
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3494

Abstract

Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memegang peranan penting dalam pencapaian tujuan perusahaan, khususnya pada industri otomotif yang menuntut kualitas pelayanan purna jual melalui peran mekanik sebagai garda depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi (CBET), motivasi, dan penghargaan terhadap kinerja mekanik di PT. Alun, serta membandingkannya dengan program pelatihan konvensional. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan 64 responden dan analisis statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada mekanik peserta CBET, pendidikan dan pelatihan, motivasi, serta penghargaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Sementara itu, pada mekanik non-CBET, hanya variabel penghargaan yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja, sedangkan pendidikan dan pelatihan serta motivasi tidak berpengaruh signifikan.
Keberagaman Gender Direksi, Kompensasi Eksekutif, dan Kualitas Audit terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Nur Aprilia Herlena; Titik Aryati
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3497

Abstract

Kecurangan laporan keuangan mengancam stabilitas pasar modal, terutama di sektor consumer non-cyclicals BEI yang stabil namun rentan tekanan kinerja, seperti kasus Garuda Indonesia dan Indofarma. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh keberagaman gender direksi (Blau Index), kompensasi eksekutif, dan kualitas audit terhadap kecurangan laporan keuangan (M-Score Beneish). Menggunakan pendekatan kuantitatif kausal komparatif dengan data sekunder dari 55 perusahaan (165 observasi) periode 2022-2024, dipilih purposive sampling dari populasi 131 perusahaan. Instrumen mencakup proksi variabel dianalisis regresi data panel Random Effect Model (REM) via EViews 12, dengan uji asumsi klasik dan hipotesis t/F. Hasil menunjukkan kualitas audit berpengaruh negatif signifikan (koefisien -1.50, p=0.000), sementara keberagaman gender dan kompensasi eksekutif tidak signifikan secara parsial, meski simultan signifikan (Adjusted R²=0.145). Kesimpulan merekomendasikan penguatan audit Big Four dan kuota wanita di board minimal 30% bagi OJK.