cover
Contact Name
Tomy Satria Alasi
Contact Email
tomysatriaalasi@gmail.com
Phone
+6282168449797
Journal Mail Official
tomysatriaalasi@gmail.com
Editorial Address
STMIK Methodist Binjai, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Kel. Bandar Senembah, Kec. Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, 20716 .
Location
Kota binjai,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi
Published by STMIK Methodist Binjai
ISSN : -     EISSN : 30481406     DOI : https://doi.org/10.36520/jpmv
Aim (Tujuan): Jurnal Pengabdian Masyarakat Vokasi (JPMV) bertujuan sebagai media publikasi ilmiah untuk mendiseminasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) di lapangan. Jurnal ini berfokus pada upaya pemberdayaan masyarakat, inovasi pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi informasi guna memberikan solusi nyata atas permasalahan di masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. Scope (Ruang Lingkup): JPMV menerima artikel ilmiah dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup, namun tidak terbatas pada bidang-bidang berikut: Pemanfaatan Teknologi Informasi: Implementasi perangkat lunak, sistem informasi, dan literasi digital untuk meningkatkan efisiensi kerja di berbagai sektor. Pendidikan dan Pembelajaran: Inovasi metodologi pengajaran, penyuluhan bagi guru dan siswa, serta pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat: Pendampingan UMKM, transformasi digital bagi usaha mikro, dan pengembangan kewirausahaan. Teknik dan Vokasi: Penerapan teknologi tepat guna dalam bidang teknik dan keterampilan praktis untuk masyarakat pedesaan maupun perkotaan. Sosial dan Kemasyarakatan: Program peningkatan kesadaran hukum, kesehatan masyarakat, dan pelatihan soft skills bagi kelompok sosial tertentu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 29 Documents
PEMBEKALAN PESERTA DENGAN SISTEM OPERASI LINUX UBUNTU 22.04 LTS DI METRONICS MEDAN Eferoni Ndruru; Sinar Sinurat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilaksanakan pada Pusat Pendidikan Metronics Medan dalam bentuk pelatihan pengenalan sebuah aplikasi sistem operasi pada calon tenaga kerja setingkat SMP dan SMA/ Sederajat. Ada banyak masyarakat yang tidak punya pekerjaan atau usaha mandiri, sehingga sulit untuk mendapatkan pekerjaan saat ini, Hal ini menjadi masalah besar yang dihadapi oleh para calon pekerja yang baru menyelesaikan studi setingkat SLTA dalam memperbaiki perekonomian apa lagi di situasi menghadapi resesi ekonomi tahun 2023 ini. Sebelumnya program PKW (Pendidikan Kecakapan Wirausaha) dan PKK (Pendidikan Kecakapan Kerja) di Metronics Medan menyediakan materi pembelajaran dan pelatihan terhadap masyarakat dengan berbebagai macam keahlian. Seperti pelatihan design grafis, tekniksi komputer dan lain-lain. Pelatihan yang akan dilakasanakan adalah pelatihan pengenalan sebuah aplikasi sistem operasi pada calon tenaga kerja setingkat SMP dan SMA sederajat. Dengan adanya pelatihan kursus ini, maka dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan atau membuka lebih banyak peluang usaha. Evaluasi hasil belajar dilakukan langsung setelah pelatihan selesai, dengan memberikan soal ujian atau quis dengan mengatur tempo waktu. Soal/ quis tersebut berupa contoh design dan akan dikerjakan oleh masing-masing peserta kemudian di simpan dan ditampilkan di proyektor, kemudian instruktur memberi nilai dan menyerahkan nilai tersebut kepada Admin program PKW (Pendidikan Kecakapan Wirausaha) dan PKK (Pendidikan Kecakapan Kerja) di Metronics Medan.
Pengenalan Web untuk Pembayaran Biaya Pendidikan Siswa di SMP Swasta Gotong Royong Kabupaten Langkat Sumatera Utara Tomy Satria Alasi; Suhendri Nasution; Anisa Putri; Afifudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah memberikan peluang besar dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan, termasuk dalam pengelolaan administrasi sekolah. Salah satu aspek penting dalam administrasi yang memerlukan perhatian khusus adalah pengelolaan dana operasional, seperti Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Di SMP Swasta Gotong Royong, proses pencatatan dan pelaporan pembayaran SPP masih dilakukan secara manual menggunakan buku atau spreadsheet sederhana, yang berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, kehilangan data, dan lambatnya akses terhadap informasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi pembayaran SPP berbasis web guna mempermudah pencatatan, pemantauan, dan pelaporan pembayaran secara lebih terstruktur, aman, dan efisien. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah metode Waterfall, yang mencakup tahapan analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Sistem ini dirancang dengan keterbatasan tertentu, seperti hanya mencakup pembayaran SPP bulanan dan akses yang dibatasi untuk admin sekolah. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya sebuah sistem informasi yang mampu meningkatkan efisiensi kerja bendahara sekolah, mengurangi risiko kehilangan data, serta memberikan transparansi yang lebih baik kepada pihak sekolah dan orang tua siswa. Penelitian ini juga memberikan kontribusi praktis dalam mendukung digitalisasi administrasi keuangan sekolah, serta menjadi referensi untuk pengembangan sistem informasi sejenis di institusi pendidikan lainnya.
Edukasi Pencegahan Phishing Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Keamanan Digital Anzas Ibezato Zalukhu; Metta Dina Gloria; Adil Priman Hati Hulu; Irwan Syahputra; Ratna Nisti Yuliani Zalukhu; Dian Khristian Zalukhu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah meningkatkan risiko kejahatan siber, salah satunya phishing, yang sering menyasar pelajar sebagai pengguna aktif teknologi informasi. Phishing merupakan bentuk penipuan digital yang dilakukan dengan menyamar sebagai pihak terpercaya untuk memperoleh informasi sensitif seperti data pribadi dan akun digital. Rendahnya literasi keamanan digital menyebabkan pelajar rentan terhadap serangan tersebut. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman pelajar terhadap ancaman phishing serta strategi pencegahannya. Kegiatan edukasi dilaksanakan di SMK Negeri 1 Sirapit, Kabupaten Langkat, melalui pendekatan edukatif dan partisipatif yang meliputi ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, dan simulasi identifikasi phishing. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan keamanan digital, jenis-jenis phishing, dampak phishing, serta langkah-langkah pencegahan dalam aktivitas digital sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelajar mengenai ciri-ciri phishing dan pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Selain itu, pelajar menunjukkan perubahan sikap yang lebih waspada dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi digital. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi keamanan digital pelajar serta mendukung pembentukan perilaku digital yang aman dan bijak
Edukasi dan Pendampingan Keamanan Data Pasien dalam Menghadapi Risiko Kebocoran Data pada Layanan Fintech di Lingkungan Puskesmas Ayumi Kartika Sari; Raja Nasrul Fuad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam layanan kesehatan mendorong pemanfaatan platform financial technology (fintech) sebagai sistem pembayaran di Puskesmas. Namun, penggunaan layanan fintech berpotensi menimbulkan risiko kebocoran data pribadi pasien apabila tidak didukung oleh pemahaman hukum dan penerapan keamanan sistem informasi yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum perlindungan konsumen serta kapasitas teknis tenaga kesehatan dalam menjaga keamanan data pasien di Puskesmas Hamparan Perak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi regulasi perlindungan data pribadi, pelatihan dasar keamanan sistem informasi (password management, autentikasi dua faktor, enkripsi data), serta pendampingan identifikasi risiko kebocoran data pada proses transaksi fintech. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif dengan sesi diskusi, simulasi kasus, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman tenaga kesehatan mengenai prinsip perlindungan data pribadi dan langkah mitigasi risiko kebocoran data pada layanan fintech. Selain itu, tersusun rekomendasi prosedur sederhana pengamanan data pasien yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran hukum dan keamanan digital di lingkungan Puskesmas, sehingga perlindungan data pasien sebagai bagian dari hak konsumen layanan kesehatan dapat terjamin secara lebih optimal di era transformasi digital.
Optimizing SPPG Services Through the Implementation of Digital Technology to Support the Free Nutritional Meal Program (MBG) Anzas Ibezato Zalukhu; Irwan Syahputra; Maida Indrayani; Ayu Ofta Sari; Suhardiansyah; Dewi Sartika; Bambang Sugito
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36520/

Abstract

The Free Nutritional Meal Program (MBG) is a national strategic program aimed at improving the nutritional quality of the community, particularly students. One of the challenges in its implementation is the delay in food distribution, which can affect the quality of service and the effectiveness of the program. This Community Service Activity aims to improve the understanding and capabilities of managers and officers of the Nutrition Fulfillment Service Unit (SPPG) in utilizing digital technology through the implementation of a food distribution route optimization application. The activity was carried out at the SPPG in Baru Pasar VIII Village, Tanjung Beringin, Hinai District, Langkat Regency, using methods such as socialization, training, demonstrations, and simulations of application use. The materials provided covered the concept of service digitization, distribution route optimization, and practical use of digital map-based applications. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the importance of digital technology in supporting MBG operations, an increase in their ability to use the route optimization application, and an increased awareness of the importance of efficiency and timeliness in food distribution. Participants also responded positively to the implementation of a system that can help determine more effective and efficient delivery routes. The implementation of digital technology through the route optimization application has been proven to support the improvement of SPPG service quality in implementing the Free Nutritional Meal Program in a more timely, efficient, and sustainable manner.
Creative Content Development and Tourism Village Website Management Training to Increase Tourist Visits: A Community Engagement Program in Bukit Lawang Metta Dina Gloria; Irwan Jani Tarigan; Anzas Ibezato Zalukhu; Tomy Satria Alasi; Marwa Halim; Riandy Yap; Ramen A Purba; Adil Priman Hati Hulu; Dahrim; Suhendri Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36520/2yjs3m24

Abstract

Bukit Lawang is one of the leading ecotourism destinations in North Sumatra, renowned for its Orangutan conservation and the natural beauty of Gunung Leuser National Park. However, this great potential has not been accompanied by independent digital promotion optimization by the local community. Most tourism stakeholders still rely on third parties (external travel agents) and have not maximized the use of the village's digital assets. This Community Service activity (PKM) aims to improve the skills of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) and local youth in creative content creation (photo/video) and management of the official tourism village website. The implementation method uses the Asset-Based Community Development (ABCD) approach divided into a preparation stage, implementation stage (theoretical and practical training), and evaluation stage using pre-test and post-test questionnaires analyzed with the Normalized Gain (N-Gain) test and the non-parametric Wilcoxon Signed-Rank Test. Results show a significant increase in partner understanding, with a “High” N-Gain category across all indicators: 0.77 in photography/videography techniques, 0.75 in video editing skills via smartphone, and 0.72 in website dashboard operational capabilities. A Wilcoxon Signed-Rank Test confirmed that the increase from pre-test to post-test (mean 54.88 to 78.72) was statistically significant (Z = -4.478; p < 0.001). The long-term impact is the availability of independently managed digital promotional media to attract both domestic and international tourist visits directly without intermediaries
Building a Culture of Independent Learning in Junior High School Students Through a Self-Management Training Program Meylida Girsang; Khansa Khalishah; Maretta Selvana Siburian; Toras Pangidoan; Erikson Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36520/pmgysb37

Abstract

A culture of independent learning is a crucial competency for junior high school students, supporting both academic success and character development. However, many students still rely heavily on guidance from teachers and parents to manage their learning processes. This community service initiative aims to foster a culture of independent learning through a self-management training program covering concepts such as self-management, goal setting, time management, self-control, and the evaluation of learning outcomes. Implementation methods included a needs assessment, material delivery via interactive lectures, discussions, simulations, practical exercises in creating study schedules, and ongoing guidance. Evaluation was conducted using observations, questionnaires, and participant reflections to measure improvements in understanding and changes in study habits. The results indicate an increased understanding of the importance of self-management, improved skills in setting study targets and schedules, and a growth in motivation and responsibility regarding independent learning. The training program positively influenced the development of study habits that are more structured, disciplined, and goal-oriented. Consequently, self-management training serves as an effective strategy for fostering a culture of independent learning among junior high school students and warrants sustainable implementation through collaboration between schools, teachers, and parents.
Empowering Teachers and Students through Machine Learning Training and Education on Personal Data Protection and Intellectual Property Rights in the Era of Artificial Intelligence MUHAMMAD SYAHPUTRA NOVELAN; ZULHAM SITORUS; AYUMI KARTIKA SARI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36520/0dd5nt87

Abstract

The rapid advancement of Artificial Intelligence (AI), particularly Machine Learning (ML), has significantly transformed the educational sector by enabling the use of intelligent applications to support teaching and learning activities. However, the widespread adoption of AI also introduces new challenges related to personal data protection and intellectual property rights. This community service program aimed to improve the knowledge and competencies of teachers and students regarding the fundamentals of Machine Learning while enhancing awareness of ethical and lawful AI utilization. The program was conducted in the school's computer laboratory and involved teachers and students as participants. The implementation employed the Participatory Learning and Action (PLA) approach, including needs assessment, educational seminars, hands-on training, AI application demonstrations, practical exercises, interactive discussions, and evaluation through pre-tests and post-tests. The training materials covered Machine Learning concepts, AI applications in education, personal data protection, and intellectual property rights. The results demonstrated a significant improvement in participants' understanding of Machine Learning applications in education, the importance of protecting personal data, and respecting copyright and academic integrity. Participants also showed high enthusiasm throughout the training, indicating that the program successfully enhanced both digital literacy and legal awareness. This community service initiative is expected to serve as a sustainable educational model for promoting innovative, secure, ethical, and legally compliant AI adoption within educational institutions.
Application of Multi-Age Differentiated Instruction Based on a Combination of Concrete 3D Shape Model Making and PhET Simulation by Elementary School Students Ana Uzla BatuBara; Mhd Hanafi; Zainab Batubara
Jurnal Pengabdian Masyarakat Variasi Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM STMIK Methodist Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36520/9ka5j237

Abstract

Imbalance in learning readiness levels and age diversity (multi-age) in elementary schools often pose challenges in teaching abstract 3D geometry concepts. This Community Service Project (PkM) aimed to implement multi-age differentiated instruction through a combination of concrete media (sticks and modeling clay) and PhET digital simulations to enhance students' understanding of 3D geometric shapes. The project involved 4th and 5th-grade students grouped heterogeneously, a team of lecturers as supervisors and evaluators, and university students as facilitating mentors. The implementation method adopted a Blended Experiential Learning framework consisting of four stages: initial diagnostic mapping, student mentor training, differentiated learning intervention (introduction, concrete and digital exploration stations, and student product presentations), and evaluation. The results indicated a significant improvement in students' conceptual understanding of geometry, evidenced by an increase in the mean student score from 47.17 (pre-test) to 85.16 (post-test), with an average N-gain score of 0.72 (high category). The synergy of blended media successfully facilitated students' cognitive transition from the concrete operational stage to visual-abstract comprehension, while multi-age grouping triggered effective peer tutoring. The active participation rate reached 92%, proving that this approach is adaptive and inclusive in accommodating the heterogeneity of elementary school students.

Page 3 of 3 | Total Record : 29