cover
Contact Name
Muhammad Haris Hermanto
Contact Email
harishermanto96@gmail.com
Phone
+6285353121384
Journal Mail Official
staidarussalamlampung@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cendrawasih No.1, Labuhan Ratu Satu, Way Jepara, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 28280482     DOI : https://doi.org/10.51226
Core Subject : Religion, Education,
ISLAMADA is primarily intended for the publication of scholarly works in the field of Islamic Studies, especially ones that relate to Islamic theology, Islamic philosophy, Islamic mysticism and Islamic thoughts, Islam in the Local Nation, Studies of the Quran and Hadith and Islam and Gender
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 39 Documents
PERSEPSI NASABAH TERHADAP PENERAPAN AKAD MUDHARABAH DI BMT MITRA MADANI SYARIAH BRAJA SELEBAH LAMPUNG TIMUR Dewi Trismahwati; MOH. ABDUR ROHMAN WAHID; NUR INDAH SARI
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mudarabah has been one of the most popular goods among BMT Mitra Madani Syariah's customers. Mudharabah is expected to account for more than 60% of contracts in 2020. Meanwhile, BMT Mitra Madani Syariah has implemented mudharabah principles in accordance with Islamic law in its application. The goal of this study was to establish consumer perceptions of mudharabah implementation in BMT Mitra Madani Syariah, as well as the elements that influence it, based on the above description. This is a qualitative descriptive research project. Purposive sampling is a strategy for determining the participants. Five people are the focus of the research. According to the findings, the individuals had a positive opinion of mudarabah. acceptance does not come without justification. One of the causes is replaces bank interest with a sharing system. Another argument is that the rate system is seen as an unjust system for determining profit (revenue) that is particular to money lent, whereas company has the potential for profit or loss. Mudharabah, on the other hand, was seen as more fair since mudharabah paid attention to the possibility. Several things influence the perception that develops. Internal elements, which include psychological requirements, history, and experience, are the first. Psychological demands, such as mudhrabah contracts, are easier to fulfill and make it easier to continue the business. Other consumers' reported happiness with the mudharabah system is explained by stimulation. Keyword: Mudharabah System, Perception
KONTEKSTUALISASI KONSEP KEPEMIMPINAN KHARISMATIK DALAM ISLAM Agus Faisal Asyha
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia diciptakan Allah Swt mempunyai tujuan, salah satu tujuan penciptaan manusia adalah menjadi pemimpin dimuka bumi atau yang disebut dalam bahasa al-Qurannya (khalifah fil ard). Dalam rangka mengemban amanah yang diberikan Allah Swt tersebut maka manusia dalam menjalankan roda kepemimpinannya harus mempunyai tipe atau corak masing-masing dalam kepemimpinannya. Berbagai warna dan corak pemikiran manusia dalam satu kelompok sekala besar ataupun kecil kemudian dijadikan satu haluan dengan mengkombinasikan hasil pemikiran bersama tesebut sehingga bisa menghasilkan suatu tujuan bersama dan mencapai tujuan tersebut, itulah kepemimpinan yang bijak dengan konsep mengayomi dan berlandaskan musyawarah mufakat. Kepemimpinan karismatik adalah tentang bagaimana seorang pemimpin melakukan kegiatan komunikasi dengan cara membangkitkan rasa empati dan juga menampilkan emosi yang sangat kuat pada mereka yang ada disekitarnya. Berdasarkan beberapa pengertian kepemimpinan, tujuan dari kepemimpinan karismatik adalah untuk membuat perubahan yang positif di dalam kehidupan pemimpin tersebut. Pemimpin yang karismatik seringkali dianggap sebagai seorang orator yang sangat ahli dalam menyampaikan visinya. Kenapa? Karena seorang pemimpin yang karismatik sangat mengandalkan gaya berbahasanya yang sangat fasih, daya tariknya yang menawan, dan mampu merayu demi bisa mencapai tujuannya. Tapi, gaya kepemimpinan karismatik ini tidak hanya mengandalkan impiannya pada seluruh skill tersebut. Para pemimpin yang berkarisma juga sangat mengerti tentang pentingnya menjadi panutan yang baik agar bisa memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Untuk itu, mereka seringkali terjun langsung ke lapangan di barisan paling depan agar bisa mempromosikan visinya tersebut. Para pemimpin yang karismatik juga cenderung lebih fokus pada usahanya agar bisa mempererat ikatan sosial. Oleh karena itu, seringkali seorang pemimpin rela berkorban bersama dengan para pasukannya. Para pemimpin karismatik mempunyai peran yang sangat besar dalam membuat perubahan sosial. Di dalam dunia kerja, tujuan penerapan kepemimpinan karismatik adalah untuk memotivasi setiap karyawan agar bisa bekerja lebih produktif dan memiliki hidup yang sejahtera.
STRATEGI PONDOK PESANTREN DALAM PEMBELAJARAKELAS III ULYA (STUDI KASUS PONDOK PESANTREN MANBAUL ISHLAH LABUHAN MARINGGAI) Nursamsiyah
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren is a traditional education in which students live together and study under the guidance of teachers who are better known as kiai and have dormitories for students to stay. There are two types of santri in a pesantren, namely, mukim students and bat students. Santri mukim are students who sleep and stay at the boarding school while studying at the boarding school, while santri bats are students who only take part in the Koran at the Islamic boarding school but return to their parents' homes, usually the bat students leave in the afternoon and return home at night after finishing the Koran or in the morning. Learning is an activity / activity that a person does consciously or intentionally. There are several learning methods that are generally used in the Manbaul ishlah Islamic boarding school, the Sorogan method, the wetonan/bandongan method, the bahtsul masail/deliberation method, the muhafadoh (memorization) method, the market recitation method and the demonstration method. Based on the subject matter studied, namely the Wetonan/bandongan learning process at the Manbaul Ishlah Islamic Boarding School, Labuhan Maringgai, East Lampung. Then this type of reseach is a qualitative research because it describes systematically, factually, and accurately about the facts and characteristics of the population in the Manbaul Ishlah Islamic boarding school Labuhan Maringgai, East Lampung. That way we can conclude that in the Manbaul Ishlah Islamic boarding school, Labuhan Maringgai, East Lampung, the wetonan/bandongan learning method is used because it is more effective and efficient. Although they still use the wetonan/bandongan method which is usually considered old school, but with this method it can be faster to finish the books taught at the Manbaul Ishlah Islamic Boarding School
PERAN ORANG TUA DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN DARING DI SDN 2 BANDAR AGUNG Siti Fatihatul Masruroh
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang tua berperan besar agar anaknya tetap belajar di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran orang tua siswa sekolah dasar dalam membimbing anaknya selama pembelajaran daring dan apa yang dilakukan orang tua ketika menghadapi kesulitan selama pembelajaran daring. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah orang tua dapat berperan aktif sebagai pendidik atau sekolah awal untuk anak-anaknya. Orang tua bukan hanya sebagai pendidik tetapi juga harus bias menjadi motivator untuk anaknya, agar anak tetap belajar dikondisi yang masih seperti sekarang ini.Dampak positif yang dapat kita ambil dari pembelajaran Daring ini adalah membuat waktu kebersamaan orang tua dan anak menjadi lebih banyak, kesempatan terbaik untuk orang tua terlibat se cara langsung dalam proses pembelajaran anaknya
URGENSI STUDI FILSAFAT DALAM PENDEKATAN ISLAM Ahmad Ardiyansyah
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat merupakan sebuah metode berfikir yang mendasar mengenai sesuatu hal, baik teks, realitas, atau kejadian yang ada didalam Masyrakat. Dalam memahami Islam, tentu dibutuhkan pemikiran yang mendalam. Urgensi berfikir falsafi dalam memahami Islam menjadi penting. Mengingat pemahaman/ konteks yang terus berubah. Pendekatan filsafat berusaha untuk sampai kepada kesimpulan-kesimpulan yang universal dengan meneliti akar permasalahannya. Metode ini bersifat mendasar dengan cara radikal dan integral, karena memperbincangkan sesuatu dari segi esensi (hakikat sesuatu). Dengan kata lain, pemahaman fundamental dalam memahami ajaran Islam seharusnya menjadi dasar yang kuat dalam memajukan Islam yang beradab, toleran dan tidak saling menyalahkan yang lainnya.
MITONI DALAM PRESPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nur Kholis
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi mitoni merupakan salah satu tradisi suku jawa saat menyambut kelahiran bayi yang berusia tujuh bulan. Namun permasalahannya ialah ritual-ritual seperti ini tidaklah diajarkan di dalam Al-Qur’an ataupun Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi tradisi mitoni masyarakat jawa islam di Lampung Timur serta mengkajinya dengan sudut pandang keislaman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Temuan dalam penelitian ini ialah 1) pengimplementasian tradisi mitoni masyarakat jawa islam di Lampung Timur terdiri dari dua macam cara yaitu; a) mitoni dilakukan secara lengkap seperti aslinya b) hanya melakukan selamatan saja. Sedangkan menurut pandangan Islam tradisi seperti ini boleh untuk tetap dilestarikan dan dikembangkan demi menjaga jati diri bangsa dengan syarat menghilangkan unsur kemusyrikan dan kemubadzirannya.
TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AZYUMARDI AZRA Wahyu Hidayat
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengeksporasi pemkiran tokoh pendidikan Islam, yakni Azyumardi Azra. Azra tidak hanya menggeluti dalam bidang sejarah Islam, melainkan juga fokus tentang pendidikan Islam. Hal yang menjadi catatan akademis, pergumulan pemikirannya terkait pendidikan Islam, dapat kita telusuri dari hasil karya-karyanya yang terbit baik itu dalam bentuk buku ataupun digital (jurnal) nasional dan internasional. Melihat pemikiran Azra, metode penelitian yang dapat di gunakan ialah library reseach ( telaah literatur). Pendekatannya deskriptip- kualitatif yaitu melihat, mengumpulkan, membaca, dan menganalisa secara mendalam terkait pemikiran Azyumardi Azra. Setelah melalui tahapan tersebut, penulis menggunakan tekhnik analisis data mengoreksi, menganalisis, menyimpulkan dan memverefikasi data. Adapun hasil kesimpulan penelitian ini ialah tujuan pendidikan Islam terdiri dari tujuan antara dan tujuan akhir. Tujuan antara, tercapainnya siswa handal dan tangguh dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembentukan karakter melalui lembaga pendidikan formal,dan secara konseptual idealnya melalui setiap proses. Sedangkan tujuan akhir yakni membentuk kepribadian shaleh. Yang pada gilirannya, akan membentuk siswa berakhlak mulia, beriman dan bertakwa. Penekanan tujuan akhir pencapaiannya pada hasil. Implikasi secara teoritis dan praktis untuk menjawab persoalan-persoalan tercapainya pendidikan Islam, setiap stake holder dan pemangku kebijakan untuk saling kerjasama dengan instansi satuan pendidikan. Di samping itu, masyarakat juga di libatkan dalam setiap mengambil keputusa yang di buat
HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HAK IBTIKAR) HAK CIPTA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hak kekayaan intelektual adalah hak tersendiri yang diberikan melalui suatu peraturan atau undang-undang kepada seseorang atau organisasi manusia atas ciptaannya. Salah satu contoh hak kekayaan intelektual adalah hak cipta (Haq Ibtikar). Studi ini merupakan studi kepustakaan (library studies) yang berusaha menjawab pertanyaan tentang apa adanya. Hak cipta dalam penilaian Syariat Islam, apakah Islam mengakui adanya hak cipta atau tidak, dan bagaimana konsep Islam mempertahankan hak cipta. Statistik diperoleh melalui pemeriksaan literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam ranah hukum Islam, hak cipta disebut Haq Al-Ibtikar, yaitu hak atas karya yang pertama kali dibuat. Islam sangat mengakui dan melindungi karya cipta yang mungkin sesuai dengan norma dan nilai yang terkandung di dalamnya. Jika lukisan yang dilindungi hak cipta bertentangan dengan nilai-nilai Islam, maka lukisan tersebut tidak teridentifikasi sebagai lukisan yang dilindungi hak cipta dan bahkan tidak ada bentuk perlindungan terhadap bentuk lukisan tersebut. Perlindungan hak cipta dalam Islam, khususnya: a). Tidak lagi mengandung unsur-unsur haram di dalamnya, b). Tidak lagi beralasan merugikan masyarakat, c). Tidak bertentangan dengan aturan Islam pada umumnya.
KONSEP HERMENEUTIKA FEMINIS AMINA WADUD DALAM PENDEKATAN TAFSIR AL-QUR’AN
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hermeneutics has been known by Moslems since early twentieth century. As a method, it is used some Moslem scholars in interpreting the Quranic texts because it is regarded to give rational and creative way of interpreting religious texts. Together with the emerging terms of deconstruction, reconstruction and rationalization of religious texts, hermeneutics has become a favourite method to interprete the Qur’an. Anyhow, this method has not yet accepted by all Moslem ulamas just because it is regarded a non-Muslim method, it is a method used by Cristian bishops in interpreting Bible. Regardless its controversy, Amina Wadud, a female Muslim scholar, keeps using hermeneutics in interpreting quranic verses, mainly the verses relating female. According to her, the method is the most applicable one to interprete the Qur’an for the modern time.
ISLAM SASAK: WETU TELU VERSUS WAKTU LIMA Septiani Selly Susanti
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Islam masuk ke pulau Lombok pada abad ke-16 sekitar tahun 1545. Islamdisebarluaskan melalui sebuah ekspedisi dari Jawa yang dibawa oleh Sunan Prapen putra dari Sunan Giri, beliau merupakan salah satu Wali Songo yang terkenal. Menurut beberapa ahli sejarah, sebelum Islam masuk kepulau ini, penduduk asli Sasak mempunyai agama tradisional yaitu Boda sebuah sebutan bagi penduduk asli Lombok. Islam -sejak awal kemunculanya dan akan berlanjut hingga akhir zaman, telah menghadapi beberapa perbedaan nilai yang contradiktive dengan tradisi lokal dan budaya. Hal tersebut menyebabkan sebuah proses dialektika dan menghasilkan warna lokal Islam yang disebut Islam Wetu Telu di Bayan, Lombok Barat. Tulisan ini membahas tentang dasar sejarah yang mempertunjukan identitas agama masyarakat Sasak. Sejarah singkat identitas agama masyarakat Sasak terhadap agama Wetu Telu merupakan kolaborasi dari sebuah tradisi, budaya, dan nilai agama dari para pendatang yang merupakan penduduk asli di masa lalu. Sudut pandang lain menyatakan bahwa agama Wetu Telu merupakan sebuah ketidak lengkapan proses Islamisasi terhadap agama Waktu Lima yang belakangan ini dipertimbangkan sebagai Islam yang suci dan benar oleh sebagian besar Muslim di Lombok.

Page 2 of 4 | Total Record : 39