Journal Techno Entrepreneur Acta
Journal Techno Entrepreneur Acta merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan keilmuan di bidang keteknikan dan sains yang terintegrasi dengan nilai-nilai kewirausahaan (techno-entrepreneurship). Jurnal ini bertujuan untuk menjadi media publikasi yang kredibel dalam mendiseminasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang berkontribusi terhadap pengembangan teknologi terapan, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian asli (original research articles) dan artikel tinjauan (review articles) yang telah melalui proses peer review secara objektif dan sistematis. Cakupan bidang meliputi, namun tidak terbatas pada, Teknik Mesin, Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Elektro, serta Teknik Kimia/Kimia Sains, termasuk kajian interdisipliner yang mengaitkan teknologi dengan kewirausahaan dan pengembangan masyarakat. Sebagai jurnal berbasis akses terbuka (open access), seluruh konten yang diterbitkan dapat diakses secara bebas oleh pembaca untuk mendukung penyebaran ilmu pengetahuan secara luas. Journal Techno Entrepreneur Acta berkomitmen untuk menjaga standar etika publikasi ilmiah, kualitas editorial, serta integritas dalam setiap proses penerbitan. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan dan dikelola menggunakan sistem Open Journal Systems (OJS) untuk memastikan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses pengelolaan dan publikasi artikel ilmiah.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2 (2019)"
:
8 Documents
clear
ANALISIS PRIORITAS WILAYAH PEGEMBANGAN INDUSTRI PENGOLAHAN PERIKANAN DI KABUPATEN PANGKEP
Andi Ummung;
Andi Nur Apung Massiseng
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep guna meningkatkan nilai tambah sektor perikanan dengan menentukan faktor – faktor pendukung pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep dan Menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara mendalam menggunakan kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan alat analisis yang terdiri dari analisis Delphi yang digunakan untuk menentukan faktor-faktor pendukung pengembangan industri pengolahan perikanan, serta analisis AHP dan multi kriteria untuk menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan. Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan maka diperoleh hasil yaitu faktor – faktor yang menentukan pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep adalah : ketersediaan dan keberlanjutan bahan baku perikanan; aksesibilitas industri pengolahan perikanan; ketersediaan industri pengolahan perikanan; ketersediaan prasarana perikanan; ketersediaan tenaga kerja yaitu pengolah ikan; layanan jaringan listrik terhadap industri perikanan; layanan jaringan air bersih terhadap industri perikanan serta jumlah nelayan sebagai pendukung industri perikanan. Berdasarkan kriteria dari faktor tersebut, maka diperoleh 3 kecamatan dari 13 kecamatan yang paling potensial untuk wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan. Kecamatan potensial tersebut adalah Kecamatan Labakkang (skor 2,81), Kecamatan Ma’rang (skor 2,767), dan Kecamatan Pangkajene (Skor 2,688).
PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI MOTOR DI KOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN
Abdul Azis
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Transportasi mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia, karena transportasi mempunyai pengaruh besar terhadap perorangan, masyarakat, pembangunan ekonomi, dan sosial politik suatu negara. Tanpa adanya transportasi sebagai sarana penunjang, tidak dapat diharapkan tercapainya hasil yang memuaskan dalam usaha pembangunan berbagai aspek dari suatu negara. Data primer berupa hasil survey dan sekunder berupa hasil wawancara. Bentuk pertanyaan difokuskan untuk mengetahui karakter individu dan alasan pemilihan moda transportasi daring (motor). Populasi adalah penduduk Kabupaten Maros tahun 2018 dan penentuan sampel menggunakan rumus Sloving. Untuk mendapatkan data tentang karakteristik pelaku perjalanan dan model pemilihan moda transportasi dibutuhkan suatu gambaran yang dapat mewakili kebutuhan data yang diperlukan dalam bentuk kuisioner yang diberikan kepada responden di lapangan. Hasil pengelolahan data dianalisis model regresinya menggunakan software SPPS. Perangkutan diperlukan karena sumber kebutuhan manusia tidak terdapat di sembarang tempat. Sistem yang digunakan untuk mengangkut penumpang dan barang dengan menggunakan alat angkut tersebut dinamakan moda transportasi.
PENGUJIAN SISTEM HIBRID ENERGI SURYA-BAYU
Eodia Tasik Sedan Lobo;
Rombe Rombe;
Matius Sau
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bahan Bakar minyak (BBM) dewasa ini semakin menipis sehingga dibutuhlan sumber energi energi alternatif yang dapat mengantikannya seperti energy surya, energy bayu, energy pasang surut, energy air dan sebagainya. Namun demikian membutuhkan investasi yang cukup besar untuk mengaplikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya arus pengisian pada system hybrid energy surya dan energy bayu dan waktu pengisian pada system hybrid. Pengujian di lakukan di Pantai Akarena Makassar dengan kecepatan angin rata-rata 1 – 7 m/dt. Hasil pengujian system hybrid diperoleh bahwa arus rata-rata sebesar 7,39 A selama ± 9 jam pada kondisi cerah dengan kecepatan angin < 5 m/dt sehingga suplai energy listrik dari panel surya tanpa suplai dari Energi Bayu. Namun demikian pada hari yang berbeda ada suplai dari energy bayu pada pukul 15.00 – 17.00 sehingga arus pengisian rata-rata meningkat menjadi 8.02 A dengan kecepatan angin > 5 m/dt. Pengisian ke accumulator tanpa energy bayu membutuhkan watu lebih lama dan pada saat pengisian ke accumulator secara bersama-sama energy surya dan energy bayu menjadi cepat. Dengan demikian waktu pengisian ke accumulator secara hybrid tergantung pada besarnya arus pengisian dari sumber energy.
Analisis Debit Limpasan Pada Perencanaan Sistem Underground Drainage Jalan Lingkar Tengah Makassar
Muh. Syafaat S Kuba;
Andi Makbul Syamsuri;
M Agusalim
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pembangunan Jalan Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar rencananya akan dilaksanakan secara bertahap, dimana tahap pertama direncanakan sepanjang 3,050 km mulai dari Jl. Perintis Kemerdekaan melintasi Jl. Dr. Laimena dan berakhir di Jl. Borong Raya dengan lebar total 42 m termasuk prasarana saluran drainase. Dalam pembangunan jalan harus dibarengi dengan sistem saluran drainase yang baik dimana sistem drainase tersebut mampu melayani air limpasan hujan yang terjadi di permukaan jalan dan kawasan – kawasan sekitar jalan yang akan membebani saluran – saluran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit limpasan yang terjadi di kawasan Pembangunan Jl. Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar dan sekitarnya yang akan membebani saluran drainase jalan dan untuk merencanakan dimensi saluran drainase tertutup (underground drainage) yang mampu mengalirkan debit aliran air maksimum. Hasil yang diharapkan adalah perencanaan sistem underground drainage sebagai alternatif pemecahan masalah banjir dan genangan pada ruas Jl. Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar.
ANALISIS PENGUNAAN BAMBU PLESTER TERHADAP PENURUNAN BIAYA KONSTRUKSI BANGUNAN DI DUSUN PASSIMBUNGANG KABUPATEN GOWA
Meldawati Meldawati;
faris jumawan;
tahang tahang;
ismail marzuki
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31960/tea.v4i2.134
Seiring munculnya isu global warming yang lebih menekankan penggunaan material lokal ramah lingkungan yang kemudian memberikan peluang pada penggunaan material-material lokal sebagai alternatifnya yaitu bambu. Kabupaten Gowa merupakan daerah yang memiliki luasan area pohon bambu kedua terbesar di Sulawesi Selatan yaitu sebesar 1.600 ha. Dusun Passimbungang, kecamatan Bajeng Barat, kabupaten Gowa merupakan daerah dimana kita dapat menjumpai banyak pohon bambu namun belum termanfaatkan dan diolah secara baik dalam masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbandingan efisiensi penggunaan material bata dan material bambu plester pada pembangunan WC umum warga, selain itu sasaran yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk memberi wawasan baru berupa pelatihan kepada masyarakat umum bagaimana metode pembuatan bambu plester. Penelitian bambu plester ini menggunakan metode eksperimental dengan membangun benda uji berupa bangunan wc umum warga, hasil pengujian ini membandingkan pada penggunaan jenis material dan harga konstruksi dinding dari bambu plester dengan konstruksi batu bata, jangka waktu pelaksanaan selama 8 (delapan) bulan. Hasilnya didapatkan penurunan harga sebesar 31,17% untuk penggunaan dinding bambu plester.
Sistem Informasi Job Seeker Alumni Universitas Fajar Berbasis Web
Yoga Batara Parinding;
Irfandi Yunus;
Muhammad Arafah;
Kurniawan Harun Rasyid
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tingginya daya saing alumni khususnya alumni perguruan tinggi adalah salah satu indikator bahwa proses akademik di suatu perguruan tinggi telah diselenggarakan dengan optimal. Dalam konteks penjaminan mutu, daya saing alumni bisa saja diuraikan menjadi indikator terukur seperti (1) masa studi alumni (2) masa tunggu alumni memperoleh pekerjaan pertama (3) persentase daya serap alumni pada bidang yang relevan dengan program studinya bahkan (4) gaji pertama alumni. Namun demikian proses penelusuran alumni sering menjadi aktifitas yang sulit dilakukan atau lebih tepat disebut sulit untuk diukur keberhasilannya. Salah satu akar permasalahannya adalah komunikasi antar alumni dan komunikasi antara alumni dan perguruan tinggi almamaternya yang menjadi sulit dibangun. Salah satu solusi untuk meningkatkan keberhasilan proses penelusuran alumni adalah melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pada penelitian ini, kami merancang pembangunan desain sistem informasi jobseeker berbasis elektronik yang memiliki kemampuan untuk membangun statistik penelusuran alumni khususnya untuk indikator-indikator daya saing alumni. Adapun metode yang digunakan dalam membangun sistem ini adalah dengan metode Prototyping, xampp (dengan menggunakan bahasa PHP dan MySql), sublime text, dan notepad++. Sedangkan cssnya menggunakan bootstrap dan admin LTE. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan daya saing alumni, daya saing institusi, kepuasan dan kepercayaan masyarakat pada institusi.
RANCANG BANGUN ANTENA MIKROSTRIP PITA LEBAR STRUKTUR MULTI SLOT UNTUK APLIKASI 5G
sukriyah buwarda;
Asmawaty Azis;
Lutfi Lutfi
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada penelitian ini dibuat desain antena mikrostrip dimensi kecil dan low profile pada rentang frekuensi yang lebar antara 23 sampai 33 GHz sesuai alternatif frekuensi yang dirilis oleh International Mobile Telecommunication (IMT)[1]. Struktur multi-slot sebagai salah satu metode pencapaian bandwidth lebar[2]. Simulasi menggunakan software Ansoft HFSS v17, material substrate dielectric FR-4 Epoxy (permitivitas relative = 4.4). Hasil simulasi diwujudkan dalam bentuk rancang bangun antena pada sebuah printed circuit board (PCB) dual layer. Plot hasil desain antena multi-slot yang menunjukkan performansi sebuah rancangan antena ditunjukkan dengan nilai voltage standing wave ratio (VSWR) terendah dicapai pada frekuensi 29.27 GHz sebesar 1.10 pada tahap simulasi dan 1.19 pada tahap ekseprimen pada frekuensi 29.3 GHz , sedangkan pada frekuensi terbawah dan teratas diperoleh VSWR sebesar 1.99, refflection coefficient (S11) pada frekuensi 29.27 GHz berada pada nilai -10.10 dB dan pada frekuensi 33.61 GHz pada nilai S11 -10.05 dB, pola radiasi dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D) menunjukkan pola radiasi dengan direktivitas yang terarah. Disimpulkan bahwa antena mikrostrip struktur multi slot bekerja dengan baik pada rentang frekuensi yang lebar (wideband) sebesar 10 GHz dengan frekuensi bawah 23 GHz dan frekuensi atas 33 GHz pada tahapan simulasi sedangkan pada tahapan eksperimen diperoleh bandwidth selebar 2900 MHz dengan frekuensi bawah 28.6 GHz dan frekuensi atas 31.5 GHz. Rentang frekuensi tersebut masuk dalam range daerah kerja 5G sesuai dengan rencana implementasi 5G di Indonesia
PEMBANGKIT HIBRID SURYA-GENSET/DIESEL SEBAGAI UPAYA HEMAT ENERGI LISTRIK
Matius Sau;
Hestikah Eirene Patoding;
Agustina Kasa
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dewasa digitalisasi ini, energi listrik dan alat komunikasi menjadi hal yang utama.Semua peralatan komunikasi membutuhkan energi listrik, namun demikian masih ada daerah yang masih terisolasi listrik ini berati alat komunikasi digital juga tidak ada. PLN bersama Pemerintah berupaya mengembangkan peningkatan pelayanan dengan membangun pembangkit listrik (Genset/PLTD) untuk melayani daerah yang terpencil namun tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan besarnya suplai daya listrik yang diperoleh dari sistem pembangkit hibrid dalam melayani beban sebagai alternatif hemat energi listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplai energi listrik dari genset / diesel mampu melayani beban dengan kontinue tetapi membutuhkan bahan bakar yang cukup besar dibandingkan dengan suplai dari Energi surya, namun demikian energi surya juga terbatas pada cahaya matahari yang ada hanya pada siang hari. Kombinasi suplai energi listrik dari Genset dan Energi Matahari dilakukan secara bergantian dengan memanfaatkan energi surya sebagai energi utama dan energi listrik dari Gensert/diesel sebagai cadangan. Dengan demikian penggunaan bahan bakar untuk Genset dapat diminimalkan dan biaya operasional menjadi berkurang. Hal ini merupakan salah satu upaya menghemat energi listrik.