cover
Contact Name
Zagita Marna Putra
Contact Email
zagitanank@unifa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tea@unifa.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof Abdurahman Basalamah No. 101
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal Techno Entrepreneur Acta
Published by Universitas Fajar
ISSN : 27163520     EISSN : -     DOI : -
Journal Techno Entrepreneur Acta merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada pengembangan keilmuan di bidang keteknikan dan sains yang terintegrasi dengan nilai-nilai kewirausahaan (techno-entrepreneurship). Jurnal ini bertujuan untuk menjadi media publikasi yang kredibel dalam mendiseminasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang berkontribusi terhadap pengembangan teknologi terapan, inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing. Jurnal ini mempublikasikan artikel hasil penelitian asli (original research articles) dan artikel tinjauan (review articles) yang telah melalui proses peer review secara objektif dan sistematis. Cakupan bidang meliputi, namun tidak terbatas pada, Teknik Mesin, Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Elektro, serta Teknik Kimia/Kimia Sains, termasuk kajian interdisipliner yang mengaitkan teknologi dengan kewirausahaan dan pengembangan masyarakat. Sebagai jurnal berbasis akses terbuka (open access), seluruh konten yang diterbitkan dapat diakses secara bebas oleh pembaca untuk mendukung penyebaran ilmu pengetahuan secara luas. Journal Techno Entrepreneur Acta berkomitmen untuk menjaga standar etika publikasi ilmiah, kualitas editorial, serta integritas dalam setiap proses penerbitan. Jurnal ini diterbitkan secara berkala sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan dan dikelola menggunakan sistem Open Journal Systems (OJS) untuk memastikan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam proses pengelolaan dan publikasi artikel ilmiah.
Articles 80 Documents
PKM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI TK-IT FAJAR KOMPLEKS MANNURUKI BERDASARKAN GAMBAR DAN PENINGKATAN SOFTSKIL REMAJA MASJID NURUL ILHAM DI KABUPATEN MAROS Andi Febriana Tamrin; Muhammad Yusuf Ali
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PKM Meningkat minat belajar Bahasa Inggris berdasarkan buku bergambar serta meningkatkan softskill remaja di sekitar Masjid Nurul Ilham dalam proses belajar mengajar di mitra (TK), manuruki Fajar TK-IT, Simbang distrik, Maros dan pelatihan bahasa Inggris dan pelatihan pengelasan untuk meningkatkan softskill remaja di Masjid Nurul Ilham di kecamatan Simbang, Maros. Tujuan khusus dari layanan ini adalah untuk mengembangkan, meningkatkan minat dalam belajar dan meningkatkan kualitas bahasa Inggris dan pengelasan ( soft skill) Beberapa metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat (PPM) adalah metode tanya jawab dan diskusi untuk mengetahui pengetahuan umum siswa tentang buku bergambar dan teknologi pendukung, metode ceramah digunakan ketika mempresentasikan materi dalam bentuk pengetahuan teoretis dan pemahaman tentang perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan bersamaan dengan pemeliharaan yang dapat dilakukan. Metode demonstrasi digunakan untuk menyediakan dan menunjukkan langkah-langkah dalam membuat aplikasi game. Metode metode simulasi ini digunakan untuk menunjukkan hasil suatu aplikasi game dan keberhasilan fungsi atau fitur aplikasi yang telah diimplementasikan. Sasaran pertama yang ingin dicapai dalam pengabdian masyarakat (PPM) adalah 18 siswa TK, pendidik mampu menciptakan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan dan menarik berdasarkan pada kemampuan mengatur konsep cerita (cerita, cerita dan bahan) dan metode dalam permainan formulir. yang bertahap atau tidak dengan memanipulasi suara, gambar, warna objek dan teks yang ada dalam aplikasi autoplay dengan pertimbangan yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan fisik anak usia dini. 18 pendidik dapat menerapkan metode bermain dan belajar, wujud adalah untuk membuat aplikasi dan mengimplementasikan game berdasarkan spesifikasi teknologi dan kerangka kerja sistem operasi. Game memiliki objek gambar, objek suara, label dan objek, dapat dipindahkan dan memiliki tahapan atau akhir. Desain game dari warna tulisan, gambar warna objek, latar belakang, suara atau animasi dirancang. Target kedua adalah 26 anggota masjid remaja nurul ilham dengan pelatihan softskill bahasa Inggris dan pelatihan pengelasan yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan bahasa dan keterampilan mengelas sehingga mereka bisa mandiri dengan membuka bisnis bengkella. atau bekerja di bengkel las dan mampu bersaing di era pasar global dengan kemampuan yang dimiliki Inggris.
KELOMPOK BISNIS BATU ALAMI PKS DI ANABANUA, KABAR WAJO yanti yanti
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu alam adalah jenis batu alam yang berasal dari alam yang terkadang diremehkan oleh banyak orang (orang yang tidak berwirausaha), meskipun batu alam jika ingin digunakan dengan benar, batu alam dapat digunakan sebagai berbagai bahan kerajinan. , seperti membuat mortar, batu nisan, dan batu keramik. Masalah yang dihadapi oleh mitra sering kali tidak memadai dari permintaan pasar oleh pengrajin batu alam, terutama batu nisan dan keramik karena pembuatannya masih menggunakan metode konvensional, terutama dalam hal pemotongan. Proses pembuatan batu nisan dan keramik masih belum sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan, sehingga perlu dirancang mesin pemotong batu alam yang dapat dipotong secara merata dan dapat menghasilkan bentuk dan ukuran yang diinginkan. Ada 2 mitra dalam PK ini. Mitra pertama adalah "Toko Sals" dan mitra kedua dari 2 kelompok "Usaha Baru" yang berlokasi di Anabanua, Kabupaten Wajo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu mitra dalam proses pemotongan batu menggunakan mesin pemotong yang cepat dan aman, serta meningkatkan produk dan kualitas, dan memberikan kenyamanan. Sehingga Anda mendapatkan hasil yang lebih baik. Rencana kegiatan ini akan dilakukan selama 8 (delapan) bulan. Metode implementasi yang dilakukan dalam kegiatan PKM adalah metode pendidikan, metode pelatihan produksi, pelatihan manajemen bisnis, penggunaan alat dan bimbingan. Sasaran kegiatan program PKM dihasilkan: a) bentuk dan ukuran sempurna, memotong batu keramik sesuai dengan bentuk dan ukuran yang diinginkan, peningkatan manajemen dan pemasaran.
PKM BISNIS KREATIF BERDASARKAN TEKNOLOGI TEPAT KABUPATEN WAJO KABUPATEN MANIANGPAJO ermansyah malik; safaruddin safaruddin
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu alam merupakan jenis batu yang berasal dari alam yang terkadang diremehkan oleh banyak orang (orang yang tidak berwirausaha), meskipun batu alam sebenarnya baik jika digunakan, batu alam dapat digunakan sebagai berbagai bahan kerajinan, seperti terbuat dari lancip dan batu nisan. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra sering kali tidak mencukupi permintaan pasar oleh pengrajin batu alam, terutama batu nisan dan jodoh, karena pembuatannya masih menggunakan metode konvensional, terutama dalam hal pemotongan. Proses pembuatan batu nisan dan keramik masih belum sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan, sehingga perlu dirancang mesin pemotong batu alam yang dapat dipotong secara merata dan dapat menghasilkan bentuk dan ukuran yang diinginkan. Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah mitra pertama adalah kelompok bisnis "Nisan Jaya Shop" yang terletak di jalan Pare-pare ke Kecamatan Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo, Distrik Wajo dan mitra kedua adalah grup "Toko Sinar Baru" yang berlokasi di Jl. Rute Alausalo Sengkang-Palopo, Kecamatan Maniangpajo, Kabupaten Wajo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu mitra dalam proses pemotongan batu menggunakan mesin potong yang cepat dan aman, serta meningkatkan produk dan kualitas, dan memberikan kemudahan untuk hasil yang lebih baik. Rencana kegiatan ini akan dilakukan selama 8 (delapan) bulan. Metode implementasi yang dilakukan dalam kegiatan PKM ini adalah metode pendidikan, metode pelatihan produksi, pelatihan manajemen bisnis, penggunaan alat dan bantuan. Output target dari program PKM ini dihasilkan: a) bentuk dan ukuran yang sempurna, memotong batu nisan dan batu pecah sesuai dengan bentuk serta ukuran yang diinginkan, manajemen dan peningkatan pemasaran.
IMPLEMENTASI UNIT PENGENDALIAN ELEKTRONIK (ECU) YAMAHA DAN HONDA SEPEDA MOTOR DI KABUPATEN ANABANUA MANIANGPAJO, KABUPATEN WAJO Ahmad Thamrin Dahri; asmeati asmeati
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electronic Control Unit adalah pusat dari sistem Kontrol Mesin dan dibuat dengan teknologi elektronik. Unit ini memiliki kontrol digital oleh komputer mikro yang memungkinkan pembentukan proses informasi dengan cepat dan sangat akurat. Electronic Control Unit (ECU) menghitung volume injeksi (panjang injeksi) sesuai dengan sinyal dari ECU. Sensor-sensor ini mendeteksi volume udara yang masuk, putaran mesin, beban mesin, suhu udara dan pendinginan mesin, akselerasi / deselarasi dan mengirim sinyal-sinyal ini ke ECU. Masalah yang dihadapi oleh mitra sering permintaan pasar tidak terpenuhi oleh bisnis perbaikan sepeda motor karena kurangnya pengetahuan mekanik tentang jenis sepeda motor injeksi. Sebagian besar mekanik motor yang menghadiri bengkel hanya tahu cara bekerja secara manual sehingga banyak kesulitan yang dihadapi. Motor menggunakan Aplikasi Kontrol Elektronik untuk memfasilitasi kerja motor injeksi. Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah kelompok bisnis mitra pertama adalah "Toko Perbaikan Sepeda Motor Belawa" dan mitra kedua adalah Kelompok Bisnis "Toko Perbaikan Sepeda Motor Thanksgiving" yang terletak di Desa Alausalo, Distrik Maniangpajo, Kabupaten Wajo. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu mitra dalam mengantisipasi peningkatan konsumen yang menggunakan motor injeksi. Proses untuk mengatasi masalah motor injeksi dengan menggunakan komputer di mana aplikasi Unit Kontrol Elektronik digunakan untuk membuatnya lebih mudah untuk memahami masalah pada sepeda motor untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Rencana kegiatan ini akan dilakukan setiap tahun seiring teknologi berkembang pesat. Metode implementasi yang dilakukan dalam kegiatan PKM adalah metode pendidikan, metode pelatihan, penggunaan alat dan bantuan. Output target dari program PKM ini dihasilkan: (1) Kinerja; (2) penggunaan bahan bakar yang efisien; (3) manajemen dampak lingkungan; dan (4) Kenyamanan dan Keamanan
MODIFIKASI DAN ANALISIS TRAINER SISTEM PENGEREMAN ANTI-LOCK BRAKING SYSTEM (ABS) DAN NON ABS MOBIL DI UNVERSITAS FAJAR PADA TAHUN 2018 Hasan Duma; Nurohim Nurohim
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi rem Abs adalah untuk mengurangi kecepatan kendaraan atau menghentikan kendaraan dengan sebuah sistem pengereman tekan lepas sebanyak 20 kali per detikyang dikontrol oleh Abs pada kendaraan yang mencegah terjadinya roda menjadi terkunci pada saat pengereman dengan tujuan memungkinkan pengemudi untuk mempertahankan kontrol pengendalian pada saat pengereman mendadak. Proses perancangan, pembuatan, perakitan, dan pengujian Trainer Sistem Pengereman Abs Dan Non Abs bertempat di bengkel las, dan laboratorium Teknik Mesin Universitas Fajar. Tujuan pembuatan trainer pengereman ini ialah sebagai media pembelajaran untuk mencerdaskan anak bangsa. Kurikulum adalah perencanaan yang ditawarkan, bukan yang diberikan, karena pengalaman yang diberikan pengajar belum tentu ditawarkan. Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Universitas mempunyai banyak kendala. Salah satu dari kendala tersebut adalah kurang lengkapnya perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran merupakan pegangan bagi pengajar dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium dan lapangan untuk setiap kompetensi dasar. Mengingat sistem pengereman abs yang terkesan rumit karena banyaknya komponen elektronik yang berada dalam sistem pengereman abs maka perlu perbaikan dan perawatan secara berkala. Sehingga memerlukan sebuah pemahaman yang cukup untuk memeriksa komponen-komponen rem abs yang berada dalam sistem tersebut. Metode pengujian Trainer Sistem Pengereman Abs dan Non Abs Mobil adalah menyiapkan alat-alat dan perlengkapan Trainer. Mencari 10 (sepuluh) Orang Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Fajar yang mau (Tidak dipaksa) melakukan pengujian.Melakukan pelatihan singkat pada Mahasiswa yang bersangkutan mengenai Trainer pengereman dan cara membongkar pasang.Terdapat 4 pengujian pengereman yang akan di uji pada mahasiswa.Mahasiswa diwajibkan mampu menyelesaikan membongkar pasang pengereman dengan benar.Hasil pembuatan media trainer pengereman Abs dan Non Abs Mobil yang dibuat lebihmudah untuk dipahami oleh mahasiswa. Berdasarkan bentuk percobaan pembongkaran dan pemasangan rem diantaranya, Rem Cakram, rem tromol, rem tangan, dan speed sensor. Dapat disimpulkan bahwa waktu rata-rata dari tingkat kemampuan mahasiswa dalam membongkar pasang Rem Cakram 7,81 menit, Rem Tromol 27,05 menit, Rem Tangan 24,4 menit, dan speed sensor 10,4 menit.
RANCANG BANGUN MESIN PENETAS TELUR (INKUBASI) DENGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) YANG EKONOMIS DAN SERBAGUNA Irwan Paserangi; Tahang Tahang
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelangkaan pasokan daging unggas ini disebabkan oleh kelangkaan pasokan anakan yang sekarang ini masih banyak yang dihasilkan melalui pengeraman alami. Jika ada yang bisa menghasilkan anakan dalam jumlah lebih, tentunya ini akan segera diburu oleh peternak. Selain itu Bagi penghobi atau peternak unggas, baik itu ayam, bebek, atau mungkin burung, tentu saja tidak akan puas hanya dengan memelihara dari anakan hingga dewasa atau hingga usia panen. Membiakkan unggas peliharaan sendiri dengan menetaskan sendiri anakan unggas peliharaan. Serta memiliki potensi bisnis Penelitian ini bertujuan untuk (1)Merancang mesin penetas telur dengan sistem inkubasi , (2) Membuat mesin penetas telur dengan sistem inkubasi, (3) Menguji coba mesin penetas telur dengan sistem inkubasi, (4) Menentukan kapasitas produksi, (5) Menentukan waktu dalam proses inkubasi telur bebek sampai menjadi anakan (bibit) , (6) menentukan sifat-sifat thermal seperti suhu selama proses inkubasi, (7) Untuk membandingkan dengan penggunaan mesin penetas telur lainnya. Pengujian proses inkubasi telur ini dengan memaksimalkan alat yang telah didesain dan dibuat untuk mengetahui kapasitas alat yang telah dibuat. Pengujian juga untuk mengetahui konsumsi energi yang diperlukan. Pengujian inkubasi untuk mengetahu distribusi panas (suhu) selama proses inkubasi berlangsung. Menentukan tahapan atau proses selama masa inkubasi.
ANALISIS PRIORITAS WILAYAH PEGEMBANGAN INDUSTRI PENGOLAHAN PERIKANAN DI KABUPATEN PANGKEP Andi Ummung; Andi Nur Apung Massiseng
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep guna meningkatkan nilai tambah sektor perikanan dengan menentukan faktor – faktor pendukung pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep dan Menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara mendalam menggunakan kuesioner yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan alat analisis yang terdiri dari analisis Delphi yang digunakan untuk menentukan faktor-faktor pendukung pengembangan industri pengolahan perikanan, serta analisis AHP dan multi kriteria untuk menentukan prioritas wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan. Berdasarkan penelitian dan analisis yang dilakukan maka diperoleh hasil yaitu faktor – faktor yang menentukan pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Pangkep adalah : ketersediaan dan keberlanjutan bahan baku perikanan; aksesibilitas industri pengolahan perikanan; ketersediaan industri pengolahan perikanan; ketersediaan prasarana perikanan; ketersediaan tenaga kerja yaitu pengolah ikan; layanan jaringan listrik terhadap industri perikanan; layanan jaringan air bersih terhadap industri perikanan serta jumlah nelayan sebagai pendukung industri perikanan. Berdasarkan kriteria dari faktor tersebut, maka diperoleh 3 kecamatan dari 13 kecamatan yang paling potensial untuk wilayah pengembangan industri pengolahan perikanan. Kecamatan potensial tersebut adalah Kecamatan Labakkang (skor 2,81), Kecamatan Ma’rang (skor 2,767), dan Kecamatan Pangkajene (Skor 2,688).
PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI MOTOR DI KOTA MAKASSAR PROVINSI SULAWESI SELATAN Abdul Azis
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia, karena transportasi mempunyai pengaruh besar terhadap perorangan, masyarakat, pembangunan ekonomi, dan sosial politik suatu negara. Tanpa adanya transportasi sebagai sarana penunjang, tidak dapat diharapkan tercapainya hasil yang memuaskan dalam usaha pembangunan berbagai aspek dari suatu negara. Data primer berupa hasil survey dan sekunder berupa hasil wawancara. Bentuk pertanyaan difokuskan untuk mengetahui karakter individu dan alasan pemilihan moda transportasi daring (motor). Populasi adalah penduduk Kabupaten Maros tahun 2018 dan penentuan sampel menggunakan rumus Sloving. Untuk mendapatkan data tentang karakteristik pelaku perjalanan dan model pemilihan moda transportasi dibutuhkan suatu gambaran yang dapat mewakili kebutuhan data yang diperlukan dalam bentuk kuisioner yang diberikan kepada responden di lapangan. Hasil pengelolahan data dianalisis model regresinya menggunakan software SPPS. Perangkutan diperlukan karena sumber kebutuhan manusia tidak terdapat di sembarang tempat. Sistem yang digunakan untuk mengangkut penumpang dan barang dengan menggunakan alat angkut tersebut dinamakan moda transportasi.
PENGUJIAN SISTEM HIBRID ENERGI SURYA-BAYU Eodia Tasik Sedan Lobo; Rombe Rombe; Matius Sau
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan Bakar minyak (BBM) dewasa ini semakin menipis sehingga dibutuhlan sumber energi energi alternatif yang dapat mengantikannya seperti energy surya, energy bayu, energy pasang surut, energy air dan sebagainya. Namun demikian membutuhkan investasi yang cukup besar untuk mengaplikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya arus pengisian pada system hybrid energy surya dan energy bayu dan waktu pengisian pada system hybrid. Pengujian di lakukan di Pantai Akarena Makassar dengan kecepatan angin rata-rata 1 – 7 m/dt. Hasil pengujian system hybrid diperoleh bahwa arus rata-rata sebesar 7,39 A selama ± 9 jam pada kondisi cerah dengan kecepatan angin < 5 m/dt sehingga suplai energy listrik dari panel surya tanpa suplai dari Energi Bayu. Namun demikian pada hari yang berbeda ada suplai dari energy bayu pada pukul 15.00 – 17.00 sehingga arus pengisian rata-rata meningkat menjadi 8.02 A dengan kecepatan angin > 5 m/dt. Pengisian ke accumulator tanpa energy bayu membutuhkan watu lebih lama dan pada saat pengisian ke accumulator secara bersama-sama energy surya dan energy bayu menjadi cepat. Dengan demikian waktu pengisian ke accumulator secara hybrid tergantung pada besarnya arus pengisian dari sumber energy.
Analisis Debit Limpasan Pada Perencanaan Sistem Underground Drainage Jalan Lingkar Tengah Makassar Muh. Syafaat S Kuba; Andi Makbul Syamsuri; M Agusalim
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Jalan Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar rencananya akan dilaksanakan secara bertahap, dimana tahap pertama direncanakan sepanjang 3,050 km mulai dari Jl. Perintis Kemerdekaan melintasi Jl. Dr. Laimena dan berakhir di Jl. Borong Raya dengan lebar total 42 m termasuk prasarana saluran drainase. Dalam pembangunan jalan harus dibarengi dengan sistem saluran drainase yang baik dimana sistem drainase tersebut mampu melayani air limpasan hujan yang terjadi di permukaan jalan dan kawasan – kawasan sekitar jalan yang akan membebani saluran – saluran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui debit limpasan yang terjadi di kawasan Pembangunan Jl. Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar dan sekitarnya yang akan membebani saluran drainase jalan dan untuk merencanakan dimensi saluran drainase tertutup (underground drainage) yang mampu mengalirkan debit aliran air maksimum. Hasil yang diharapkan adalah perencanaan sistem underground drainage sebagai alternatif pemecahan masalah banjir dan genangan pada ruas Jl. Lingkar Tengah (Middle Ring Road) Makassar.