cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIA FLASH KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN TEORI KESEIMBANGAN PADA TUMPUAN BAGUS SUKOCO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana dan prasarana di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung sudah memadai dengan adanya beberapa peralatan seperti komputer, LCD projector, camera CCTV, hotspot, wifi, dan sound system yang cenderung jarang digunakan karena kurangnya program perangkat lunak (software) yang dapat dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui a) kelayakan media pembelajaran Macromedia Flash yang telah dikembangkan, b) reson siswa terhadap media pembelajaran Macromedia Flash yang telah dikembangkan, dan c) perbedaan hasil belajar siswa dengan diterapkannya media pembelajaran Macromedia Flash tersebut. Penelitian ini termasuk jenis penelitian research and development yang terbatas pada 6 dari 10 langkah yaitu (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, dan (10) produksi masal (Sugiyono, 2011:298). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dan tes. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 67 siswa di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung dan unit analisisnya meliputi silabus, RPP, bahan ajar, lembar penilaian dan media pembelajaran yang dikembangkan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran pada tahap (1) potensi dan masalah yang ditemukan di lapangan mendukung untuk dilakukan penelitian pengembangan, (2) pengumpulan data tentang materi dan perencanaan pengajaran, (3) desain produk dikembangkan dengan animasi, (4) validasi desain menunjukkan media pembelajaran yang dikembangkan pada kategori baik, (5) revisi desain dilakukan berdasarkan kritik dan saran dari validator, (6) uji coba produk menunjukkan hasil respon siswa pada kategori baik, dan peningkatan hasil belajar pada kelas yang diberi media pembelajaran Macromedia Flash lebih baik daripada pada kelas yang tidak diberi media pembelajaran Macromedia Flash.Kata kunci: Macromedia Flash, Mekanika Teknik, Teori KeseimbanganEducational facilities at SMK 3 Boyolangu Tulungagung adequate with some equipment that can be used as a computer, LCD projector, CCTV camera, hotspot, wifi, and sound system tend to rarely used because of the lack of software programs that can be exploited for use the equipment. This study aims to determine the feasibility of a) learning Macromedia flash media that have been developed, b) students' response to learning Macromedia flash media that have been developed, and c) differences in student learning outcomes with the implementation of the instructional media Macromedia Flash.This research includes the study of research and development is limited to 6 steps of 10 steps are (1) the potential and problems, (2) data collection, (3) product design, (4) validation of the design, (5) revision of the design, (6) product trials, (7) product revision, (8) utility testing, (9) product revision, and (10) mass production (Sugiyono, 2011:298). Data collection techniques used are questionnaires and tests. Subjects in this study a number of 67 students of class X TGB SMKN 3 Boyolangu and analysis unit includes learning device that consists of syllabi, lesson plans, instructional materials and assessment form.The results of this study indicate that the development of instructional media in step (1) the potential and problems found in the field to do research to support the development, (2) collecting data about the materials and planning instruction, (3) the design of products developed by the animation, (4) validation shows the design of instructional media developed in either category, (5) revision of the design made by the criticism and suggestions of the validator, (6) shows the results of product testing students' responses in both categories, and the improvement of learning outcomes in the classroom is given a medium of learning Macromedia Flash more better than the class who were not given the media learning Macromedia Flash.Keywords: Macromedia Flash, Engineering Mechanics, The Theory Of Equilibrium
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN THINK-PAIR-SHARE PADA PELAJARAN MENGGAMBAR DENGAN MEDIA MAKET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS XI TGB NEGERI 1 BENDO MAGETAN ARIP SUGIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunyai latar belakang yaitu memberikan pemahaman kepada siswa secara optimal terhadap materi yang telah disampaikan, sehingga dapat menghasilkan hasil belajar yang optimal. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model dan media pembelajaran yang digunakan, sehingga berpengaruh terhadap ketuntasan belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen Pretest-Posttest Control Design. Penelitian dilaksanakan pada waktu semester genap tahun ajaran 2013/2014. Subyek penelitian menggunakan kelas XI Teknik Gambar Bangunan (TGB) dan kelas XI Teknik Konstruksi Batu Beton (KBB). Data penelitian yang didapat pada penelitian ini seperti hasil belajar siswa, aktivitas siswa dalam proses pembelajaran berlangsung, dan respon siswa terhadap pembelajaran yang telah diaplikasikan. Ketuntasan hasil belajar siswa 69,22% sebelum dilakukan penelitian, kemudian setelah dilakukan penelitian ketuntasan hasil belajar siswa menjadi 85,30%, sehingga menunjukkan bahwa mengalami peningkatan sebesar 16,08%. Hasil belajar siswa yang tuntas harus memenuhi Kriterian Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah SMK Negeri 1 Bendo Magetan yaitu dengan nilai minimal 80. Hasil aktivitas siswa yang dominan yaitu siswa lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dengan prosentase sebesar 74,71%. Hasil respon siswa memperoleh nilai prosentase sebesar 70,42% yang berarti respon siswa positif terhadap pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan, pengaplikasikan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share mengunakan maket sebagai media pembelajaran meberikan pengaruh signifikan terhadap ketuntasan hasil belajar siswa terhadap pelajaran menggambar kolom, balok, dan pelat pada konstruksi tangga beton bertulang. Kata Kunci: Ketuntasan belajar, think-pair-share, media, maket. This study has a background that gives insight to optimally students to material that has been submitted, so as to produce the optimal learning results. In addition, this study aims to determine the effect of learning strategies and communication tools are used, so the effect on students' mastery learning. This type of research is experimental pretest-posttest control design. The experiment was conducted at the time of the second semester of school year 2013/2014. The study subjects using Architecture Engineering class XI and class XI Stone Concrete Construction Engineering. The research data obtained in this study as student learning outcomes, student activities in the learning process takes place, and the students' response to learning that has been applied. Student learning outcomes completeness 69.22% prior to the study, then after doing research into student learning outcomes completeness 85.30%, thus indicating that an increase of 16.08%. Learning outcomes of students who pass must meet the specified minimum of completeness Kriterian school figure 1 Bendo Magetan with a minimum value of 80.The results of student activity that is dominant over zealous in following student learning with a percentage of 74.71%. The results of student responses received grades of 70.42% percent which means the positive student response to learning that is applied by the teacher. Based on the above it can be concluded, Applying cooperative learning type think-pair-share mockups using as a learning medium gave the completeness significant influence on student learning outcomes to draw lessons columns, beams, and plates on the construction of reinforced concrete stairs. Keywords: Mastery learning, think-pair-share, communication tools, mockups.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGAMBAR 3 DIMENSI PADA STANDAR KOMPETENSI MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK FREDIARTO RUDI ADITYA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut undang-undang Republik Indonesia nomor 2003 tahun bab 1 pasal 1 ayat 1 bahwa, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Guru berhasil mengaktifkan dan menyemangatkan siswa dalam belajar, maka guru telah berhasil memotivasi siswa, yang pada gilirannya akan mempengaruhi prestasi belajar siswa (Djamarah, 2012:31) Berdasarkan observasi awal pada saat PPL II pada bulan juli – september 2013 di SMK N 5 Surabaya, siswa kurang berantusias terhadap pembelajaran gambar dasar teknik. Hasil ujian formatif nilai menggambar dasar tenik kelas XII TGB masih banyak yang dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 45 %.Pendekatan penelitian dan pengembangan merupakan penelitian yang berorientasi untuk mengembangkan dan memvalidasi produk-produk yang digunakan dalam penelitian (Borg & Gall dalam Prasetyo, 2011: 23). Hasil rata-rata validasi yang didapat dari masing-masing kriteria adalah sebagai berikut: 1) validasi dari ahli media pembelajaran menggambar 3 dimensi mendapatkan presentase sebesar 76%, 2) validasi ahli materi media pembelajaran menggambar 3 dimensi mendapatkan presentase sebesar 88%, hasil rata-rata keduanya, media pembelajaran 3 dimensi mendapatkan presentase sebesar 82%. Dan respon siswa mendapatkan hasil 79% berada pada interval 81%-100% yang berarti baik. Kata kunci: Media Pembelajaran, Menggambar 3 dimensi According to the laws of the Republic of Indonesia Number 2003 in chapter 1 chapter 1 verse 1 that, education is a conscious and deliberate effort to create an atmosphere of learning and the learning process so that learners are actively developing the potential for him to have the spiritual strength of religious, self-control, personality, intelligence , noble character, and skills needed him, society, nation and state. Teachers successfully activate and energize students in learning, the teacher has successfully motivate students, which in turn will affect student achievement (Djamarah, 2012: 31).Based on preliminary observations during the second PPL in July - September 5, 2013 in SMK N Surabaya, students are less enthusiastic towards learning basic drawing techniques. The results of formative exams draw basic value class XII tenik TGB is still much below the KKM (Complete Minimal criteria) is 45%.Approach to research and development-oriented research is to develop and validate the products used in the study (Borg & Gall in Prasad 2011: 23). The average yield obtained validation of each of the criteria are as follows: 1) validation of expert instructional media 3 dimensional drawing to get a percentage of 76%, 2) validation of instructional media materials experts draw 3 dimensional earn a percentage of 88%, average results -rata both 3-dimensional instructional media get a percentage of 82%. And the response of students to get the 79% is in the interval 81% -100%, which means good. Keywords: Learning Media, Drawing 3-dimensional
PENGEMBANGAN LKS DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI DIAGRAM GAYA NORMAL, GAYA LINTANG, DAN MOMEN DI KELAS X TGB 1 SMK NEGERI 1 SIDOARJO PURANTI WIDORETNO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi diagram gaya normal, gaya lintang, dan momen merupakan materi yang berhubungan dengan konsep gaya dan momen. Materi tersebut membutuhkan pemahaman tinggi yang dapat diperoleh melalui diskusi dan berfikir kritis. Untuk dapat meningkatkan keaktifan siswa dibutuhkan suatu metode dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa adalah Pembelajaran Berbasis Masalah. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan kelayakan LKS dengan Pembelajaran Berbasis Masalah pada materi diagram gaya normal, gaya lintang, dan momen. (2) bagaimana hasil belajar siswa setelah menggunakan LKS yang dikembangkan. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan Four-D (4-D) yang terdiri dari empat tahap yaitu define, design, develop, dan disseminate. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X TGB 1 SMK Negeri 1 Sidoarjo. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi LKS, lembar pengamatan afektif, lembar pengamatan psikomotorik, dan tes hasil belajar. Setelah menghasilkan LKS yang telah ditelaah oleh para penelaah kemudian di ujicobakan pada siswa. Ujicoba dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah menggunakan LKS yang dikembangkan. Hasil belajar meliputi tiga ranah, yaitu ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kelayakan LKS berdasarkan telaah para ahli sebesar 84,48% yang termasuk dalam kategori sangat layak sehingga dapat digunakan untuk pembelajaran. (2) Ketuntasan hasil belajar klasikal yang dicapai pada ranah kognitif sebesar 86,11% termasuk dalam kategori sangat baik, hasil belajar pada ranah afektif sebesar 79,12% termasuk dalam kategori baik, sedangkan hasil belajar pada ranah psikomotorik sebesar 77,59% termasuk dalam kategori baik. Kata Kunci: LKS, Pembelajaran Berbasis Masalah, Diagram gaya normal, gaya lintang, dan momen. Normal force diagram of the material, force latitude, and the moment is related to the concept of material forces and moments. The material need a high understanding that can be gained through discussion and critical thinking. To be able increase the activity of students needed a method and Student Work Sheets (LKS). One of method that can enhance students ability to think is the Problem Based Learning . The purpose of this study is: (1) describe the feasibility of Problem Based Learning worksheets with material of normal force diagrams, latitude force, and moments. (2) How the learning result of students after using worksheets developed. This research refers to the Four-D model of development (4-D) which consists of four stages: define, design, develop, and disseminate. The subjects of this research are students of class X TGB 1 SMK Negeri 1 Sidoarjo. The instrument used was a validation sheet of worksheets, affective observation sheet, psychomotor observation sheet , and achievement test. After produce worksheets that has been reviewed by the reviewers then tested on students. Tests conducted to determine student learning result after using of worksheets developed. Results of study includes three domains, that are cognitive, affective and psychomotor domains. The results showed that: (1) review of the feasibility of worksheets based on the experts at 84.48% which is included in the category of very decent so it can be used for learning. (2) Complete classical learning results achieved on the cognitive domains of 86.11% is included in the excellent category, learning result on the affective domain of 79.12% is included in good category, while the learning result on the psychomotor domain of 77.59% including in good category. Keywords: worksheets, Problem Based Learning, normal force diagram, latitude force, and moments.
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR ILMU STATIKA DAN TEGANGAN PADA SISWA SMKN 3 SURABAYA HENDY ARDIANTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata Pelajaran Ilmu Statika dan Tegangan, merupakan bekal ilmu yang kelak akan dipakai oleh siswa SMKN 3 Surabaya, ketika mereka berhadapan dengan dunia kerja. Penelitian ini berawal dari banyaknya siswa SMKN 3 Surabaya yang memiliki nilai dibawah KKM, pada Mata Pelajaran Ilmu Statika dan Tegangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh locus of control terhadap prestasi belajar Ilmu Statika dan Tegangan, pengaruh aktivitas belajar terhadap prestasi belajar Ilmu Statika dan Tegangan, lalu pengaruh locus of control dan aktivitas belajar terhadap prestasi belajar ilmu Statika dan Tegangan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian expost facto dengan menggunakan pendekatan data kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi SMKN 3 Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dan dokumen. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Locus of control memiliki pengaruh sebesar (0,690) dengan taraf siqnifikan (0,010) terhadap prestasi belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa SMKN 3 Surabaya. Aktivitas belajar memiliki pengaruh (0,261) sebesar dengan taraf siqnifikan (0,001) terhadap prestasi belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa SMKN 3 Surabaya. Locus of control dan aktivitas belajar siswa memiliki pengaruh sebesar (0,526) dan (0,226) dengan taraf signifikan (0,005) terhadap prestasi belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa SMKN 3 Surabaya. Locus of control cenderung internal memiliki pengaruh sebesar (0,334), dengan taraf signifikan (0,627) terhadap prestasi belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa SMKN 3 Surabaya. Locus of control gradasi normal memiliki pengaruh sebesar (1,595), dengan taraf signifikan (0,041) terhadap prestasi belajar Ilmu Statika dan Tegangan siswa SMKN 3 Surabaya. Kata Kunci: locus of control, aktivitas belajar, prestasi belajar. The subjects science of Statics and strained, is the provision of science that would later be used by the students of SMKN 3 Surabaya, when they are dealing with the world of work. This research starts from the number of students SMKN 3 Surabaya which have a value under the KKM, on achievement learning Of Statics and strained. This research aims to find out whether there is influence of locus of control against the achievement learning studied Science Statics and Strained, influence the activity of learning achievements learning Science Statics and Strained, then the influence of locus of control and accomplishment of learning activities learning of the Science Statics and Strained. The type of research used in this study is the kind of research the expost facto approach using quantitative data. The sample used in this study are pupils and students of SMKN 3 Surabaya. Data collection techniques used in this research is a question form and documents. The analysis used in this study is the analysis of multiple regression. The result showed that locus of control have influence of (0,690) with standard siqnifikan (0.010) against achievement learning of the Science of Statics and Strained SMKN 3 Surabaya. The activity of learning have influence (0,261) as much as with standard siqnifikan (0,001) against achievement the Science of Statics and Strained SMKN 3 Surabaya. Locus of control and the activity of learning students have influence of (0,526) and (0,226) with standard (0,005) against significant achievement learning of the Science of Statics and Starined SMKN 3 Surabaya. Locus of control tending internal have influence of (0,334), standard with significant (0,627) against achievement learn the Science of Statics and Strained SMKN 3 Surabaya. Locus of control gradations normal have influence of (1,595), standard with significant (0,041) against achievement learn the Science of Statics and Strained SMKN 3 Surabaya. Key words: locus of control, learning activities, learning achievements.
PENGGUNAAN MACROMEDIA CAPTIVATE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP PENCAPAIAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MEMAHAMI BERBAGAI TIPE PONDASI INDAH LARASATI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan, proses penyampaian materi pendidikan kepada sasaran pendidikan, disamping kurikulum maka metode dan alat pendidikan turut memegang peranan penting. Siswa dapat dikatakan tuntas dalam pembelajaran apabila mencapai &ge;75 dengan predikat B. Penelitian ini bertujuan untuk a) mengetahui kelayakan media, b) mendeskripsikan hasil belajar siswa setelah mendapatkan media macromedia captivate dengan model pembelajaran make a match, c) mengetahui respon siswa setelah mendapatkan pembelajaran dengan menerapkan media macromedia captivate. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen, tujuan eksperimental ini untuk menyelidiki kemungkinan hubungan sebab akibat dengan cara memberi kelompok eksperimen dengan suatu kondisi perlakuan dan membandingkan hasilnya dengan suatu kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dan tes. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 76 siswa kelas X TGB SMKN 1 Kota Mojokerto serta analisis perangkat pembelajaran meliputi RPP, bahan ajar, soal tes dan penggunaan media pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa a) hasil validasi media macromedia captivate yang digunakan mendapatkan hasil perhitungan sebesar 98% dengan kualifikasi sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, b) Terdapat hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan siswa kelas kontrol ditunjukkan dengan hasil nilai rata-rata post test kelas eksperimen yang menggunakan media macromedia captivate dengan menggunakan model pembelajaran make a match yaitu sebesar 81,32 mendapatkan predikat (B+) sehingga lebih besar dari nilai ketutasan minimum yang ditetapkan sebesar 75,0 mendapatkan predikat (B) atau (81,32 > 75,0). Hasil nilai rata-rata post test kelas kontrol atau yang tidak menggunakan media macromedia captivate dengan tidak menggunakan model pembelajaran make a match yaitu sebesar 72,37 dengan predikat (B) sehingga kurang dari nilai ketuntasan minimum yang ditetapkan yaitu sebesar 75,0 dengan predikat (B) atau (72,37 < 75,0). c) hasil respon siswa terhadap media macromedia captivate sebesar 86% hasil tersebut termasuk dalam kualifikasi sangat setuju. Kata Kunci: Macromedia Captivate, Hasil Belajar Siswa, Respon Siswa. Education is a process with certain methods so that people gain the knowledge, understanding, and how to behave in accordance with the requirements, the process of delivering educational materials to educational objectives, curriculum in addition to the methods and means of education also plays an important role. Students can be said to be complete in learning when achieving &ge; 75 with predicate B. This study aimed to a) determine the feasibility of the media, b) describe the learning outcomes of students after getting Macromedia Captivate with media learning model make a match, and c) evaluate the response of the students after getting learning by applying Macromedia Captivate media. This research includes experimental research, the goal is to investigate the possibility of experimental causal relationship by giving the experimental group with a condition of treatment and comparing the results with a control group. Data collection techniques used were questionnaires and tests. Subjects in this study amounted to 76 students of class X TGB SMK 1 Mojokerto learning and analysis tools include lesson plans, teaching materials, test questions and the use of instructional media. The results of this study indicate that a) the results of the validation Macromedia Captivate media used to get the count by 98% with a very decent qualification for use in teaching and learning activities, b) There is a class of student learning outcomes with students in grade control experiments, it is shown by the results of value the average post-test experimental class using macromedia Captivate media using learning models make a match that is equal to 81.32 predicate (B +) that is greater than the value set at the minimum ketutasan awarded 75.0 (B) or (81 , 32> 75.0). The results of the average value of post test or a control class that does not use the media by not using Macromedia Captivate learning model make a match that is equal to 72.37 with a predicate (B) that is less than the specified minimum value of completeness that is equal to 75.0 with a predicate (B) or (72.37 <75.0). c) the results of students' response to media Macromedia Captivate for 86% of the proceeds qualify as strongly agree. Keywords: Macromedia Captivate, Student Learning Outcomes, Student Response.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSTRUKSI STATIS TERTENTU BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO PLUS PADA KELAS X TGB SMK NEGERI 3 SURABAYA DYTA APRILIA KURNIA PUTRI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di SMK mekanika teknik adalah salah satu mata pelajaran yang wajib untuk diajarkan. Pada kenyataannya siswa masih menganggapnya sulit, sehingga guru harus memilih strategi yang tepat untuk memahami kesulitan siswa tersebut. Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah dengan melihat kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal. Adapun melihat kesalahan dapat menggunakan metode analisis kesalahan dan model taksonomi SOLO (Structure of the Observed Learning Outcome). Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik dan faktor penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal yang berhubungan dengan konstruksi statis tertentu berdasarkan taksonomi SOLO Plus. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif, karena untuk mendeskripsikan letak kesalahan, penyebab kesalahan dan jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal yang berhubungan dengan konstruksi statis tertentu berdasarkan taksonomi SOLO Plus. Subjek sekaligus populasi penelitian ini adalah siswa SMK Negeri 3 Surabaya Kelas X TGB yang berjumlah 36 dan sampel diambil berdasarkan hasil tes mengerjakan soal yaitu 32 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan wawancara serta menggunakan metode triangulasi sebagai pengecekan keabsahan data. Instrumen penelitian ini menggunakan soal tes dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil tes siswa terbagi menjadi tiga kategori yaitu pertama siswa dengan skor 51-65 termasuk ke dalam level unistructural dengan letak kesalahan tidak menuliskan perihal yang diketahui dan ditanyakan, salah rumus dan perhitungan, serta tidak menuliskan jawaban akhir. Jenis kesalahannya adalah random. Kedua siswa dengan skor 66-80 berada pada level semirelasional dengan letak kesalahan tidak lengkap menuliskan perihal yang diketahui, salah rumus dan tidak lengkap menuliskan jawaban akhir. Jenis kesalahannya adalah random. Yang terakhir siswa dengan skor 81-100 berada pada level relasional dengan letak kesalahan salah perhitungan, rumus, dan tidak lengkap menuliskan jawaban akhir. Jenis kesalahannya adalah kecerobohan. Faktor penyebab kesalahan ketiganya adalah konsep, prinsip, operasi dan acak. Kata kunci: analisis kesalahan, taksonomi SOLO Plus At SMK, engineering mechanics is one of the compulsory subjects to be taught. In fact, students still find them difficult, so teachers have to choose the right strategy to understanding the difficulties of students. One of strategy that can be use is look at the mistakes made by students to solving problems. The error can be seen using the method of error analysis and SOLO taxonomy (Structure of the Observed Learning Outcome) model. Therefore, the aim of this study is to describe the characteristics and students errors causes to solve problems related to the construction of certain static based on SOLO Plus taxonomy. This research is a descriptive study, due to describe the location of the error, the cause of errors and types of errors students in solve problems related to the construction of certain static based on Plus SOLO taxonomy. Subject and population of this study is students of SMK Negeri 3 Surabaya, TGB X grade as much as 36 students as a sample that took by result of test. Methods of data collection use tests and interviews and using the triangulation method as checking the validity of the data. This research instrument using test questions and interview guides. Based on the test results of the students are divided into three categories: the first with a score of 51-65 students belonging to the unistructural level, the fault location did not write down a description of the known and asked, wrong formulas and calculations, and did not write down the final answer. Type of mistake is random. Both students with a score of 66-80 at the semirelasional level, the fault location is incomplete write about the known, wrong formula and incomplete write the final answer. Type of mistake is random. The finally are students with a score of 81-100 on a relational level with fault location is calculations, wrong formulas, and not a complete write the final answer. Type of mistake is carelessness. Factors of causes three categories are concepts, principles, operations and random. Keywords: error analysis, SOLO Plus taxonomy
PENGARUH MATA KULIAH PENUNJANG TERHADAP KEBERHASILAN DALAM PENYELESAIAN TUGAS MERENCANA KONSTRUKSI BAJA PADA MAHASISWA S1 PTB JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNESA SUTOMO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata kuliah Merencana Konstruksi Baja merupakan mata kuliah pengetahuan berbentuk merencanakan struktur bangunan gedung terbuka dan bangunan gedung tertutup dengan bahan struktur dari baja. Berbagai kendala yang menghambat mahasiswa dalam pengerjaan tugas Merencana Konstruksi Baja, salah satunya tentang pengetahuan mahasiswa pada mata kuliah penunjang. Mata kuliah penunjang sangat berperan dalam penyelesaian tugas Merencana Konstruksi Baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh mata kuliah penunjang terhadap keberhasilan dalam penyelesaian tugas Merencana Konstruksi Baja pada mahasiswa S1 PTB Jurusan Teknik Sipil FT Unesa. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan pendekatan data berbentuk angka. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini mahasiswa S1 PTB yang memprogram tugas Merencana Konstruksi Baja pada Semester Genap Tahun Ajaran 2013-2014 sebanyak 64 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 15. Berdasarkan hasil penelitian ada pengaruh antara hasil belajar mata kuliah penunjang (variabel tidak terikat) yaitu Menggambar Struktur Bangunan II, Mekanika Rekayasa II, Matematika II, Struktur Baja I, dan Struktur Baja II secara bersama-sama terhadap (variabel terikat) keberhasilan penyelesaian tugas Merencana Konstruksi Baja sebesar 34,7%. Sedangkan sisanya sebesar 65,3% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Hasil penelitian juga menunjukkan terjadi hubungan sedang antara mata kuliah penunjang terhadap keberhasilan penyelesaian tugas Merencana Konstruksi Baja sebesar 0,589. Kata Kunci : mata kuliah penunjang, tugas merencana baja, hasil belajar Steel Construction Drafting course subject knowledge is shaped open plan building structures and buildings covered with the material of steel structures. Various obstacles that hinder the students in performing tasks Drafting Construction Steel, one of which on the knowledge of students in a course support. Courses support was instrumental in the completion of the task Steel Construction Plans. This study aims to determine the effect of the course on supporting the successful completion of the task in Steel Construction Plans on S1 students PTB FT Unesa Department of Civil Engineering. This study was classified as quantitative research data approach shaped figure. Data collection was performed by using the method of documentation. The sample used in this study students who programmed the PTB S1 duty Steel Construction Plans in Even Semester Academic Year 2013-2014 as many as 64 students. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. Data analysis tool used is a computer program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) version 15. Based on the existing research results influence the outcome of learning support courses (the independent variable), namely Building Structures II Drawing, Engineering Mechanics II, Mathematics II, Steel Structures I and II Steel Structure together against (the dependent variable) the successful completion of the task Drafting Steel construction by 34.7%. While the remaining 65.3% is influenced or explained by other variables not included in this research model. The results also showed that there was a relationship between subjects support the successful completion of the task of Steel Construction Plans by 0.589. Keywords: Supporting courses, to plan tasks steel, learning outcomes
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE PEMBELAJARAN TERBALIK (reciprocal teaching) PADA SISWA KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN UNTUK MATA DIKLAT ILMU BANGUNAN GEDUNG di SMK NEGERI 5 SURABAYA BUNGAH JUSTIN EFRATA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 3 No. 1/JKPTB/14 (2014): Wisuda ke-81 Periode 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran reciprocal teaching di SMK Negeri 5 Surabaya, (2) kegiatan guru mengajar selama pembelajaran dengan metode pembelajaran reciprocal teaching berlangsung, (3) kegiatan belajar siswa selama pembelajaran dengan metode pembelajaran reciprocal teaching berlangsung. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan sebanyak 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan yang terdiri dari empat tahap yaitu: Perencanaan, Pelaksanaan tindakan, Observasi dan Refleksi. Penelitian dilakukan pada semester Gasal 2012/2013, dengan siswa kelas X SMK Negeri 5 Surabaya sebanyak 37 siswa pada mata diklat ilmu bangunan gedung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Adanya peningkatan hasil belajar siswa dari 61,16% menjadi 81,08%. (2) Kegiatan guru mengajar meningkat dari 2,60 (baik) menjadi 2,91 (baik) dalam skala 1-4. Peningkatan kegiatan guru mengajar dapat dilihat pada saat guru menyampaikan tujuan pada siswa, mengajarkan strategi-strategi reciprocal teaching, dan memberikan latihan kepada siswa. (3) Kegiatan belajar siswa meningkat dari 2,20 (kurang baik) menjadi 2,60 (baik) dalam skala 1-4. Peningkatan kegiatan belajar siswa menggunakan metode reciprocal teaching dapat dilihat dari rerata kedisiplinan siswa saat mengerjakan tugas individu, menjelaskan kembali materi yang telah diajarkan, serta keaktifan siswa saat bertanya. Kata kunci : penerapan Reciprocal Teaching, peningkatan hasil belajar, kemampuan guru mengajar The purpose of this action research was to determine (1) improvement of learning outcomes with learning using reciprocal teaching in SMK Negeri 5 Surabaya, (2) the activities of teachers learning to teach during the reciprocal teaching method of learning takes place, (3) learning activities of students during learning with reciprocal teaching method of learning takes place. This research is a classroom action research (CAR), which was done 2 cycles, each cycle consisting of three meetings which consists of four phases: Planning, Implementation of action, observation and reflection. The study was conducted on half of Odd 2012/2013, with tenth grade students of SMK Negeri 5 Surabaya as many as 37 students in the building science training. The results of this study indicate that: (1) An increase in student learning outcomes from 61.16% to 81.08%. (2) The teacher teaches increased from 2.60 (good) to 2.91 (good) in a 1-4 scale. Increased activities of teachers teaching can be seen when teachers convey the purpose of the students, teaching reciprocal teaching strategies, and provide training to the students. (3) student learning activity increased from 2.20 (poor) to 2.60 (good) in a 1-4 scale. Improved student learning activities using the reciprocal teaching method can be seen from the average student discipline while working on individual tasks, explaining again the material that has been taught, as well as student activity when asked. Keywords: application of Reciprocal Teaching, learning outcome, the ability of teachers to teach.
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA MELALUI LATIHAN TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X KKY PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK DI SMKN 2 SURABAYA DERIA RESMI WULANDARI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1/JKPTB/15 (2015): Wisuda ke-82 Periode 1 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil wawancara prasurvei terhadap guru produktif kelas X KKY bahwa proses pembelajaran di SMK Negeri 2 Surabaya menunjukkan guru masih mengajar dengan menggunakan metode konvensional sehingga siswa lebih banyak pasif pada saat guru memberikan waktu untuk bertanya. Hasil belajar siswa kelas X KKY pada mata pelajaran Mekanika Teknik yang berpredikat Cukup (C) sebanyak 65%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui: a). Hasil belajar siswa kelas X KKY setelah menerapkan metode tutor sebaya pada mata pelajaran Mekanika Teknik di SMKN 2 Surabaya, dan b). Keterlaksanaan metode tutor sebaya tersebut. Desain penelitian yang digunakan adalah "Pretest Posttest Control Group Design" dengan 5 step. Penelitian ini dilakukan pada semester genap tahun ajaran 2013/2014 di SMK Negeri 2 Surabaya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Program Studi Keahlian Teknik Bangunan di SMKN 2 Surabaya, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X KKY dengan jumlah masing-masing 30 siswa. Teknik analisis data untuk perangkat pembelajaran yang divalidasi dianalisis secara deskriptif sedangkan analisis hasil belajar siswa dilakukan dengan uji homogenitas dan uji-t dua pihak menggunakan program IBM SPSS Statistics 20. Perangkat pembelajaran yang meliputi silabus, RPP, LKS, dan soal yang telah divalidasi dinyatakan layak untuk digunakan. Hasil belajar kelas X KKY 1 saat eksperimen step I dan III mengalami peningkatan 0,8%, step III dan V meningkat 1,8%, dan pada saat kontrol step II dan IV meningkat 4%. Hasil belajar kelas KKY 2 pada saat eksperimen step II dan IV meningkat 1,58%, dan pada saat kontrol step I dan III meningkat 6,6%, step III dan V meningkat 3,1%. Berdasarkan analisis hasil pengamatan keterlaksanaan metode tutor sebaya dari semua step berkriteria baik dengan persentase 52,38% dan kriteria sangat baik dengan persentase 47,62%. Kata kunci: Tutor sebaya, Hasil Belajar Siswa, Mekanika Teknik The results of the interviews prasurvei productive teachers of class X KKY that the process of learning at SMK Negeri 2 Surabaya shows teachers still teach using conventional methods so that students are passive when the teacher gives time to ask. The results of class X KKY on the subjects of Engineering Mechanics predicated Self (C) by 65%. The purpose of this research was : a). To determine the learning result of students of class X KKY after applying the method of peer tutoring on subjects of Engineering Mechanics at SMK 2 Surabaya, and b). Feasibility of the method of peer tutoring. The study design used was a "pretest posttest control group design" with step 5. This research was conducted in the second semester of academic year 2013/2014 at SMK Negeri 2 Surabaya. The population in this study were students of class X Technical Skills Building Program at SMK 2 Surabaya, while the samples in this study were students of class X KKY the number of 30 students each. Data analysis techniques for learning devices validated analyzed descriptively while student learning outcomes analysis conducted by homogenity test and t-test two parties using IBM SPSS Statistics 20 program. Learning tools that include syllabus, lesson plans, worksheets, and questions that have been validated declared unfit for use. The results of KKY 1 current step experiments I and III have increased 0,8%, step III and V increased by 1,8%, while the control step II and IV increased by 4%. Learning results KKY 2 during step experiments II and IV increased by 1,58%, while the control step I and III increased by 6,6%, step III and V increased by 3,1%. Based on the analysis of observations of peer tutoring method enforceability of all criteria neither step is dominated by the percentage of 52.38% and the criteria very well with the percentage of 47.62%. Keywords: Peer tutoring, Student Learning Results, Engineering Mechanics

Page 4 of 55 | Total Record : 548