cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 548 Documents
PENERAPAN MEDIA VIDEO PADA PEMBELAJARAN KONSTRUKSI KAYU UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBUAT KURSI DI SMK NEGERI 1 JENANGAN PONOROGO NURKAMTO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 1 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i1.11920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran video pada kompetensi dasar menerapkan konsep sambungan dan hubungan kayu pada jenis konstruksi dan ukurannya dan respon siswa terhadap penggunaan media video. Media video diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang efektif membantu siswa dalam praktik membuat kursi makan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Media video dikembangkan dengan bantuan software windows movie maker dan camtasia studio 7.0. Subyek penelitian adalah kelas XI program keahlian konstruksi kayu SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo dengan jumlah 33 siswa. Data dikumpulkan melalui validasi, observasi dan angket pada tanggal 2 maret – 7 maret 2015. Rata-rata nilai prosentase ahli media, ahli materi dan mahasiswa sebesar 81,24% menunjukkan bahwa media video memenuhi kriteria kelayakan. Hasil praktik siswa dengan menggunakan media video memperoleh rata-rata kelas sebesar 88,81 diatas KKM klasikal sebesar ≥70. Jumlah siswa yang tidak memenuhi KKM individu yaitu lima siswa atau 15,15% dari jumlah 33 siswa. Hasil pembelajaran dengan menggunakan media video terdapat nilai terendah 73,44 dan nilai tertinggi 94,28. Penelitian dengan media video mampu meningkatkan hasil belajar siswa dilihat dari nilai praktik tahun ajaran 2013/2014 yaitu dengan rata-rata kelas sebesar 79,9 dengan jumlah siswa yang tidak memenuhi KKM individu yaitu delapan siswa atau 26,67 % dari jumlah 30. Hasil validasi media video berdasarkan respon siswa memperoleh rata-rata kelayakan sebesar 84,70%. Artinya media video memenuhi criteria kelayakan dan dapat digunakan sebagai pendamping guru dalam kegiatan belajar mengajar. Kata Kunci: Research and Development (R&D), media video, penilaian proses dan produk This study aims to determine the application of video instructional media on the basis of applying the concept of joint competence and wooden ties on the type of construction and the size and students' response to the use of video media. Video media is expected to become effective learning media to help students in the practice of making chairs. Research is research development or Research and Development (R & D). Media video was developed with the help of software windows movie maker and Camtasia Studio 7.0. Subjects were class XI timber construction skills program SMK Negeri 1 Ponorogo Jenangan the number of 33 students. Data were collected through validation, observation and questionnaires on the 2nd of March - 7 March 2015. The average value of the percentage of media experts , materials specialists and students of 81.24 % indicates that the video media meet the eligibility criteria . Results of student practices using video media to obtain an average grade of 88.81 over classical KKM amounted to ≥70. The number of students who do not meet the individual KKM that five students or 15.15 % of the total number of 33 students. The results of learning by using video media are the lowest value 73.44 and the highest value 94.28. Research with video media capable of improving student learning outcomes seen from the practice of the school year 2013/2014, namely with an average grade of 79.9 by the number of students who do not meet the individual KKM that eight students, or 26.67 % of the total of 30. The results of the validation video media based on student responses on average earn eligibility of 84.70 %. This means that video media meet the eligibility criteria and can be used as a companion to teachers in teaching and learning activities. Keywords: Research and Development ( R & D ), video media, assessment processes and products
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS MOODLE PADA MATA PELAJARAN ILMU BANGUNAN GEDUNG DI KELAS X TGB SMKN 1 KEDIRI ANDRY WAHYUNI P.
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12117

Abstract

Perkembangan teknologi informasi beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan sangat cepat, salah satu diantaranya adalah jaringan internet. Bidang yang mendapatkan dampak yang cukup berarti dengan perkembangan teknologi ini salah satunya adalah bidang pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) Mengukur kelayakan media pembelajaran e-learning berbasis moodle; (b) Mengukur proses pelaksanaan pengajaran; (c) Mengukur peningkatan hasil belajar siswa; (d) Mengukur respon siswa peserta didik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan ( Research and development ), tujuan Research and Development adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk, dan menguji keefektifan produk tersebut pada suatu sampel. Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) Melakukan pengumpulan informasi; (2) Melakukan perancangan penelitian; (3) Desain e-learning Berbasis moodle; (4) Validasi e-learning Berbasis moodle; (5) Revisi media yang dihasilkan; (6) Uji Coba media. Instrumen yang dihasilkan yaitu Silabus, RPP, Soal tes, Angket respon siswa dan Lembar keterlaksanaan pembelajaran.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan kuisioner respon siswa. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa kelas X TGB SMKN 1 Kediri. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (a) Hasil validasi moodle adalah 4.07 yang berada dalam kategori Valid/Baik sehingga dapat digunakan sebagai media pendamping guru dalam proses pengajaran; (b) Hasil keseluruhan keterlaksanaan pembelajaran dengan rata-rata nilai dari hari pertama dan kedua mendapatkan nilai sebesar 4.11 yang termasuk dalam kategori Sangat Sesuai. (c) Rata-rata nilai hasil belajar siswa adalah 83,1 yang berarti hasil belajar siswa kelas X TGB SMK Negeri 1 Kediri setelah penggunaan media e-learning berbasis moodle adalah lebih besar dari KKM 75 dapat diterima; (d) siswa tertarik dan dapat menerima terhadap pembelajaran menggunakan e-learning berbasis moodle dengan prosentase hasil respon sebesar 73.99% Kata Kunci: E-learning berbasis moodle, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa, Respon Siswa. Nowadays, the growth of the information technology, eventually, grows very fast. One of them is internet connection. One of aspect that gives significant contribution through technology growth is education aspect. The purpose of this research are (a) Measuring the learning media of e-learning through moodle basis; (b) Measuring the teaching process; (c) Measuring the raising of the students’ study; (d) Measuring the students’ responses. This research belongs to research and development. The purpose of research and development is research method that used to produce a product and measuring the effectiveness of the product to the sample. The steps that used in this research are: (1) Collecting the information; (2) Constructing the research; (3) Designing the early product; (4) Product validation; (5) Revising the release product; (6) Product experiment. The research instruments are: syllabus, lesson plan, test question, questionnaire of students’ responses, and learning implementation sheet. Data collection technique that used in this research are written test and questionnaire of students’ responses. Subject of this research are 31 students of ten graders of TGB at SMKN 1 Kediri. The result of this research shows that: (a) The result of moodle validation is 4,07 at the category of Valid/Good, so, it can used by the teachers in the teaching process in learning media; (b) The result of learning implementation is 4,04 at the first day belongs to Very Appropriate and 4,17 at the second day belongs to Very Appropriate. The calculation of mark average altogether from the first until the second day of the research get 4,11 belongs to the category of Very Appropriate; (c) Mark average of the students’ result of study is 83,1 which mean the result of students’ study of ten graders of TGB SMKN 1 Kediri after the media usage of e-Learning through moodle basis is bigger then 75 of minimum score in their school; (d) The students are interest and receive the learning in their class by using e-Learning through moodle basis with the percentage of response result is 73,99%. Keywords: E-Learning through moodle basis, learning implementation, mark average of the student, students responses.
PENGARUH PELAKSANAAN MPK TIPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) DENGAN MEDIA MODUL TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN STATIKA TEORI SEIMBANGAN KELAS X SMK NEGERI 1 TUBAN TUESDAY TRI WARDANI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12146

Abstract

Teknik Gambar Bangunan (TGB) adalah salah satu kompetensi keahlian di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). TGB bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang ahli dalam perencanaan gambar bangunan. Salah satu mata pelajaran yang menjadi dasar dalam TGB adalah Statika. Berdasarkan hasil pra survey di SMK Negeri 1 Tuban didapatkan bahwa pada mata pelajaran Statika siswa masih merasa kesulitan, dengan nilai KKM yang terpenuhi hanya 45% dari jumlah siswa. Rendahnya nilai tersebut dikarenakan kurangnya motivasi siswa dan keaktifan siswa dalam pelajaran, serta cara mengajar guru yang masih konvensional. Salah satu model pembelajaran diharapkan mampu meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa adalah model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran, dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan media modul pada mata pelajaran statika. Penelitian ini merupakan Penelitian Exsperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa X TGB yang berjumlah 69 siswa, sedangkan sempelnya kelas X TGB 1 yang berjumlah 37 siswa. Pengumpulan data menggunakan metode validasi, observasi, dan tes hasil belajar siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis penilaian validator, analisis deskriptif kuantitatif, dan uji hipotesis menggunakan uji t satu pihak kanan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) kelayakan perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, modul, dan soal post test dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan media modul berdasarkan validasi ahli dinyatakan sangat baik dan layak digunakan untuk pembelajaran. (2) keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan media modul berdasarkan hasil observasi kegiatan guru dan siswa dinyatakan dalam kriteria baik. (3) hasil belajar siswa kelas X TGB 1 SMK Negeri 1 Tuban pada mata pelajaran statika mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah siswa yang lulus KKM, dan hasil analisis uji hipotesis. Kata Kunci : Statika, Pembelajaran Kooperatif, Numbered Head Together (NHT) Architecture Engineering (TGB) is one of the competency skills in vocational schools (SMK). TGB aims to produce graduates who are experts in the planning of the building image. One of the subjects on which to base the TGB is statics. Based on the results of pre-survey at State Vocational school 1 Tuban found that in subjects Statics students still find it difficult, with the KKM is fulfilled only 45% of the number of students. The low value is due to the lack of student motivation and student activity in the lesson, as well as how to teach teachers are still conventional. One of the learning model is expected to enhance the activity and student motivation is Cooperative Learning models of type Numbered Head Together (NHT). The purpose of this study was to determine the feasibility study, feasibility study, and the results of student learning using cooperative learning model of type Numbered Head Together (NHT) with media modules on subjects statics. This study is a research experiment. The study population was all students X TGB totaling 69 students, while sempelnya class X TGB 1, amounting to 37 students. Collecting data using validation methods, observation, and testing student learning outcomes. Data analysis using analytical techniques validator assessment, quantitative descriptive analysis, and hypothesis testing using t test one right side.. The results of this study are as follows. (1) the feasibility of learning tools such as syllabi, lesson plans, modules, and about post-test with cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) with media modules based validation experts expressed very well and fit for use for learning. (2) adherence to cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) with media module is based on the observation of the teacher and student activity is expressed in both criteria. (3) the results of class X TGB 1 student of State Vocational school 1 Tuban on the subjects of statics increased as indicated by the increasing number of students who pass the KKM, and the results of the analysis of hypothesis testing. Keywords: Statics, Cooperative Learning, Numbered Head Together (NHT)
PENGEMBANGAN MEDIA MINIATUR BEKISTING PADA KOMPETENSI DASAR MELAKSANAKAN PEKERJAAN ACUAN/BEKISTING SANDY MAHARDIKA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12248

Abstract

Media pembelajaran pada proses belajar mengajar tidak hanya sekedar alat bantu untuk guru saja, melainkan sebagai pemberi informasi atau pesan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Menurut Fauzia (2013:10) tujuan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar untuk membangkitkan minat, motivasi, dan bahkan membawah pengaruh–pengaruh psikologi terhadap siswa. Hasil penelitian menurut Guspari, (2008:18) tentang penerapan media pembelajaran miniatur menggunakan metode pembelajaran aktif dan mandiri dapat meningkatan kuantitas dan kualitas belajar, baik terhadap instrukturnya maupun mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen. Desain yang digunakan yaitu Pre-Experimental Design, karena masih terdapat variabel luar yang ikut berpengaruh terhadap terbentuknya variabel dependen (Sugiyono, 2011:74) Subjek dalam penelitian ini sejumlah 37 siswa di SMKN 3 Boyolangu Tulungagung dan perangkat yang digunakan meliputi silabus, RPP, materi, dan media pembelajaran yang berupa miniatur bekisting. Penelitian menggunakan media miniatur pada kompetensi dasar pelaksanaan pekerjaan acuan/bekisting didapatkan dua hasil. (1) Kelayakan media dan (2) Hasil belajar. (1)Hasil Kelayakan media terbagi menjadi 4 penilaian (a) Materi mendapatkan 80,56%, (b)Ilustrasi mendapat 95,83%, (c) Kualitas dan tampilan media mendapat 83,33%, dan (d) Daya tarik 91,67%. Hasil keseluruhan penilaian kelayakan media mendapat 87,85%. berada pada interval 81%-100%. Artinya, hasil penilaian validator media berada pada kategori sangat layak dan dapat digunakan sebagai perangkat pembelajaran. (2) Hasil Belajar sendiri terbagi menjadi dua penilaian yaitu (a) Penilaian Teori mendapat nilai rata-rata kelas 77 , (2) Hasil penilaian praktek mendapatkan nilai rata-rata kelas 81. Jadi hasil keseluruhan penilaian pada kompetensi dasar pelaksanaan pekerjaan acuan/bekisting diatas nilai KKM sebesar 70. Maka media tersebut dapat dipergunakan sebagai alat bantu guru dalam menyampaikan materi ajar di kelas. .Kata Kunci: Hasil Belajar, Miniatur, Bekisting. Instructional media in teaching and learning process is not just a tool for teachers alone, but as a conduit of information or messages that fit the learning needs of students. According Fauzia (2013: 10) the purpose of teaching media in teaching and learning to generate interest, motivation, and even bring a psychological influences on studentsGuspari according to research results, (2008: 18) on the application of miniaturized learning media using active learning methods and can independently increase the quantity and quality of learning, both the instructor and student. This type of research is experimental research. , Design used is Pre-Experimental Design, because there are external variables that take effect on the formation of the dependent variable (Sugiyono, 2011: 74). Subjects in this study a number of thirty-eight students in SMK 3 Boyolangu Tulungagung and devices used include syllabi, lesson plans, materials, and learning media in the form of miniature formwork. The research uses a miniature media on the basis of competence reference work execution / formwork obtained two results. (1) Eligibility media and (2) Results of learning. (1) The results of the Feasibility media is divided into four assessment (a) material gain 80.56%, (b) Illustration gets 95.83%, (c) The quality and appearance of the media got 83.33%, and (d) The appeal 91 , 67%. The overall result appraisal media got 87.85%. is in the interval 81% -100%. That is, the assessment result is in the category of media validator very feasible and can be used as a learning tool. (2) Results Learning itself is divided into two ratings, namely (a) assessment theory gets an average rating class 77, (2) Results of assessment practices to get the average value 81. So the overall results of the competency assessment on the basis of the implementation of the reference work / formwork above the KKM amounted to 70. So the media can be used as a tool for teachers in presenting the teaching materials in the classroom. Keywords: Learning Outcomes, Miniature. Formwork.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN ILMU BANGUNAN KELAS X TGB DI SMKN 1 KOTA MOJOKERTO METUSALAK SAIJAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12357

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan permasalahan rendahnya aktivitas siswa dalam proses pembelajaran Ilmu Bangunan, serta guru belum melakukan variasi model pembelajaran sehingga membuat sebagian siswa merasa malas dan kurang merespon dalam proses pembelajaran Ilmu bangunan secara aktif. Hal ini disebabkan pembelajaran kurang melibatkan kerjasama siswa. Sehingga menyebabkan siswa sulit memahami materi yang disampaikan dan mempengaruhi pencapaian hasil belajar Ilmu bangunan yang diperoleh siswa kelas X TGB 3 SMK Negeri 1 Kota Mojokerto tahun pelajaran 2014/2015 kurang maksimal. Oleh karena itu perlu model pembelajaran baru untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu bangunan, salah satunya melalui penerapan model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang pelaksanaannya dilakukan dalam dua siklus yang terdiri dari empat tahapan, yaitu : rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sebagai subjek dari penelitian tindakan kelas ini adalah siswa Kelas X TGB 3 SMK Negeri 1 Kota Mojokerto tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 33 siswa. Data tentang hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan pengamatan guru dan siswa terhadap model pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) pada siswa Kelas X TGB 3 SMK Negeri 1 Kota Mojokerto tahun pelajaran 2014/2015 dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I rata-rata yang diperoleh adalah 45% kemudian naik menjadi 76% pada siklus II, pengamatan guru juga terjadi peningkatan pada siklus I mencapai 2.71 dan meningkat siklus II mencapai 3.18, dan pengamatan pada siklus I mencapai 2.90 dan meningkat pada siklus II mencapai 3.05. Kata Kunci: Team Assisted Individualization (TAI), Ilmu Bangunan, Hasil Belajar. This study was carried out in accordance with the problem of low activity of students in the learning process Science Building, as well as the teacher has not made a variation model of learning that makes some students feel lazy and less responsive in building science learning process actively. This is due to lack of learning involves the cooperation of students. Thus causing difficult students understand the material presented and affect the achievement of learning outcomes obtained building science class X TGB 3 SMK 1 Mojokerto 2014/2015 school year less than the maximum. There fore it needs a new learning model to improve the learning outcomes of Science building, one of them through the application of learning models TAI (Team Assisted Individualization). This research is a class act that the implementation is done in two cycles consisting of four phases, namely: a plan of action, action, observation, and reflection. As the subject of a class action research are students of Class X TGB 3 SMK 1 Mojokerto 2014/2015 school year as many as 33 students. Data on student learning outcomes were collected through achievement test and observation of teachers and students towards learning model applied. The results showed that, the implementation of cooperative learning model of TAI (Team Assisted Individualization) to students of Class X TGB 3 SMK 1 Mojokerto 2014/2015 school year can improve student learning outcomes, namely in the first cycle the average obtained was 45% then rose to 76% in the second cycle, the observation of teachers was also an increase in the first cycle reached 2.71 and increased cycle II reached 3.18 and the observation in the first cycle reached 2.90 and increased in the second cycle reaches 3.05. Keywords: Team Assisted Individualization (TAI), Science building, Learning Outcomes.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MELALUI PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL EDUCATION) PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN PENGGUNAAN PERALATAN TANGAN LISTRIK SESUAI PROSEDUR KERJA DAN KESELAMATANNYA DI SMKN 2 BOJONEGORO FENDHY PRADANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12401

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan di kelas XI Teknik Konstruksi Kayu di SMK Negeri 2 Bojonegoro dengan jumlah 30 siswa. Dilatarbelakangi karena kurangnya pendampingan yang dilakukan oleh guru setelah pemberian tugas, tidak ditanamkanya aspek kecakapan hidup sehingga siswa juga terbiasa berpatokan pada guru untuk kesadaran menggali informasi masih kurang, terlebih lagi komunikasi dan bekerjasama serta pengambilan keputusan ketika menggunakan alat belum diperhatikan. Aspek-aspek kecakapan hidup kurang diterapkan baik kesadaran diri, berfikir rasional, kecakapan sosial, kecakapan vokasional. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif tentang mengelola pembelajaran melalui aspek-aspek kecakapan hidup. Pada instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar pengamatan pembelajaran siswa, lembar pengelolaan pembelajaran, lembar penilaian kecakapan hidup, tes tulis serta tes keterampilan dan angket. Untuk hasil penelitian menunjukkan pada penilaian kecakapan hidup yang meliputi aspek kecakapan sosial pada siklus I mendapatkan prosentase 40,1% tergolong tidak baik, sedangkan pada aspek kecakapan vokasional di siklus yang ke I didapatkan prosentase 44,2% tergolong cukup baik. Penilaian kecakapan hidup pada aspek kecakapan sosial di siklus yang ke II meningkat mendapatkan prosentase 78,3% tergolong baik, sedangkan pada aspek kecakapan vokasional di siklus yang ke II meningkat menjadi prosentasenya 86,6% tergolong sangat baik. Tanggapan siswa terhadap pembelajaran melalui pendidikan kecakapan hidup pada kompetensi dasar menerapkan penggunaan peralatan tangan listrik sesuai prosedur kerja dan keselamatannya pada materi penggunaan mesin ketam mencapai prosentase 81,1% tergolong Sangat Baik. Untuk Ketuntasan hasil belajar siswa setelah penerapan pembelajaran melalui pendidikan kecakapan hidup pada kompetensi dasar menerapkan penggunaan peralatan tangan listrik sesuai prosedur kerja dan keselamatannya pada materi penggunaan mesin ketam listrik pada siklus ke I mencapai 15%, kemudian pada putaran siklus yang ke II mengalami peningkatan mencapai prosentase 90% yang tergolong sangat baik. Peningkatan hasil belajar siswa tiap siklus menunjukkan bahwa hasil belajar siswa tergolong sangat baik. Kata Kunci: Prestasi Belajar, Pendidikan Kecakapan Hidup. This research has been conducted in class XI Wood Construction Engineering at SMK Negeri 2 Bojonegoro who has 30 students. With problem of the lack of assistance made by the teacher after administration tasks, there is no aspects of life skills so that students are also accustomed based on the awareness of teachers to explore the information is still lacking, especially communication and collaboration and decision making when using tools has not been considered. Aspects of life skills are less applicable both self-awareness, rational thinking, social skills, vocational skills. This type of research is classroom action research (Classroom Action Research). Methods of data analysis using quantitative descriptive analysis on managing learning through aspects of life skills. In the instrument used in this study include the observation sheet student learning, learning management sheets, sheets assessment of life skills, written tests and skills tests and questionnaires. For the results showed on the assessment of life skills that include aspects of social skills in cycle I get a percentage of 40.1% is not classified as good, while in the aspect of vocational skills in the first cycle to obtain a percentage of 44.2% is quite good. Assessment of life skills in aspects of social skills in the second cycle to obtain a percentage of 78.3% increased relatively well, while in the aspect of vocational skills in the second cycle to the percentage increased to 86.6% as very good. The response of students to learning through life skills education in the basic competence to apply appropriate use of hand tools electrical work procedures and safety in the use of material planers engine reaches a percentage of 81.1% classified as Very Good. For completeness student learning outcomes after application of learning through life skills education in the basic competence to apply appropriate use of hand tools electrical work procedures and safety in the use of materials of electric planers machines in the cycle to the first reaches 15%, then on to the second round of the cycle reaches the percentage increase 90% were classified as very good. Improving student learning outcomes of each cycle show that the learning outcomes of students classified as very good. Keywords: Achievement, Life Skills Education.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PROGAM SKETCHUP TERHADAP KEMAMPUAN MENGGAMBAR PROYEKSI ORTOGONAL SISWA DI SMK NEGERI 2 SURABAYA SUGENG WALUYA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Pembelajaran Menggunakan Program Sketchup Terhadap Kemampuan Menggambar Proyeksi Ortogonal Siswa di SMK Negeri 2 Surabaya.tahun ajaran 2014/2015. Rancangan penelitian yang digunakan adalah “Penelitian Eksperimen”. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui, tes berupa soal – soal yang sudah diajarkan, dan hasil belajar siswa yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif yang dinyatakan dalam persentase. Kelompok yang terpilih sebagai kelas experimen mendapat perlakuan menggunakan media sketchup sedangkan untuk kelas kontrol diaplikasikan dengan pembelajaran konvensional, dan terakhir diadakan post-test untuk mengetahui hasil belajar siswa. Adapun perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan buku ajar siswa. Hasil validasi yang dilakukan oleh pakar menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang di gunakan dinyatakan valid. Dari hasil postest yang sudah dilaksanakan diperoleh nilai siswa kelas X TGB 1 pada media pembelajaran menggunakan Sketchup rata-rata nilainya adalah 77, nilai tertinggi adalah 85, sedangkan nilai terendah sebesar 70 sedangkan . Siswa kelas XI TGB 2 atau siswa kelas kontrol pada model pembelajaran konvensional rata – rata nilainya adalah 72, nilai tertinggi adalah 75, dan nilai terendah sebesar 70, maka dapat disimpulkan bahwa dengan Media Pembelajaran Menggunakan Program Sketchup mempunyai hasil belajar yang lebih baik daripada kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. ABSTRACT This study aims to determine the effect of Learning Media Using Sketchup Program Against Students Ability Draw Orthogonal projection in SMK Negeri 2 Surabaya. teachings 2014/2015. The design of the study is "research experiment".. Methods of data collection in this study was obtained through, the test in the form of questions - questions that have been taught, and student learning outcomes were analyzed descriptively quantitatively expressed as a percentage. The group that was selected as the experimental class are treated using SketchUp media while for grade control applied by conventional learning, and last held post-test to determine student learning outcomes. The learning tools are developed syllabus, lesson plan, and student textbooks. Results of the validation conducted by experts showed that the learning device in use is valid. From the results of which have been implemented postest obtained value of class X TGB 1 Sketchup learning media using the average value is 77, the highest score is 85, while the lowest value of 70 while. TGB class XI students in grade 2 or controls on conventional learning models Average - The average value is 72, the highest score is 75, and the lowest value of 70, it can be concluded that the Learning Media Using Sketchup program has learning outcomes that are better than grade which uses conventional learning models.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DENGAN MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS6 PADA MATA DIKLAT RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) DI SMK NEGERI 2 SURABAYA MOKHAMAD BUSIRI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12477

Abstract

Pengembangan media pembelajaran interaktif dengan menggunakan Adobe Flash CS6 pada mata diklat Rencana Anggaran Biaya (RAB) bertujuan sebagai sarana penyampai materi kepada siswa dan dapat membantu mempermudah pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Media pembelajaran yang bersifat interaktif memiliki nilai lebih karena melibatkan siswa secara langsung dalam menggali informasi dari media pembelajaran yang bersangkutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran, kelayakan media pembelajaran, respon siswa, hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran interaktif menggunakan Adobe Flash CS6, dan keterlaksanaan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Surabaya kelas XI TGB 1 dengan jumlah 31 siswa pada waktu semester genap tahun ajaran 2014-2015. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik angket, teknik tes, dan teknik pengamatan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis penilaian validator, analisis tes siswa, analisis respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif, dan analisis keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan Adobe Flash CS6 terdiri dari hasil kelayakan perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP, dan butir soal dinyatakan sangat baik dan layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar dengan presentase 90,13%. Hasil analisis kelayakan media pembelajaran interaktif dengan presentase 87,38% dapat dikategorikan sangat baik dan layak untuk digunakan, sedangkan respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif ini dinyatakan sangat setuju untuk menggunakan media pembelajaran interaktif dengan hasil rating 84,89%. Hal ini diperkuat dengan perhitungan hasil belajar siswa menggunakan media pembelajaran interaktif dengan diperoleh nilai t hitung adalah 3.449 sedangkan nilai t tabel adalah 2.042, dari hasil tersebut didapat bahwa t hitung > t tabel. Kata Kunci : Pengembangan media interaktif, Adobe Flash CS6. Development interactive learning media using Adobe Flash CS6 on subject of Budget Plan intends as mean to deliver the matery to the students and to help facilitate the understanding of the matery presented. Interactive learning media has more value because it involve students directly in getting information of instructional media is concerned. Intends as mean to determine the feasibility of learning tools, the feasibility of instructional media, student response, student learning outcomes with the use of interactive learning media using Adobe Flash CS6, and feasibility study. This research is the development or Research and Development (R&D). Implementation of this research was conducted in SMK State 2 Surabaya grade XI TGB 1 with the number of students 31 during the second semester of the academic year 2014-2015. Data collection techniques in this study was done by using a questionnaire, engineering test, and observation techniques. Analysis data technique using analysis techniques validation assessment, analysis of student test, analysis of student attention to media interactive learning, and learning feasibility analysis. Results of research and development of interactive learning media using Adobe Flash CS6 consists of the result of a feasibility study in the form of silabus, RPP, and some exercise of the result great and suitable for using in teaching and learning process with a percentage of 90,13%. Results of feasibility analysis of media interactive learning with a percentage of 87,38% can be categorized as very good and deserves to be used, while the students response to interactive learning media is state strongly agree to use interactive learning media with 84,89% rating result. This is reinforced by the results-calculation of student learning using interactive learning media with t test value obtained is 3,449 while the t table value is 2,042, of the results obtained that t test > t table. Keywords: Development of interactive media, Adobe Flash CS6
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TYPE EVERYONE IS A TEACHER HERE PADA MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI KELAS X SMK N SURABAYA SUAIDATUL ISLAMI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12484

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Surabaya, dengan tujuan untuk; (1) Untuk mengetahui peningkatan kegiatan belajar siswa di kelas dengan menerapkan model pembelajaran aktif Type Everyone Is A Teacher Here pada mata pelajaran Gambar Teknik kelas X TGB 3 SMK Negeri 2 Surabaya. (2) Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model aktif Type Everyone Is A Teacher Here pada mata pelajaran Gambar Teknik kelas X TGB 3 SMK Negeri 2 Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilakukan siklus persiklus dengan beberapa tahapan yaitu : perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Data-data pada penelitian ini adalah kegiatan belajar siswa dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan 2 observer untuk memperoleh data. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X TGB 3 SMK 2 Surabaya sebanyak 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan belajar siswa pada siklus 1 dari 1,33 (Tidak Baik) ke siklus 2 naik 2,39 (Kurang Baik) dan pada siklus 3 naik 3,33 (Baik). Sedangkan hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada siklus 1 dari 41,67% belum tuntas, ke siklus 2 naik 47,22% kurang tuntas dan pada siklus 3 naik 83,33% siawa tuntas. Kata kunci : pembelajaran aktif, everyone is a teacher here. This study was conducted in SMK Negeri 2 Surabaya, with the aim to; (1) To determine the improvement of student learning activities in the classroom by applying active learning model Type Everyone Here Is A Teacher in classroom subjects Engineering Drawing TGB X 3 SMK Negeri 2 Surabaya. (2) To determine the improvement of student learning outcomes by implementing an active model of Type Everyone Here Is A Teacher in classroom subjects Engineering Drawing TGB X 3 SMK Negeri 2 Surabaya. This research is a classroom action research (PTK), which carried persiklus cycle with several phases: planning, implementation, observation and reflection. The data in this study is the learning activities of students and student learning outcomes. This study uses two observers to obtain the data. Subjects in this study were students of class X TGB 3 SMK 2 Surabaya as many as 36 students. The results showed that the learning activities of students in cycle 1 of 1.33 (No Good) to cycle 2 up 2.39 (Not Good) and the third cycle ride 3.33 (Good). While the learning outcomes of students has increased in cycle 1 of 41.67% has not been completed, to cycle 2 rose 47.22% less completed and the cycle 3 rose 83.33% siawa completed. Keyword : Active learning, Everyone Is A Teacher Here
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PROGRAM ADOBE FLASH PADA STANDAR KOMPETENSI MENGIDENTIFIKASI ILMU BANGUNAN GEDUNG BAGI SISWA KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN (TGB) SMK NEGERI 3 SURABAYA FITRIA ANJANI DYAH ADIAGHARINI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 1 No. 2 (2015)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v1i2.12486

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil validasi media pembelajaran, (2) mengetahui hasil belajar siswa terhadap media pembelajaran yang dihasilkan, dan (3) menghasilkan media pembelajaran pada standar kompetensi mengidentifikasi ilmu bangunan gedung. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan tujuh tahapan, yaitu: (1) analisa masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain media, (4) validasi desain media, (5) revisi desain media, (6) uji coba media, dan (7) analisa dan pelaporan. Media pembelajaran yang dihasilkan pada penelitian ini adalah media pembelajaran menggunakan adobe flash CS6 pada standar kompetensi mengidentifikasi ilmu bangunan gedung difokuskan pada materi menentukan jenis pondasi yang tepat untuk bangunan sesuai dengan jenis tanahnya. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X Teknik Gambar Bangunan (TGB) di SMK Negeri 3 Surabaya. Hasil validasi media yang dilakukan oleh dua validator menunjukan penilaian sebesar 73%, artinya media pembelajaran layak digunakan guru dalam penyampaian materi. Hasil uji coba berupa hasil belajar siswa diperoleh sebanyak 29 siswa dari 34 siswa dinyatakan tuntas mengikuti kegiatan belajar mengajar menggunakan media pembelajaran didukung dengan prosentase sebanyak 85% dan sebanyak 5 siswa dengan dinyatakan tidak tuntas mengikuti kegiatan belajar mengajar didukung dengan prosentase sebanyak 15%. Kata kunci : Pengembangan Media pembelajaran, Adobe flash CS6, R&D The aim of this research is (1) to know of produced validation study media, (2) to know the result student study of produced learning media, and (3) to know of produced learning media for vocational basic competence identify the scince building. This research used Research and Development (R & D) with seven stages, namely: (1) potential and problem, (2) information collecting, (3) design media, (4) validated design, (5) product revision, (6) implementasion of product, and (7) analysis and dissemination. This research produced learning media used adobe flash media CS6 on basic competence identify the science buliding focus on determine the right type of foundation for the building in accordance with the type of soil. The subject of this research are year X Teknik Gambar Bangunan (TGB) students at SMK Negeri 3 Surabaya. The result of media validation conducted by two validators show that presentage is 73%, it means learning media was good to be used by teacher for teaching learning material. The result of students learning show that 29 students from 34 students with procentage 85% completed to following learning media, and 5 students from 34 students with procentage 15% not completed to following learning media. Keywords: Learning Media Development, Adobe Flash CS6, R & D

Page 7 of 55 | Total Record : 548