cover
Contact Name
Muh Luqman Arifin
Contact Email
luqman@peradaban.ac.id
Phone
+6282329230108
Journal Mail Official
luqman@peradaban.ac.id
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban Jl. Raya Pagojengan KM 03 Paguyangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Indonesia. 52276.
Location
Kab. brebes,
Jawa tengah
INDONESIA
Dialektika Jurnal Pendidikan
Published by Universitas Peradaban
ISSN : 28081773     EISSN : 28081773     DOI : -
Core Subject :
Dialektika Jurnal Pendidikan is a peer-reviewed, open-access scientific publication platform focused on the development of educational sciences. With a comprehensive scope covering both basic and applied research, this journal is committed to publishing transformative works that provide significant contributions to scientific literature. As a multidisciplinary journal, we are inclusive of various research paradigms and methodologies—including qualitative, quantitative, and mixed methods. We invite academics to disseminate research results themed Educational Transformation. Our primary focus includes policy and leadership, digital technology innovation, curriculum development, as well as the sociological, philosophical, and psychological aspects within the educational ecosystem. The journal is published twice a year (May and October) through a rigorous expert review process, where the substantive accuracy of the manuscript remains the sole responsibility of the author. Dialektika Jurnal Pendidikan holds the p-ISSN: 2528-2328.
Arjuna Subject : -
Articles 182 Documents
Meningkatkan Motivasi Guru dalam Membuat Soal Pilihan Ganda sebagai Penilaian Pembelajaran melalui Workshop di SD Negeri Margasari 07: Array Gito Gito
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.737

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan selama 6 bulan. Subjek penelitian ini adalah guru-guru SD Negeri Margasari 07 yang berjumlah 7 orang. Penelitian ini dirancang dengan 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membuat soal pilihan ganda sebagai penilaian pembelajaran dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil akhir yang diperoleh dari penelitian ini adalah 100% dari 7 orang guru SDN Margasari 07 dan telah mencapai kategori baik dan sangat baik dalam pembuatan soal pilihan ganda. Terbukti kompetensi guru pada pra siklus 53,69 menjadi 82,68 pada siklus I dan 91,35 pada siklus II. Sedangkan motivasi guru dari pra siklus 55,50 menjadi 76,79 pada siklus I dan 85,71 di siklus II. Kenaikan kompetensi guru yaitu 37,66. Sedangkan motivasi guru yaitu 30,21. Guru hendaknya harus bisa menguasai dan memahami cara membuat soal pilihan ganda yang sesuai kaidah–kaidah, sesuai petunjuk, kreatif dan inovatif agar pembelajaran lebih menarik sehingga berdampak pada prestasi belajar siswa.
Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Tipe Card Sort untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPS Materi Kondisi Masyarakat Indonesia pada Masa Penjajahan pada Peserta Didik Kelas VIII J SMPN 1 Pangkah: Array Mafrukha Mafrukha
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.762

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah meningakatkan aktivitas belajar IPS materi kondisi masyarakat Indonesia pada masa penjajahan setelah diterapkannya strategi pembelajaran aktif tipe card sort pada peserta didik kelas VIII J SMP N 1 Pangkah semester 2 tahun pelajaran 2018/2019; dan meningkatkan hasil belajar IPS materi kondisi masyarakat Indonesia pada masa penjajahan setelah diterapkannya strategi pembelajaran aktif tipe card sort pada peserta didik kelas VIII J SMP N 1 Pangkah semester 2 tahun pelajaran 2018/2019 dan mengetahui seberapa besar peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPS materi kondisi masyarakat Indonesia pada masa penjajahan setelah diterapkannya strategi pembelajaran aktif tipe card sort pada peserta didik kelas VIII J SMP N 1 Pangkah semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini merupakan model action research yang terdiri dari empat komponen yaitu: planning, acting, observing, dan reflecting. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas VIII J SMPN 1 Pangkah Kabupaten Tegal Jawa Tengah Semester 2. Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah kelas VIII J SMPN 1 Pangkah tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah peserta didik 32 terdiri atas 11 peserta didik putra dan 21 peserta didik putri. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, test tertulis, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah penerapan strategi pembelajaran aktif tipe card sort dapat meningkatkan aktivitas belajar dan penerapan strategi pembelajaran aktif tipe card sort dapat meningkatkan hasil belajar IPS Materi kondisi masyarakat Indonesia pada masa penjajahan pada peserta didik kelas VIII J SMP N 1 Pangkah semester 2 tahun pelajaran 2018/2019.
Meningkatkan Karakter dan Hasil Belajar Matematika Materi Perkalian Hasil Kali Sampai 100 Melalui Media Permainan Kartu Angka Pada Siswa Kelas II SDN Margasari 05: Array Siti Khodijah
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.763

Abstract

Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus, tiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Sebagai subyek penelitian adalah siswa kelas II SD Negeri Margasari 05. Peningkatan hasil belajar siklus I dari kondisi awal 59,6 menjadi 71,7. Kondisi awal ketuntasan klasikal ada 50%, persentase ketuntasan siklus I 67,0%. Dominasi peserta didik pandai tinggi. Kreatifitas dan aktivitas masih kurang. Peningkatan pada karakter belajar siswa kondisi awal rata-rata 67,4 dengan kategori cukup, pada siklus I menjadi 73 atau kategori cukup. Siklus II hasil belajar rata-rata 78,75. Persentase ketuntasan 83,3%. Dominasi anak yang pandai semakin kurang. Peserta didik aktif dalam permainan media permainan kartu angka. Peningkatan hasil belajar merata. Karakter anak pada siklus II rata-rata 74,6 atau kategori masih cukup tetapi meningkat. Secara kuantitatif peningkatan hasil belajar yang dicapai dari kondisi awal sampai siklus II 19,15. Peningkatan secara kualitatif meliputi meningkatnya karakter anak dalam belajar, kereligiusanya, tumbuh semangat kerjasama, tanggungjawab, dan toleransinya. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa melalui media permainan kartu angka pada pembelajaran Matematika materi perkalian menggunakan media permainan kartu angka mampu meningkatkan karakter dan hasil belajar siswa kelas II SD Negeri Margasari 05 Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Mapel Penjas Orkes Materi Senam Lantai Meroda melalui Penerapan Metode Pembelajaran Demonstrasi pada Siswa Kelas VII I SMP Negeri 1 Pangkah Semester 2 Tahun Pelajaran 2018/2019: Array Budi Raharto
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar senam lantai meroda. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Objek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangkah semester 2 (genap) tahun pelajaran 2018/2019 berjumlah 32 orang. Penelitian berlangsung pada bulan Februari sampai dengan Maret 2019 pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) observasi hasil belajar keterampilan senam lantai meroda; 2) tes hasil prestasi senam lantai meroda; 3) observasi kelas terhadap guru; 4) observasi terhadap situasi kelas; 5) observasi terhadap perilaku siswa; 6) tes pengetahuan; dan 7) angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kelompok dapat meningkatkan hasil pembelajaran senam lantai meroda pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pangkah. Berdasarkan data hasil tes pada siklus I rata-rata nilai siswa 74,84 meningkat dibandingkan sebelum diberikan tindakan yaitu 72,50 pada siklus II rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 79,31. Pada siklus II 78% siswa dapat mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yaitu 77 untuk nilai keterampilan senam lantai meroda penjasorkes di SMP Negeri 1 Pangkah. Sisanya 22% siswa masih belum tuntas dikarenakan: 4 orang masih merasa takut, 1 orang pernah mengalami patah tulang bagian tangan, dan 2 orang sedang sakit.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Kompetensi Dasar Menyampaikan Teks Dongeng dalam Bahasa Indonesia Lisan dan Tulis melalui Metode Demonstrasi dan media Gambar Berseri pada Peserta Didik Kelas III Semester 2 SDN Dampyak 02: Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2019/2020 Martini .
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.766

Abstract

Latar belakang masalah yang mendasari penelitian ini adalah hasil belajar Mapel Bahasa Indonesia kompetensi dasar menyampaikan teks dongeng dalam Bahasa Indonesia lisan dan tulis masih rendah. Berdasarkan hasil tes pra siklus dari 24 Peserta didik ketuntasan klasikal baru 45,83% sedangkan kriteria ketuntasan minimal yang ditetapkan yaitu 70 dengan nilai rata-rata baru 68,96. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan, aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas III SD Negeri Dampyak 02 Semester 2 tahun pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian peserta didik kelas III yang berjumlah 24. Metode pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pembelajaran kompetensi dasar menyampaikan teks dongeng dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis. Aktivitas peserta didik dari 5 indikator rata-rata siklus I sebesar 68% (kategori cukup aktif) menjadi 86% pada siklus II (kategori aktif). Hasil belajar pada kondisi awal ketuntasan kelas hanya sebesar 45,83% rata-rata 68,96 meningkat siklus I mencapai 66,70% rata-rata 77,92 dan pada siklus II menjadi 83,33% dengan rata-rata kelas 83,75. Kesimpulan dari penelitian ini penerapan pembelajaran metode demonstrasi dan media gambar berseri dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kompetensi dasar menyampaikan teks dongeng dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis pada peserta didik kelas III semester 2 SDN Dampyak 02 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal tahun pelajaran 2019/2020.
Peningkatan Hasil Belajar, Aktivitas dan Perilaku Siswa pada Materi Garis Singgung Lingkaran melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 1 Pangkah Semester Genap Tahun Pelajaran 2015/2016: Array Nur Ekawati
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.767

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi garis singgung lingkaran melalui Cooperative Learning Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada kelas VIII F SMP Negeri 1 Pangkah semester genap tahun pelajaran 2015/2016, dan adanya perubahan perilaku siswa pada pembelajaran materi garis singgung lingkaran melalui Cooperative Learning Tipe Team Assisted Individualization (TAI) pada kelas VIII F SMP Negeri 1 Pangkah semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Tiap siklus dilaksanakan dalam empat tahap meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Tempat penelitian tindakan kelas ini adalah SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal. Pelaksanaan kegiatan penelitian tindakan kelas dilakukan sejak akhir bulan Januari 2016 sampai bulan April 2016. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas VIII F SMP Negeri 1 Pangkah kabupaten Tegal tahun pelajaran 2015/2016 berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah tes, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik validasi data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini, antara lain: triangulasi data, audit trail, dan member check. Analisis data penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika meningkat dari kondisi awal dengan persentase ketuntasan belajar 30,56% menjadi 66,67% pada siklus I dan 83,33% pada siklus II, aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika materi garis singgung lingkaran meningkat dari kondisi awal 1,43 kategori tidak aktif, pada siklus I sebesar 2,57 kategori kurang aktif dan meningkat di siklus II dengan rata-rata skor 3,17 termasuk dalam kategori Aktif, dan perubahan perilaku siswa mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari katagori cukup (C) pada kondisi awal lalu mencapai kategori baik (B) pada siklus I dan siklus II.
Meningkatkan Karakter dan Hasil belajar Matematika Materi Volume Kubus dan Balok melalui Model Problem Posing pada Siswa Kelas V SDN Prupuk Utara 02: Array Siti Masruroh
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.768

Abstract

Latar belakang motivasi dan hasil kompetensi dasar 4.5. volume kubus dan balok masih rendah baik segi hasil pengetahuan, ketrampilan dan sikap. Hal tersebut terjadi karena guru salah dalam memilih pendekatan pembelajaran, guru belum menggunakan media/alat peraga, karakter siswa, guru tidak mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, karakter siswa rendah, dan rendahnya penguasaan konsep oleh siswa. Model pembelajaran yang digunakan dalam siklus I dan siklus II dengan model pembelajaran model problem posing. Berdasarkan hasil refleksi siklus I peningkatan hasil belajar siklus I dari kondisi awal 54,6 menjadi 67,9. Persentase ketuntasan siklus I 58,3%. Dominasi peserta didik pandai tinggi. Kreatifitas dan aktivitas masih kurang. Karakter anak rata rata baik. Siklus II rata-rata 79,6. Persentase ketuntasan 83,3%. Dominasi anak yang pandai semakin kurang. Peserta didik aktif dalam diskusi. Peningkatan hasil belajar merata. Karakter anak juga meningkat kategori baik. Secara kuantitatif peningkatan hasil belajar yang dicapai dari kondisi awal sampai siklus II adalah 25. Peningkatan secara kualitatif meliputi meningkatnya karakter anak ditandai religius, tanggung jawab, kerjasama dan toleransi meningkat terbukti dari pra siklus 65,5 pada siklus II menjadi 77,8 peningkatan sebesar 12,3 dengan kategori baik. Pembelajaran matematika melalui model pembelajaran model problem posing telah meningkatkan karakter dan hasil belajar matematika kelas V.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Mata Pelajaran PJOK Materi Lompat Jauh Gaya Menggantung melalui Pendekatan Permainan pada Siswa Kelas VIII I SMP Negeri 1 Kedungbanteng: Array Ch. Sri Ratnawati
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.769

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar mata pelajaran PJOK materi lompat jauh gaya menggantung melalui penerapan pendekatan permainan pada siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Kedungbanteng Semester 2 tahun pelajaran 2017/2018; peningkatan hasil belajar mata pelajaran PJOK materi lompat jauh gaya menggantung melalui penerapan pendekatan permainan pada siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Kedungbanteng Semester 2 tahun pelajaran 2017/2018; dan seberapa besar peningkatan motivasi dan hasil belajar dengan diterapkannya pendekatan permainan mata pelajaran PJOK materi lompat jauh gaya menggantung pada siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Kedungbanteng Semester 2 tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian dilakukan di kelas VIII I SMP Negeri 1 Kedungbanteng kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Subyek penelitian disini adalah siswa kelas VIII I yang berjumlah 32 siswa, terdiri dari 13 laki-laki dan 19 perempuan. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah angket, observasi, dokumentasi, dan tes kognitif. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dari data angket, tes, dan observasi. Hasil penelitian ini adalah pembelajaran lompat jauh gaya menggantung melalui pendekatan permainan dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Kedungbanteng. Terlihat dari hasil angket yang telah diisi oleh siswa ; pembelajaran melalui pendekatan permainan dapat meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya menggantung pada siswa kelas VIII I SMP Negeri 1 Kedungbanteng; dan ada peningkatan motivasi belajar siswa. Berdasarkan pengisian angket pre test menunjukkan sebanyak 15% siswa sangat kurang termotivasi, 29% siswa kurang termotivasi, 47% siswa cukup termotivasi, 9% termotivasi dan 0% sangat termotivasi sedangkan angket post test menunjukkan sebanyak 24% siswa cukup termotivasi, 58% siswa termotivasi dan 18% siswa sangat termotivasi. Hal ini membuktikan ada peningkatan motivasi pada siklus 2 sebesar 100%. Hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan sebesar 36,50%, yaitu dari 38,50% pada siklus 1 menjadi 75,00% pada siklus 2.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Membuat Soal Cerita HOTS Mata Pelajaran Matematika melalui Group Investigation di SD Negeri Jatilaba 01: Array Moh. Taufan
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.770

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah proses pelaksanaan peningkatan kompetensi guru melalui group investigation dalam membuat soal cerita HOTS mata pelajaran matematika bagi guru SD Negeri Jatilaba 01 tahun pelajaran 2019/2020?; seberapa besar peningkatan kompetensi guru dalam membuat soal cerita HOTS mata pelajaran mata pelajaran matematika setelah melaksanakan group investigation di SD Negeri Jatilaba 01 tahun pelajaran 2019/2020?; dan bagaimanakah perubahan motivasi setelah melaksanakan Group Investigation dalam meningkatkan kompetensi membuat soal cerita HOTS mata pelajaran matematika di SD Negeri Jatilaba 01 tahun pelajaran 2019/2020? Penelitian tindakan sekolah ini dilaksanakan selama 3 bulan. Subjek penelitian ini adalah guru-guru SD Negeri Jatilaba 01 yang berjumlah 6 orang. Penelitian ini dirancang dengan 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri atas 4 tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membuat soal cerita HOTS melalui group investigation dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil akhir yang diperoleh dari penelitian ini adalah 100% dari 6 orang guru SDN Jatilaba 01 telah mencapai kategori sangat baik dalam membuat Soal cerita HOTS yang sesuai dengan standar proses. Sedangkan untuk motivasi guru mengalami peningkatan 100% dari siklus I sampai dengan siklus 2. Saran berkaitaan dengan penelitian ini antara lain bagi guru hendaknya harus bisa membuat soal cerita HOTS yang dapat merubah pembelajaran lebih menarik sehingga berdampak pada prestasi belajar siswa.
Peningkatan Hasil dan Motivasi Belajar Peserta Didik dengan Metode Think Pair Share (TPS) dengan Media KIT Listrik dan Magnet Pokok Bahasan Kemagnetan Kelas IX D Semester 2 SMP Negeri 14 Tegal Tahun Pelajaran 2019/2020: Array Taryono .
Dialektika Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): DIALEKTIKA: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58436/dfkip.v5i1.771

Abstract

Sebagai mata pelajaran wajib tentunya hasil belajar yang diharapkan adalah mencapai standar minimal atau KKM sebesar 76. Namun hasil pengamatan yang penyusun lakukan hasil belajar pada kelas IX D belum memenuhi KKM, dimana nilai yang diperoleh secara rata-rata hanya 60. Rendahnya motivasi belajar disinyalir menjadi salah satu penyebab dari rendahnya hasil belajar IPA pada kelas IX D. Dengan demikian diperlukan upaya agar dapat meningkatkan motivasi belajar IPA, yang salah satunya dengan penerapan metode pembelajaran kooperatif khususnya Think-Pair-Share (TPS). Model pembelajaran tipe TPS ini diterapkan karena memiliki keunggulan dibandingkan dengan model pembelajaran lainnya. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menerapkan metode Think Pair Share (TPS) dengan media KIT listrik dan magnet; untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan motivasi belajar peserta didik setelah menerapakan metode Think Pair Share (TPS) dengan media KIT listrik dan magnet; untuk mengetahui apakah media KIT listrik dan magnet dapat memudahkan dalam menerapkan metode Think Pair Share (TPS). Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus dilakukan tiga kegiatan penelitian dilaksanakan pada awal Januari 2020 sampai akhir Maret 2020. Pengumpulan data dalam penelitian tindakan ini menggunakan teknik observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil dan motivasi belajar dalam pembelajaran IPA pada pokok bahasan kemagnetan ini dapat dibuktikan dengan kenaikan hasil belajar dan motivasi siswa. Sebelum siklus dilakukan hanya satu siswa yang mendapatkan hasil belajar dalam kategori baik, namun setelah siklus I hasil belajar siswa yang termasuk dalam kategori baik meningkat menjadi tujuh siswa, dan pada siklus II jumlah siswa yang mendapat nilai dalam kategori baik sebanyak 11. Sementara itu sebelum dilaksanakan siklus motivasi siswa kurang, namun setelah siklus I dilaksanakan motivasi siswa menjadi cukup dan setelah siklus II jumlah siswa yang memiliki motivasi dalam kategori baik sebanyak 20 siswa.

Page 9 of 19 | Total Record : 182