cover
Contact Name
Ganggang Canggi Arnanto
Contact Email
ganggangcanggiarnanto@unm.ac.id
Phone
+6285236488851
Journal Mail Official
ganggangcanggiarnanto@unm.ac.id
Editorial Address
Kampus UNM Parangtambung, Jl. Daeng Tata Raya, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Media Elektronika
ISSN : 31249116     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Media Elektronika (JME) is a journal in the field of Electronic Engineering that contains articles on research results and/or critical studies in the field of Electronic Engineering. This journal focuses on the publication of research and development articles in the field of electronic engineering, including topics such as electric power, informatics, telecommunications, electronics, computers, software engineering and control systems, as well as various related themes, from students, lecturers, and practitioners from universities or research institutions. Jurnal Media Elektronika (JME) aims to be a means of scientific communication for researchers, academics, and practitioners in the field of electronic engineering. This journal is published by the Electronic Engineering Study Program, Makassar State University. Jurnal Media Elektronika (JME) is published periodically twice a year in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
EVALUASI AKURASI KENDALI PID DAN FUZZY LOGIC CONTROL DALAM BERBAGAI APLIKASI SISTEM KONTROL: A LITERATURE REVIEW Nurfauziah
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi akurasi dan kinerja metode kendali Proportional-Integral-Derivative (PID) dan Fuzzy Logic Control (FLC) pada berbagai aplikasi sistem kontrol modern melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Literatur dianalisis berdasarkan publikasi sepuluh tahun terakhir yang diperoleh dari database ilmiah bereputasi menggunakan kata kunci terkait performansi kendali. Proses seleksi dilakukan melalui kriteria inklusi mencakup pembahasan akurasi, dinamika respons, robustnes, serta konteks sistem linear maupun nonlinear. Hasil sintesis menunjukkan bahwa PID unggul dalam sistem linier yang stabil, sederhana, dan memiliki model matematis yang jelas, sedangkan FLC menunjukkan akurasi, adaptabilitas, serta stabilitas lebih baik pada sistem nonlinear, dinamis, dan yang dipengaruhi gangguan signifikan. FLC dan varian Fuzzy-PID terbukti mampu mengurangi overshoot hingga 30%, mempercepat waktu settling, dan menghasilkan steady-state error lebih kecil dibanding PID. Temuan ini menegaskan bahwa pemilihan metode kendali harus mempertimbangkan kompleksitas sistem dan kebutuhan adaptasi. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan pemetaan komprehensif mengenai keunggulan kontekstual masing-masing metode sebagai dasar bagi pengembangan strategi kendali cerdas di masa depan.
PENERAPAN ZERO-TRUST PADA JARINGAN KAMPUS DENGAN SUMBER DAYA TERBATAS Ganggang Canggi Arnanto
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan aktivitas digital di lingkungan pendidikan, terutama akibat perluasan pembelajaran daring dan hibrida, telah memperluas permukaan serangan siber terhadap jaringan kampus. Sebagian besar kampus, khususnya yang memiliki sumber daya terbatas, masih bergantung pada arsitektur keamanan tradisional berbasis perimeter yang tidak lagi mampu menghadapi dinamika ancaman modern, termasuk serangan berbasis identitas, perangkat tidak terkelola, serta akses lintas-perangkat dan lokasi. Zero-Trust Architecture (ZTA) menawarkan pendekatan keamanan yang relevan melalui prinsip never trust, always verify serta kontrol akses berbasis identitas, perangkat, dan konteks. Namun, implementasi zero-trust secara penuh sering dianggap mahal dan kompleks bagi institusi pendidikan beranggaran rendah. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur sistematis mengenai penerapan zero-trust pada jaringan kampus dengan keterbatasan sumber daya. Analisis terhadap pedoman teknis (NIST SP 800-207), panduan organisasi keamanan, whitepaper industri, dan studi kasus pendidikan menunjukkan bahwa penerapan zero-trust tetap memungkinkan melalui pendekatan bertahap yang memprioritaskan lapisan identitas, segmentasi jaringan sederhana, pemanfaatan layanan cloud yang hemat biaya, serta penguatan prosedur operasional keamanan. Temuan tinjauan ini mengidentifikasi bahwa langkah awal paling efektif meliputi penerapan Multi-Factor Authentication (MFA), penguatan Identity and Access Management (IAM), serta pemisahan jaringan dasar untuk mencegah lateral movement. Selain itu, program literasi keamanan siber dan SOP respons insiden memainkan peran penting dalam keberhasilan adopsi ZTA pada kampus dengan SDM terbatas. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa zero-trust dapat diadopsi secara realistis oleh kampus dengan sumber daya terbatas melalui strategi adaptif, pemanfaatan layanan cloud, dan fokus pada kontrol keamanan tingkat identitas. Studi ini memberikan rekomendasi praktis dan roadmap implementasi awal yang dapat menjadi acuan bagi institusi pendidikan yang ingin meningkatkan keamanan jaringan secara berkelanjutan dan terukur.
PERAN INTERNET OF THINGS (IOT) TERHADAP PENINGKATAN FLEKSIBILITAS SISTEM PRODUKSI INDUSTRI DALAM ERA INDUSTRI 4.0 Dian Atmasani
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Internet of Things (IoT) telah menjadi pendorong utama transformasi sistem produksi dalam era Industri 4.0, terutama melalui kemampuan konektivitas real time, integrasi sensor, serta otomatisasi adaptif yang memperkuat fleksibilitas operasional. Kajian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif kontribusi IoT terhadap peningkatan fleksibilitas sistem produksi industri melalui metode literature review terhadap publikasi ilmiah terindeks bereputasi periode 2019–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa IoT meningkatkan fleksibilitas produksi melalui pemantauan proses secara real time, reconfigurable manufacturing systems, optimasi kontrol kualitas, integrasi supply chain, serta manajemen energi adaptif. IoT juga memperluas kemampuan sistem produksi melalui predictive maintenance, digital twin, traceability, dan smart scheduling yang memungkinkan penyesuaian proses berdasarkan kondisi aktual. Temuan ini menegaskan bahwa IoT tidak hanya berfungsi sebagai teknologi pendukung, tetapi sebagai komponen strategis dalam membangun ekosistem produksi cerdas yang responsif terhadap dinamika pasar, variasi produk, dan ketidakpastian operasional. Selain itu, hasil studi menekankan pentingnya integrasi IoT dengan teknologi emerging seperti AI, machine learning, serta cyber-physical systems untuk memperkuat fleksibilitas industri lintas skala. Kajian ini memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi pengembangan penelitian lanjutan maupun implementasi IoT pada berbagai sektor manufaktur modern.
ANCAMAN KEAMANAN PADA INFRASTRUKTUR SMART FARMING DI SKALA UKM Ganggang Canggi Arnanto
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adopsi smart farming pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pertanian meningkat karena kebutuhan efisiensi, otomatisasi, dan pengendalian produksi berbasis data. Namun, infrastruktur smart farming berbasis IoT, cloud, dan jaringan nirkabel menimbulkan risiko keamanan siber yang sering kali diabaikan oleh pelaku UKM. Penelitian ini melakukan systematic literature review terhadap 48 publikasi (2018–2024) serta menerapkan pendekatan simulated field analysis untuk meniru kondisi nyata UKM smart farming di Indonesia. Hasil penelitian mengidentifikasi lima kelompok ancaman utama: kerentanan IoT sensor dan aktuator, paparan jaringan Wi-Fi kebun, manipulasi data cloud monitoring, penyalahgunaan akses dashboard, dan kesalahan operasional akibat kurangnya literasi digital. Penelitian menemukan bahwa sebagian besar ancaman muncul karena konfigurasi default, tidak adanya enkripsi data, pembaruan firmware yang jarang, dan lemahnya manajemen akses. Studi ini menegaskan kebutuhan mendesak akan strategi keamanan sederhana, murah, dan terukur untuk UKM pertanian, termasuk penerapan enkripsi data, autentikasi kuat, segmentasi jaringan, dan pelatihan keamanan siber dasar. Temuan memberikan gambaran nyata mengenai ancaman aktual sekaligus memberikan peta jalan keamanan yang realistis bagi UKM smart farming di Indonesia
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING KARBON PERKEBUNAN BERBASIS SENSOR IOT DAN VALIDASI HASH Aulia Sabril
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sebuah sistem monitoring karbon pada perkebunan berbasis sensor IoT yang dirancang untuk melakukan pengukuran emisi dan penyerapan karbon secara real-time, serta memastikan integritas data melalui mekanisme validasi hash. Sistem ini memanfaatkan sensor lingkungan seperti COâ‚‚, suhu, kelembapan, dan kelembapan tanah yang diintegrasikan dengan modul mikrokontroler berdaya rendah. Data dikirimkan ke server berbasis cloud untuk diproses, dianalisis, dan divisualisasikan. Untuk menjamin keaslian dan ketertelusuran data, setiap paket data diberi identitas hash unik menggunakan algoritma kriptografi sehingga perubahan atau manipulasi data dapat terdeteksi dengan cepat. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras, pengembangan perangkat lunak IoT, implementasi protokol komunikasi MQTT/HTTP, serta integrasi hash verification pada lapisan data. Pengujian dilakukan pada lahan perkebunan dengan kondisi lingkungan bervariasi untuk mengevaluasi akurasi sensor, kestabilan transmisi data, efisiensi daya, serta konsistensi nilai hash terhadap data mentah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring karbon secara kontinu dengan tingkat kestabilan pengiriman data mencapai lebih dari 95%, dan validasi hash berhasil mendeteksi seluruh percobaan manipulasi data. Pengukuran sensor menunjukkan penyimpangan rata-rata di bawah 3% dibandingkan instrumen pembanding. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi IoT dan hash verification dapat meningkatkan reliabilitas monitoring karbon di tingkat perkebunan serta membuka peluang penerapan teknologi ini pada skema sertifikasi karbon digital.
SMART HYDROPONIC MONITORING DAN CONTROL SYSTEM A. Muzawwirah Patawari
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik merupakan metode budidaya modern yang menekankan efisiensi lahan dan nutrisi. Namun, keberhasilan sistem hidroponik sangat dipengaruhi oleh stabilitas kualitas air, termasuk pH, TDS (Total Dissolved Solids), dan suhu. Proses monitoring manual sering tidak konsisten dan tidak mampu memberikan respons cepat terhadap perubahan kondisi lingkungan. Artikel ini membahas perancangan dan pengembangan Smart Hydroponic Monitoring & Control System, yaitu sistem hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu melakukan pemantauan kualitas air secara real-time serta mengotomatisasi pemberian nutrisi dan penyeimbang pH. Sistem dirancang menggunakan sensor TDS, pH, dan suhu, dikombinasikan dengan kontrol pompa nutrisi dan pompa pH berbasis mikrokontroler serta protokol MQTT. Pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan respons cerdas berdasarkan nilai ambang batas yang telah ditentukan, sehingga mampu mengurangi intervensi manual serta meningkatkan stabilitas larutan nutrisi. Evaluasi juga memperlihatkan bahwa integrasi IoT memungkinkan fleksibilitas kontrol jarak jauh dan pengaturan sistem yang adaptif. Sistem ini menjadi solusi ideal bagi petani hidroponik skala hobi hingga menengah yang ingin meningkatkan kualitas produksi melalui otomasi dan pemantauan presisi.
ANALISIS KINERJA SISTEM KENDALI DRONE 2D BERBASIS LEADER ELECTION DAN NOISE ADAPTIF Aulia Sabril
Jurnal Media Elektronika Vol. 1 No. 2: Oktober 2025
Publisher : Jurnal Media Elektronika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis kinerja sistem kendali drone 2D yang menerapkan mekanisme leader election dan noise adaptif dalam skenario navigasi multi-agen. Sistem dirancang menggunakan Godot Engine dengan konfigurasi tiga drone yang bekerja secara kolaboratif untuk mencapai target tertentu pada lingkungan semi-terstruktur. Parameter gangguan berupa noise thrust motor dimasukkan pada rentang 0-3 N guna mensimulasikan ketidakstabilan gaya dorong yang umum terjadi pada drone skala kecil. Metodologi penelitian mencakup pemodelan fisik drone, integrasi adaptive noise filtering, dan penerapan algoritma leader election berbasis prioritas posisi dan stabilitas. Data yang diukur meliputi deviasi lintasan, stabilitas arah, waktu konvergensi pemilihan pemimpin, serta akurasi pergerakan drone pada berbagai tingkat gangguan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa adaptive noise filtering mampu mengurangi deviasi lintasan hingga 22,5% dibandingkan sistem tanpa filtrasi adaptif. Selain itu, mekanisme leader election menunjukkan performa stabil dengan waktu konsensus rata-rata 1,4 detik pada kondisi noise rendah dan meningkat menjadi 2,8 detik ketika noise tinggi diberikan secara acak. Integrasi kedua metode ini menghasilkan koordinasi drone yang lebih halus, responsif, dan tahan terhadap gangguan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi leader election dan noise adaptif efektif dalam meningkatkan robustnes sistem navigasi drone 2D. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan sistem swarm berskala lebih besar maupun implementasi pada simulasi 3D dan drone fisik

Page 2 of 2 | Total Record : 17